Rabu, 30 September 2026

BAHASA INDONESIA

By elfida fida - September 30, 2026 5 Comments

 KAMIS, 01 OKTOBER 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Kamis, 01 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Memahami Teks Petunjuk Rambu Lalu Lintas dan Pentingnya Menaatinya
Pertemuan ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

📋 Perangkat Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks narasi atau informatif yang dibaca, menjelaskan makna kosakata baru berdasarkan konteks, serta memahami informasi dan pesan yang terdapat dalam teks. Peserta didik mampu menghubungkan informasi yang diperoleh dari bacaan dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami teks petunjuk tentang rambu lalu lintas, memaknai kosakata baru berdasarkan konteks teks, serta menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas dengan tepat.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian teks petunjuk.
  2. Menjelaskan fungsi rambu lalu lintas.
  3. Mengidentifikasi informasi penting dari teks petunjuk tentang rambu lalu lintas.
  4. Mengidentifikasi berbagai macam rambu lalu lintas berdasarkan gambar dan teks.
  5. Menemukan kosakata baru dalam teks yang dibaca.
  6. Memaknai kosakata baru berdasarkan konteks kalimat.
  7. Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas.
  8. Menunjukkan perilaku disiplin dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.
  9. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari teks dengan bahasa sendiri.

Mindful (Berkesadaran)

Murid membaca teks dengan saksama dan mengamati gambar rambu lalu lintas secara teliti. Murid menyadari bahwa setiap rambu memiliki petunjuk dan makna tertentu yang perlu dipahami agar dapat digunakan dengan benar.

Meaningful (Bermakna)

Murid memahami bahwa rambu lalu lintas sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika pergi ke sekolah, berjalan kaki, bersepeda, atau bepergian bersama keluarga, mereka akan menemukan berbagai rambu yang harus dipatuhi untuk menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan.

Joyful (Menyenangkan)

Murid belajar melalui kegiatan membaca teks perjalanan ke sekolah, mengamati gambar rambu lalu lintas, permainan mencocokkan rambu dengan maknanya, menemukan kosakata baru, berdiskusi dalam kelompok, serta bermain peran sebagai pengguna jalan yang disiplin.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Membaca dan memahami teks narasi tentang perjalanan ke sekolah.
  2. Menemukan informasi penting dari teks yang dibaca.
  3. Mengamati berbagai gambar rambu lalu lintas.
  4. Mengidentifikasi makna dan fungsi rambu lalu lintas.
  5. Menemukan kosakata baru dalam teks.
  6. Memaknai kosakata baru berdasarkan konteks kalimat.
  7. Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas.
  8. Menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.
  9. Menyampaikan kembali isi teks dengan bahasa sendiri.

📌 MATERI: MEMAHAMI TEKS PETUNJUK RAMBU LALU LINTAS DAN PENTINGNYA MENAATINYA

Model & Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning & Problem Based Learning

Metode: Membaca, tanya jawab, pengamatan, diskusi kelompok, demonstrasi, permainan edukatif, penugasan, bermain peran, dan presentasi.

Media Pembelajaran

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), teks narasi tentang perjalanan ke sekolah, gambar rambu lalu lintas, kartu kosakata, kartu gambar rambu, papan tulis, video pembelajaran, buku Bahasa Indonesia, dan lingkungan sekitar sekolah.

🌸 Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan selalu bersemangat dalam belajar. Aamiin.

Sebelum memulai pelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama dan basmalah agar ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan.

Anak-anak hebat, siapa di antara kalian yang pergi ke sekolah dengan berjalan kaki?

Siapa yang pergi ke sekolah menggunakan sepeda, sepeda motor, atau kendaraan bersama orang tua?

Ketika kalian berada di jalan, apakah kalian pernah melihat lampu lalu lintas, tanda dilarang parkir, tanda penyeberangan, tanda berhenti, atau rambu lainnya?

Menurut kalian, mengapa rambu-rambu tersebut dipasang di jalan?

Apa yang mungkin terjadi jika pengguna jalan tidak menaati rambu lalu lintas?

Nah, hari ini kita akan belajar tentang teks petunjuk rambu lalu lintas dan pentingnya menaati rambu lalu lintas.

Guru menyampaikan:

"Anak-anak, rambu lalu lintas dibuat untuk memberikan petunjuk, peringatan, larangan, atau informasi kepada pengguna jalan. Dengan memahami makna rambu dan menaati petunjuknya, kita dapat menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab."

Guru menunjukkan beberapa gambar rambu lalu lintas, misalnya:

  • Rambu berhenti.
  • Rambu dilarang parkir.
  • Rambu penyeberangan.
  • Rambu batas kecepatan.
  • Lampu lalu lintas.
  • Rambu peringatan.

Guru bertanya kepada peserta didik:

"Apa arti rambu tersebut?"

"Pernahkah kalian melihat rambu tersebut ketika pergi ke sekolah?"

"Apa yang harus kita lakukan ketika melihat rambu tersebut?"

Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya membaca dan memahami petunjuk yang terdapat dalam teks maupun simbol rambu lalu lintas.

Guru menyampaikan pesan:

"Menjaga keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kita harus memahami aturan dan petunjuk lalu lintas serta membiasakan diri untuk menaati rambu yang kita temui."

Guru membacakan firman Allah SWT:

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan..." (QS. Al-Baqarah: 195)

Guru menjelaskan bahwa kita harus menjaga keselamatan diri dan orang lain. Salah satu caranya adalah menaati aturan keselamatan ketika berada di jalan.

Yuk, kita belajar menjadi pengguna jalan yang disiplin, tertib, dan bertanggung jawab! 🚦🚶‍♀️🚲📚

📖 Ringkasan Materi

A. Pengertian Teks Petunjuk

Teks petunjuk adalah teks yang berisi arahan atau informasi mengenai cara melakukan sesuatu atau tindakan yang perlu dilakukan dalam situasi tertentu.

Teks petunjuk membantu seseorang melakukan sesuatu dengan benar, aman, dan teratur.

Dalam pembelajaran kali ini, teks petunjuk berkaitan dengan rambu lalu lintas.

B. Pengertian Rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas adalah tanda atau simbol yang digunakan untuk memberikan petunjuk, peringatan, larangan, atau informasi kepada pengguna jalan.

Rambu lalu lintas membantu pengguna jalan mengetahui tindakan yang harus dilakukan atau dihindari.

Contohnya:

  • Rambu berhenti.
  • Rambu dilarang parkir.
  • Rambu penyeberangan.
  • Rambu batas kecepatan.
  • Rambu peringatan.
  • Rambu petunjuk arah.

C. Fungsi Rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  1. Memberikan petunjuk kepada pengguna jalan.
  2. Memberikan peringatan tentang kondisi jalan.
  3. Memberikan larangan terhadap tindakan tertentu.
  4. Memberikan informasi kepada pengguna jalan.
  5. Membantu menciptakan ketertiban di jalan.
  6. Mendukung keselamatan pengguna jalan.

D. Jenis-Jenis Petunjuk Rambu Lalu Lintas

1. Rambu Larangan

Rambu larangan memberikan petunjuk bahwa suatu tindakan tidak boleh dilakukan.

Contoh:

Dilarang masuk

Artinya pengguna jalan tidak diperbolehkan memasuki jalan tersebut dari arah yang ditunjukkan.

Dilarang parkir

Artinya pengguna kendaraan tidak diperbolehkan memarkir kendaraan di tempat tersebut.

2. Rambu Peringatan

Rambu peringatan memberikan peringatan kepada pengguna jalan agar berhati-hati terhadap kondisi tertentu.

Contohnya:

  • Peringatan jalan licin.
  • Peringatan tikungan.
  • Peringatan persimpangan.
  • Peringatan adanya penyeberangan.

3. Rambu Petunjuk

Rambu petunjuk memberikan informasi atau menunjukkan arah dan tempat tertentu.

Contohnya:

  • Petunjuk arah.
  • Petunjuk tempat parkir.
  • Petunjuk rumah sakit.
  • Petunjuk tempat penyeberangan.

4. Rambu Perintah

Rambu perintah menunjukkan tindakan yang harus dilakukan oleh pengguna jalan.

Contohnya:

  • Wajib mengikuti arah tertentu.
  • Wajib menggunakan jalur tertentu.
  • Wajib mengikuti petunjuk yang ditampilkan pada rambu.

E. Memahami Teks tentang Perjalanan ke Sekolah

Bacalah teks berikut dengan saksama!

Perjalanan Rani ke Sekolah

Setiap pagi Rani pergi ke sekolah bersama ayahnya. Mereka menggunakan sepeda motor dan selalu memakai perlengkapan keselamatan. Dalam perjalanan, Rani melihat berbagai rambu lalu lintas.

Ketika mendekati persimpangan, mereka melihat lampu lalu lintas berwarna merah. Ayah Rani berhenti di belakang garis yang telah ditentukan. Setelah lampu berubah menjadi hijau, mereka melanjutkan perjalanan.

Di dekat sekolah terdapat rambu penyeberangan. Rani melihat beberapa siswa menyeberang di tempat yang telah disediakan. Rani memahami bahwa rambu tersebut membantu pejalan kaki menyeberang dengan lebih tertib.

Rani senang melihat pengguna jalan yang menaati aturan. Menurut Rani, menaati rambu lalu lintas merupakan bentuk sikap disiplin dan tanggung jawab. Dengan menaati aturan, perjalanan menjadi lebih tertib dan keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjaga.

F. Menemukan Informasi dari Teks

Setelah membaca teks "Perjalanan Rani ke Sekolah", kita dapat menemukan informasi berikut:

  1. Rani pergi ke sekolah bersama ayahnya.
  2. Rani melihat berbagai rambu lalu lintas.
  3. Ayah Rani berhenti ketika lampu lalu lintas berwarna merah.
  4. Mereka melanjutkan perjalanan ketika lampu berubah menjadi hijau.
  5. Di dekat sekolah terdapat rambu penyeberangan.
  6. Menaati rambu lalu lintas merupakan bentuk disiplin dan tanggung jawab.
  7. Rambu lalu lintas membantu menciptakan ketertiban dan mendukung keselamatan pengguna jalan.

G. Kosakata Baru

Dalam membaca teks, kita mungkin menemukan kosakata yang belum kita pahami.

Contoh kosakata dalam teks:

KosakataMakna
PersimpanganTempat bertemunya dua jalan atau lebih
RambuTanda atau petunjuk di jalan
PenyeberanganTempat atau kegiatan untuk menyeberang
Pengguna jalanOrang yang menggunakan jalan
TertibTeratur dan sesuai aturan
DisiplinSikap patuh terhadap aturan
KeselamatanKeadaan aman dari bahaya
PetunjukArahan atau informasi yang membantu seseorang

H. Cara Memaknai Kosakata Baru

Untuk mengetahui makna kosakata baru, kita dapat menggunakan beberapa cara:

  1. Membaca kalimat secara lengkap.
  2. Memperhatikan kata-kata sebelum dan sesudah kosakata tersebut.
  3. Menghubungkan kata dengan gambar atau kejadian dalam teks.
  4. Menggunakan kamus jika diperlukan.
  5. Mendiskusikan makna kata dengan guru atau teman.

Contoh:

Kalimat:

"Ayah Rani berhenti di persimpangan."

Dari konteks kalimat, kita dapat memahami bahwa persimpangan adalah tempat bertemunya dua jalan atau lebih.

I. Pentingnya Menaati Rambu Lalu Lintas

Menaati rambu lalu lintas penting karena:

  1. Membantu menjaga keselamatan pengguna jalan.
  2. Membantu menciptakan ketertiban.
  3. Membantu pengguna jalan mengetahui tindakan yang harus dilakukan.
  4. Mengurangi tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
  5. Menunjukkan sikap disiplin.
  6. Menunjukkan sikap bertanggung jawab.

Contoh perilaku:

Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, pengguna jalan harus berhenti dan menunggu sampai mendapatkan tanda untuk melanjutkan perjalanan.

J. Sikap sebagai Pengguna Jalan yang Bertanggung Jawab

Sebagai pengguna jalan, kita perlu membiasakan diri:

  • Memperhatikan rambu lalu lintas.
  • Menaati petunjuk yang diberikan.
  • Menyeberang di tempat yang aman dan sesuai petunjuk.
  • Tidak bermain-main di jalan.
  • Berhati-hati ketika berada di dekat jalan.
  • Menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.
  • Mengingatkan teman dengan cara yang baik jika tidak tertib.
  • Menghargai pengguna jalan lainnya.

🔎 Kegiatan Membaca dan Menemukan Kosakata

"TEMUKAN KATA BARU"

Setelah membaca teks "Perjalanan Rani ke Sekolah", peserta didik bekerja secara berkelompok.

Tugas kelompok:

  1. Temukan minimal 5 kosakata baru dari teks.
  2. Tuliskan kata tersebut pada tabel.
  3. Tuliskan makna setiap kata.
  4. Buat satu kalimat menggunakan salah satu kosakata tersebut.

Tabel Tugas

No.Kosakata BaruMaknaKalimat
1.


2.


3.


4.


5.


🚦 Kegiatan Kelompok

"PASANGKAN RAMBU DENGAN PETUNJUKNYA"

Guru menyiapkan kartu gambar rambu dan kartu makna.

Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk memasangkan:

Gambar Rambu → Nama Rambu → Makna/Petunjuk

Contoh:

Lampu merah → Berhenti → Pengguna jalan harus berhenti.

Rambu penyeberangan → Tempat penyeberangan → Pejalan kaki menyeberang di tempat yang disediakan.

Setelah selesai, kelompok mempresentasikan hasilnya di depan kelas.

🎭 Bermain Peran

"AKU PENGGUNA JALAN YANG DISIPLIN"

Beberapa peserta didik berperan sebagai:

  • Pejalan kaki
  • Pengendara sepeda
  • Pengguna kendaraan
  • Petugas lalu lintas

Peserta didik mempraktikkan situasi sederhana ketika:

  1. Menemukan lampu lalu lintas.
  2. Menyeberang di tempat penyeberangan.
  3. Melihat rambu dilarang masuk.
  4. Melihat rambu peringatan.
  5. Mengingatkan teman agar menaati aturan.

Setelah bermain peran, guru mengajukan pertanyaan:

  • Apa rambu yang kalian lihat?
  • Apa arti rambu tersebut?
  • Apa yang harus dilakukan?
  • Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?

🌟 INGAT!

  • Teks petunjuk berisi arahan atau informasi tentang tindakan yang perlu dilakukan.
  • Rambu lalu lintas memberikan petunjuk, peringatan, larangan, atau informasi.
  • Setiap rambu memiliki makna yang perlu dipahami.
  • Bacalah teks dengan teliti untuk menemukan informasi penting.
  • Makna kosakata baru dapat diketahui melalui konteks kalimat.
  • Menaati rambu lalu lintas merupakan bentuk disiplin dan tanggung jawab.
  • Kita harus menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain ketika berada di jalan.
  • Jadilah pengguna jalan yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab! 🚦📚🌟

📝 Soal Asesmen / Post Test

A. Pilihan Ganda

1. Teks petunjuk berisi ....

a. cerita khayalan
b. arahan atau informasi tentang tindakan yang perlu dilakukan
c. cerita tentang pengalaman seseorang
d. daftar nama benda

2. Rambu lalu lintas digunakan untuk ....

a. menghias jalan
b. memberikan petunjuk dan informasi kepada pengguna jalan
c. membuat jalan menjadi ramai
d. menunjukkan tempat bermain

3. Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, pengguna jalan harus ....

a. berjalan terus
b. berhenti
c. mempercepat kendaraan
d. membunyikan klakson

4. Tempat yang digunakan untuk menyeberang secara tertib disebut ....

a. persimpangan
b. penyeberangan
c. tempat parkir
d. terminal

5. Sikap menaati rambu lalu lintas menunjukkan sikap ....

a. ceroboh
b. malas
c. disiplin dan bertanggung jawab
d. tidak peduli

B. Isian Singkat

6. Rambu lalu lintas memberikan ________ kepada pengguna jalan.

7. Tempat bertemunya dua jalan atau lebih disebut ________.

8. Sikap patuh terhadap aturan disebut ________.

9. Untuk mengetahui makna kosakata baru, kita dapat memperhatikan ________ kalimat.

10. Menaati rambu lalu lintas dapat membantu menjaga ________ pengguna jalan.

C. Uraian

11. Apa yang dimaksud dengan teks petunjuk?

12. Apa fungsi rambu lalu lintas?

13. Sebutkan tiga contoh rambu atau petunjuk lalu lintas yang kamu ketahui!

14. Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?

15. Tuliskan tiga contoh sikap disiplin dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. b. arahan atau informasi tentang tindakan yang perlu dilakukan
  2. b. memberikan petunjuk dan informasi kepada pengguna jalan
  3. b. berhenti
  4. b. penyeberangan
  5. c. disiplin dan bertanggung jawab

Isian Singkat

  1. petunjuk/informasi
  2. persimpangan
  3. disiplin
  4. konteks
  5. keselamatan

Uraian

11. Teks petunjuk adalah teks yang berisi arahan atau informasi mengenai cara melakukan sesuatu atau tindakan yang perlu dilakukan dalam situasi tertentu.

12. Rambu lalu lintas berfungsi memberikan petunjuk, peringatan, larangan, atau informasi kepada pengguna jalan agar perjalanan lebih tertib dan aman.

13. Contoh jawaban: rambu berhenti, rambu dilarang parkir, rambu penyeberangan, rambu peringatan, dan rambu petunjuk arah.

14. Karena menaati rambu lalu lintas membantu menjaga keselamatan, menciptakan ketertiban, dan menunjukkan sikap disiplin serta tanggung jawab sebagai pengguna jalan.

15. Contoh jawaban: memperhatikan rambu lalu lintas, menaati lampu lalu lintas, menyeberang di tempat yang disediakan, tidak bermain di jalan, dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.

🌱 REFLEKSI PESERTA DIDIK

Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, lengkapilah kalimat berikut:

  1. Hari ini saya belajar tentang __________________________.
  2. Kosakata baru yang saya pelajari adalah __________________________.
  3. Arti kosakata tersebut adalah __________________________.
  4. Rambu lalu lintas penting karena __________________________.
  5. Sebagai pengguna jalan, saya akan __________________________.

Komitmenku Hari Ini

"Saya berjanji akan menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab. Saya akan memperhatikan dan menaati rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain."

🌟 KESIMPULAN

Teks petunjuk merupakan teks yang berisi arahan atau informasi mengenai tindakan yang perlu dilakukan. Rambu lalu lintas merupakan salah satu bentuk petunjuk yang dapat membantu pengguna jalan memahami aturan, larangan, peringatan, dan informasi di jalan.

Melalui kegiatan membaca teks tentang perjalanan ke sekolah, kita dapat menemukan berbagai informasi penting dan kosakata baru. Makna kosakata baru dapat dipahami dengan memperhatikan konteks kalimat, menghubungkannya dengan gambar atau kejadian dalam teks, serta menggunakan kamus jika diperlukan.

Rambu lalu lintas harus dipahami dan ditaati oleh pengguna jalan. Menaati rambu lalu lintas merupakan bentuk disiplin dan tanggung jawab. Dengan memahami petunjuk dan menaati aturan, kita dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih tertib serta menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri menjadi pengguna jalan yang tertib, disiplin, berhati-hati, dan bertanggung jawab.

Selasa, 29 September 2026

IPAS

By elfida fida - September 29, 2026 6 Comments

 RABU, 30 SEPTEMBER 2026

📋 PERANGKAT PEMBELAJARAN

IDENTITAS

Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: IPAS
Hari, Tanggal: Rabu, 30 September 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Praktik Mencari Letak Kabupaten/Kota dan Provinsi dengan Peta Digital
Pertemuan ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

📋 Perangkat Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengenal lingkungan tempat tinggalnya serta menggunakan peta konvensional dan/atau digital untuk menemukan letak suatu wilayah dan memperoleh informasi sederhana mengenai lingkungan sekitarnya.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mengenal letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan fungsi peta digital dalam menemukan suatu lokasi.
  2. Mengenal fitur pencarian pada peta digital.
  3. Mempraktikkan cara mencari lokasi tempat tinggal menggunakan peta digital.
  4. Menemukan nama kabupaten/kota tempat tinggal pada peta digital.
  5. Menemukan nama provinsi tempat tinggal pada peta digital.
  6. Mencatat hasil pencarian lokasi secara tepat.
  7. Menyampaikan hasil praktik pencarian wilayah di depan kelas dengan percaya diri.

Mindful (Berkesadaran)

Murid menggunakan peta digital dengan penuh perhatian dan ketelitian. Murid mengamati nama tempat, jalan, batas wilayah, kabupaten/kota, dan provinsi yang muncul pada peta. Murid menyadari bahwa teknologi digital dapat membantu manusia mengenal lingkungan dan wilayah tempat tinggalnya.

Meaningful (Bermakna)

Murid memahami bahwa kemampuan menggunakan peta digital bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk mencari lokasi rumah, sekolah, tempat wisata, fasilitas umum, serta mengetahui kabupaten/kota dan provinsi suatu tempat.

Joyful (Menyenangkan)

Murid melakukan praktik secara langsung menggunakan peta digital. Murid bekerja dalam kelompok, mencari lokasi yang ditentukan, mencatat hasil pencarian, melakukan permainan mencari wilayah, dan mempresentasikan hasilnya dengan cara yang menyenangkan.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami fungsi peta digital dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Mengenal fitur pencarian pada peta digital.
  3. Mempraktikkan cara mencari suatu lokasi menggunakan peta digital.
  4. Mengidentifikasi kabupaten/kota berdasarkan lokasi yang ditemukan.
  5. Mengidentifikasi provinsi berdasarkan lokasi yang ditemukan.
  6. Mencatat hasil pencarian letak wilayah.
  7. Menyampaikan hasil praktik menggunakan peta digital secara lisan.

📌 MATERI: PRAKTIK MENCARI LETAK KABUPATEN/KOTA DAN PROVINSI DENGAN PETA DIGITAL

Model & Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning & Project Based Learning

Metode: Tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, pengamatan, diskusi kelompok, penugasan, permainan edukatif, dan presentasi.

Media Pembelajaran

Peta digital, telepon pintar/tablet atau komputer, proyektor, jaringan internet, LKPD, peta Indonesia, buku pelajaran IPAS, dan papan tulis.

🌸 Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan selalu bersemangat dalam belajar. Aamiin.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama dan membaca basmalah agar pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar dan ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat.

Anak-anak, apakah kalian pernah pergi ke tempat yang belum pernah kalian kunjungi?

Bagaimana cara kalian mengetahui letak tempat tersebut?

Pernahkah kalian melihat Ayah, Ibu, kakak, atau orang lain menggunakan telepon pintar untuk mencari alamat atau jalan?

Nah, pada pembelajaran sebelumnya kita sudah mengenal peta digital. Hari ini kita akan melakukan praktik mencari letak kabupaten/kota dan provinsi dengan menggunakan peta digital.

Guru menunjukkan tampilan peta digital melalui proyektor.

Guru bertanya kepada peserta didik:

"Di kabupaten/kota manakah sekolah kita berada?"

"Provinsi apakah tempat tinggal kita?"

"Bagaimana cara kita menemukan informasi tersebut menggunakan peta digital?"

Guru menjelaskan bahwa peta digital dapat membantu kita mencari lokasi dan mengetahui wilayah administratif suatu tempat.

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT kepada peserta didik:

"Allah SWT menciptakan bumi dengan berbagai wilayah, daerah, kota, gunung, sungai, dan laut. Setiap wilayah memiliki keunikan dan keindahan. Dengan mempelajari peta, kita dapat mengenal tempat tinggal dan lingkungan di sekitar kita sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT."

Guru membacakan firman Allah SWT:

"Dan Dia telah menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu." (QS. An-Nahl: 15)

Guru menjelaskan bahwa keberagaman wilayah di bumi merupakan salah satu kebesaran Allah SWT yang perlu kita syukuri dan pelajari.

Yuk, kita praktik mencari wilayah kita menggunakan peta digital! 🗺️📱🌏

📖 Ringkasan Materi

A. Pengertian Praktik Peta Digital

Praktik menggunakan peta digital adalah kegiatan menggunakan perangkat elektronik untuk mencari dan menemukan lokasi suatu tempat serta memperoleh informasi mengenai wilayah tersebut.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik akan mempraktikkan cara mencari:

  • Lokasi tempat tinggal.
  • Nama desa/kelurahan.
  • Nama kecamatan.
  • Nama kabupaten/kota.
  • Nama provinsi.

B. Peralatan yang Digunakan

Untuk melakukan praktik, kita dapat menggunakan:

  1. Telepon pintar.
  2. Tablet.
  3. Komputer atau laptop.
  4. Jaringan internet.
  5. Aplikasi atau layanan peta digital.
  6. LKPD untuk mencatat hasil pengamatan.

C. Langkah-Langkah Praktik

Langkah 1: Siapkan Perangkat

Siapkan telepon pintar, tablet, atau komputer yang dapat digunakan untuk mengakses peta digital.

Pastikan perangkat dapat terhubung dengan internet jika layanan peta yang digunakan membutuhkannya.

Langkah 2: Buka Peta Digital

Buka aplikasi atau layanan peta digital yang tersedia pada perangkat.

Guru memberikan contoh cara membuka peta digital melalui proyektor.

Langkah 3: Cari Lokasi

Masukkan nama tempat yang ingin dicari pada kolom pencarian.

Contoh:

Nama sekolah

atau

Nama daerah tempat tinggal.

Kemudian tekan tombol pencarian.

Langkah 4: Amati Hasil Pencarian

Setelah lokasi ditemukan, amati informasi yang terdapat pada peta.

Perhatikan:

  • Nama tempat.
  • Nama jalan.
  • Desa/kelurahan.
  • Kecamatan.
  • Kabupaten/kota.
  • Provinsi.

Langkah 5: Temukan Kabupaten/Kota

Perhatikan informasi wilayah pada hasil pencarian.

Tuliskan nama kabupaten/kota tempat lokasi tersebut berada.

Kabupaten/Kota: ........................................

Langkah 6: Temukan Provinsi

Setelah mengetahui kabupaten/kota, cari informasi provinsi tempat wilayah tersebut berada.

Provinsi: ....................................................

Langkah 7: Catat Hasil Pengamatan

Tuliskan semua informasi yang ditemukan pada LKPD.

Langkah 8: Presentasikan Hasil

Setiap kelompok menyampaikan hasil praktik di depan kelas.

🗺️ Contoh Praktik

Guru meminta peserta didik mencari lokasi sekolah menggunakan peta digital.

Peserta didik mengikuti langkah berikut:

1. Buka peta digital.

2. Ketik nama sekolah pada kolom pencarian.

3. Pilih lokasi yang sesuai.

4. Amati informasi wilayah yang muncul.

5. Catat nama kecamatan.

6. Catat nama kabupaten/kota.

7. Catat nama provinsi.

Contoh tabel hasil:

No.InformasiHasil
1Nama Sekolah................................
2Desa/Kelurahan................................
3Kecamatan................................
4Kabupaten/Kota................................
5Provinsi................................

👥 Tugas Kelompok

"AYO CARI WILAYAH KITA!"

Bentuklah kelompok yang terdiri atas 3–4 peserta didik.

Setiap kelompok melakukan praktik mencari lokasi sekolah atau tempat yang ditentukan guru menggunakan peta digital.

Lengkapi tabel berikut:

No.Hal yang DicariJawaban
1Nama tempat................................
2Desa/Kelurahan................................
3Kecamatan................................
4Kabupaten/Kota................................
5Provinsi................................

Pertanyaan Diskusi

  1. Apa nama tempat yang kalian cari?
  2. Di kecamatan mana tempat tersebut berada?
  3. Apa nama kabupaten/kotanya?
  4. Apa nama provinsinya?
  5. Apakah kalian mengalami kesulitan saat mencari lokasi?
  6. Bagaimana cara kelompok kalian mengatasi kesulitan tersebut?

🎯 Praktik Individu

Sekarang carilah tempat tinggalmu menggunakan peta digital dengan bimbingan guru atau orang dewasa.

Tuliskan hasilnya:

Nama tempat tinggal: ............................................

Desa/Kelurahan: ...................................................

Kecamatan: ............................................................

Kabupaten/Kota: ....................................................

Provinsi: ................................................................

🌟 INGAT!

  • Gunakan peta digital dengan teliti.
  • Ketik nama lokasi dengan benar.
  • Periksa kembali hasil pencarian sebelum mencatat.
  • Perhatikan nama kabupaten/kota dan provinsi.
  • Jangan mengubah pengaturan perangkat tanpa izin guru.
  • Gunakan perangkat digital secara bertanggung jawab.
  • Bekerjalah dengan teman secara tertib.
  • Sampaikan hasil pengamatan dengan percaya diri.
  • Peta digital merupakan salah satu teknologi yang dapat membantu kita mengenal lingkungan dan wilayah tempat tinggal.

📝 Soal Asesmen / Post Test

A. Pilihan Ganda

1. Peta digital dapat digunakan untuk ....

a. memasak makanan
b. mencari lokasi suatu tempat
c. mencuci pakaian
d. membuat kerajinan

2. Alat yang dapat digunakan untuk mengakses peta digital adalah ....

a. telepon pintar
b. penghapus
c. penggaris
d. sapu

3. Untuk mencari suatu lokasi pada peta digital, kita menggunakan ....

a. kolom pencarian
b. tempat pensil
c. buku gambar
d. papan tulis

4. Setelah menemukan suatu lokasi pada peta digital, kita dapat mencari informasi tentang ....

a. nama wilayah
b. warna pakaian
c. jenis makanan
d. nama permainan

5. Kabupaten/kota dan provinsi menunjukkan ....

a. wilayah administratif
b. jenis kendaraan
c. nama tumbuhan
d. nama hewan

B. Isian Singkat

6. Peta yang digunakan melalui perangkat elektronik disebut peta ....

7. Untuk mencari lokasi pada peta digital, kita dapat mengetik nama tempat pada kolom ....

8. Salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk membuka peta digital adalah ....

9. Setelah menemukan lokasi, kita dapat mengetahui nama kabupaten/kota dan ....

10. Sebelum mencatat hasil pencarian, kita harus terlebih dahulu .... informasi pada peta.

C. Uraian

11. Apa manfaat peta digital dalam kehidupan sehari-hari?

12. Sebutkan langkah-langkah mencari lokasi menggunakan peta digital!

13. Bagaimana cara mengetahui kabupaten/kota tempat suatu lokasi berada?

14. Mengapa kita perlu mengetahui provinsi tempat tinggal?

15. Praktikkan mencari lokasi tempat tinggalmu menggunakan peta digital, kemudian tuliskan nama kabupaten/kota dan provinsinya!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. b. mencari lokasi suatu tempat
  2. a. telepon pintar
  3. a. kolom pencarian
  4. a. nama wilayah
  5. a. wilayah administratif

Isian Singkat

  1. digital
  2. pencarian
  3. telepon pintar/tablet/komputer
  4. provinsi
  5. mengamati/memeriksa

Uraian

11. Peta digital bermanfaat untuk mencari lokasi, mengetahui nama wilayah, menemukan jalan, mengetahui kabupaten/kota, dan mengetahui provinsi suatu tempat.

12. Menyiapkan perangkat, membuka peta digital, mengetik nama lokasi pada kolom pencarian, memilih lokasi yang sesuai, mengamati informasi wilayah, kemudian mencatat hasilnya.

13. Dengan mengamati informasi wilayah yang ditampilkan pada peta digital setelah lokasi ditemukan.

14. Agar kita mengenal wilayah tempat tinggal dan mengetahui posisi wilayah tersebut dalam wilayah Indonesia.

15. Jawaban disesuaikan dengan hasil pencarian masing-masing peserta didik.

🌟 KESIMPULAN

Peta digital merupakan peta yang dapat digunakan melalui perangkat elektronik seperti telepon pintar, tablet, dan komputer. Peta digital membantu kita menemukan lokasi serta memperoleh informasi tentang suatu wilayah.

Melalui praktik menggunakan peta digital, peserta didik dapat mencari lokasi tempat tinggal atau sekolah, kemudian mengidentifikasi desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi tempat lokasi tersebut berada.

Kegiatan praktik ini juga melatih peserta didik untuk menggunakan teknologi secara bijak, teliti, bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan teman.

Dengan demikian, peserta didik dapat mengenal letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta digital serta mampu mempraktikkan cara mencari lokasi suatu wilayah secara mandiri. 🗺️📱🌏

Refleksi:

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar di mana hari ini anak-anak melakukan praktek cara mencari letak kota Kabupaten provinsi dengan menggunakan HP yaitu karena materinya hari ini tentang menggunakan peta digital dalam hal ini anak-anak mencari arah tempat tinggalnya menuju ke sekolah dengan menggunakan peta digital tersebut dengan menggunakan media HP siswa yang hadir berjumlah 20 orang yang tidak hadir 2 orang karena sakit.

PENDIDIKAN PANCASILA

By elfida fida - September 29, 2026 5 Comments

 RABU, 30 SEPTEMBER 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal: Rabu, 30 September 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Mengamalkan Norma Kesusilaan
Pertemuan ke: 4

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

📋 Perangkat Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan aturan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal serta mengidentifikasi dan menerapkan hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah. Peserta didik juga mampu memahami dan mengamalkan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi, membedakan, dan menerapkan hak serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah, serta memahami dan mengamalkan norma agama dan norma kesusilaan dalam kehidupan sehari-hari dengan mendalam.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian norma kesusilaan.
  2. Menjelaskan tujuan adanya norma kesusilaan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan.
  4. Membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan norma kesusilaan.
  5. Menjelaskan pentingnya bersikap jujur, sopan, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain.
  6. Menunjukkan contoh penerapan norma kesusilaan di lingkungan keluarga.
  7. Menunjukkan contoh penerapan norma kesusilaan di lingkungan sekolah.
  8. Membiasakan perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Merefleksikan pentingnya mengamalkan norma kesusilaan dalam kehidupan bersama.

Mindful (Berkesadaran)

Murid diajak menyadari bahwa setiap tindakan yang dilakukan dapat memberikan pengaruh kepada diri sendiri dan orang lain. Murid mengamati berbagai perilaku dalam kehidupan sehari-hari dan memahami apakah perilaku tersebut sudah sesuai dengan norma kesusilaan.

Meaningful (Bermakna)

Murid memahami bahwa norma kesusilaan sangat dekat dengan kehidupan mereka. Bersikap jujur, berkata sopan, menghormati orang lain, membantu teman, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, dan bertanggung jawab merupakan contoh perilaku yang dapat diterapkan setiap hari.

Joyful (Menyenangkan)

Murid belajar melalui cerita sederhana, gambar perilaku, permainan memilah perilaku baik dan kurang baik, diskusi kelompok, bermain peran, serta kegiatan membuat komitmen untuk mengamalkan norma kesusilaan.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami pengertian norma dan norma kesusilaan.
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri norma kesusilaan.
  3. Mengenali contoh perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan.
  4. Membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan norma kesusilaan.
  5. Mengidentifikasi penerapan norma kesusilaan di lingkungan keluarga dan sekolah.
  6. Menunjukkan perilaku yang mencerminkan norma kesusilaan dalam kehidupan sehari-hari.
  7. Membiasakan diri mengamalkan norma kesusilaan dalam kehidupan bersama.

📌 MATERI: MENGAMALKAN NORMA KESUSILAAN

Model & Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning & Project Based Learning

Metode: Tanya jawab, pengamatan, diskusi kelompok, studi kasus sederhana, bermain peran, penugasan, permainan edukatif, presentasi, dan refleksi.

Media Pembelajaran

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), gambar berbagai perilaku sehari-hari, kartu perilaku baik dan kurang baik, video pembelajaran, papan tulis, buku Pendidikan Pancasila, lingkungan sekolah, serta lembar refleksi.

🌸 Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu bersemangat dalam belajar. Aamiin.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama dan membaca basmalah agar kegiatan belajar hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan.

Anak-anak, pernahkah kalian menemukan uang milik teman yang terjatuh di kelas?

Apa yang akan kalian lakukan?

Apakah kalian akan mengambilnya untuk diri sendiri atau mengembalikannya kepada pemiliknya?

Bagaimana jika kalian tidak sengaja menyenggol teman hingga teman tersebut jatuh?

Apa yang sebaiknya kalian lakukan?

Nah, tindakan mengembalikan barang milik orang lain, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, berkata jujur, membantu orang lain, dan menghormati sesama merupakan contoh perilaku yang berkaitan dengan norma kesusilaan.

Hari ini kita akan belajar tentang mengamalkan norma kesusilaan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru menyampaikan kepada peserta didik:

"Anak-anak, manusia tidak hanya membutuhkan aturan tertulis. Kita juga harus memiliki hati nurani yang membimbing kita untuk melakukan kebaikan. Ketika kita jujur, sopan, bertanggung jawab, menghormati orang lain, dan mau membantu sesama, berarti kita sedang menerapkan norma kesusilaan."

Guru menunjukkan beberapa gambar perilaku, misalnya:

  • Anak membantu teman yang kesulitan.
  • Anak membuang sampah sembarangan.
  • Anak mengembalikan barang yang ditemukan.
  • Anak mengejek temannya.
  • Anak meminta maaf setelah melakukan kesalahan.
  • Anak berkata jujur kepada guru.

Guru bertanya:

"Menurut kalian, perilaku mana yang sesuai dengan norma kesusilaan? Mengapa?"

Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Guru membacakan firman Allah SWT:

"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan..." (QS. An-Nahl: 90)

Guru menjelaskan bahwa manusia hendaknya membiasakan diri melakukan kebaikan, menghormati orang lain, dan menghindari perbuatan yang dapat merugikan atau menyakiti sesama.

Yuk, kita belajar menjadi anak yang jujur, sopan, bertanggung jawab, peduli, dan berbuat baik kepada sesama! 🌷🤝📚

📖 Ringkasan Materi

A. Pengertian Norma

Norma adalah aturan atau pedoman yang menjadi dasar bagi seseorang dalam berperilaku di kehidupan sehari-hari.

Norma membantu manusia mengetahui perilaku yang baik dan perilaku yang seharusnya dihindari.

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat berbagai norma, antara lain:

  • Norma agama
  • Norma kesusilaan
  • Norma kesopanan
  • Norma hukum

Pada pembelajaran kali ini kita akan membahas norma kesusilaan.

B. Pengertian Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan adalah aturan atau pedoman perilaku yang bersumber dari hati nurani manusia untuk menentukan perbuatan yang dianggap baik atau buruk.

Norma kesusilaan mengajarkan kita untuk melakukan kebaikan dan menghindari perbuatan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain.

Contoh perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan:

  • Berkata jujur.
  • Menolong orang yang membutuhkan.
  • Mengakui kesalahan.
  • Meminta maaf setelah melakukan kesalahan.
  • Menghargai orang lain.
  • Menepati janji.
  • Bertanggung jawab.
  • Tidak mengambil barang milik orang lain.
  • Tidak menyakiti teman.
  • Tidak berbohong.

C. Ciri-Ciri Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan memiliki beberapa ciri, yaitu:

  1. Bersumber dari hati nurani manusia.
  2. Mengatur perilaku manusia agar berbuat baik.
  3. Membedakan perbuatan yang baik dan buruk.
  4. Mendorong seseorang untuk menghargai orang lain.
  5. Membantu seseorang bertanggung jawab terhadap perbuatannya.
  6. Jika dilanggar, seseorang dapat merasa bersalah atau menyesal.

D. Contoh Norma Kesusilaan di Rumah

Norma kesusilaan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Contohnya:

  • Berkata jujur kepada orang tua.
  • Menghormati anggota keluarga.
  • Membantu orang tua.
  • Menyayangi saudara.
  • Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
  • Tidak mengambil barang milik saudara tanpa izin.
  • Bertanggung jawab terhadap tugas di rumah.
  • Menepati janji kepada anggota keluarga.

Contoh:

Andi tidak sengaja memecahkan gelas milik ibunya. Andi mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada ibu.

Perilaku Andi menunjukkan sikap jujur dan bertanggung jawab.

E. Contoh Norma Kesusilaan di Sekolah

Di sekolah, norma kesusilaan dapat diamalkan melalui berbagai perilaku.

Contohnya:

  • Berkata jujur kepada guru.
  • Menghormati guru dan teman.
  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.
  • Tidak mengejek teman.
  • Tidak melakukan perundungan.
  • Mengakui kesalahan.
  • Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
  • Mengembalikan barang yang ditemukan.
  • Melaksanakan tugas dengan bertanggung jawab.
  • Tidak menyontek saat mengerjakan tugas atau ujian.

Contoh:

Siti menemukan pensil milik temannya di bawah meja. Siti kemudian memberikan pensil tersebut kepada pemiliknya.

Perilaku Siti menunjukkan sikap jujur dan menghargai hak orang lain.

F. Contoh Norma Kesusilaan di Lingkungan Masyarakat

Norma kesusilaan juga perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Contohnya:

  • Menolong tetangga yang membutuhkan.
  • Menghormati orang lain.
  • Tidak berbohong.
  • Tidak mengambil barang milik orang lain.
  • Menjaga perkataan agar tidak menyakiti orang lain.
  • Peduli terhadap lingkungan sekitar.
  • Mengakui kesalahan.
  • Bertanggung jawab terhadap perbuatan sendiri.

G. Perilaku Sesuai dan Tidak Sesuai dengan Norma Kesusilaan

Perilaku yang Sesuai

No.PerilakuSikap
1Mengembalikan barang yang ditemukanJujur
2Membantu temanPeduli
3Mengakui kesalahanBertanggung jawab
4Meminta maafRendah hati
5Menepati janjiBertanggung jawab
6Menghormati orang lainMenghargai
7Berkata jujurKejujuran

Perilaku yang Tidak Sesuai

No.PerilakuAlasan
1BerbohongTidak jujur
2Mengambil barang orang lainMerugikan orang lain
3Mengejek temanDapat menyakiti perasaan
4MenyontekTidak jujur
5Menolak membantu orang yang membutuhkan tanpa alasanTidak menunjukkan kepedulian
6Menyalahkan orang lain atas kesalahan sendiriTidak bertanggung jawab
7Sengaja menyakiti temanMerugikan orang lain

H. Cara Mengamalkan Norma Kesusilaan

Agar dapat mengamalkan norma kesusilaan, kita dapat melakukan beberapa hal berikut:

  1. Berkata jujur dalam berbagai keadaan.
  2. Menghargai orang lain meskipun memiliki perbedaan.
  3. Membantu orang lain yang membutuhkan.
  4. Berani mengakui kesalahan.
  5. Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
  6. Memaafkan orang lain yang telah meminta maaf.
  7. Bertanggung jawab terhadap tugas dan perbuatan.
  8. Menjaga perkataan agar tidak menyakiti orang lain.
  9. Tidak mengambil sesuatu yang bukan milik kita.
  10. Membiasakan berbuat baik setiap hari.

🎭 Kegiatan Bermain Peran

"AKU ANAK BERBUDI PEKERTI"

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapatkan satu situasi.

Situasi 1

Kamu menemukan uang di halaman sekolah. Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya.

Apa yang akan kamu lakukan?

Situasi 2

Kamu tidak sengaja merusakkan pensil milik teman.

Apa yang sebaiknya kamu lakukan?

Situasi 3

Temanmu kesulitan memahami tugas pelajaran.

Apa yang dapat kamu lakukan?

Situasi 4

Kamu melihat seorang teman sedang diejek oleh teman lainnya.

Apa yang sebaiknya kamu lakukan?

Setiap kelompok mempraktikkan situasi tersebut di depan kelas.

Setelah bermain peran, guru mengajak peserta didik berdiskusi:

  • Perilaku apa yang ditunjukkan?
  • Apakah perilaku tersebut sesuai dengan norma kesusilaan?
  • Mengapa kita harus melakukan perilaku tersebut?
  • Apa akibatnya jika kita melakukan perilaku yang tidak baik?

✍️ Tugas Kelompok

"PILAH PERILAKU BAIK"

Guru membagikan kartu perilaku kepada setiap kelompok.

Peserta didik mengelompokkan kartu menjadi:

A. SESUAI DENGAN NORMA KESUSILAAN

dan

B. TIDAK SESUAI DENGAN NORMA KESUSILAAN

Contoh kartu:

  1. Mengembalikan buku milik teman.
  2. Berbohong kepada guru.
  3. Membantu teman.
  4. Mengejek teman.
  5. Mengakui kesalahan.
  6. Menyontek pekerjaan teman.
  7. Meminta maaf.
  8. Mengambil barang tanpa izin.
  9. Menolong orang yang membutuhkan.
  10. Menepati janji.

Setelah selesai, setiap kelompok menjelaskan alasan pengelompokannya.

🌟 INGAT!

  • Norma adalah aturan atau pedoman dalam kehidupan.
  • Norma kesusilaan bersumber dari hati nurani manusia.
  • Norma kesusilaan mengajarkan kita untuk berbuat baik.
  • Berkata jujur merupakan contoh pengamalan norma kesusilaan.
  • Membantu orang lain merupakan perilaku yang baik.
  • Mengakui kesalahan menunjukkan sikap bertanggung jawab.
  • Meminta maaf ketika melakukan kesalahan merupakan perilaku terpuji.
  • Kita harus menghargai dan menghormati orang lain.
  • Jangan mengambil barang yang bukan milik kita.
  • Jangan mengejek atau menyakiti orang lain.
  • Norma kesusilaan perlu diamalkan di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  • Jadilah anak yang jujur, bertanggung jawab, peduli, dan berbudi pekerti luhur! 🌷🤝

📝 Soal Asesmen / Post Test

A. Pilihan Ganda

1. Norma kesusilaan adalah aturan yang bersumber dari ....

a. hati nurani
b. peraturan sekolah
c. undang-undang
d. pemerintah

2. Contoh perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan adalah ....

a. berbohong kepada orang tua
b. mengejek teman
c. mengembalikan barang milik teman
d. mengambil barang tanpa izin

3. Ketika melakukan kesalahan, sebaiknya kita ....

a. menyalahkan orang lain
b. melarikan diri
c. berbohong
d. mengakui kesalahan dan meminta maaf

4. Sikap membantu teman yang mengalami kesulitan menunjukkan sikap ....

a. peduli
b. sombong
c. egois
d. tidak bertanggung jawab

5. Berikut yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan adalah ....

a. berkata jujur
b. membantu orang lain
c. menyontek pekerjaan teman
d. mengakui kesalahan

B. Isian Singkat

6. Norma kesusilaan bersumber dari ________.

7. Mengembalikan barang milik orang lain merupakan contoh sikap ________.

8. Ketika melakukan kesalahan, kita sebaiknya mengakui kesalahan dan meminta ________.

9. Membantu teman yang mengalami kesulitan merupakan contoh sikap ________.

10. Norma kesusilaan harus diamalkan dalam kehidupan ________.

C. Uraian

11. Apa yang dimaksud dengan norma kesusilaan?

12. Sebutkan tiga contoh perilaku yang sesuai dengan norma kesusilaan!

13. Mengapa kita harus berkata jujur?

14. Apa yang harus kamu lakukan jika tidak sengaja merusakkan barang milik teman?

15. Tuliskan lima contoh perilaku mengamalkan norma kesusilaan di sekolah!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. a. hati nurani
  2. c. mengembalikan barang milik teman
  3. d. mengakui kesalahan dan meminta maaf
  4. a. peduli
  5. c. menyontek pekerjaan teman

Isian Singkat

  1. hati nurani
  2. jujur
  3. maaf
  4. peduli
  5. sehari-hari

Uraian

11. Norma kesusilaan adalah aturan atau pedoman perilaku yang bersumber dari hati nurani manusia untuk menentukan perbuatan yang baik dan buruk.

12. Contoh jawaban: berkata jujur, membantu teman, menghormati orang lain, mengakui kesalahan, meminta maaf, mengembalikan barang yang ditemukan, dan bertanggung jawab.

13. Karena kejujuran membuat kita dapat dipercaya dan membantu kita menjaga hubungan yang baik dengan orang lain.

14. Mengakui kesalahan, meminta maaf kepada teman, dan bertanggung jawab untuk memperbaiki atau mengganti barang tersebut sesuai keadaan.

15. Contoh jawaban: berkata jujur kepada guru, menghormati guru dan teman, membantu teman, tidak mengejek teman, mengembalikan barang yang ditemukan, tidak menyontek, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, dan bertanggung jawab terhadap tugas.

🌱 REFLEKSI PESERTA DIDIK

Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, lengkapilah kalimat berikut:

  1. Hari ini saya belajar tentang __________________________.
  2. Perilaku baik yang akan saya biasakan adalah __________________________.
  3. Saya akan berusaha untuk selalu __________________________.
  4. Jika melakukan kesalahan, saya akan __________________________.
  5. Saya akan menerapkan norma kesusilaan di __________________________.

Komitmenku Hari Ini

"Saya berjanji akan berusaha menjadi anak yang jujur, bertanggung jawab, peduli, menghormati orang lain, dan selalu berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari."

🌟 KESIMPULAN

Norma kesusilaan adalah aturan atau pedoman perilaku yang bersumber dari hati nurani manusia. Norma ini membantu kita membedakan perilaku yang baik dan buruk serta mendorong kita untuk melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengamalkan norma kesusilaan dapat dilakukan dengan berkata jujur, menghormati orang lain, membantu sesama, mengakui kesalahan, meminta maaf, bertanggung jawab, menepati janji, dan tidak menyakiti orang lain.

Norma kesusilaan dapat diterapkan di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Dengan membiasakan perilaku yang baik, kita dapat menciptakan kehidupan yang lebih tertib, aman, harmonis, dan saling menghargai.

Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri untuk selalu jujur, peduli, bertanggung jawab, sopan, menghargai orang lain, serta berbuat baik sesuai dengan hati nurani.

Refleksi:

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar di mana hari ini anak-anak belajar tentang norma kesusilaan manfaatnya dan contoh norma kesusilaan dalam hal ini anak-anak memberikan contoh apa saja contoh norma kesusilaan dalam kehidupan sehari-hari siswa yang hadir 20 orang yang tidak hadir 2 orang.

BAHASA INDONESIA

  KAMIS, 01 OKTOBER 2026 IDENTITAS Nama Guru: Elfida, S.Pd Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Hari, Tanggal: Kamis, 01 Oktober 2026 Fase/Ke...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea