GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI RABU TANGGAL 04 MARET 2026
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
MATA PELAJARAN IPAS
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Murid mampu menjelaskan pengertian keanekaragaman hayati, contoh flora dan fauna lokal, fungsi keanekaragaman hayati bagi kehiudpan.
2. Murid mampu menjelaskan pengertian kearifan lokal.
MATERI AJAR: KEANEKARAGAMAN DI LINGKUNGAN SEKITAR
I. KEANEKARAGAMAN HAYATI
1. Pengertian Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah beragamnya makhluk hidup yang ada di bumi, baik tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme.
Negara Indonesia termasuk salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.
Keanekaragaman hayati meliputi:
-
Keanekaragaman jenis (berbagai macam tumbuhan dan hewan)
-
Keanekaragaman gen (perbedaan sifat dalam satu jenis makhluk hidup)
-
Keanekaragaman ekosistem (hutan, laut, sungai, sawah, dll.)
2. Contoh Flora dan Fauna Lokal
A. Contoh Flora (Tumbuhan) Lokal Indonesia
-
Rafflesia arnoldii → bunga terbesar di dunia
-
Anggrek bulan → bunga khas Indonesia
-
Pohon jati
-
Pohon sagu
B. Contoh Fauna (Hewan) Lokal Indonesia
-
Komodo
-
Harimau Sumatra
-
Burung cendrawasih
-
Orangutan
3. Fungsi Keanekaragaman Hayati bagi Kehidupan
Keanekaragaman hayati memiliki banyak manfaat, antara lain:
1️⃣ Sumber Pangan
-
Padi, jagung, sayur, buah, ikan, daging
2️⃣ Sumber Obat
-
Tanaman jahe, kunyit, temulawak
3️⃣ Sumber Sandang dan Papan
-
Kapas untuk pakaian
-
Kayu untuk rumah
4️⃣ Menjaga Keseimbangan Lingkungan
-
Hutan menghasilkan oksigen
-
Hewan membantu penyerbukan
5️⃣ Sumber Ilmu Pengetahuan dan Wisata
-
Taman nasional
-
Wisata alam
II. KEARIFAN LOKAL
1. Pengertian Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai-nilai, kebiasaan, dan tradisi yang berkembang dalam masyarakat secara turun-temurun untuk menjaga keseimbangan kehidupan dan lingkungan.
Kearifan lokal mengajarkan manusia untuk hidup selaras dengan alam.
2. Contoh Kearifan Lokal di Indonesia
-
Subak di Bali → sistem pengairan sawah tradisional
-
Sasi di Maluku → larangan mengambil hasil laut dalam waktu tertentu
-
Hutan Larangan → tidak boleh menebang pohon sembarangan
-
Gotong royong membersihkan lingkungan
3. Hubungan Keanekaragaman Hayati dan Kearifan Lokal
Kearifan lokal membantu menjaga keanekaragaman hayati agar tetap lestari.
Contoh:
-
Tidak menebang hutan sembarangan
-
Tidak menangkap ikan dengan bom
-
Menanam kembali pohon yang ditebang
III. Kesimpulan
-
Keanekaragaman hayati adalah keberagaman makhluk hidup di bumi.
-
Indonesia memiliki banyak flora dan fauna lokal.
-
Keanekaragaman hayati bermanfaat bagi kehidupan manusia.
-
Kearifan lokal adalah nilai dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga lingkungan.
-
Kita harus menjaga dan melestarikan alam sekitar.
IV. Latihan Soal
Pilihan Ganda
-
Keanekaragaman hayati berarti ....
a. Kesamaan makhluk hidup
b. Keberagaman makhluk hidup
c. Perbedaan cuaca
d. Perubahan musim -
Komodo merupakan contoh ....
a. Flora
b. Fauna
c. Mikroorganisme
d. Jamur
Isian
-
Sistem pengairan tradisional di Bali disebut .....
-
Keanekaragaman hayati bermanfaat sebagai sumber ....
SENI RUPA
TUJUAN PEMBELAJARAN
Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari beberapa alat dan bahan lokal (seperti daun,batang, kardus bekas, kertas koran).
Membandingkan Kelebihan dan Kekurangan Alat dan Bahan Lokal
A. Pengertian Alat dan Bahan dalam Seni Rupa
Dalam membuat karya seni rupa, kita membutuhkan alat dan bahan.
Alat adalah benda yang digunakan untuk membantu membuat karya (misalnya gunting, lem, kuas).
Bahan adalah benda yang digunakan untuk membuat karya (misalnya daun, batang, kardus, kertas).
Kita bisa menggunakan bahan lokal yang ada di sekitar kita. Selain mudah didapat, bahan lokal juga lebih hemat dan ramah lingkungan.
B. Contoh Bahan Lokal dan Perbandingannya
1. Daun
Contoh penggunaan: kolase, cetak daun, hiasan.
Kelebihan:
Mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Memiliki bentuk dan tekstur yang unik.
Ramah lingkungan.
Kekurangan:
Mudah kering dan rapuh.
Tidak tahan lama.
Warna bisa cepat berubah.
2. Batang atau Ranting
Contoh penggunaan: kerajinan miniatur, bingkai foto, hiasan dinding.
Kelebihan:
Kuat dan kokoh.
Memberikan kesan alami.
Bisa dibentuk sesuai kebutuhan.
Kekurangan:
Permukaannya kadang kasar.
Perlu alat tambahan untuk memotong.
Jika terlalu kering bisa mudah patah.
3. Kardus Bekas
Contoh penggunaan: membuat maket rumah, topeng, kotak hias.
Kelebihan:
Mudah dipotong dan dibentuk.
Ringan.
Mudah ditempel dan diwarnai.
Memanfaatkan barang bekas (daur ulang).
Kekurangan:
Tidak tahan air.
Mudah penyok.
Kurang kuat untuk beban berat.
4. Kertas Koran
Contoh penggunaan: kolase, papier mâché (bubur kertas), anyaman.
Kelebihan:
Mudah didapat.
Mudah dibentuk.
Murah dan bisa didaur ulang.
Kekurangan:
Tinta bisa luntur jika terkena air.
Mudah sobek.
Kurang tebal dibanding kardus.
C. Tabel Perbandingan
| Bahan | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Daun | Unik, alami, mudah ditemukan | Mudah kering dan rapuh |
| Batang/Ranting | Kuat, kokoh, alami | Kasar, perlu alat potong |
| Kardus Bekas | Mudah dibentuk, ringan | Tidak tahan air |
| Kertas Koran | Murah, mudah dibentuk | Mudah sobek, tinta luntur |
D. Kesimpulan
Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita harus memilih bahan sesuai dengan kebutuhan karya yang akan dibuat. Dengan memanfaatkan bahan lokal, kita belajar untuk:
Kreatif
Hemat
Peduli lingkungan
E. Latihan Soal
Sebutkan dua kelebihan menggunakan daun sebagai bahan karya seni!
Mengapa kardus bekas cocok untuk membuat maket rumah?
Apa kekurangan kertas koran jika digunakan untuk karya yang terkena air?
Bahan apa yang paling kuat untuk membuat miniatur? Jelaskan alasanmu!
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:
- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA KELAS IV
- LCD
- GAMBAR
METODE PEMBELAJARAN:
- Diskusi kelompok, tanya jawab, , Ceramah, PBL
Reflleksi kegiatan pembelajaran hari ini :

0 Comments:
Posting Komentar