GURU KELAS IV.B: ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 08 OKTOBER 2026
KELAS 4 SEMESTER GANJIL
SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
Assalamualaikum wr wb
GURU KELAS IV.B: ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 08 OKTOBER 2026
KELAS 4 SEMESTER GANJIL
SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
RABU, 06 OKTOBER 2026
Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: IPAS
Hari, Tanggal: Rabu, 06 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Suamtif Harian Ke-3
Pertemuan ke: 7
Peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggalnya, memahami letak suatu wilayah menggunakan peta sederhana maupun peta digital, serta menunjukkan kemampuan mengidentifikasi wilayah kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya.
Peserta didik dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.
KISI-KISI
SOAL BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM
Keterangan level kognitif: C1 = Mengingat, C2 = Memahami, C3
= Menerapkan, C4 = Menganalisis, C5 = Mengevaluasi, C6 = Mencipta.
|
No. |
Materi/Kompetensi |
Indikator Soal |
Level Bloom |
Bentuk |
No. Soal |
|
1 |
Pengertian peta |
Peserta didik dapat
menyebutkan pengertian peta. |
C1 – Mengingat |
PG |
1 |
|
2 |
Komponen peta |
Peserta didik dapat
menjelaskan fungsi judul peta. |
C2 – Memahami |
PG |
2 |
|
3 |
Komponen peta |
Peserta didik dapat
menentukan komponen yang menjelaskan arti simbol. |
C1 – Mengingat |
PG |
3 |
|
4 |
Arah mata angin |
Peserta didik dapat
menentukan arah berdasarkan posisi suatu tempat. |
C3 – Menerapkan |
PG |
4 |
|
5 |
Peta konvensional |
Peserta didik dapat
mengidentifikasi letak kabupaten/kota pada peta konvensional berdasarkan
informasi wilayah. |
C3 – Menerapkan |
PG |
5 |
|
6 |
Peta konvensional |
Peserta didik dapat
menentukan provinsi tempat tinggal berdasarkan peta wilayah. |
C3 – Menerapkan |
PG |
6 |
|
7 |
Peta digital |
Peserta didik dapat
menjelaskan langkah menggunakan peta digital untuk mencari lokasi. |
C2 – Memahami |
PG |
7 |
|
8 |
Peta digital |
Peserta didik dapat memilih
tindakan yang tepat untuk menemukan lokasi pada peta digital. |
C3 – Menerapkan |
PG |
8 |
|
9 |
Kabupaten/kota dan provinsi |
Peserta didik dapat
menganalisis hubungan kabupaten/kota dengan provinsi berdasarkan informasi
lokasi. |
C4 – Menganalisis |
PG |
9 |
|
10 |
Peta digital |
Peserta didik dapat
menentukan informasi wilayah dari hasil pencarian lokasi digital. |
C3 – Menerapkan |
PG |
10 |
|
11 |
Komponen peta |
Peserta didik dapat
menjelaskan fungsi skala dan legenda. |
C2 – Memahami |
Uraian |
11 |
|
12 |
Peta konvensional |
Peserta didik dapat
menjelaskan cara menunjukkan kabupaten/kota dan provinsi pada peta
konvensional. |
C3 – Menerapkan |
Uraian |
12 |
|
13 |
Peta digital |
Peserta didik dapat
menguraikan langkah mencari lokasi menggunakan peta digital. |
C3 – Menerapkan |
Uraian |
13 |
|
14 |
Letak wilayah |
Peserta didik dapat
menganalisis informasi untuk menentukan kabupaten/kota dan provinsi suatu
lokasi. |
C4 – Menganalisis |
Uraian |
14 |
|
15 |
Peta dan pemanfaatannya |
Peserta didik dapat menilai
pentingnya mengetahui letak wilayah dan memberikan alasan. |
C5 – Mengevaluasi |
Uraian |
15 |
Isian/Uraian – 5 Soal
1. Jelaskan pengertian peta dan sebutkan empat komponen
peta yang kamu ketahui.
Jawab:
________________________________________________________________
______________________________________________________________________
2. Jelaskan bagaimana cara menunjukkan letak kabupaten/kota
dan provinsi tempat tinggalmu pada peta konvensional.
Jawab:
________________________________________________________________
______________________________________________________________________
3. Tuliskan langkah-langkah menggunakan peta digital untuk
mencari suatu lokasi.
Jawab:
________________________________________________________________
______________________________________________________________________
4. Perhatikan situasi berikut: Andi menemukan lokasi
rumahnya pada peta digital. Hasil pencarian menunjukkan bahwa rumah Andi berada
di Kabupaten Z, Provinsi W. Jelaskan hubungan Kabupaten Z dengan Provinsi W dan
bagaimana Andi dapat memastikan informasi tersebut.
Jawab:
________________________________________________________________
______________________________________________________________________
5. Menurut pendapatmu, mengapa kemampuan mengetahui letak
kabupaten/kota dan provinsi menggunakan peta konvensional maupun peta digital
penting dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan alasanmu.
Jawab:
________________________________________________________________
______________________________________________________________________
RABU, 07 OKTOBER 2026
Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal: Rabu, 07 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Menerapkan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Sekolah
Pertemuan ke: 6
Peserta didik mampu mengidentifikasi, membedakan, dan menerapkan hak serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah, sekaligus memahami serta mematuhi norma kesopanan dan norma hukum di lingkungan keluarga dan sekolah secara mendalam.
Peserta didik mampu mengidentifikasi, membedakan, dan menerapkan hak serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah, sekaligus memahami serta mematuhi norma kesopanan dan norma hukum di lingkungan keluarga dan sekolah secara mendalam.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Peserta didik menyadari bahwa sebagai warga sekolah mereka memiliki hak yang harus diterima dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Peserta didik mengamati perilaku sehari-hari di sekolah dan memahami bahwa penggunaan hak harus disertai dengan pelaksanaan kewajiban secara bertanggung jawab.
Peserta didik memahami bahwa sekolah merupakan lingkungan bersama yang memiliki aturan. Dengan melaksanakan kewajiban dan menghargai hak orang lain, suasana sekolah menjadi tertib, aman, nyaman, dan menyenangkan.
Peserta didik belajar melalui kegiatan mengamati gambar atau situasi di sekolah, bermain peran, berdiskusi dalam kelompok, mengelompokkan contoh hak dan kewajiban, mengerjakan LKPD, serta mempresentasikan hasil diskusi dengan percaya diri.
Model: Problem Based Learning (PBL)
Metode: Tanya jawab, pengamatan, diskusi kelompok, bermain peran, penugasan, presentasi, dan refleksi.
Buku Pendidikan Pancasila, gambar kegiatan di sekolah, kartu hak dan kewajiban, LKPD, papan tulis, kartu situasi, lingkungan sekolah, dan video pembelajaran jika tersedia.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak hebat kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Aamiin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama dan membaca basmalah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat.
Guru menunjukkan gambar atau menceritakan situasi tentang kegiatan peserta didik di sekolah.
Guru memberikan pertanyaan pemantik:
"Anak-anak, apa saja yang menjadi hak kalian di sekolah?"
"Apa saja kewajiban yang harus kalian lakukan sebagai siswa?"
"Apakah kita boleh menuntut hak tetapi tidak melaksanakan kewajiban?"
"Apa yang terjadi jika semua siswa tidak menaati aturan sekolah?"
Guru bertanya:
Guru menjelaskan:
"Hari ini kita akan belajar tentang hak dan kewajiban sebagai warga sekolah. Kita akan belajar bagaimana menggunakan hak dengan baik serta melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab."
Guru juga menjelaskan bahwa setiap hak yang diterima harus diimbangi dengan kewajiban. Sebagai warga sekolah, peserta didik harus menaati aturan dan norma yang berlaku agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan nyaman.
Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau dapatkan.
Sebagai peserta didik, kita memiliki berbagai hak di sekolah.
Contohnya:
Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
Sebagai warga sekolah, peserta didik memiliki berbagai kewajiban.
Contohnya:
Hak adalah sesuatu yang kita terima atau dapatkan.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.
Contoh:
| Hak | Kewajiban |
|---|---|
| Mendapatkan pembelajaran | Mengikuti pembelajaran dengan tertib |
| Menggunakan fasilitas sekolah | Menjaga fasilitas sekolah |
| Mendapatkan lingkungan yang bersih | Menjaga kebersihan |
| Mendapatkan perlakuan yang baik | Memperlakukan orang lain dengan baik |
| Menyampaikan pendapat | Menyampaikan pendapat dengan sopan |
Hak dan kewajiban tidak hanya perlu diketahui, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh penerapannya:
Norma kesopanan merupakan aturan perilaku yang berkaitan dengan sikap sopan dan menghargai orang lain.
Contoh penerapan norma kesopanan di sekolah:
Norma hukum merupakan aturan yang harus ditaati dan memiliki ketentuan yang mengikat.
Di lingkungan sekolah, peserta didik harus menaati aturan yang telah ditetapkan.
Contohnya:
1. Hak mendapatkan pendidikan
Setiap peserta didik berhak mendapatkan pembelajaran dan bimbingan dari guru.
2. Hak menggunakan fasilitas sekolah
Peserta didik dapat menggunakan fasilitas sekolah untuk mendukung kegiatan belajar sesuai aturan.
3. Hak mendapatkan lingkungan yang aman
Peserta didik berhak belajar dalam suasana yang aman, tertib, dan nyaman.
4. Hak menyampaikan pendapat
Peserta didik dapat menyampaikan pendapat dalam kegiatan pembelajaran dengan cara yang sopan.
1. Mengikuti pembelajaran
Peserta didik wajib mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib dan sungguh-sungguh.
2. Menaati tata tertib
Peserta didik wajib menaati aturan yang berlaku di sekolah.
3. Menjaga kebersihan
Peserta didik wajib menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.
4. Menghormati warga sekolah
Peserta didik wajib menghormati guru, tenaga kependidikan, dan teman.
5. Menjaga fasilitas sekolah
Peserta didik wajib menggunakan dan merawat fasilitas sekolah dengan baik.
Rina ingin belajar di kelas dengan tenang. Namun, beberapa temannya berbicara dengan suara keras.
Hak Rina: mendapatkan suasana belajar yang nyaman.
Kewajiban teman Rina: menjaga ketertiban selama pembelajaran.
Budi menggunakan buku perpustakaan sekolah.
Hak Budi: menggunakan buku untuk belajar.
Kewajiban Budi: menjaga buku dan mengembalikannya sesuai ketentuan.
Siswa menggunakan lapangan sekolah untuk bermain.
Hak siswa: menggunakan fasilitas sekolah.
Kewajiban siswa: menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas.
Guru menyiapkan beberapa kartu berisi pernyataan.
Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk mengelompokkan kartu menjadi HAK dan KEWAJIBAN.
Contoh kartu:
Setelah selesai, setiap kelompok menjelaskan hasil pengelompokannya di depan kelas.
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok mendapatkan satu situasi.
Seorang siswa mendapatkan kesempatan bertanya kepada guru.
Seorang siswa menggunakan fasilitas sekolah tetapi tidak menjaganya.
Beberapa siswa sedang berbicara ketika guru menjelaskan pelajaran.
Seorang siswa melihat sampah berserakan di kelas.
Peserta didik memerankan situasi tersebut dan menunjukkan perilaku yang benar dalam menerapkan hak dan kewajiban.
Tuliskan 5 hak dan 5 kewajibanmu sebagai warga sekolah pada tabel berikut.
| No. | Hak Saya di Sekolah | Kewajiban Saya di Sekolah |
|---|---|---|
| 1. | ................................ | ................................ |
| 2. | ................................ | ................................ |
| 3. | ................................ | ................................ |
| 4. | ................................ | ................................ |
| 5. | ................................ | ................................ |
Kemudian jawab pertanyaan berikut:
1. Sesuatu yang seharusnya kita terima disebut ....
a. kewajiban
b. hak
c. aturan
d. tanggung jawab
2. Salah satu hak peserta didik di sekolah adalah ....
a. menjaga kebersihan
b. menaati tata tertib
c. mendapatkan pembelajaran
d. mengerjakan tugas
3. Salah satu kewajiban peserta didik adalah ....
a. mendapatkan pembelajaran
b. menggunakan fasilitas sekolah
c. mendapatkan perlindungan
d. menaati tata tertib sekolah
4. Ketika menggunakan fasilitas sekolah, kita wajib ....
a. merusaknya
b. menjaganya
c. meninggalkannya
d. mencoret-coretnya
5. Contoh norma kesopanan di sekolah adalah ....
a. berbicara kasar kepada teman
b. mengejek teman
c. berbicara dengan santun
d. mengganggu pembelajaran
6. Sesuatu yang harus kita lakukan disebut ....
7. Salah satu hak siswa di sekolah adalah mendapatkan ....
8. Kita wajib menjaga ... sekolah agar tetap bersih.
9. Ketika berbicara dengan guru, kita harus menggunakan bahasa yang ....
10. Aturan yang harus ditaati oleh seluruh warga sekolah disebut ....
11. Jelaskan pengertian hak!
12. Jelaskan pengertian kewajiban!
13. Sebutkan tiga hak peserta didik di sekolah!
14. Sebutkan tiga kewajiban peserta didik di sekolah!
15. Mengapa hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang?
11. Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau dapatkan.
12. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
13. Contohnya mendapatkan pembelajaran, menggunakan fasilitas sekolah, mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman, serta menyampaikan pendapat dengan sopan.
14. Contohnya menaati tata tertib, mengikuti pembelajaran dengan tertib, menjaga kebersihan, menghormati guru dan teman, serta menjaga fasilitas sekolah.
15. Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang agar kehidupan di sekolah berjalan tertib, aman, nyaman, dan setiap orang dapat saling menghargai.
Hak merupakan sesuatu yang seharusnya diterima, sedangkan kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Sebagai warga sekolah, peserta didik memiliki hak untuk mendapatkan pembelajaran, menggunakan fasilitas sekolah, mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman, serta menyampaikan pendapat dengan sopan.
Di sisi lain, peserta didik memiliki kewajiban untuk mengikuti pembelajaran dengan tertib, menaati tata tertib, menjaga kebersihan, menghormati guru dan teman, serta merawat fasilitas sekolah.
Dengan menerapkan hak dan kewajiban secara seimbang serta mematuhi norma kesopanan dan norma hukum/aturan yang berlaku, peserta didik dapat menjadi warga sekolah yang disiplin, bertanggung jawab, santun, dan peduli terhadap lingkungan sekolah.
SELASA, 06 OKTOBER 2026
Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: IPAS
Hari, Tanggal: Selasa, 06 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Proyek Membuat Peta Sederhana Wilayah Tempat Tinggal
Pertemuan ke: 6
Peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggalnya, memahami letak suatu wilayah menggunakan peta sederhana maupun peta digital, serta menunjukkan kemampuan mengidentifikasi wilayah kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya.
Peserta didik dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Murid mengamati peta dengan teliti dan menyadari bahwa setiap wilayah memiliki letak yang berbeda. Murid memperhatikan nama kabupaten/kota, provinsi, jalan, sungai, sekolah, dan tempat penting lainnya yang terdapat pada peta.
Murid memahami bahwa peta sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk mengetahui lokasi suatu tempat, mencari arah perjalanan, mengenali wilayah tempat tinggal, serta mengetahui hubungan antara kabupaten/kota dengan provinsinya.
Murid belajar melalui kegiatan mengamati peta, mencari lokasi tempat tinggal menggunakan peta digital, berdiskusi dalam kelompok, menggambar peta sederhana, menggunakan simbol dan warna, serta mempresentasikan hasil karya di depan kelas.
Model: Project Based Learning (PjBL)
Metode: Tanya jawab, pengamatan, demonstrasi, diskusi kelompok, praktik, penugasan proyek, presentasi, dan refleksi.
Peta Indonesia, peta provinsi, peta kabupaten/kota, peta lingkungan sekitar, peta digital, LKPD, kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, pensil warna/spidol, gambar simbol peta, papan tulis, dan perangkat digital jika tersedia.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak hebat kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Aamiin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama dan membaca basmalah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat.
Guru menunjukkan sebuah peta kepada peserta didik.
Guru memberikan pertanyaan pemantik:
"Anak-anak, siapa yang tahu kita tinggal di kabupaten/kota apa?"
"Kita tinggal di provinsi apa?"
"Bagaimana cara kita mengetahui letak tempat tinggal kita pada peta?"
Guru dapat menunjukkan peta konvensional atau membuka peta digital.
Guru bertanya:
Guru menjelaskan:
"Hari ini kita akan belajar mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal kita. Setelah itu, kita akan membuat proyek peta sederhana wilayah tempat tinggal."
Guru menyampaikan bahwa peta tidak harus selalu dibuat secara rumit. Peta sederhana dapat dibuat dengan menggambarkan tempat-tempat penting menggunakan simbol dan keterangan.
Peta adalah gambaran suatu wilayah yang dibuat pada bidang datar dengan menggunakan simbol dan keterangan tertentu sehingga dapat memberikan informasi tentang lokasi suatu tempat.
Peta dapat membantu kita mengetahui:
Secara sederhana, peta yang digunakan dalam pembelajaran dapat berupa:
Peta konvensional adalah peta yang dibuat atau dicetak pada media seperti kertas.
Contohnya:
Peta digital adalah peta yang dapat dilihat menggunakan perangkat elektronik seperti komputer, tablet, atau telepon pintar.
Peta digital dapat membantu kita mencari lokasi suatu tempat dengan lebih mudah.
Beberapa unsur penting dalam peta antara lain:
Arah mata angin membantu kita mengetahui posisi suatu tempat.
Arah utama terdiri atas:
Contoh:
Jika sekolah berada di sebelah timur rumah, maka pada peta sekolah dapat digambarkan di sebelah kanan rumah dengan memperhatikan arah utara sebagai acuan.
Setiap tempat tinggal berada dalam suatu wilayah administrasi.
Urutan wilayah dapat dipahami secara sederhana:
Tempat tinggal → Desa/Kelurahan → Kecamatan → Kabupaten/Kota → Provinsi
Peserta didik dapat menggunakan peta untuk menemukan:
Pada proyek ini peserta didik membuat gambaran sederhana wilayah tempat tinggal.
Peta dapat memuat beberapa tempat penting, misalnya:
Peserta didik tidak perlu menggambar wilayah secara sangat detail. Yang terpenting adalah letak relatif tempat, simbol, nama tempat, arah mata angin, dan keterangan peta dapat dipahami.
Peserta didik menentukan wilayah tempat tinggal yang akan digambarkan.
Contoh:
"Peta Sederhana Lingkungan Tempat Tinggalku."
Peserta didik mengamati peta konvensional atau peta digital untuk mengetahui letak wilayah dan tempat-tempat penting.
Peserta didik memilih beberapa tempat yang akan dimasukkan ke dalam peta.
Contoh:
Peserta didik membuat rancangan sederhana menggunakan pensil.
Peserta didik menggambar peta pada kertas gambar dengan memperhatikan:
Peserta didik memberikan warna agar peta lebih menarik dan mudah dibaca.
Peserta didik memeriksa kembali apakah:
Peserta didik mempresentasikan hasil peta sederhana di depan kelas.
Peserta didik menjelaskan:
Buatlah sebuah peta sederhana wilayah tempat tinggalmu!
1. Alat yang digunakan untuk mengetahui letak suatu wilayah adalah ....
a. Kalender
b. Peta
c. Jam
d. Buku tulis
2. Tempat tinggal kita berada dalam suatu wilayah ....
a. provinsi
b. sekolah
c. kelas
d. halaman
3. Tanda yang digunakan untuk menunjukkan suatu objek pada peta disebut ....
a. simbol
b. paragraf
c. angka
d. kalimat
4. Keterangan mengenai simbol-simbol pada peta disebut ....
a. judul
b. legenda
c. warna
d. garis
5. Arah mata angin yang menunjukkan bagian atas peta pada umumnya adalah ....
a. Selatan
b. Barat
c. Utara
d. Timur
6. Gambaran suatu wilayah pada bidang datar disebut ....
7. Peta yang dapat digunakan melalui perangkat elektronik disebut peta ....
8. Wilayah kabupaten/kota berada di dalam wilayah ....
9. Tanda yang digunakan untuk menunjukkan tempat tertentu pada peta disebut ....
10. Empat arah mata angin utama adalah ..., ..., ..., dan ....
11. Apa manfaat peta dalam kehidupan sehari-hari?
12. Sebutkan tiga unsur yang terdapat dalam peta!
13. Apa perbedaan peta konvensional dan peta digital?
14. Mengapa arah mata angin penting dalam membuat peta?
15. Jelaskan langkah-langkah membuat peta sederhana wilayah tempat tinggalmu!
11. Peta bermanfaat untuk mengetahui letak dan posisi suatu wilayah atau tempat serta membantu menentukan arah perjalanan.
12. Contohnya judul peta, simbol, legenda, arah mata angin, dan nama tempat.
13. Peta konvensional biasanya dibuat atau dicetak pada media seperti kertas, sedangkan peta digital dapat dilihat menggunakan perangkat elektronik.
14. Arah mata angin membantu menunjukkan posisi suatu tempat sehingga peta lebih mudah dipahami.
15. Langkahnya yaitu menentukan wilayah, mengamati peta, menentukan tempat penting, membuat rancangan, menggambar peta, menambahkan simbol dan keterangan, memberi warna, memeriksa hasil, kemudian mempresentasikan peta.
Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, lengkapilah kalimat berikut:
Peta merupakan gambaran suatu wilayah yang digunakan untuk menunjukkan letak berbagai tempat. Peta dapat berbentuk konvensional maupun digital.
Dengan menggunakan peta, peserta didik dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya. Peta juga memiliki unsur sederhana seperti judul, simbol, legenda, nama tempat, dan arah mata angin.
Melalui proyek membuat peta sederhana wilayah tempat tinggal, peserta didik dapat belajar secara langsung untuk mengamati lingkungan, menentukan lokasi, menggunakan simbol, memahami arah, dan menyajikan informasi dalam bentuk peta.
Dengan kegiatan ini, peserta didik diharapkan semakin mengenal wilayah tempat tinggalnya serta mampu menggunakan peta untuk membantu menemukan dan menjelaskan lokasi suatu tempat.
Refleksi:
Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik di mana hari ini anak-anak membuat proyek peta daerah tempat tinggalnya dengan diwarnai dalam hal ini anak-anak menggambar peta dengan bagus siswa yang hadir 19 orang yang tidak hadir 3 orang karena sakit..
G URU KELAS IV.B: ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 08 OKTOBER 2026 SUMATIF TENGAH SEMESTER (STS) ...
Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea