Minggu, 05 April 2026

MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - April 05, 2026

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 06 APRIL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

1.  Murid dapat menjelaskan pengerttian satuan baku dan tidak baku

     satuan baku.

2. Murid dapat menyebutkan satuan baku untuk panjang (cm, m, km).

3. Murid dapat mengukur panjang benda menggunakan satuan baku (misalnya, cm,dan m).

4. Murid dapat melakukan pengukuran panjang benda menggunakan satuan baku. 


MATERI AJAR; SATUAN BAKU DAN TIDAK BAKU

A. Pengertian Satuan

Satuan adalah alat ukur yang digunakan untuk menyatakan ukuran suatu benda atau kejadian.

Contoh:

  • Mengukur panjang meja

  • Mengukur berat buah

  • Mengukur waktu belajar

B. Satuan Tidak Baku

1. Pengertian

Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak memiliki standar tetap dan hasil pengukurannya bisa berbeda-beda tergantung orang yang mengukur.

2. Ciri-ciri

  • Tidak memiliki ukuran yang pasti

  • Hasil pengukuran bisa berbeda

  • Biasanya menggunakan anggota tubuh atau benda di sekitar

3. Contoh

  • Jengkal

  • Hasta

  • Langkah

  • Depa

  • Gelas

  • Sendok

4. Contoh Penggunaan

  • Panjang meja = 5 jengkal

  • Lebar kelas = 10 langkah

  • Air = 2 gelas

⚠ Mengapa hasilnya bisa berbeda?
Karena ukuran jengkal atau langkah setiap orang tidak sama.

C. Satuan Baku

1. Pengertian

Satuan baku adalah satuan yang memiliki standar tetap dan berlaku umum sehingga hasil pengukuran akan sama meskipun dilakukan oleh orang yang berbeda.

Satuan baku mengacu pada sistem satuan internasional (SI).

2. Ciri-ciri

  • Memiliki standar yang jelas

  • Hasil pengukuran sama

  • Diakui secara internasional

D. Macam-macam Satuan Baku

1. Satuan Panjang

  • Milimeter (mm)

  • Sentimeter (cm)

  • Meter (m)

  • Kilometer (km)

Alat ukur: penggaris, meteran

2. Satuan Berat

  • Gram (g)

  • Kilogram (kg)

  • Ons

Alat ukur: timbangan

3. Satuan Waktu

  • Detik

  • Menit

  • Jam

Alat ukur: jam, stopwatch

4. Satuan Volume

  • Liter (L)

  • Mililiter (mL)

Alat ukur: gelas ukur

E. Perbedaan Satuan Baku dan Tidak Baku

Satuan Tidak BakuSatuan Baku
Tidak tetap          Tetap
Hasil bisa berbedaHasil sama
Tidak standarStandar internasional
Contoh: jengkalContoh: meter

F. Contoh Soal Latihan

Pilihan Ganda

  1. Panjang pensil sebaiknya diukur menggunakan ....
    a. Jengkal
    b. Meter
    c. Langkah
    d. Depa

  2. Berat beras diukur menggunakan satuan ....
    a. Meter
    b. Kilogram
    c. Jam
    d. Langkah

Isian

  1. Satuan yang memiliki ukuran tetap disebut satuan ___

  2. Contoh satuan tidak baku adalah ____

G. Kesimpulan

  • Satuan tidak baku tidak memiliki ukuran tetap.

  • Satuan baku memiliki standar dan berlaku umum.

  • Untuk hasil pengukuran yang tepat dan sama, kita harus menggunakan satuan baku.

MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Materi Ajar: UNSUR INTRINSIK

🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu:
Murid mengidentifikasi dan memahami unsur instrinsik pada teks atau cerita ( Tema, Tokoh, latar, amanat)
Pengertian Unsur Intrinsik
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra dari dalam. Unsur ini sangat penting karena menentukan isi, jalan cerita, dan keindahan suatu karya seperti cerpen, novel, atau drama.

Macam-Macam Unsur Intrinsik
1. Tema
Tema adalah ide pokok atau gagasan utama dalam sebuah cerita.
Contoh: persahabatan, cinta, perjuangan, kejujuran.

2. Tokoh dan Penokohan
Tokoh: pelaku dalam cerita.

Penokohan: cara pengarang menggambarkan sifat tokoh.

Jenis tokoh:

Protagonis (tokoh baik)

Antagonis (tokoh jahat)

Tritagonis (penengah)

3. Alur (Plot)
Alur adalah rangkaian peristiwa dalam cerita.

Jenis alur:

Maju (progresif)

Mundur (flashback)

Campuran

Tahapan alur:

Pengenalan

Konflik

Klimaks

Antiklimaks

Penyelesaian

4. Latar (Setting)
Latar adalah keterangan tempat, waktu, dan suasana dalam cerita.

Jenis latar:

Tempat (misalnya: sekolah, rumah)

Waktu (pagi, malam, tahun tertentu)

Suasana (sedih, tegang, bahagia)

5. Sudut Pandang
Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam menyampaikan cerita.

Jenisnya:

Orang pertama (“aku”, “saya”)

Orang ketiga (“dia”, “mereka”)

6. Amanat
Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca.

Contoh: kita harus jujur, jangan menyerah, hormati orang tua.

7. Gaya Bahasa
Gaya bahasa adalah cara pengarang menyampaikan cerita agar menarik, misalnya menggunakan majas:

Metafora

Personifikasi

Simile

Kesimpulan
Unsur intrinsik terdiri dari tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Semua unsur ini saling berkaitan dan membentuk sebuah karya sastra yang utuh.



MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- METERAN

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

0 Comments:

Posting Komentar

MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA

    GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 06 APRIL 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaik...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea