Kamis, 12 Februari 2026

PENDIDIKAN PANCASILA

By elfida fida - Februari 12, 2026 1 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI JUMAT TANGGAL 13 FEBRUARI 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

    Murid mampu mengidentifikasi dan menyajikan berbagai bentuk keberagaman suku bangsa, sosial budaya di lingkungan sekitar.

MATERI AJAR: KEBERAGAMAN SUKU BANGSA

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian suku bangsa

  2. Menyebutkan contoh suku bangsa di Indonesia

  3. Menjelaskan bentuk-bentuk keberagaman suku bangsa

  4. Menunjukkan sikap menghargai keberagaman suku bangsa


B. Pengertian Suku Bangsa

Suku bangsa adalah kelompok masyarakat yang memiliki ciri khas yang sama, seperti:

  • Bahasa daerah

  • Adat istiadat

  • Budaya

  • Kesenian

  • Sistem kekerabatan

Indonesia memiliki ratusan suku bangsa karena wilayahnya luas dan terdiri dari banyak pulau.


C. Contoh Suku Bangsa di Indonesia

Beberapa contoh suku bangsa di Indonesia antara lain:

  • Suku Jawa (Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta)

  • Suku Sunda (Jawa Barat)

  • Suku Batak (Sumatra Utara)

  • Suku Minangkabau (Sumatra Barat)

  • Suku Bugis (Sulawesi Selatan)

  • Suku Dayak (Kalimantan)

  • Suku Asmat (Papua)

Setiap suku bangsa memiliki keunikan budaya masing-masing.


D. Bentuk Keberagaman Suku Bangsa

Keberagaman suku bangsa dapat dilihat dari:

  1. Bahasa daerah (Bahasa Jawa, Sunda, Batak, dll.)

  2. Rumah adat (Rumah Joglo, Rumah Gadang, Honai, dll.)

  3. Pakaian adat

  4. Tarian daerah

  5. Upacara adat


E. Manfaat Keberagaman Suku Bangsa

Keberagaman suku bangsa memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Menambah kekayaan budaya bangsa

  • Menumbuhkan sikap toleransi

  • Mempererat persatuan dan kesatuan

  • Menjadi identitas bangsa Indonesia


F. Sikap Menghargai Keberagaman

Sebagai pelajar, sikap yang dapat kita lakukan adalah:

  • Menghormati adat dan budaya suku lain

  • Tidak mengejek perbedaan

  • Berteman dengan siapa saja tanpa membedakan suku

  • Bangga terhadap budaya Indonesia


G. Kesimpulan

Indonesia adalah negara yang kaya akan suku bangsa. Keberagaman tersebut harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan toleransi, sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA

 KELAS IV

- LCD

- GAMBAR

- VIDEO

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, Discovery Learning

 REFLEKSI/KESIMPULAN:

Rabu, 11 Februari 2026

IPAS, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Februari 11, 2026 1 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 12 FEBRUARI 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Melalui membaca teks “Kuat untuk Melindungi”, peserta didik dapat memahami isi Laporan Hasil Wawancara dengan baik.

MATERIN AJAR: MEMBUAT HASIL LAPORAN WAWANCARA

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian wawancara

  2. Menyebutkan tujuan wawancara

  3. Menjelaskan struktur laporan hasil wawancara

  4. Menulis laporan hasil wawancara dengan bahasa yang baik dan benar


B. Pengertian Wawancara

Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara pewawancara dan narasumber untuk memperoleh informasi atau data mengenai suatu topik tertentu.


C. Tujuan Wawancara

Tujuan dilakukannya wawancara antara lain:

  • Menggali informasi secara langsung

  • Mendapatkan data yang akurat

  • Mengetahui pendapat atau pengalaman seseorang

  • Menyusun laporan berdasarkan fakta


D. Struktur Laporan Hasil Wawancara

Laporan hasil wawancara disusun secara sistematis dengan struktur sebagai berikut:

  1. Judul
    Menunjukkan topik wawancara

  2. Pendahuluan
    Berisi latar belakang, tujuan wawancara, waktu dan tempat wawancara, serta identitas narasumber

  3. Isi
    Berisi hasil wawancara yang disajikan dalam bentuk paragraf, bukan tanya jawab

  4. Penutup
    Berisi kesimpulan dari hasil wawancara dan saran (jika diperlukan)


E. Langkah-langkah Membuat Laporan Hasil Wawancara

  1. Menentukan topik dan narasumber

  2. Menyusun daftar pertanyaan

  3. Melaksanakan wawancara

  4. Mencatat atau merekam hasil wawancara

  5. Menyusun laporan sesuai struktur

  6. Menggunakan bahasa yang santun dan efektif


F. Contoh Laporan Hasil Wawancara

Judul: Wawancara dengan Petugas Perpustakaan

Pendahuluan:
Wawancara ini dilakukan untuk mengetahui peran perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa. Wawancara dilaksanakan pada hari Senin, 5 Februari 2026, di Perpustakaan Sekolah. Narasumber dalam wawancara ini adalah Bapak Andi selaku petugas perpustakaan.

Isi:
Berdasarkan hasil wawancara, perpustakaan sekolah memiliki berbagai koleksi buku pelajaran dan bacaan umum. Petugas perpustakaan menjelaskan bahwa minat baca siswa terus meningkat karena adanya program membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Selain itu, perpustakaan juga menyediakan ruang yang nyaman sehingga siswa betah membaca.

Penutup:
Dapat disimpulkan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca siswa. Program-program yang dilaksanakan sangat membantu siswa dalam membiasakan diri membaca.


G. Ciri-ciri Laporan Hasil Wawancara yang Baik

  • Berdasarkan fakta

  • Disusun secara runtut dan sistematis

  • Menggunakan bahasa baku

  • Tidak memuat pendapat pribadi penulis


H. Latihan

  1. Tentukan satu narasumber di lingkungan sekolah atau rumah!

  2. Buat minimal 5 pertanyaan wawancara!

  3. Susun laporan hasil wawancara berdasarkan struktur yang telah dipelajari!


I. Kesimpulan

Laporan hasil wawancara merupakan tulisan yang berisi informasi dari narasumber yang disusun secara sistematis. Dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa yang tepat, laporan dapat dibuat dengan baik dan mudah dipahami.

MATA PELAJARAN IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

Murid dapat mengidentifikasi ragam bentang alam di Indonesia dan menjelaskan keterkaitannya dengan jenis profesi masyarakat setempat.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Murid mampu mengidentifikasi Jenis profesi masyarakat berdasarkan kondisi geografis.

2. Murid memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

MATERI AJAR: 

Jenis profesi masyarakat berdasarkan kondisi geografis. dan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

A. Jenis Profesi Masyarakat Berdasarkan Kondisi Geografis

1. Pengertian Kondisi Geografis

Kondisi geografis adalah keadaan alam suatu wilayah yang meliputi bentuk permukaan bumi, iklim, dan sumber daya alam yang tersedia. Kondisi geografis memengaruhi jenis pekerjaan atau profesi masyarakat di suatu daerah.


2. Hubungan Kondisi Geografis dengan Profesi Masyarakat

Masyarakat biasanya memilih pekerjaan yang sesuai dengan potensi alam di wilayah tempat tinggalnya. Hal ini bertujuan agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal.


3. Jenis Profesi Berdasarkan Kondisi Geografis

a. Daerah Pegunungan dan Dataran Tinggi

  • Ciri wilayah: udara sejuk, tanah subur

  • Profesi masyarakat: petani sayur, petani teh, peternak, pekerja kebun

b. Daerah Dataran Rendah

  • Ciri wilayah: tanah datar, mudah dijangkau

  • Profesi masyarakat: petani padi, pedagang, buruh, pegawai

c. Daerah Pantai

  • Ciri wilayah: dekat laut, berair asin

  • Profesi masyarakat: nelayan, pembuat garam, pedagang ikan

d. Daerah Sungai dan Danau

  • Ciri wilayah: banyak sumber air

  • Profesi masyarakat: nelayan air tawar, pembudidaya ikan, petani sawah


B. Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan

1. Pengertian Pengelolaan Sumber Daya Alam Ramah Lingkungan

Pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan adalah cara memanfaatkan sumber daya alam secara bijak tanpa merusak lingkungan, sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.


2. Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Alam Ramah Lingkungan

Pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan sangat penting karena:

  1. Menjaga kelestarian alam
    Sumber daya alam tetap tersedia dan tidak cepat habis.

  2. Mencegah kerusakan lingkungan
    Mengurangi terjadinya banjir, pencemaran, dan tanah longsor.

  3. Menjaga keseimbangan ekosistem
    Manusia, hewan, dan tumbuhan dapat hidup harmonis.

  4. Menjamin kehidupan generasi mendatang
    Anak cucu dapat menikmati sumber daya alam yang sama.


3. Contoh Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan

  • Menanam kembali pohon setelah penebangan

  • Menghemat air dan listrik

  • Tidak membuang sampah sembarangan

  • Menggunakan sumber daya alam sesuai kebutuhan


C. Kesimpulan

Kondisi geografis memengaruhi jenis profesi masyarakat. Oleh karena itu, sumber daya alam harus dikelola secara ramah lingkungan agar tetap lestari dan dapat menunjang kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- BAJU PROFESI

- GAMBAR

METODE PEMBELAJARAN:

- Diskusi kelompok, tanya jawab, PBL, Ceramah

Reflleksi kegiatan pembelajaran hari ini :

Selasa, 10 Februari 2026

IPAS DAN SENI RUPA

By elfida fida - Februari 10, 2026 1 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI RABU TANGGAL 11 FEBRUARI 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL SENI RUPA

TUJUAN PEMBELAJARAN

Murid dapat  Menjelaskan karakteristik alat dan bahan yang ada di lingkungan sekitar yang dapat digunakan untuk berkarya.

MATERI AJAR: JENIS ALAT SENI RUPA BAHAN AlAM DAN BUATAN

A. Pengertian Alat dan Bahan Seni Rupa

Alat dan bahan seni rupa adalah segala sesuatu yang digunakan untuk membuat karya seni rupa, seperti gambar, lukisan, kolase, atau kerajinan.

  • Alat seni rupa: benda yang digunakan untuk membantu proses berkarya.

  • Bahan seni rupa: benda yang digunakan sebagai media utama dalam berkarya.


B. Bahan Alam

Bahan alam adalah bahan yang berasal dari alam dan dapat digunakan untuk membuat karya seni rupa.

Contoh Bahan Alam dalam Seni Rupa:

  1. Daun → kolase, cetak daun

  2. Biji-bijian (jagung, kacang hijau, beras) → kolase

  3. Kayu → ukiran, kerajinan

  4. Batu → lukisan batu, mozaik

  5. Tanah liat → patung, gerabah

  6. Pasir → lukisan pasir

  7. Kulit kerang → hiasan dan kolase

Kelebihan Bahan Alam:

  • Mudah ditemukan

  • Ramah lingkungan

  • Memberikan kesan alami pada karya


C. Bahan Buatan

Bahan buatan adalah bahan yang dibuat oleh manusia melalui proses tertentu dan digunakan dalam berkarya seni rupa.

Contoh Bahan Buatan dalam Seni Rupa:

  1. Kertas (HVS, karton, origami)

  2. Cat air, cat poster, cat minyak

  3. Pensil, krayon, spidol

  4. Plastisin / clay buatan

  5. Plastik dan sedotan

  6. Kain flanel

  7. Kardus

Kelebihan Bahan Buatan:

  • Mudah dibentuk

  • Warna lebih beragam

  • Tahan lama


D. Contoh Alat Seni Rupa

Berikut beberapa alat yang sering digunakan dalam seni rupa:

  • Pensil → membuat sketsa

  • Kuas → melukis

  • Gunting → memotong bahan

  • Lem → merekatkan bahan

  • Palet → tempat mencampur cat

  • Penggaris → membuat garis lurus


E. Perbedaan Bahan Alam dan Bahan Buatan

Bahan AlamBahan Buatan
Berasal dari alamDibuat oleh manusia
Contoh: daun, batuContoh: kertas, cat
Ramah lingkunganLebih awet
Tekstur alamiWarna bervariasi

F. Contoh Kegiatan Pembelajaran

  1. Membuat kolase dari daun kering

  2. Melukis menggunakan pewarna alami

  3. Membuat karya 3D dari tanah liat

  4. Membuat hiasan dari kardus bekas


G. Kesimpulan

Bahan alam dan bahan buatan dapat digunakan dalam seni rupa. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Dengan memanfaatkan berbagai bahan, kita dapat menciptakan karya seni yang indah, kreatif, dan bernilai seni.

MATA PELAJARAN IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

Murid dapat mengidentifikasi ragam bentang alam di Indonesia dan menjelaskan keterkaitannya dengan jenis profesi masyarakat setempat.

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Murid mampu mengidentifikasi Jenis profesi masyarakat berdasarkan kondisi geografis.

2. Murid memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

MATERI AJAR: Jenis profesi masyarakat berdasarkan kondisi geografis. dan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

A. Jenis Profesi Masyarakat Berdasarkan Kondisi Geografis

1. Pengertian Kondisi Geografis

Kondisi geografis adalah keadaan alam suatu wilayah yang meliputi bentuk permukaan bumi, iklim, dan sumber daya alam yang tersedia. Kondisi geografis memengaruhi jenis pekerjaan atau profesi masyarakat di suatu daerah.


2. Hubungan Kondisi Geografis dengan Profesi Masyarakat

Masyarakat biasanya memilih pekerjaan yang sesuai dengan potensi alam di wilayah tempat tinggalnya. Hal ini bertujuan agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal.


3. Jenis Profesi Berdasarkan Kondisi Geografis

a. Daerah Pegunungan dan Dataran Tinggi

  • Ciri wilayah: udara sejuk, tanah subur

  • Profesi masyarakat: petani sayur, petani teh, peternak, pekerja kebun

b. Daerah Dataran Rendah

  • Ciri wilayah: tanah datar, mudah dijangkau

  • Profesi masyarakat: petani padi, pedagang, buruh, pegawai

c. Daerah Pantai

  • Ciri wilayah: dekat laut, berair asin

  • Profesi masyarakat: nelayan, pembuat garam, pedagang ikan

d. Daerah Sungai dan Danau

  • Ciri wilayah: banyak sumber air

  • Profesi masyarakat: nelayan air tawar, pembudidaya ikan, petani sawah


B. Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan

1. Pengertian Pengelolaan Sumber Daya Alam Ramah Lingkungan

Pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan adalah cara memanfaatkan sumber daya alam secara bijak tanpa merusak lingkungan, sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.


2. Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Alam Ramah Lingkungan

Pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan sangat penting karena:

  1. Menjaga kelestarian alam
    Sumber daya alam tetap tersedia dan tidak cepat habis.

  2. Mencegah kerusakan lingkungan
    Mengurangi terjadinya banjir, pencemaran, dan tanah longsor.

  3. Menjaga keseimbangan ekosistem
    Manusia, hewan, dan tumbuhan dapat hidup harmonis.

  4. Menjamin kehidupan generasi mendatang
    Anak cucu dapat menikmati sumber daya alam yang sama.


3. Contoh Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan

  • Menanam kembali pohon setelah penebangan

  • Menghemat air dan listrik

  • Tidak membuang sampah sembarangan

  • Menggunakan sumber daya alam sesuai kebutuhan


C. Kesimpulan

Kondisi geografis memengaruhi jenis profesi masyarakat. Oleh karena itu, sumber daya alam harus dikelola secara ramah lingkungan agar tetap lestari dan dapat menunjang kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA

 KELAS IV

- LCD

- BOTOL PLASTIK BEKAS

- LEM

- KERTAS WARNA

- GUNTING

- GAMBAR

*METODE PEMBELAJARAN:

- Penugasan, tanya jawab, PBL, Ceramah

Reflleksi kegiatan pembelajaran hari ini :

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik di mana hari ini anak-anak belajar tentang kondisi geografis untuk mata pencaharian dan teks wawancara dalam hal ini anak-anak melakukan wawancara sesama temannya di kelas kemudian menulis apa yang mereka bicarakan dengan menggunakan panduan-panduan yang telah murid buat.

PENDIDIKAN PANCASILA

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI JUMAT TANGGAL 13 FEBRUARI 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualai...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea