Jumat, 08 Maret 2024

TEMA 9 SUBTEMA 3 PB 3 DAN 4

By elfida fida - Maret 08, 2024 0 Comments

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI JUMAT TANGGAL 08 MARET 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

A.     TUJUAN PEMBELAJARAN

1.     Dengan membaca bacaan tentang salah satu tokoh penjelajah angkasa luar, Peserta didik dapat mengambil sikap dan nilai yang dimiliki oleh Buzz Aldrin.

2.     Dengan membaca: “Modernisasi Teknologi Transportasi”, Peserta didik dapat menuliskan perbedaan antara transportasi darat sebelum dan sesudah modernisasi.

3.     Dengan berdiskusi dan mencari informasi, Peserta didik dapat menuliskan dampak positif dan negatif modernisasi terhadap sistem transportasi darat.

TEMA 9                             : MENJELAJAH ANGKASA LUAR

SUBTEMA 3                     : TOKOH PENJELAJAH ANGKASA LUAR

       PEMBELAJARAN           : 3 DAN 4

 

MUATAN IPS (KD.3.2 DAN 4.2)

PERBEDAAN ANTARA TRANSPORTASI DARAT SEBELUM DAN SESUDAH MODERNISASI

Alat transportasi Menurut Siti Fatimah dalam buku Pengantar Transportasi (2019), transportasi merupakan sarana yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, baik dalam segi interaksi serta kemudahan manusia dalam berpindah tempat atau memindahkan barang. Banyak manfaat yang bisa didapat dari penggunaan alat transportasi. Apa sajakah manfaatnya? Memperpendek waktu tempuh. Contohnya dengan menggunakan mobil, pesawat atau kereta, waktu tempuh dari satu kota ke kota lainnya dapat lebih singkat. Membantu perpindahan manusia dan atau barang. Membuka lapangan pekerjaan, sebagai sopir kendaraan umum, masinis, pilot, dan lain-lain. Memperlancar angkutan kebutuhan, seperti sayuran, makanan, pakaian, dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Baca juga: Perkembangan Teknologi Transportasi di Indonesia Becak dalam Pameran Harmonisasi dalam Sistem Transportasi di DIY di yogyakarta. Lihat Foto Becak dalam Pameran Harmonisasi dalam Sistem Transportasi di DIY di yogyakarta.(Monika Novena) Secara garis besar, alat transportasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu: Alat transportasi tradisional Mengutip dari buku Naskah Sumber Arsip Moda Transportasi Tradisional (2017) karya Dharwis Widya Utama Yacob, alat transportasi tradisional menggunakan tenaga manusia atau tenaga hewan sebagai penggerak utamanya. Alat transportasi modern Alat transportasi ini menggunakan mesin sebagai penggerak utamanya. Alat transportasi tradisional hingga saat ini masih mudah ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Contohnya becak, andong atau delman, gerobak dan sepeda. Sedangkan untuk alat transportasi modern juga banyak digunakan di Indonesia dan negara lainnya, seperti mobil, motor, pesawat, kereta, kapal, bus, dan lain-lain. Perbedaan alat transportasi tradisional dan modern Alat transportasi tradisional dan modern memiliki banyak perbedaan. Apa sajakah perbedaannya? Pembeda Alat transportasi tradisional Alat transportasi modern Sumber tenaga Dihasilkan dari tenaga manusia atau tenaga hewan. Dihasilkan dari tenaga mesin canggih Efektivitas waktu Perpindahan tempat membutuhkan waktu yang lebih lama Perpindahan tempat dapat dilakukan dalam waktu yang singkat Dampak ke lingkungan Lebih ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan polusi udara Kurang ramah lingkungan, karena bisa menghasilkan polusi udara Bahan bakar Tidak memerlukan bahan bakar Memerlukan penggunaan bahan bakar Biaya Biaya penggunaannya tergolong murah Biaya penggunaannya mahal Baca juga: Nama-nama Alat Transportasi dalam Bahasa Inggris

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perbedaan Alat Transportasi Tradisional dan Modern", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/31/152954269/perbedaan-alat-transportasi-tradisional-dan-modern.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Buzz Aldrin adalah salah seorang astronaut yang pertama kali menginjakkan kakinya di Bulan pada tahun 1969. Penjelajahan Buzz dan peneliti lain ke Bulan menggunakan pesawat ulang-alik. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi kemajuan teknologi di bidang transportasi. Manusia telah mampu menciptakan suatu alat transpostasi yang sebelumnya tidak ada untuk memebrikan kesempatan manusia melakukan penjelajahan ke angkasa luar.

Transportasi sebelum modernisasi ketika akan berpindah tempat memerlukan waktu tempuh yang lama karena transportasi masih sederhana. Sedangkan sesudah modernisasi berpindah tempat memerlukan waktu yang cepat karena sudah ditemukan mesin sehingga mempercepat waktu tempuh.

Transportasi masa kini telah menunjukkan kemajuan yang pesat baik transportasi darat, air, dan udara.

Sarana dan prasarana transportasi semakin lengkap dan baik.

Sarana transportasi berupa alat angkutan, seperti sepeda motor, mobil, kereta api, kapal, dan pesawat terbang.

Prasarana transportasi adalah penunjang kelancaran pengangkutan antara lain jalan, jembatan, terminal, stasiun, lapangan terbang, dan pelabuhan.

Transportasi atau angkutan pada masa lalu awalnya menggunakan tenaga manusia.

Contohnya dengan cara dipikul, digendong atau didorong.

Lalu berkembang menggunakan tenaga hewan, seperti kuda, keledai, dan gajah.

Alat transportasinya sederhana, baik transportasi darat maupun transportasi air.

Alat transportasi darat semula menggunakan tenaga manusia, seperti sepeda, becak, dan gerobak dorong.

Kemudian berkembang menggunakan tenaga hewan, seperti pedati ditarik sapi, delman ditarik kuda, dan sebagainya.

Transportasi laut yang menggunakan tenaga alam atau angin, yaitu perahu layar.

Transportasi laut yang menggunakan tenaga manusia, misalnya rakit dan perahu dayung.

Alat transportasi tradisional umumnya tidak bermesin.

Contohnya, antara lain sepeda, becak, cikar dan gerobak.

Sepeda, becak dan dokar dapat digunakan sebagai alat angkutan barang dan penumpang.

Sedangkan gerobak digunakan untuk alat angkutan barang.

Alat angkutan darat tradisional pada umumnya hanya melayani pengangkutan jarak dekat.

Alat angkutan darat modern pada umumnya menggunakan mesin dengan kekuatan dan kemampuan yang berbeda-beda.

Alat transportasi modern terdiri atas kendaraan penumpang dan kendaraan angkutan barang.

Sepeda, becak dan dokar dapat digunakan sebagai alat angkutan barang dan penumpang.

Sedangkan gerobak digunakan untuk alat angkutan barang.

Alat angkutan darat tradisional pada umumnya hanya melayani pengangkutan jarak dekat.

Alat angkutan darat modern pada umumnya menggunakan mesin dengan kekuatan dan kemampuan yang berbeda-beda.

Alat transportasi modern terdiri atas kendaraan penumpang dan kendaraan angkutan barang.


MUATAN PPKN (KD.3.4 DAN 4.4)

PENGARUH PERSATUAN DAN KESATUAN TERHADAP DIRI SENDIRI

Salah satu dampak peristiwa persatuan dan kesatuan terhadap diri sendiri adalah munculnya sikap tenggang rasa, dan rasa senasib sepenanggungan. Ketika berbagai pihak bersepakat untuk menyatukan tujuan bersama, setiap anggota akan merasa diuntungkan karena tujuan bersama mereka tercapai.

















 

Kamis, 07 Maret 2024

TEMA 9 SUBTEMA 3 PB 1 DAN 2

By elfida fida - Maret 07, 2024 0 Comments

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 07 MARET 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

A.     TUJUAN PEMBELAJARAN

1.     Dengan membaca bacaan, Peserta didik dapat menentukan persamaan dan perbedaan antara komet dan planet.

2.     Dengan membaca isi surat tentang Tempat Tanpa Bayangan, Peserta didik dapat menentukan unsur-unsur intrinsik cerita dan menceritakan pengalaman pribadi pada saat berada di tempat wisata.

3.     Dengan berdiskusi tentang jenis-jenis patung konstruksi, Peserta didik mencari informasi untuk menganalisis tema, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat patung konstruksi.

TEMA 9                             : MENJELAJAH ANGKASA LUAR

SUBTEMA 3                     : TOKOH PENJELAJAH ANGKASA LUAR

       PEMBELAJARAN           : 1 DAN 2

MUATAN IPA (KD.3.7 DAN 4.7) 

KOMET DAN PLANET

Komet adalah salah satu benda langit menyerupai bintang, tetapi memiliki ekor dan tidak dapat mengeluarkan cahayanya sendiri.

Ketika komet mendekati matahari, materi-materi dalam inti komet akan menguap dan membentuk bola gas kebiru-biruan dengan ekor berwarna putih.

Materi dalam inti komet tersebut terdiri dari debu sepanjang jutaan kilometer. Oleh karena itu, orang Yunani menyebut komet sebagai si rambut panjang. Dalam bahasa Yunani, komet disebut kometes, di mana kata tersebut merupakan asal kata dari komet.

Selain komet komet, semua benda langit juga turut mengitari matahari. Benda langit tersebut mengelilingi matahari dalam jalurnya masing-masing yang disebut sebagai orbit.

Berdasarkan orbit bumi terhadap matahari, terdapat beberapa planet yang berada di dalam orbit bumi. Planet-planet dalam orbit bumi tersebut disebut dengan planet inferior, yaitu Merkurius dan Venus.

Sementara itu, planet-planet yang berada di luar orbit bumi disebut planet superior, yang terdiri dari Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Perbedaan yang paling menonjol antara komet dan planet ialah:

1. Komet

Komet memiliki orbit berbentuk parabola yang lebih lonjong dan panjang. Penyusun utama komet adalah batuan dan air. Inti dari komet terbungkus dalam surai gas dan debu. Selain itu, komet memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan planet dan ekornya akan muncul keluar saat mendekati matahari. Contohnya Halley, Hale Bopp, Mellish, Ikeya Seki, dan lainnya.

2. Planet

Planet orbitnya berbentuk elips dan lebih pendek. Penyusun utama planet terdiri dari batuan dan gas. Inti bumi terbungkus selimut bumi yang merupakan batuan padat. Ukuran planet lebih besar daripada komet dan ekornya tidak muncul ketika mendekati matahari. Contohnya Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

3. Persamaan komet dan planet

3. Persamaan komet planet
commons.wikimedia.org

Baik komet dan planet juga memiliki beberapa persamaan, yakni keduanya sama-sama merupakan benda langit yang mengorbit matahari. Tidak hanya itu, komet dan planet juga merupakan anggota di tata surya, memantulkan cahaya matahari, dan sama-sama memiliki inti.

4. Pengelompokan sistem tata surya dan cara membedakannya?

4. Pengelompokan sistem tata surya cara membedakannya
Pexels/alex-andrews-271121

Adapun pengelompokan sistem tata surya terbagi menjadi empat bagian. Keempat pengelompokan tersebut juga dapat dibedakan.

Pengelompokan sistem tata surya dan cara membedakannya adalah sebagai berikut.

1. Pengelompokan planet berdasarkan lintasan asteroid sebagai pembatasnya

Berdasarkan pengelompokan planet lintasan asteroid sebagai pembatasnya, planet di tata surya dibagi menjadi dua kelompok, yaitu planet dalam dan planet luar.

Planet dalam adalah planet-planet yang orbitnya ada di dalam lintasan asteroid, seperti Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sementara planet liar adalah planet-planet yang orbitnya ada di luar lintasan asteroid, misalnya, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

2. Pengelompokan planet berdasarkan Bumi sebagai pembatasnya

Pengelompokan berdasarkan bumi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu planet inferior dan planet superior.

Planet inferior merupakan planet-planet yang orbitnya di antara matahari hingga bumi. Contohnya, Merkurius dan Venus. Sementara planet superior ialah planet-planet yang orbitnya jauh dari matahari dan di luar bumi, sepeti Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

3. Pengelompokan planet berdasarkan ukuran dan komposisi penyusunnya

Menurut pengelompokan berdasarkan ukuran dan komposisi penyusunnya, terdapat dua kelompok planet di tata surya, yakni planet kebumian dan planet raksasa.

Planet kebumian merupakan planet yang setidaknya memiliki ukuran dan bahan penyusun (bebatuan) yang hampir sama dengan bumi, misalnya Merkurius Venus, Bumi, dan Mars.

Sedangkan planet raksasa, planet-planet ini memiliki ukuran besar dan bahan penyusunnya (es dan hidrogen) yang hampir serupa. Yang termasuk ke dalam planet raksasa adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

MUATAN BAHASA INDONESIA (KD. 3.10 DAN 4.10)

UNSUR-UNSUR INTRINSIK DALAM CERITA

Unsur intrinsik cerpen penting untuk membangunnya kisah karena asalnya dari dalam cerita itu sendiri. Ada tema, alur, tokoh, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat.

Simaklah vieo pembelajaran di bawah ini :




 MUATAN SBDP (KD.3.4 DAN 4.4)

BAHAN MEMBUAT PATUNG KONTRUKSI

Teknik Konstruksi: Teknik konstruksi adalah teknik pengerjaan patung dengan cara menempelkan bagian yang satu dengan yang lain sedikit demi sedikit sehingga menjadi karya seni patung. Bahan yang digunakan bervariasi, biasanya adalah bahan tanah liat, lilin, bubur kertas, dan logam. 

Pada pembuatan patung dengan teknik konstruksi ini, bahan-bahan yang lazim digunakan antara lain adalah pasir, semen, besi, plastisin, kawat, bubur kertas dan masih banyak lagi lainnya


 Latihan soal:

Kerjakan latihan pada buku BUPENA hal 155 buat di buku latihan!

 

Rabu, 06 Maret 2024

KEGIATAN WISUDA TAHFIDZ DI GEDUNG MALAHAYATI

By elfida fida - Maret 06, 2024 0 Comments

 

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI RABU TANGGAL 28 FEBRUARI 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

 Peserta didik melaksanakan kegiatan Wisuda Tahfidz di Gedung Malahayati.

MATEMATIKA

CLASS IV.B SD AL AZHAR 2   ➕ Memahami Soal Cerita Matematika dan Menyelesaikan Masalah Penjumlahan sampai 1.000 Hari/Tanggal:  Jumat, 28 Agu...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea