Senin, 26 Agustus 2024

TEMA 2 SUBTEMA 2 PB 6

By elfida fida - Agustus 26, 2024 0 Comments

 GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A  UNTUK HARI SELASA TANGGAL 27 AGUSTUS  2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
 
TEMA 2  :  PERSATUAN DALAM PERBEDAAN
SUBTEMA 2 : BEKERJA SAMA MENCAPAI TUJUAN
PEMBELAJARAN :  6
 

A.      TUJUAN PEMBELAJARAN

1.      1. Setelah menggali informasi dari berbagai sumber, peserta didikk mampu menyebutkan makna upaya mempertahankan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari melalui peta pikiran dengan tepat

2.     2.  Setelah menggali informasi dari berbaga isumber, peserta didik mampu mempresentasikan contoh makna upaya mempertahankan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari melalui peta pikiran dengan benar

3.        3.   Setelah mengamati gambar dan meonton video tari di blogger guru, peserta didik mampu mengidentifikasi gerakan pada tari Indang dengan benar


PKN (KD 3.4 DAN 4.4)

Sikap Pantang Menyerah sebagai Penerapan Nilai Persatuan dan Kesatuan

Kamu telah memahami makna nilai persatuan dankesatuan. Salah satu contoh penerapan nilai persatuan dan kesatuan adalah kerja sama. Dalam bekerja sama mencapai tujuan, kita perlu rela berkorban. Selain rela berkorban, sikap pantang menyerah juga dibutuhkan dalam bekerja sama.

Para pahlawan kita mengalami banyak rintangan dalam memperjuangkan kemerdekaan, akan tetapi mereka tidak menyerah begitu saja. Setiap kali menghadapi rintangan, mereka berusaha lebih kerasuntuk menaklukkan rintangan tersebut. Mereka mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan. Kemampuan tersebut disatukan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.Giat belajar termasuk contoh sikap pantang menyerah.


MUATAN BAHASA INDONESIA (KD.3.4 DAN 4.4)

MENULISKAN INFORMASI PENTING DALAM BENTUK DIAGRAM

Cara menuliskan informasi penting dalam bentuk diagram dapa menggunakan katan tanya apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana. Setelah itu baru dapat menhyajikannya dalam bentuk diagram agr lebih mudah.



MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN

- BUPENA

- LCD

 TEKS BACAAN


REFLEKSI / KESIMPULAN :

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini bahwa sebahagian besar peserta didik sudah mampu memahami materi tentang (yang tercantum di atas) namun masih ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan dalam materi menggunakan kata tanya dikarenakan sulit dalam menggunakan kata tanya yang terdapat pada kalimat efektif tersebut.Untuk mengatasi hal tersebut maka guru akan menjelaskan materi tersebut sampai peserta didik itu paham dengan memberikan contoh-contoh kalimat yang menggunakan kalimat efektif, melakukan tanya jawab dan postest sampai peserta didiik paham.


Berikut dokumentasi kegiatan pembelajaran hari:











Minggu, 25 Agustus 2024

TEMA 2 SUBTEMA 2 PB 4 DAN 5

By elfida fida - Agustus 25, 2024 0 Comments

 GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A  UNTUK HARI SENIN TANGGAL 26 AGUSTUS 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

 

Tema 2    : Persatuan dalam Perbedaan

Subtema 2   : Bekerja Sama Mencapai Tujuan

Pembelajaran :  4 dan 5

 TUJUAN PEMEBELAJARAN :

  1.      1. Setelah menggali informasi dari berbagai sumber, peserta didikk mampu menyebutkan makna upaya mempertahankan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari melalui peta pikiran dengan tepat

2.     2.  Setelah menggali informasi dari berbaga isumber, peserta didik mampu mempresentasikan contoh makna upaya mempertahankan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari melalui peta pikiran dengan benar

3.  3. Setelah mengamati gambar dan meonton video tari di blogger guru, peserta didik mampu mengidentifikasi gerakan pada tari Indang dengan benar.

 

PPkn (kd 3.4 dan 4.4)

Meneladani Kerja Sama Para Pejuang sebagai Bentuk Penerapan Nilai Persatuan dan Kesatuan

Latar belakang para pahlawan kemerdekaan Indonesia berasal dari Suku bangsa yang berbeda-beda. Namun, perbedaan itu tidak melemahkan semangat mereka untuk bersatu melawan penjajah. Para pahlawan juga memiliki keahlian yang berbeda-beda. Ada yang memiliki kemampuan menggunakan senjata dan bela diri. Ada pula pahlawan yang memiliki kemampuan negosiasi (berunding) atau orasi (menyampaikan pidato). Perbedaan keahlian tersebut mereka gunakan untuk tujuan yang sama, yaitu menggapai kemerdekaan Indonesia. Mereka bekerja sama untuk berjuang dengan cara mereka masing-masing. Apabila salah satu dari para pejuang tidak ikut bekerjasama, tentu kemerdekaan akan lebih sulit diraih. Kerja sama mereka merupakan bentuk dari penerapan nilai persatuan dan kesatuan. Hal itu sesuai dengan bunyi sila ketiga Pancasila, yaitu "Persatuan Indonesia'".

Mengerjakansesuatu secara bekerja sama membawa banyakmanfaat, antara lain sebagai berikut.

1. Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.

2. Pekerjaan terasa lebih ringan.

3. Memperkuat semangat persatuan.

Sikap Rela Berkorban sebagai Penerapan Nilai Persatuan dan Kesatuan

Nilai persatuan dan kesatuan memiliki makna vang penting bagi bangsa Indonesia. Persatuan dan kesatuan merupakan kunci tercapainva kemerdekaan Indonesia. Makna nilai persatuan dan kesatuan terwujud dalam periuangan bangsa Indonesia yang bersatu meraih kemerdekaan.

Salah satu bagian penting dalam menjunjung persatuan adalah kerelaan untuk berkorban. Banyak pahlawan yang gugur di medan perang dan diasingkan oleh penjajah karena dianggap berbahaya. Mereka harus meninggalkan keluarga demi membelanega ra. Mereka mengalami masa-masa penderitaan demi bangsa Indonesia. 

Contoh-contoh sikap rela berkorban di lingkungan sekolah.

1. Menyisihkan uang saku untuk membantu korban bencana alam.

2. Membersihkan ruang kelas setelah jam pulang sekolah.

3. Mengurangi waktu bermain untuk belajar bersama teman.

 

MUATAN BAHASA INDONESIA (3.4 DAN 4.4 )

MEMBUAT PETA PIKIRAN DARI TEKS SEJARAH

Peta pikiran digunakan untuk membandingkan inforemasi penting dari teks sejarah. Berdasarkan peta pikiran yang berisi informasi akan lebihn mudah membandingkan isi dan informasi dari teks. Bereikut langkah-langkah membuat peta pikiran dari teks sejarah :

1. Baca teks dengan cermat

2. Buat kerangka peta pikiran menggunakan aspek apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana.

3. Tulis informasi setiap bagian teks berdasarkan kerangkan peta pikiran.

IPS (KD 3.4 DAN 4.4)

Kerja Sama dalam Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Sebelum proklamasi kemerdekaan, perjuangan bangsa Indonesia sering kali mengalami kegagalan. Hal itu disebabkan oleh perjuangan yang masihbersifatKedaerahan. Kondisi tersebut mengubah pemikiran para pejuang untuk bersatu meraih kemerdekaan. Setelah proklamasi kemerdekaan,semangat persatuan terus terjaga. Bangsa Indonesia kembali bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman bangsa asing. Mereka bekerja sama mengusir bangsa asing yang kembali inginmenguasai Indonesia.

Kerja sama ini diwujudkan dengan pertempuran yang melibatkan bangsa Indonesia di berbagai wilayah. Misalnya, Pertempuran Surabaya. Bung Tomo dan arek-arek Surabaya bekerja sama untuk meraih sebuah tujuan, yaitu mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mengusir sekutu dari Surabaya. Tujuan ini dapat tercapai karena kerja sama yang berlandaskan semangat persatuan. Melakukan suatu kegiatan dengan cara bekerja sama memudahkan kita dalam meraih sebuah tujuan.Begitupun ketika kamu belajar di sekolah. Kamu dan kelompokmu bekerja sama untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh gurumu. Kerja sama membuat pekerjaan menjadi ringan dan cepat selesai. Sama halnya dengan kerja sama mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

SBDP (3.3 DAN 4.3)


Mempraktikan Pola Lantai Tari Daerah

Pola lantai berfungsi untuk mengatur posisi penari dalam ruang gerak ketika menari. Gerakan dalam tari dapat memiliki pola lantai yang berbeda. Setiap pola lantai juga dapat dikembangkan menjadi beberapa pola lantai lainnya. Perhatikan contoh tarian berikut ini.:



MEDIA SUMBER PEMBELAJARAN
- BUPENA
- PRAKTEK TARI

REFLEKSI / KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini bahwa sebahagian besar peserta didik sudah mampu memahami materi tentang (yang tercantum di atas) namun masih ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan dalam materi menggunakan kalimat efektif dikarenakan sulit dalam menentukan unsur-unsur yang terdapat pada kalimat efektif tersebut.Untuk mengatasi hal tyersebut maka guru akan menjelaskan materi tersebut sampai peserta didik itu paham dengan memberikan contoh-contoh kalimat yang menggunakan kalimat efektif, melakukan tanya jawab dan postest sampai peserta didik tersebut paham. 
Peserta didik mempraktekkan bermcam-macam tari daerah untuk pemgambilan nilai secara berkwlompok yang tergabi menjadi lima kelompok
Hari ini juga peserta didik kelas 6A melaksanakan kunjungan ke perpustakaan serta kegiatan pemebelajaran di perpustakaan tentang teks sejarah.


Berikut dokumentasi pembelajaran hari ini :

































Kamis, 22 Agustus 2024

TEMA 2 SUBTEMA 2 PB 3

By elfida fida - Agustus 22, 2024 0 Comments

 GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A  UNTUK HARI JUMAT TANGGAL 23 AGUSTUS 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
 
TEMA 2  : PERSATUAN DALAM PERBEDAAN
SUBTEMA 2 : BEKERJASAMA MENCAPAI TUJUAN
PEMBELAJARAN 2 dan 3

     TUJUAN PEMBELAJARAN :

1.     Setelah membaca teks, peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri kalimat efektif pada teks tentang semangat persatuan di masa persiapan kemerdekaan Indonesia.

2.  Setelah membaca teks, peserta didik mampu menulis peristiwa penting tentang semangat persatuan dan kesatuan dalam bentuk peta pikiran berdasarkan teks sejarah menggunakan aspek apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana dengan menggunakan kalimat efektif.

3.  Setelah melakukan pengamatan dan membaca teks, peserta didik mampu mengidentifikasi cara hewan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.


Bahasa Indonesia

Melengkapi Peta Pikiran Menggunakan Kalimat Efektif

Informasi penting yang terdapat dalam suatu teks, dapat disajikan dalam bentuk peta pikiran. Peta pikiran dapat membuat lebih mudah menginat informasi penting tersebut. akan tetapi saat membuat peta pikiran, akan lebih baik jika menggunakan kalimat efektif. Hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan menulis sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

IPA

Cara Hewan Beradaptasi terhadap Kondisi Lingkungan Tertentu

Beberapa jenis hewan memiliki ciri khusus untuk beradaptasi terhadap kondisi lingkungan.Misalnya, adaptasi hewan di gurun, kutub, laut, dan pertahanan diri dari pemangsa.

A. Cara hewan beradaptasi pada kondisi lingkungan tertentu

1. Unta

Unta merupakan salah satu hewan yang hidup di daerah gurun yang panasdankering. Untuk dapat bertahan hidup di daerah tersebut, unta melakukan beberapa penyesuaian seperti pada gambar berikut.

 

2. Beruang kutub

Beruang kutub hidup di daerah yang sangat dingin di permukaan bumi, yaitu di kutub. Untuk dapat bertahan hidup di lingkungan tersebut, beruang kutub melakukan beberapa penyesuaian, yaitu rambut putih sebagai kamuflase agar tidak mudah terlihat oleh pemburu dan lapisan lemak di bawah kulit untuk bertahan di suhu dingin. Kamuflase adalah kemampuan yang dimiliki hewan untuk menyesuaikan warna atau bentuk tubuhnya dengan lingkungan di sekitarnya dengan cara memanfaatkan warna atau bentuk tubuhnya agarsesuai dengan lingkungan sekitarnya.

3 Kelelawar

Kelelawar memiliki kemampuan ekolokasi, yaitu kemampuan untuk mendeteksi mangsa, pemangsa, dan benda di sekitarnya menggunakan pantulan bunyi.

4. Burung hantu

burung hantu memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam dan pekauntukmencari mangsa pada malam hari.

5. Lumba-lumba dan paus

Kedua mamalia ini hidup di laut. Alat pernapasannya berupa paru-paru. Oleh karenaitu, kedua hewan ini kerap muncul ke permukaan laut jika akan menghirup oksigen. Sama seperti kelelawar, kedua hewan ini juga memiliki kemampuan ekolokasi.

 

B. Cara hewan beradaptasi melindungi diri dari pemangsa

1. Cecak dan tokek

Cecak dan tokek dapat melindungi dirinya dari pemangsa dengan dua cara,yaitutelapak kaki yang memiliki perekat sehingga memudahkannya merayapdi dindingdan kemampuan autotomi (memutuskan ekor) untuk mengelabuipemangsa.

2. Bunglon

Bunglon memiliki kemampuan mimikri, yaitu kemampuan untuk mengubahwarnakulit sesuai kondisi lingkungannya. Tujuannya untuk mengelabui pemangsa dan jugamemudahkannya untuk mendapatkan mangsa.

3. Walang sangit

Walang sangit dapat mengeluarkan bau yang menyengat untuk melindungi diri dari pemangsa.

4 Landak

Landak memiliki rambut seperti duri yang dilapisi keratin untuk menakuti musuh dan melindungi diri dari pemangsa.

5. Kalajengking

Kalajengking memiliki sengat beracun di bagian ekor untuk menyerang musuh.

6. Cumi-cumi

Cumi-cumi dapat menyemprotkan cairan berwarna hitam seperti tinta untuk menghindari diri dari pemangsa.

7. Ikan buntal

Ikan buntal memiliki kemampuan menggembungkan tubuh untuk perlindungan diri. Selain itu, ikan inijuga memiliki duri-duri yang beracun pada tubuhnyauntuk melindungi diri dari pemangsa.

8. Trenggiling dan kaki seribu

Trenggiling dan kaki seribu memiliki struktur kulityang keras. Saat terancam,kedua hewan ini akan menggulung diri sehingga pemangsa akan kesulitanuntuk memangsanya.

MEDIA /SUMBER PEMBELARAN

- BUPENA

- LCD

-GAMBAR-GAMBAR

REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN :

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini bahwa sebahagian besar peserta didik sudah mampu memahami materi tentang Cara Hewan Beradaptasi terhadap Kondisi Lingkungan dan Melengkapi Peta Pikiran Menggunakan Kalimat Efektif, namun masih ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan dalam materi menggunakan kalimat efektif dikarenakan sulit dalam menentukan unsur-unsur yang terdapat pada kalimat efektif tersebut.Untuk mengatasi hal tyersebut maka guru akan menjelaskan materi tersebut sampai peserta didik itu paham dengan memberikan contoh-contoh kalimat yang menggunakan kalimat efektif, melakukan tanya jawab dan postest sampai peserta didik tersebut paham.

Berikut dokumentasi pembelajaran hari ini :












BAHASA INDONESIA

  SENIN,  05 OKTOBER 2026 IDENTITAS Nama Guru: Elfida, S.Pd Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Hari, Tanggal:  Senin, 05 Oktober 2026 Fase/K...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea