GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SELASA TANGGAL 06 JANUARI 2026
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
MATERI AJAR: KELUPATAN DAN FAKTOR
Pengertian Faktor
Faktor adalah bilangan yang dapat membagi suatu bilangan habis tanpa sisa.
Contoh:
Faktor dari 12 adalah bilangan yang dapat membagi 12 dengan hasil bilangan bulat.
12 ÷ 1 = 12
12 ÷ 2 = 6
12 ÷ 3 = 4
12 ÷ 4 = 3
12 ÷ 6 = 2
12 ÷ 12 = 1
Jadi, faktor dari 12 adalah:
1, 2, 3, 4, 6, dan 12
Cara Menentukan Faktor
Mulai dari angka 1.
Bagi bilangan tersebut satu per satu.
Jika hasilnya bilangan bulat, maka itu adalah faktor.
Pengertian Kelipatan
Kelipatan adalah hasil perkalian suatu bilangan dengan bilangan asli (1, 2, 3, 4, dan seterusnya).
Contoh:
Kelipatan dari 5:
5 × 1 = 5
5 × 2 = 10
5 × 3 = 15
5 × 4 = 20
Jadi, kelipatan 5 adalah:
5, 10, 15, 20, 25, …
Cara Menentukan Kelipatan
Kalikan bilangan dengan 1, 2, 3, dan seterusnya.
Hasil perkalian tersebut adalah kelipatannya.
Perbedaan Faktor dan Kelipatan
| Faktor | Kelipatan |
|---|---|
| Membagi suatu bilangan | Mengalikan suatu bilangan |
| Jumlahnya terbatas | Jumlahnya tidak terbatas |
| Contoh: faktor 8 → 1, 2, 4, 8 | Contoh: kelipatan 8 → 8, 16, 24, … |
Contoh Soal
Tentukan faktor dari 10!
Jawaban: 1, 2, 5, 10Tuliskan 5 kelipatan pertama dari 4!
Jawaban: 4, 8, 12, 16, 20
Latihan Soal
Sebutkan faktor dari 15!
Tuliskan 6 kelipatan pertama dari 3!
Apakah 2 merupakan faktor dari 9? Jelaskan!
Kesimpulan
Faktor adalah bilangan yang membagi habis suatu bilangan.
Kelipatan adalah hasil perkalian suatu bilangan.
Faktor digunakan untuk membagi, kelipatan digunakan untuk mengalikan.
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Menjelaskan identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, minat, dan perilakunya.
MATERI AJAR: IDENTITAS DIRI
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
-
Menjelaskan pengertian identitas diri.
-
Menyebutkan contoh identitas diri.
-
Menunjukkan sikap bangga terhadap identitas diri sendiri.
-
Menghargai perbedaan identitas diri teman.
B. Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri-ciri khusus yang menunjukkan siapa diri kita.
Setiap orang memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan unik.
Identitas diri membuat kita:
-
Mengenal diri sendiri
-
Menghargai diri sendiri
-
Menghargai orang lain
C. Contoh Identitas Diri
Berikut beberapa contoh identitas diri:
-
Nama lengkap
-
Tempat dan tanggal lahir
-
Jenis kelamin
-
Agama
-
Suku bangsa
-
Alamat tempat tinggal
-
Hobi atau kegemaran
-
Cita-cita
👉 Contoh:
Nama: Andi
Tempat lahir: Bandung
Hobi: Bermain sepak bola
Cita-cita: Guru
D. Identitas Diri dan Pancasila
Identitas diri berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila, antara lain:
-
Sila ke-1: Menghormati perbedaan agama teman
-
Sila ke-2: Menghargai perbedaan identitas setiap orang
-
Sila ke-3: Tetap bersatu walaupun berbeda-beda
-
Sila ke-5: Bersikap adil dan tidak membeda-bedakan teman
Walaupun kita berbeda identitas, kita tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia.
E. Sikap yang Perlu Ditunjukkan
Sebagai siswa, kita harus:
-
Bangga dengan identitas diri sendiri
-
Tidak mengejek identitas teman
-
Menghormati perbedaan
-
Berteman dengan siapa saja
F. Kegiatan Pembelajaran (Contoh)
Kegiatan 1:
Isi kartu identitas diri (nama, hobi, cita-cita).
Kegiatan 2:
Ceritakan identitas diri secara singkat di depan kelas.
Kegiatan 3:
Diskusi: Mengapa kita harus menghargai perbedaan identitas?
G. Kesimpulan
-
Setiap orang memiliki identitas diri yang berbeda.
-
Perbedaan adalah hal yang wajar dan harus dihargai.
-
Dengan memahami identitas diri, kita dapat hidup rukun sesuai nilai Pancasila.
Mengidentifikasi berbagai pengalaman pribadi yang dapat dijadikan sumber
ide dalam membuat karya seni rupa.
MATERI AJAR: Pengalaman sebagai sumber ide dalam berkarya seni rupa
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
-
Menjelaskan pengertian pengalaman sebagai sumber ide karya seni rupa.
-
Menyebutkan contoh pengalaman pribadi yang dapat dijadikan ide karya seni.
-
Mengungkapkan pengalaman melalui gambar atau karya seni rupa.
-
Menunjukkan sikap percaya diri dan kreatif dalam berkarya seni.
B. Pengertian Pengalaman dalam Seni Rupa
Pengalaman adalah peristiwa atau kejadian yang pernah kita alami sendiri.
Pengalaman dapat menjadi sumber ide dalam membuat karya seni rupa.
Dalam seni rupa, ide bisa berasal dari:
-
Pengalaman yang menyenangkan
-
Pengalaman sedih
-
Pengalaman menarik
-
Pengalaman sehari-hari
Setiap pengalaman dapat diubah menjadi karya seni yang indah dan bermakna.
C. Contoh Pengalaman sebagai Sumber Ide
Beberapa contoh pengalaman yang bisa dijadikan ide karya seni rupa:
-
Bermain bersama teman
-
Liburan bersama keluarga
-
Pergi ke sekolah
-
Mengikuti lomba
-
Bermain di rumah
-
Pengalaman di pasar atau taman
-
Merayakan hari ulang tahun
👉 Contoh:
Pengalaman liburan ke pantai dapat digambar dengan laut, pasir, matahari, dan orang bermain.
D. Mengungkapkan Pengalaman ke dalam Karya Seni Rupa
Pengalaman dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk karya seni rupa, seperti:
-
Menggambar
-
Melukis
-
Kolase
-
Mozaik
-
Menggambar bebas dengan krayon atau pensil warna
Hal yang perlu diperhatikan:
-
Pilih pengalaman yang paling berkesan
-
Tentukan objek yang akan digambar
-
Gunakan warna sesuai perasaan
-
Berani mengekspresikan ide sendiri
E. Sikap dalam Berkarya Seni Rupa
Dalam berkarya seni rupa, siswa perlu:
-
Percaya diri dengan hasil karya sendiri
-
Tidak meniru karya teman
-
Menghargai karya orang lain
-
Bersikap kreatif dan jujur
Setiap karya seni itu unik dan bernilai.
F. Kegiatan Pembelajaran (Contoh)
Kegiatan 1:
Ceritakan pengalaman paling berkesan yang pernah dialami.
Kegiatan 2:
Buat gambar berdasarkan pengalaman tersebut.
Kegiatan 3:
Ceritakan makna gambar di depan kelas secara sederhana.
G. Penilaian (Sederhana)
Penilaian dapat dilihat dari:
-
Kesesuaian gambar dengan pengalaman
-
Kreativitas dalam berkarya
-
Kerapian dan penggunaan warna
-
Keberanian menceritakan karya
H. Kesimpulan
-
Pengalaman dapat menjadi sumber ide dalam berkarya seni rupa.
-
Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda.
-
Karya seni dapat menjadi cara untuk menceritakan pengalaman.
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:
- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA
KELAS IV
- LCD
- GAMBAR
- VIDEO
*METODE PEMBELAJARAN:
- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, Discovery Learning
REFLEKSI/KESIMPULAN:








1 Comments:
Assalamualaikum bu guru, Naura sudah membaca bloger dan mencatat
Posting Komentar