Minggu, 27 September 2026

MATEMATIKA

By elfida fida - September 27, 2026

 SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 - MATEMATIKA

IDENTITAS

Nama Guru : Elfida, S.Pd

Mata Pelajaran : MATEMATIKA

Hari, Tanggal : Senin, 28 September 2026

Fase/Kelas : B / IV (Empat)

Materi : Melakukan Operasi Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 (Pengurangan Berulang & Porogapit)

Pertemuan ke : 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Ø Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika .

Ø Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Memahami konsep pembagian sebagai kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.

  • Menunjukkan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret dan gambar.

  • Menyelesaikan operasi pembagian dengan cara pengurangan berulang.

  • Menyelesaikan operasi pembagian menggunakan simbol matematika.

  • Melakukan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan cara bersusun/porogapit sederhana.

Mindful (Berkesadaran)

Murid menyimak penjelasan guru dengan saksama, memperhatikan proses membagi benda menjadi kelompok yang sama banyak, serta bekerja dengan teliti ketika melakukan pengurangan berulang dan menghitung hasil pembagian.

Murid belajar untuk tidak terburu-buru dalam menghitung, memeriksa kembali setiap langkah, dan memastikan hasil pembagian sesuai dengan jumlah benda yang tersedia.

Meaningful (Bermakna)

Murid dapat menghubungkan operasi pembagian dengan kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan kepada teman, membagikan alat tulis secara merata, mengelompokkan benda, membagi jumlah siswa menjadi beberapa kelompok, atau membagi buah ke dalam beberapa keranjang dengan jumlah yang sama.

Joyful (Menyenangkan)

Murid belajar pembagian melalui permainan membagi benda, kegiatan membuat kelompok, permainan kartu angka, lomba pengurangan berulang, serta tantangan menyelesaikan soal pembagian dengan cara porogapit.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  • Mengenal konsep pembagian sebagai kegiatan membagi sama banyak.

  • Menunjukkan pembagian menggunakan benda konkret.

  • Menunjukkan pembagian menggunakan gambar.

  • Menghubungkan kegiatan membagi dengan simbol matematika.

  • Mengenal pembagian sebagai pengurangan berulang.

  • Menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan pengurangan berulang.

  • Mengenal pembagian bersusun atau porogapit.

  • Melakukan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan cara porogapit sederhana.

  • Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi pembagian.

  • 📌 MATERI: OPERASI PEMBAGIAN BILANGAN CACAH SAMPAI 100

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Inkuiri Learning

Metode: Tanya jawab, pengamatan, demonstrasi, diskusi kelompok, praktik menggunakan benda konkret, pemecahan masalah, presentasi, dan latihan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • Benda konkret seperti stik es krim, kancing, tutup botol, atau biji-bijian.

  • Kartu bilangan.

  • Gambar benda atau kelompok benda.

  • Papan tulis.

  • Spidol.

  • Buku tulis.

  • LKPD.

  • Lembar latihan pembagian.

  • Tabel perkalian sederhana.

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 4! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta membuat kita menjadi anak-anak yang rajin dan pandai. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan menyenangkan. ✨

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT:

"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak yang shalih dan shalihah. Sebelum kita mulai belajar hari ini, mari kita bersyukur kepada Allah SWT yang Maha Adil dan Maha Teliti. Tahukah kalian? Di dalam Al-Qur'an Surat Al-Qamar ayat 49, Allah berfirman: 'Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.' Nah, matematika yang akan kita pelajari hari ini, yaitu operasi pembagian bilangan cacah sampai 100, adalah cara kita melihat betapa rapi dan adilnya ciptaan Allah. Baik dengan cara membagi adil lewat pengurangan berulang maupun menghitungnya secara tertib menggunakan metode porogapit (pembagian bersusun), semua itu mengajarkan kita tentang sifat Allah yang senang dengan keteraturan dan keadilan dalam membagi sesuatu. Yuk, kita mulai belajar dengan semangat lillahi ta'ala!"

Anak-anak hebat, pernahkah kalian mempunyai 12 permen dan ingin membagikannya kepada 3 orang teman dengan jumlah yang sama banyak? 🍬🍬🍬

Bagaimana caranya agar setiap teman mendapatkan jumlah permen yang sama?

Nah, kegiatan membagi sesuatu secara sama banyak tersebut merupakan salah satu contoh pembagian.

Hari ini kita akan belajar melakukan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret, gambar, pengurangan berulang, dan cara porogapit.

Yuk, kita belajar berhitung dengan teliti, sabar, dan menyenangkan! 🔢✨

A. Mengenal Konsep Pembagian

Pembagian adalah kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.

Contoh:

Kita mempunyai 12 buah apel dan ingin membaginya kepada 3 orang secara sama banyak.

Setiap orang mendapatkan:

12 ÷ 3 = 4

Jadi, setiap orang mendapatkan 4 apel. 🍎

Pembagian dapat ditulis menggunakan simbol:

12 ÷ 3 = 4

Dibaca:

“Dua belas dibagi tiga sama dengan empat.”

Dalam pembagian:

  • 12 disebut bilangan yang dibagi (dividen).

  • 3 disebut pembagi (divisor).

  • 4 disebut hasil bagi (kuosien).

B. Pembagian Menggunakan Benda Konkret

Pembagian dapat dipahami dengan menggunakan benda yang ada di sekitar kita.

Contoh:

Ada 20 stik es krim yang akan dibagi kepada 5 kelompok secara sama banyak.

Bagilah stik tersebut satu per satu ke dalam 5 kelompok.

Hasilnya:

Kelompok 1 = 4 stik
Kelompok 2 = 4 stik
Kelompok 3 = 4 stik
Kelompok 4 = 4 stik
Kelompok 5 = 4 stik

Maka:

20 ÷ 5 = 4

Jadi, setiap kelompok mendapatkan 4 stik.

🌟 Ingat: Pembagian berarti membagi secara sama banyak.

C. Pembagian Menggunakan Gambar

Pembagian juga dapat ditunjukkan dengan gambar.

Contoh:

Ada 15 buah jeruk yang dibagi ke dalam 3 keranjang.

🍊🍊🍊🍊🍊 | 🍊🍊🍊🍊🍊 | 🍊🍊🍊🍊🍊

Setiap keranjang berisi 5 jeruk.

Jadi:

15 ÷ 3 = 5

D. Pembagian dengan Pengurangan Berulang

Pembagian dapat dilakukan dengan cara pengurangan berulang.

Pengurangan berulang berarti kita mengurangi bilangan yang dibagi dengan bilangan pembagi secara terus-menerus sampai hasilnya menjadi 0.

Contoh 1

12 ÷ 3 = …

Kita lakukan pengurangan berulang:

12 − 3 = 9
9 − 3 = 6
6 − 3 = 3
3 − 3 = 0

Kita melakukan pengurangan sebanyak 4 kali.

Jadi:

12 ÷ 3 = 4

Contoh 2

20 ÷ 5 = …

20 − 5 = 15
15 − 5 = 10
10 − 5 = 5
5 − 5 = 0

Pengurangan dilakukan sebanyak 4 kali.

Jadi:

20 ÷ 5 = 4

Contoh 3

18 ÷ 6 = …

18 − 6 = 12
12 − 6 = 6
6 − 6 = 0

Pengurangan dilakukan sebanyak 3 kali.

Jadi:

18 ÷ 6 = 3

🌟 Kesimpulan:

Hasil pembagian dapat diketahui dari berapa kali bilangan pembagi dikurangkan sampai mendapatkan 0.

E. Hubungan Pembagian dengan Perkalian

Pembagian berhubungan erat dengan perkalian.

Contoh:

12 ÷ 3 = 4

Dapat diperiksa dengan:

4 × 3 = 12

Contoh lainnya:

24 ÷ 6 = 4

Dapat diperiksa dengan:

4 × 6 = 24

Jadi, untuk memeriksa hasil pembagian, kita dapat menggunakan operasi perkalian.

F. Pembagian dengan Cara Porogapit

Porogapit adalah cara melakukan pembagian secara bersusun.

Cara ini dapat membantu kita menyelesaikan pembagian dengan langkah yang teratur.

Contoh:

84 ÷ 4 = …

Langkah:

  1. Kita membagi angka 8 dengan 4.

  2. 8 ÷ 4 = 2.

  3. Tuliskan angka 2 pada bagian hasil.

  4. Kalikan 2 × 4 = 8.

  5. Kurangkan 8 − 8 = 0.

  6. Turunkan angka 4.

  7. 4 ÷ 4 = 1.

  8. Tuliskan angka 1 pada hasil.

  9. 1 × 4 = 4.

  10. Kurangkan 4 − 4 = 0.

Jadi:

84 ÷ 4 = 21

Dapat diperiksa:

21 × 4 = 84 ✅

Contoh lainnya:

96 ÷ 3 = …

Langkah pertama:

9 ÷ 3 = 3

Kemudian:

3 × 3 = 9
9 − 9 = 0

Turunkan angka 6.

6 ÷ 3 = 2

Jadi:

96 ÷ 3 = 32

Pengecekan:

32 × 3 = 96 ✅

G. Langkah Mudah Menggunakan Porogapit

Untuk melakukan pembagian bersusun, ingat langkah:

Bagi → Kali → Kurang → Turunkan

Kita dapat mengingatnya dengan singkatan:

B-K-K-T

B = Bagi
K = Kali
K = Kurang
T = Turunkan

Lakukan langkah tersebut sampai semua angka selesai dibagi.

H. Contoh Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh 1

Ibu mempunyai 24 kue. Kue tersebut akan dibagikan sama banyak kepada 6 anak.

Berapa kue yang diterima setiap anak?

Penyelesaian:

24 ÷ 6 = 4

Jadi, setiap anak mendapat 4 kue. 🍪

Contoh 2

Pak Guru mempunyai 40 pensil yang akan dibagikan kepada 8 kelompok dengan jumlah sama banyak.

40 ÷ 8 = 5

Jadi, setiap kelompok mendapatkan 5 pensil. ✏️

Contoh 3

Di perpustakaan terdapat 72 buku yang akan diletakkan sama banyak pada 8 rak.

72 ÷ 8 = 9

Jadi, setiap rak berisi 9 buku. 📚

🌟 INGAT!

  • Pembagian berarti membagi menjadi kelompok yang sama banyak.

  • Pembagian dapat dilakukan dengan benda konkret, gambar, dan simbol.

  • Pengurangan berulang dapat digunakan untuk menemukan hasil pembagian.

  • Hasil pembagian menunjukkan berapa kali bilangan pembagi dapat dikurangkan.

  • Porogapit dilakukan secara teratur dengan langkah Bagi → Kali → Kurang → Turunkan.

  • Gunakan perkalian untuk memeriksa hasil pembagian.

  • Hitunglah dengan teliti dan jangan terburu-buru. 🔢✨

Ø Soal Asesmen / Post Test

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat!

A. Pilihan/Isian

  1. 12 ÷ 3 = …

  2. 20 ÷ 4 = …

  3. 30 ÷ 5 = …

  4. 42 ÷ 6 = …

  5. 56 ÷ 7 = …

  6. 72 ÷ 8 = …

  7. Tuliskan bentuk pengurangan berulang dari 15 ÷ 3!

  8. Tuliskan langkah-langkah utama dalam melakukan pembagian dengan cara porogapit!

  9. 36 permen dibagikan kepada 6 anak sama banyak. Berapa permen yang diterima setiap anak?

  10. 80 buku dibagikan sama banyak ke dalam 10 kelompok. Berapa buku yang diterima setiap kelompok?

B. Tugas Praktik

Ayo Bermain Pembagian! 🎯

Gunakan benda konkret seperti stik es krim, tutup botol, kancing, atau benda lainnya.

  1. Siapkan 24 benda.

  2. Bagilah menjadi 6 kelompok dengan jumlah yang sama.

  3. Hitung jumlah benda pada setiap kelompok.

  4. Tuliskan bentuk pembagiannya.

  5. Buktikan hasilnya menggunakan perkalian.

  6. Selanjutnya, selesaikan 84 ÷ 4 menggunakan cara porogapit.

Ø Kunci Jawaban

  1. 12 ÷ 3 = 4

  2. 20 ÷ 4 = 5

  3. 30 ÷ 5 = 6

  4. 42 ÷ 6 = 7

  5. 56 ÷ 7 = 8

  6. 72 ÷ 8 = 9

  7. 15 − 3 = 12; 12 − 3 = 9; 9 − 3 = 6; 6 − 3 = 3; 3 − 3 = 0. Jadi, 15 ÷ 3 = 5.

  8. Langkah pembagian porogapit adalah Bagi → Kali → Kurang → Turunkan.

  9. 36 ÷ 6 = 6, jadi setiap anak menerima 6 permen.

  10. 80 ÷ 10 = 8, jadi setiap kelompok menerima 8 buku.

Jawaban Tugas Praktik

24 ÷ 6 = 4

Setiap kelompok mendapatkan 4 benda.

Pengecekan:

4 × 6 = 24 ✅

Untuk:

84 ÷ 4 = 21

Pengecekan:

21 × 4 = 84 ✅

Ø KESIMPULAN

Pembagian adalah kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok yang sama banyak. Pembagian dapat dipahami dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika.

Pembagian juga dapat dilakukan dengan cara pengurangan berulang, yaitu mengurangi bilangan yang dibagi dengan bilangan pembagi secara terus-menerus sampai mendapatkan nol. Banyaknya pengurangan menunjukkan hasil pembagian.

Selain itu, pembagian dapat dilakukan dengan cara porogapit atau pembagian bersusun. Dalam porogapit, kita dapat menggunakan langkah Bagi → Kali → Kurang → Turunkan.

Hasil pembagian dapat diperiksa kembali dengan menggunakan perkalian.

Dengan memahami pembagian, kita dapat menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, alat tulis, buku, atau benda lainnya secara adil dan sama banyak.

Mari belajar berhitung dengan teliti, sabar, dan penuh semangat! 🔢📚✨

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

REFLEKSI/KESIMPULAN:

0 Comments:

Posting Komentar

MATEMATIKA

  SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 - MATEMATIKA IDENTITAS Nama Guru : Elfida, S.Pd Mata Pelajaran : MATEMATIKA Hari, Tanggal : Senin, 28 Septembe...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea