Rabu, 21 Januari 2026

IPAS, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Januari 21, 2026

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 22 JANUARI 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL IPAS

T    TUJUAN PEMBELAJARAN:

         Murid mampu menunjukkan bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

          MATERI AJAR: INTERAKSI SOSIAL

A. Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok yang saling memengaruhi satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.

Interaksi sosial terjadi ketika seseorang melakukan tindakan dan orang lain memberikan tanggapan atas tindakan tersebut.

Contoh interaksi sosial:

  • Percakapan antara guru dan siswa

  • Bermain bersama teman

  • Kerja bakti di lingkungan masyarakat


B. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat terjadi apabila memenuhi dua syarat utama, yaitu:

  1. Kontak Sosial
    Kontak sosial adalah hubungan awal antara individu atau kelompok.
    Kontak sosial dapat berupa:

    • Langsung: bertemu dan berbicara secara langsung

    • Tidak langsung: melalui telepon, pesan singkat, atau media sosial

  2. Komunikasi
    Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain sehingga terjadi saling pengertian.
    Komunikasi dapat dilakukan melalui:

    • Lisan

    • Tulisan

    • Isyarat atau gerak tubuh


C. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Interaksi sosial dibedakan menjadi dua bentuk utama, yaitu:

1. Interaksi Sosial Asosiatif (Mengarah pada Persatuan)

Interaksi ini membawa dampak positif dan mempererat hubungan sosial.

Bentuk-bentuk interaksi asosiatif:

  • Kerja sama: kegiatan bersama untuk mencapai tujuan yang sama

  • Akomodasi: usaha meredakan pertentangan

  • Asimilasi: proses penyesuaian antarindividu atau kelompok

  • Akulturasi: perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya asli

Contoh:

  • Gotong royong membersihkan lingkungan

  • Musyawarah untuk menyelesaikan masalah

2. Interaksi Sosial Disosiatif (Mengarah pada Perpecahan)

Interaksi ini cenderung menimbulkan konflik atau persaingan.

Bentuk-bentuk interaksi disosiatif:

  • Persaingan (kompetisi)

  • Kontravensi (perasaan tidak suka yang tersembunyi)

  • Pertentangan (konflik)

Contoh:

  • Persaingan dalam perlombaan

  • Pertengkaran antar teman


D. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Interaksi Sosial

Beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya interaksi sosial, antara lain:

  1. Imitasi (meniru perilaku orang lain)

  2. Sugesti (pengaruh dari orang lain tanpa berpikir panjang)

  3. Identifikasi (keinginan menjadi seperti orang lain)

  4. Simpati (rasa tertarik dan peduli kepada orang lain)

  5. Empati (kemampuan merasakan perasaan orang lain)


E. Contoh Interaksi Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Di keluarga: membantu orang tua, berbicara dengan anggota keluarga

  • Di sekolah: berdiskusi, belajar kelompok, menghormati guru

  • Di masyarakat: kerja bakti, musyawarah, saling menolong


F. Manfaat Interaksi Sosial

Interaksi sosial memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Mempererat hubungan antar manusia

  • Menumbuhkan sikap saling menghargai

  • Menciptakan kerukunan dan kerja sama

  • Membantu menyelesaikan masalah bersama


G. Sikap yang Perlu Dikembangkan dalam Interaksi Sosial

Agar interaksi sosial berjalan dengan baik, setiap individu perlu memiliki sikap:

  • Sopan dan santun

  • Toleransi terhadap perbedaan

  • Saling menghargai

  • Mau bekerja sama

  • Bertanggung jawab


H. Kesimpulan

Interaksi sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Dengan melakukan interaksi sosial yang baik, kehidupan bermasyarakat akan menjadi damai, rukun, dan harmonis sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.


Jika kamu mau, saya bisa:

  • Menyesuaikan materi untuk kelas tertentu

  • Membuat ringkasan + peta konsep

  • Menyusun LKPD, soal latihan, atau PPT

  • Mengaitkan dengan Profil Pelajar Pancasila

MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
TUJUAN PEMBELAJARAN:

Melalui kegiatan mengamati denah, murid dapat mengidentifikasi objek dan lokasi, serta mendeskripsikan cara mencapainya dengan tepat.

1. Pengertian Arah Mata Angin

Arah mata angin adalah petunjuk arah yang digunakan untuk menentukan posisi atau lokasi suatu tempat. Arah mata angin sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat kita membaca denah atau peta.

2. Arah Mata Angin Utama. Ada 4 arah mata angin utama:

🔴 UTARA (U)

  • Arah yang menunjuk ke Kutub Utara Bumi
  • Biasanya ditunjukkan di bagian atas denah
  • Pada kompas, jarum yang berwarna menunjuk ke utara

🟢 SELATAN (S)

  • Arah yang berlawanan dengan utara
  • Biasanya di bagian bawah denah
  • Jika kamu menghadap utara, selatan ada di belakangmu

🟡 TIMUR (T)

  • Arah terbitnya matahari
  • Biasanya di sebelah kanan denah
  • Di pagi hari, matahari terbit dari timur

🔵 BARAT (B)

  • Arah terbenamnya matahari
  • Biasanya di sebelah kiri denah
  • Di sore hari, matahari terbenam ke barat
  • Berlawanan dengan timur

💡 Cara Mudah Mengingat:

  • "Timur Barat Utara Selatan" (TUBUS)
  • Matahari terbit di TIMUR, terbenam di BARAT
  • UTARA di atas, SELATAN di bawah

3. Arah Mata Angin Kombinasi

Ada 4 arah mata angin kombinasi:

 TIMUR LAUT (TL)

  • Di antara timur dan utara
  • Sebelah kanan atas denah

 TENGGARA (TG)

  • Di antara timur dan selatan
  • Sebelah kanan bawah denah

 BARAT LAUT (BL)

  • Di antara barat dan utara
  • Sebelah kiri atas denah

 BARAT DAYA (BD)

  • Di antara barat dan selatan
  • Sebelah kiri bawah denah

4. Cara Menentukan Arah Mata Angin

A. Menggunakan Matahari

  • Pagi hari: Hadap ke arah matahari terbit = kamu menghadap TIMUR
    • Belakangmu = BARAT
    • Kananmu = SELATAN
    • Kirimu = UTARA

B. Menggunakan Kompas

  • Pegang kompas dalam posisi datar
  • Tunggu jarum berhenti bergerak
  • Jarum berwarna (biasanya merah) menunjuk ke UTARA
  • Putar badanmu sampai menghadap arah yang diinginkan

          2. DENAH 

            

DENAH

A. Pengertian Denah

Denah adalah gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat atau ruangan. Denah membantu kita mengetahui posisi, arah, dan jarak suatu tempat sehingga memudahkan orang untuk menemukan lokasi yang dituju.

Contoh penggunaan denah:

  • Denah rumah

  • Denah sekolah

  • Denah kelas

  • Denah lingkungan sekitar


B. Fungsi Denah

Denah memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  1. Menunjukkan letak dan posisi suatu tempat

  2. Memberikan petunjuk arah

  3. Mempermudah orang menemukan lokasi

  4. Menghindari tersesat


C. Unsur-Unsur Denah

Agar mudah dipahami, sebuah denah biasanya memiliki unsur-unsur berikut:

  1. Judul denah
    Menunjukkan nama tempat yang digambarkan

  2. Arah mata angin
    Biasanya menggunakan arah utara, selatan, timur, dan barat

  3. Simbol atau gambar
    Digunakan untuk mewakili bangunan atau tempat tertentu

  4. Keterangan (legenda)
    Penjelasan arti simbol-simbol pada denah

  5. Garis atau jalan
    Menunjukkan jalur atau akses menuju suatu tempat


D. Jenis-Jenis Denah

Denah dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Denah rumah

  • Denah sekolah

  • Denah kelas

  • Denah lingkungan


E. Cara Membaca Denah

Untuk dapat membaca denah dengan benar, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Perhatikan judul denah

  2. Tentukan arah mata angin

  3. Kenali simbol dan keterangannya

  4. Ikuti jalur atau jalan pada denah

  5. Tentukan posisi tempat yang dituju


F. Cara Membuat Denah Sederhana

Berikut langkah-langkah membuat denah sederhana:

  1. Tentukan tempat yang akan dibuat denahnya

  2. Tentukan arah mata angin

  3. Gambarlah denah secara sederhana

  4. Gunakan simbol yang mudah dipahami

  5. Lengkapi dengan judul dan keterangan


G. Contoh Denah Sederhana (Deskripsi)

Misalnya denah sekolah:

  • Di sebelah utara terdapat ruang guru

  • Di sebelah timur terdapat kelas

  • Di sebelah barat terdapat kantin

  • Di sebelah selatan terdapat lapangan

Contoh denah rumah:


MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, BAHASA INDONESIA

 KELAS IV

- LCD

- GAMBAR

- VIDEO

- PETA

- GLOBE

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, Praktik, Kerja Kelompok, PBL

 REFLEKSI/KESIMPULAN:

0 Comments:

Posting Komentar

IPAS, BAHASA INDONESIA

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 22 JANUARI 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaik...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea