GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI RABU TANGGAL 05 AGUSTUS 2026
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
MAPEL IPAS
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu memecahkan masalah energi dalam kehidupan sehari-hari.
MATERI AJAR: PEMECAHAN MASALAH ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASED LEARNING
Permasalahan Energi
Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain:
- Pemborosan listrik di rumah dan sekolah.
- Penggunaan bahan bakar fosil secara berlebihan.
- Polusi udara akibat kendaraan bermotor.
- Meningkatnya kebutuhan energi setiap tahun.
- Cadangan energi fosil semakin menipis.
4. Dampak Pemborosan Energi
- Tagihan listrik meningkat.
- Cadangan energi semakin berkurang.
- Pemanasan global.
- Pencemaran lingkungan.
- Perubahan iklim.
5. Upaya Pemecahan Masalah Energi
Di Rumah
- Mematikan lampu saat tidak digunakan.
- Mencabut charger setelah dipakai.
- Menggunakan lampu LED.
- Mengurangi penggunaan AC.
- Menjemur pakaian menggunakan sinar matahari.
Di Sekolah
- Mematikan kipas angin dan proyektor setelah pembelajaran.
- Membuka jendela agar cahaya alami masuk.
- Menghemat penggunaan air.
- Membuat program hemat energi.
Di Masyarakat
- Menggunakan transportasi umum.
- Bersepeda atau berjalan kaki.
- Memanfaatkan energi surya.
- Menanam pohon.
- Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
E. Contoh Permasalahan
Kasus
Di sebuah sekolah, lampu kelas tetap menyala saat jam istirahat meskipun tidak ada siswa di dalam kelas. Selain itu, banyak siswa yang membiarkan kipas angin tetap menyala setelah pulang sekolah.
Pertanyaan
- Apa masalah yang terjadi?
- Apa penyebabnya?
- Apa dampaknya?
- Bagaimana solusi yang dapat dilakukan?
- Siapa yang bertanggung jawab menerapkan solusi tersebut?
F. Langkah Penyelesaian Masalah
| Langkah | Kegiatan |
|---|---|
| Identifikasi masalah | Menentukan masalah energi yang terjadi |
| Analisis penyebab | Menentukan faktor penyebab |
| Menentukan solusi | Menyusun alternatif penyelesaian |
| Melaksanakan solusi | Menerapkan tindakan hemat energi |
| Evaluasi | Menilai keberhasilan solusi |
G. Aktivitas Peserta Didik
Diskusi Kelompok
Amati lingkungan sekolah.
Catat:
- Bentuk pemborosan energi yang ditemukan.
- Penyebabnya.
- Dampaknya.
- Solusi yang dapat dilakukan.
Presentasikan hasil diskusi di depan kelas.
MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter para perumus pancasila dengan baik.
MATERI AJAR: MENGIDENTIFIKASI KARAKTER PARA PERUMUS PANCASILA
MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASED LEARNING
1. Latar Belakang Perumusan Pancasila
Menjelang kemerdekaan Indonesia, dibentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Salah satu tugasnya adalah merumuskan dasar negara Indonesia.
Dalam sidang BPUPKI tanggal 29 Mei–1 Juni 1945, beberapa tokoh menyampaikan gagasan mengenai dasar negara. Setelah melalui berbagai pembahasan dan musyawarah, lahirlah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
2. Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila
a. Mohammad Yamin
Peran:
- Menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945.
- Memberikan sumbangan pemikiran mengenai dasar negara Indonesia.
Karakter yang dapat diteladani:
- Cinta tanah air
- Berani menyampaikan pendapat
- Cerdas
- Nasionalis
- Bertanggung jawab
b. Soepomo
Peran:
- Menyampaikan gagasan mengenai negara integralistik pada sidang BPUPKI tanggal 31 Mei 1945.
- Memberikan pandangan tentang bentuk negara Indonesia.
Karakter yang dapat diteladani:
- Bijaksana
- Berpikir kritis
- Mengutamakan persatuan
- Bertanggung jawab
- Menghargai pendapat orang lain
c. Soekarno
Peran:
- Menyampaikan pidato tentang dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945.
- Memperkenalkan istilah "Pancasila".
Karakter yang dapat diteladani:
- Percaya diri
- Visioner
- Nasionalis
- Berani
- Mampu memimpin
d. Mohammad Hatta
Peran:
- Berperan dalam penyempurnaan rumusan Pancasila.
- Mengutamakan musyawarah dan persatuan bangsa.
Karakter yang dapat diteladani:
- Jujur
- Demokratis
- Bijaksana
- Mengutamakan kepentingan bangsa
- Menghargai perbedaan
3. Nilai-Nilai Karakter Para Perumus Pancasila
Karakter yang ditunjukkan para perumus Pancasila antara lain:
| Nilai Karakter | Contoh Sikap |
|---|---|
| Cinta tanah air | Mengutamakan kepentingan bangsa |
| Nasionalisme | Bangga menjadi warga negara Indonesia |
| Tanggung jawab | Menyelesaikan tugas dengan baik |
| Musyawarah | Mengambil keputusan bersama |
| Menghargai perbedaan | Menghormati pendapat teman |
| Kerja sama | Bekerja bersama mencapai tujuan |
| Toleransi | Menghormati keberagaman agama, suku, dan budaya |
| Disiplin | Mematuhi aturan yang berlaku |
| Berani | Menyampaikan pendapat dengan santun |
E. Meneladani Karakter Para Perumus Pancasila
Nilai-nilai karakter tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
Di Sekolah
- Bermusyawarah saat memilih ketua kelas.
- Menghargai pendapat teman.
- Mengerjakan tugas kelompok bersama.
- Mematuhi tata tertib sekolah.
Di Rumah
- Membantu orang tua.
- Menghormati anggota keluarga.
- Bertanggung jawab terhadap tugas di rumah.
Di Masyarakat
- Ikut kerja bakti.
- Menghormati tetangga yang berbeda agama atau budaya.
- Menjaga kerukunan dan persatuan.
MAPEL SENI RUPA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter para perumus pancasila dengan baik.
MATERI AJAR: MENGIDENTIFIKASI KARAKTER PARA PERUMUS PANCASILA
MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASED LEARNING
1. Latar Belakang Perumusan Pancasila
Menjelang kemerdekaan Indonesia, dibentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Salah satu tugasnya adalah merumuskan dasar negara Indonesia.
Dalam sidang BPUPKI tanggal 29 Mei–1 Juni 1945, beberapa tokoh menyampaikan gagasan mengenai dasar negara. Setelah melalui berbagai pembahasan dan musyawarah, lahirlah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
2. Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila
a. Mohammad Yamin
Peran:
- Menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945.
- Memberikan sumbangan pemikiran mengenai dasar negara Indonesia.
Karakter yang dapat diteladani:
- Cinta tanah air
- Berani menyampaikan pendapat
- Cerdas
- Nasionalis
- Bertanggung jawab
b. Soepomo
Peran:
- Menyampaikan gagasan mengenai negara integralistik pada sidang BPUPKI tanggal 31 Mei 1945.
- Memberikan pandangan tentang bentuk negara Indonesia.
Karakter yang dapat diteladani:
- Bijaksana
- Berpikir kritis
- Mengutamakan persatuan
- Bertanggung jawab
- Menghargai pendapat orang lain
c. Soekarno
Peran:
- Menyampaikan pidato tentang dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945.
- Memperkenalkan istilah "Pancasila".
Karakter yang dapat diteladani:
- Percaya diri
- Visioner
- Nasionalis
- Berani
- Mampu memimpin
d. Mohammad Hatta
Peran:
- Berperan dalam penyempurnaan rumusan Pancasila.
- Mengutamakan musyawarah dan persatuan bangsa.
Karakter yang dapat diteladani:
- Jujur
- Demokratis
- Bijaksana
- Mengutamakan kepentingan bangsa
- Menghargai perbedaan
3. Nilai-Nilai Karakter Para Perumus Pancasila
Karakter yang ditunjukkan para perumus Pancasila antara lain:
| Nilai Karakter | Contoh Sikap |
|---|---|
| Cinta tanah air | Mengutamakan kepentingan bangsa |
| Nasionalisme | Bangga menjadi warga negara Indonesia |
| Tanggung jawab | Menyelesaikan tugas dengan baik |
| Musyawarah | Mengambil keputusan bersama |
| Menghargai perbedaan | Menghormati pendapat teman |
| Kerja sama | Bekerja bersama mencapai tujuan |
| Toleransi | Menghormati keberagaman agama, suku, dan budaya |
| Disiplin | Mematuhi aturan yang berlaku |
| Berani | Menyampaikan pendapat dengan santun |
E. Meneladani Karakter Para Perumus Pancasila
Nilai-nilai karakter tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
Di Sekolah
- Bermusyawarah saat memilih ketua kelas.
- Menghargai pendapat teman.
- Mengerjakan tugas kelompok bersama.
- Mematuhi tata tertib sekolah.
Di Rumah
- Membantu orang tua.
- Menghormati anggota keluarga.
- Bertanggung jawab terhadap tugas di rumah.
Di Masyarakat
- Ikut kerja bakti.
- Menghormati tetangga yang berbeda agama atau budaya.
- Menjaga kerukunan dan persatuan.
MEDIA PEMBELAJARAN:
- LCD
- GAMBAR-GAMBAR
REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN HARI INI:
Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar hari ini anak-anak belajar tentang cara pemecahan masalah energi dalam kehidupan sehari-hari hari ini anak-anak di berikan salah satu pertanyaan dari para murid tentang bagaimana cara menggunakan energi dengan baik setelah itu memecahkan bersama-sama dengan pertanyaan atau masalah yang ditimbulkan oleh apa yang diberikan oleh murid.

0 Comments:
Posting Komentar