GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SELASA 28 JULI TANGGAL 2026
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membandingkan dua bilangan menggunakan simbol >, <, = dan mengurutkan bilangan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
MATERI AJAR: MEMBANDINGKAN DUA BILANGAN DAN MENGURUTKAN BILANGAN DARI TERKECIL ATAU SEBALIKNYA
A. Membandingkan Dua Bilangan
Membandingkan bilangan berarti menentukan apakah suatu bilangan lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan lainnya.
1. Tanda Lebih dari (>)
Tanda > dibaca lebih dari.
Contoh:
- 9 > 5
- 845 > 458
Artinya, bilangan di sebelah kiri lebih besar daripada bilangan di sebelah kanan.
2. Tanda Kurang dari (<)
Tanda < dibaca kurang dari.
Contoh:
- 3 < 8
- 246 < 264
Artinya, bilangan di sebelah kiri lebih kecil daripada bilangan di sebelah kanan.
3. Tanda Sama dengan (=)
Tanda = dibaca sama dengan.
Contoh:
- 450 = 450
- 7.230 = 7.230
Artinya, kedua bilangan memiliki nilai yang sama.
B. Cara Membandingkan Bilangan
Bandingkan nilai tempat mulai dari angka paling kiri.
Contoh 1:
532 dan 548
- Ratusan sama-sama 5.
- Puluhan: 3 lebih kecil daripada 4.
Maka:
532 < 548
Contoh 2:
781 dan 719
- Ratusan sama-sama 7.
- Puluhan: 8 lebih besar daripada 1.
Maka:
781 > 719
Contoh 3:
635 dan 635
Semua angka sama.
Maka:
635 = 635
C. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan berdasarkan nilainya.
1. Dari yang Terkecil ke Terbesar (Urutan Naik)
Contoh:
145, 321, 278, 189
Urutan:
145, 189, 278, 321
2. Dari yang Terbesar ke Terkecil (Urutan Turun)
Contoh:
145, 321, 278, 189
Urutan:
321, 278, 189, 145
Langkah Mengurutkan Bilangan
- Perhatikan angka pada tempat ribuan atau ratusan.
- Jika sama, bandingkan angka pada tempat puluhan.
- Jika masih sama, bandingkan angka pada tempat satuan.
- Susun sesuai perintah (naik atau turun).
Contoh Soal
Soal 1
Bandingkan bilangan berikut!
a. 325 ... 352
Jawaban:
325 < 352
Soal 2
685 ... 685
Jawaban:
685 = 685
Soal 3
912 ... 891
Jawaban:
912 > 891
Soal 4
Urutkan dari yang terkecil!
356, 245, 478, 198
Jawaban:
198, 245, 356, 478
Soal 5
Urutkan dari yang terbesar!
540, 825, 713, 461
Jawaban:
825, 713, 540, 461
Latihan
A. Berilah tanda >, <, atau =!
- 452 .... 425
- 607 .... 607
- 839 .... 938
- 715 .... 705
- 264 .... 426
B. Urutkan dari yang terkecil!
- 540, 235, 412, 189
- 678, 432, 789, 521
C. Urutkan dari yang terbesar!
- 345, 892, 567, 123
- 610, 905, 478, 732
Kesimpulan
- Gunakan tanda > jika bilangan pertama lebih besar.
- Gunakan tanda < jika bilangan pertama lebih kecil.
- Gunakan tanda = jika kedua bilangan sama.
- Untuk mengurutkan bilangan, bandingkan nilai tempat mulai dari angka paling kiri, kemudian susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya sesuai perintah.
A. Apa itu Prinsip Desain?
Prinsip desain adalah aturan atau pedoman yang digunakan agar sebuah karya seni atau benda tampak menarik, rapi, dan nyaman dilihat. Prinsip desain membantu seseorang menyusun bentuk, warna, garis, dan ruang sehingga menghasilkan karya yang indah dan memiliki fungsi yang baik.
Prinsip desain tidak hanya terdapat pada lukisan atau kerajinan, tetapi juga dapat ditemukan pada berbagai benda di sekitar, seperti tas, buku, pakaian, meja, kursi, kemasan makanan, dan taman.
B. Jenis-Jenis Prinsip Desain
1. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan adalah susunan bagian-bagian suatu benda sehingga terlihat serasi dan tidak berat sebelah.
Contoh:
- Dua pot bunga diletakkan di kanan dan kiri pintu.
- Gambar kupu-kupu memiliki sayap kanan dan kiri yang seimbang.
2. Kesatuan (Unity)
Kesatuan berarti semua bagian dalam suatu karya saling mendukung sehingga terlihat sebagai satu kesatuan.
Contoh:
- Warna dan bentuk pada kemasan makanan saling cocok.
- Seragam sekolah memiliki warna dan model yang sama.
3. Irama (Rhythm)
Irama adalah pengulangan bentuk, warna, atau garis yang teratur sehingga menciptakan kesan bergerak.
Contoh:
- Motif batik.
- Pagar dengan bentuk yang berulang.
4. Penekanan (Emphasis)
Penekanan adalah bagian yang dibuat lebih menonjol sehingga menjadi pusat perhatian.
Contoh:
- Judul buku dicetak lebih besar daripada isi.
- Logo pada kemasan dibuat lebih mencolok.
C. Mengenal Prinsip Desain melalui Pengamatan
Amatilah benda-benda di sekitar kelas atau rumah.
Contoh benda:
- Tas sekolah
- Tempat pensil
- Buku tulis
- Botol minum
- Kursi
- Lemari
Perhatikan:
- Apa warna yang digunakan?
- Apakah bentuknya seimbang?
- Bagian mana yang paling menarik perhatian?
- Apakah seluruh bagian tampak serasi?
Peserta didik memahami bentuk
energi (panas, cahaya, gerak, listrik, bunyi).
Pengertian Energi
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau menyebabkan terjadinya perubahan. Energi sangat penting bagi kehidupan karena digunakan untuk bergerak, belajar, bekerja, bermain, dan menjalankan berbagai alat.
Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Bentuk-Bentuk Energi
1. Energi Panas (Kalor)
Energi panas adalah energi yang dapat menaikkan suhu suatu benda.
Contoh:
- Matahari menghangatkan bumi.
- Kompor menghasilkan panas untuk memasak.
- Setrika digunakan untuk merapikan pakaian.
Manfaat:
- Memasak makanan.
- Mengeringkan pakaian.
- Menghangatkan tubuh.
2. Energi Cahaya
Energi cahaya adalah energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya.
Contoh:
- Matahari.
- Lampu.
- Lilin.
Manfaat:
- Membantu manusia melihat.
- Membantu tumbuhan membuat makanan melalui fotosintesis.
- Penerangan pada malam hari.
3. Energi Bunyi
Energi bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.
Contoh:
- Bel sekolah.
- Gitar.
- Drum.
- Speaker.
Manfaat:
- Alat komunikasi.
- Hiburan.
- Tanda atau peringatan.
4. Energi Gerak (Kinetik)
Energi gerak adalah energi yang dimiliki benda yang sedang bergerak.
Contoh:
- Sepeda yang melaju.
- Bola yang menggelinding.
- Kipas angin yang berputar.
- Air sungai yang mengalir.
5. Energi Listrik
Energi listrik adalah energi yang digunakan untuk mengoperasikan berbagai peralatan elektronik.
Contoh:
- Televisi.
- Kulkas.
- Rice cooker.
- Komputer.
- Lampu.
Energi listrik dapat diubah menjadi energi cahaya, panas, bunyi, atau gerak.
6. Energi Kimia
Energi kimia tersimpan di dalam makanan, minuman, dan bahan bakar.
Contoh:
- Nasi.
- Buah-buahan.
- Bensin.
- Gas LPG.
- Baterai.
Energi kimia diubah menjadi energi lain ketika digunakan.
Perubahan Bentuk Energi
Beberapa bentuk energi dapat berubah menjadi bentuk energi lainnya.
| Peristiwa | Perubahan Energi |
|---|---|
| Lampu menyala | Energi listrik → energi cahaya |
| Kipas angin | Energi listrik → energi gerak |
| Setrika | Energi listrik → energi panas |
| Kompor gas | Energi kimia → energi panas |
| Mobil berjalan | Energi kimia → energi gerak |
| Speaker | Energi listrik → energi bunyi |
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Matahari memberikan energi cahaya dan panas.
- Tubuh memperoleh energi dari makanan.
- Sepeda bergerak karena tenaga pengendara.
- Televisi menggunakan energi listrik.
- Baterai menyimpan energi kimia untuk menghidupkan senter atau mainan.
Kegiatan Pengamatan
Amatilah benda-benda di rumah atau di kelas.
Tuliskan hasil pengamatan pada tabel berikut.
| Nama Benda | Bentuk Energi | Manfaat |
| Lampu | Cahaya | Menerangi ruangan |
| Kipas angin | Gerak | Menyejukkan udara |
| Kompor | Panas | Memasak makanan |
| Radio | Bunyi | Mendengarkan informasi |
Latihan
A. Pilihan Ganda
- Energi yang digunakan untuk menyalakan televisi adalah ....
a. Energi panas
b. Energi listrik
c. Energi bunyi
d. Energi cahaya - Matahari merupakan sumber energi ....
a. Kimia
b. Panas dan cahaya
c. Bunyi
d. Gerak - Energi yang dimiliki benda yang bergerak disebut energi ....
a. Cahaya
b. Kimia
c. Gerak
d. Bunyi
B. Isian
- Sebutkan tiga contoh sumber energi di sekitar kita!
- Mengapa tubuh manusia memerlukan energi?
- Sebutkan dua contoh perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari!
Kesimpulan
- Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau menyebabkan perubahan.
- Bentuk-bentuk energi meliputi energi panas, cahaya, bunyi, gerak, listrik, dan kimia.
- Energi dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan sehari-hari dan dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
- Memahami bentuk-bentuk energi membantu kita menggunakan energi secara bijaksana dan efisien.
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:
- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA, MATEMATIKA KELAS IV
- LCD
- GAMBAR
- VIDEO
- KERTAS ORIGAMI
METODE PEMBELAJARAN:
- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, PBL, Discovery Learning
Refleksi kegiatan pembelajaran hari ini :

0 Comments:
Posting Komentar