Rabu, 02 September 2026

BAHASA INDONESIA

By elfida fida - September 02, 2026 5 Comments

 CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 


Memahami Teks Petunjuk Rambu Lalu Lintas dan Pentingnya Menaatinya

Hari/Tanggal: Kamis, 3 September 2026

Nama Guru: Elfida, S.Pd.

Fase/Kelas: B / IV B

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Materi: Memahami Teks Petunjuk Rambu Lalu Lintas, Memaknai Kosakata Baru, dan Memahami Pentingnya Menaati Rambu Lalu Lintas🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia hari ini, kita akan belajar membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah. Kita juga akan memahami berbagai teks petunjuk rambu lalu lintas dan menemukan kosakata baru yang berkaitan dengan lalu lintas.

Kita akan belajar memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca dan memahami pentingnya menaati rambu lalu lintas dengan tepat. Setelah itu, kita akan berdiskusi tentang pentingnya menaati rambu lalu lintas agar tumbuh sikap disiplin dan bertanggung jawab.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, bacalah teks dengan lancar, berani bertanya, dan sampaikan pendapat dengan percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

Jadilah anak yang disiplin, tertib, berhati-hati, dan bertanggung jawab ketika menjadi pengguna jalan. 🚦🚶‍♀️🛵

📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks narasi dan petunjuk yang dibaca, menemukan serta memaknai kosakata baru berdasarkan konteks kalimat, serta menjelaskan pentingnya menaati aturan dan rambu lalu lintas untuk menumbuhkan sikap disiplin dan bertanggung jawab.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah, mengamati gambar rambu-rambu lalu lintas, berdiskusi, serta menemukan kosakata baru, peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca dan memahami pentingnya menaati rambu lalu lintas dengan tepat, sehingga tumbuh sikap disiplin dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan

.✅ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN 

Peserta didik mampu:

Membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah dengan lancar.

Menemukan kosakata baru dalam teks narasi dan petunjuk.

Menjelaskan arti/makna kosakata baru dengan tepat.

Memperkirakan arti kata berdasarkan konteks kalimat.

Memahami teks petunjuk dan simbol rambu lalu lintas.

Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas bagi keselamatan.

Menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.

📚 MATERI POKOK

📖 Membaca teks narasi perjalanan ke sekolah

🚦 Memahami teks petunjuk dan gambar rambu-rambu lalu lintas

🔎 Menemukan dan memaknai kosakata baru

💭 Memperkirakan arti kosakata berdasarkan konteks kalimat

🧍 Menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan

🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Membaca, mengamati, berdiskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan.

📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Teks narasi, gambar rambu-rambu lalu lintas, LKPD, papan tulis, dan media pembelajaran digital.💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran Bahasa Indonesia.

Guru menunjukkan beberapa gambar rambu lalu lintas kepada peserta didik. Peserta didik diminta mengamati gambar tersebut.

Kemudian guru bertanya:

💭 "Anak-anak, pernahkah kalian melihat rambu lalu lintas di jalan raya?"

💭 "Rambu apa saja yang pernah kalian lihat ketika berangkat ke sekolah?"

💭 "Apa yang harus dilakukan pengendara ketika melihat lampu lalu lintas berwarna merah?"

💭 "Mengapa kita harus menaati petunjuk rambu lalu lintas?"

Guru menjelaskan bahwa rambu lalu lintas memuat teks petunjuk, perintah, larangan, atau peringatan bagi pengguna jalan.

Dengan memahami petunjuk dan menaati rambu lalu lintas, perjalanan menjadi lebih aman, tertib, dan selamat sampai tujuan.🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. mengajarkan kita untuk senantiasa menjaga keselamatan diri dan tidak membahayakan orang lain.

Menaati aturan dan petunjuk lalu lintas merupakan salah satu bentuk sikap disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.

Ketika berada di jalan, kita harus senantiasa berhati-hati dan mematuhi aturan agar dapat menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Yuk, kita belajar dengan tertib, teliti, dan penuh semangat! 

🚦✨📖 MATERI PEMBELAJARAN

Membaca Teks Narasi tentang Perjalanan ke Sekolah

🚶 Perjalanan Siti ke Sekolah

Pagi hari, Siti bersiap pergi ke sekolah. Ia memakai seragam dengan rapi. Setelah berpamitan kepada ibu, Siti berjalan bersama ayah menuju sekolah.

Di perjalanan, Siti melihat banyak kendaraan melintas. Ada sepeda motor, mobil, bus, dan sepeda. Semua kendaraan berjalan dengan tertib.

Ketika sampai di persimpangan, Siti melihat lampu lalu lintas berwarna merah.

Ayah berhenti dan menunggu sampai lampu berubah menjadi hijau.

“Bolehkah kita berjalan ketika lampu masih merah?” tanya Siti.

“Tidak boleh. Kita harus menaati rambu dan petunjuk lalu lintas agar perjalanan tetap aman,” jawab Ayah.

Tidak jauh dari sana, Siti melihat rambu penyeberangan. Beberapa pejalan kaki sedang menyeberang melalui tempat yang telah disediakan.

Ayah memperlambat langkah dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang.

Siti merasa senang melihat semua orang tertib di jalan. Ia memahami bahwa menaati aturan dan petunjuk lalu lintas dapat menjaga keselamatan.

Sesampainya di sekolah, Siti mengucapkan salam kepada guru.

“Mulai sekarang aku akan selalu berhati-hati, mematuhi petunjuk rambu, dan menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab,” kata Siti.🔎 2. Menemukan dan Memaknai Kosakata Baru

Setelah membaca teks, kita dapat menemukan beberapa kosakata baru beserta maknanya:🚦 Kosakata tentang Lalu Lintas

Lalu lintas

Kegiatan kendaraan dan orang yang bergerak di jalan.

Persimpangan

Tempat bertemunya dua jalan atau lebih.

Rambu

Tanda berupa lambang, huruf, angka, atau kombinasi yang memberikan petunjuk, perintah, larangan, atau peringatan.

Penyeberangan

Tempat khusus di jalan yang digunakan untuk menyeberang (seperti zebra cross).

Pejalan kaki

Orang yang berjalan kaki di area jalan raya.

Memperlambat

Membuat gerakan atau laju kendaraan menjadi lebih lambat.

Menaati

Mematuhi, mengikut, atau melaksanakan aturan dengan tertib.

Keselamatan

Keadaan aman, sejahtera, dan terhindar dari bahaya atau kecelakaan.💭 3. Memperkirakan Arti Kosakata Berdasarkan Konteks

Anak-anak, kita dapat memperkirakan dan memahami arti sebuah kata dengan memperhatikan kalimat sebelum dan sesudahnya.Perhatikan contoh berikut!

“Ketika sampai di persimpangan, Siti melihat lampu lalu lintas berwarna merah.”

Dari kalimat tersebut, kita dapat memperkirakan bahwa persimpangan adalah titik bertemunya dua atau lebih jalur jalan.Contoh lainnya:

“Beberapa pejalan kaki sedang menyeberang melalui tempat yang telah disediakan.”

Berdasarkan konteks kalimat tersebut, kita mengetahui bahwa pejalan kaki adalah orang-orang yang menyeberang jalan tanpa menggunakan kendaraan.🚦 4. Memahami Teks Petunjuk dan Rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas memberikan petunjuk penting agar kita berkendara dan berjalan dengan aman.🛑 Rambu Berhenti

Petunjuk: Pengendara wajib berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan di area aman.

🚸 Rambu Penyeberangan Pejalan Kaki

Petunjuk: Mengingatkan pengendara bahwa ada area penyeberangan orang, sehingga harus mengurangi kecepatan.

⛔ Rambu Larangan Masuk

Petunjuk: Melarang kendaraan untuk melintas atau memasuki jalan tertentu.

⚠️ Rambu Peringatan

Petunjuk: Memberikan peringatan bahwa di depan ada potensi bahaya atau kondisi jalan tertentu (misal: jalan licin atau tikungan tajam).

🚦 Lampu Lalu Lintas (Isyarat Petunjuk)

🔴 Merah: Berhenti.

🟡 Kuning: Bersiap-siap atau memperlambat kendaraan.

🟢 Hijau: Boleh berjalan jika kondisi aman.❤️ 5. Pentingnya Menaati Rambu Lalu Lintas

Mengapa kita harus memahami dan menaati rambu lalu lintas?

✅ Menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

✅ Mencegah timbulnya kemacetan dan kecelakaan di jalan.

✅ Menciptakan ketertiban serta kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.

✅ Menumbuhkan sikap disiplin dan rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.Ingat!

🚦 Taat petunjuk di jalan, selamat dan lancar sampai tujuan!

🗣️ AYO BERDISKUSI!

Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut bersama teman kelompokmu!Siapa saja tokoh yang pergi ke sekolah dalam teks narasi di atas?Apa yang dilakukan Ayah ketika melihat lampu lalu lintas berwarna merah?Apa makna dari kata "pejalan kaki" dan "persimpangan"?Mengapa pengguna jalan wajib memahami petunjuk pada rambu lalu lintas?Apa akibat yang terjadi jika seseorang melanggar petunjuk rambu lalu lintas?Tunjukkan contoh sikap disiplin dan bertanggung jawab saat kamu menjadi pejalan kaki!

Sampaikan hasil diskusimu di depan kelas dengan percaya diri! 🌟

✏️ LATIHAN

A. Temukan Kosakata Baru

Tuliskan 5 kosakata baru yang kamu temukan dalam teks “Perjalanan Siti ke Sekolah” beserta maknanya!B. Pilihlah Jawaban yang Tepat!Tempat bertemunya dua jalan atau lebih disebut ....

a. sekolah

b. persimpangan

c. halaman

Jawaban: _______Orang yang berjalan di jalan raya disebut ....

a. pengendara

b. penumpang

c. pejalan kaki

Jawaban: _______Kata menaati memiliki arti ....

a. melanggar

b. mematuhi

c. mengabaikan

Jawaban: _______Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, kendaraan harus ....

a. berhenti

b. melaju cepat

c. terus berjalan

Jawaban: _______Rambu lalu lintas dipasang dengan tujuan untuk ....

a. menghias pinggir jalan

b. memberikan petunjuk dan mengatur tata tertib pengguna jalan

c. membuat jalanan menjadi ramai

Jawaban: _______

🧩 C. Lengkapilah Kalimat Berikut!

Pilihan kata: persimpangan – menaati – pejalan kaki – keselamatan – rambuKita harus __________ seluruh petunjuk rambu lalu lintas.__________ lalu lintas memberikan peringatan dan petunjuk bagi pengguna jalan.Ayah memperlambat kendaraan ketika berada di dekat __________.Pengendara mobil wajib memberi kesempatan kepada __________ yang menyeberang.Mematuhi aturan lalu lintas sangat penting untuk menjaga __________.💡 D. Perkirakan Arti Kata Berdasarkan Konteks!

Bacalah kalimat berikut, kemudian tuliskan arti kata yang dicetak tebal!“Ayah berhenti ketika sampai di persimpangan.”

Persimpangan berarti: __________________________________________________“Beberapa pejalan kaki sedang menyeberang jalan.”

Pejalan kaki berarti: __________________________________________________“Kita harus menaati petunjuk lalu lintas.”

Menaati berarti: __________________________________________________“Ayah memperlambat laju motor mendekati lokasi penyeberangan.”

Memperlambat berarti: __________________________________________________🎯 

REFLEKSI:

Selasa, 01 September 2026

IPAS

By elfida fida - September 01, 2026 5 Comments

 


CLASS IV.B SD AL AZHAR 2

 

 

Jenis-Jenis Gaya dan Pengaruhnya terhadap Arah, Gerak, dan Bentuk Benda

Hari/Tanggal: Rabu, 02 September 2026

Nama Guru: Elfida, S.Pd.

Fase/Kelas: B / IV B

Mata Pelajaran: IPAS

Materi: Penerapan Pengaruh Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran IPAS hari ini, kita akan belajar tentang jenis-jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda. Kita akan mengamati bagaimana gaya seperti gaya otot, gaya gesek, gaya pegas, dan gaya magnet diterapkan untuk membantu kegiatan kita sehari-hari.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti langkah-langkah pengamatan dengan teliti, berani bertanya, dan bersikap jujur serta percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

Jadilah anak yang teliti, jujur, cermat, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas. 📐✏️

📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memanfaatkan gaya untuk membantu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, serta membedakan jenis-jenis gaya dan menjelaskan pengaruh gaya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda dengan benar.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati contoh demonstrasi, berdiskusi, dan berlatih mandiri, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian gaya dan menyebutkan jenis-jenis gaya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Membedakan pengaruh gaya terhadap gerak benda (diam menjadi bergerak, bergerak menjadi diam, serta perubahan kecepatan).
  3. Membedakan pengaruh gaya terhadap arah gerak benda.
  4. Membedakan pengaruh gaya terhadap bentuk benda.
  5. Menganalisis penerapan pengaruh gaya dalam kehidupan sehari-hari secara tepat.
  6. Menunjukkan sikap teliti, jujur, dan tekun dalam mengamati dan mengerjakan latihan.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi jenis gaya (gaya otot, gesek, pegas, magnet, gravitasi, dan listrik).
  2. Memahami pengaruh gaya yang membuat benda diam bergerak dan benda bergerak menjadi diam.
  3. Memahami pengaruh gaya yang mengubah arah gerak benda.
  4. Memahami pengaruh gaya yang mengubah bentuk benda.
  5. Menjelaskan contoh penerapan berbagai pengaruh gaya dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Menunjukkan kerapian dan ketelitian dalam menyelesaikan soal latihan.

📚 MATERI POKOK

📖 Pengertian dan Jenis-Jenis Gaya (Gaya Otot, Gesek, Pegas, Magnet, Gravitasi)

🚗 Pengaruh Gaya terhadap Gerak Benda (Kecepatan dan Keadaan Benda)

🧭 Pengaruh Gaya terhadap Arah Gerak Benda

📦 Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda

🛠️ Penerapan Pengaruh Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Penjelasan interaktif, demonstrasi alat peraga, diskusi kelompok, latihan terbimbing, dan penugasan mandiri.

📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Bola Plastik, Sepeda/Sepeda Mainan, Plastisin, Karet Gelang, Papan Tulis, LKPD, dan Buku Pendamping IPAS.

💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran IPAS.

Guru menggulingkan sebuah bola plastik di lantai, lalu menendangnya hingga berubah arah, menyundulnya, dan menghentikannya dengan kaki.

Kemudian guru bertanya:

💭 "Anak-anak, apa yang terjadi pada bola saat Bu Guru menendang bola yang tadinya diam?"

💭 "Mengapa arah gerak bola bisa berubah saat ditepis atau ditendang kembali?"

💭 "Apa yang terjadi jika bola plastik tersebut kita injak dengan kuat?"

Guru menjelaskan bahwa semua peristiwa tersebut terjadi karena adanya gaya yang diberikan pada benda.

🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. telah menciptakan alam semesta beserta hukum-hukum fisika yang menyertainya agar manusia dapat memanfaatkannya dengan baik. Ketika kita mengayuh sepeda, mengerem kendaraan, atau membawa barang belanjaan, kita sedang memanfaatkan gaya ciptaan Allah Swt. Belajar memahami fenomena alam dengan cermat merupakan bagian dari menuntut ilmu yang bernilai ibadah. Yuk, kita belajar dengan teliti, jujur, dan penuh semangat! ✨

📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Jenis-Jenis Gaya

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda.

Beberapa jenis gaya antara lain:

  • Gaya Otot: Gaya yang dihasilkan oleh otot tubuh manusia atau hewan (contoh: mendorong meja, menarik gerobak).
  • Gaya Gesek: Gaya yang timbul akibat gesekan dua permukaan benda yang bersentuhan (contoh: rem sepeda dengan velg roda).
  • Gaya Pegas: Gaya yang dihasilkan oleh benda elastis yang diregangkan atau dimampatkan (contoh: ketapel, busur panah).
  • Gaya Gravitasi: Gaya tarik bumi yang menarik benda ke pusat bumi (contoh: buah jatuh dari pohon).
  • Gaya Magnet: Gaya tarik atau tolak yang dihasilkan oleh magnet (contoh: magnet menempel di pintu kulkas).

2. Pengaruh Gaya terhadap Benda

Gaya dapat memberikan beberapa pengaruh utama pada benda, yaitu:

  • Mengubah Gerak Benda (Diam menjadi Bergerak / Bergerak menjadi Diam):
    • Contoh: Bola diam bergerak saat ditendang (gaya otot), dan mobil yang bergerak berhenti saat direm (gaya gesek).
  • Mengubah Arah Gerak Benda:
    • Contoh: Pemain bulu tangkis memukul kok yang datang sehingga kok berbelok arah kembali ke area lawan.
  • Mengubah Bentuk Benda:
    • Contoh: Kaleng minuman bekas penyok setelah diinjak, atau adonan kue yang dibentuk saat ditekan.

3. Contoh Penerapan Pengaruh Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh penerapan gaya dalam kegiatan harian kita:

  1. Mengayuh dan Mengerem Sepeda: Kaki memberikan gaya otot untuk membuat sepeda bergerak, sedangkan rem memanfaatkan gaya gesek untuk menghentikan laju sepeda.
  2. Bermain Ketapel: Gaya pegas pada karet ketapel digunakan untuk melempar kerikil ke arah depan.
  3. Membuat Gerabah / Kerajinan Plastisin: Gaya otot berupa tekanan tangan digunakan untuk mengubah bentuk tanah liat menjadi vas bunga.

Simaklah video pembelajaran di bawah ini :



📝 LATIHAN HARIAN

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. Tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi gerak dan bentuk benda dinamakan ....
  2. Pengaruh gaya saat seorang anak meremas botol plastik bekas adalah mengubah .... benda.
  3. Saat pengemudi memutar kemudi mobil ke kanan, gaya yang diberikan menyebabkan perubahan .... gerak mobil.
  4. Gaya yang dimanfaatkan oleh seorang atlet panahan saat menarik tali busur adalah gaya ....
  5. Buah mangga jatuh ke bawah dari pohonnya karena adanya pengaruh gaya ....

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Sebutkan 3 pengaruh gaya terhadap benda beserta masing-masing contohnya!
  2. Jelaskan penerapan jenis gaya dan pengaruhnya saat seseorang mengendarai sepeda dan tiba-tiba melakukan pengereman!

🔑 KUNCI JAWABAN

A. Isian

  1. Gaya
  2. Bentuk
  3. Arah
  4. Pegas
  5. Gravitasi

B. Uraian

  1. Tiga pengaruh gaya terhadap benda:
    • Mengubah gerak benda (diam jadi bergerak/sebaliknya): Mendorong meja yang diam.
    • Mengubah arah gerak benda: Memukul bola kasti yang melayang ke arah kita.
    • Mengubah bentuk benda: Meremas kertas HVS menjadi bola kertas.
  2. Saat pengereman sepeda:
    • Jenis gaya: Terjadi gaya otot saat tangan menekan tuas rem, dan gaya gesek antara karet rem dengan velg roda sepeda.
    • Pengaruh gaya: Mengubah kecepatan dan gerak benda dari bergerak cepat menjadi lambat hingga akhirnya berhenti (diam).

🌈 KESIMPULAN

Hari ini kita telah belajar tentang penerapan pengaruh gaya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Gaya adalah tarikan atau dorongan yang terdiri dari gaya otot, gesek, pegas, gravitasi, magnet, dan listrik.
  • Pengaruh gaya terhadap benda:
    1. Mengubah gerak benda (diam menjadi bergerak, atau bergerak menjadi diam).
    2. Mengubah arah gerak benda.
    3. Mengubah bentuk benda.
  • Penerapan gaya dapat kita temui pada aktivitas harian seperti bersepeda, bermain bola, membuat kerajinan, dan menggunakan pengereman kendaraan.

💭 REFLEKSI

Setelah belajar hari ini Alhamdulillah para murid memahami materi yang diajarkan setelah diadakan praktek kemarin hari ini anak-anak mendalaminya dengan cara mengerjakan latihan soal yang ada dalam buku yaitu tentang bagaimana cara penerapan gaya dalam kehidupan sehari-hari yang telah diberikan materi kemarin juga tentang pengaruh gaya dalam berubah bentuk. Hasil yang dicapai oleh para murid alhamdulillahnya mendapatkan nilai di atas KKN hampir semuanya siswa yang hadir berjumlah 20 orang dan yang tidak hadir 2 orang dikarenakan sakit.

PENDIDIKAN PANCASILA

By elfida fida - September 01, 2026 4 Comments

 


CLASS IV.B SD AL AZHAR 2

 

 

🇮🇩 Mengidentifikasi Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila dan Meneladani Nilai Kepahlawanan

Hari/Tanggal: Rabu, 02 September 2026

Nama Guru: Elfida, S.Pd.

Fase/Kelas: B / IV B

Mata Pelajaran: IPAS / Pendidikan Pancasila

Materi: Mengidentifikasi Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila serta Meneladani Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari

🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran IPAS hari ini, kita akan belajar tentang karakter positif tokoh-tokoh perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, dan Mr. Muhammad Yamin. Kita juga akan belajar meneladani nilai-nilai kepahlawanan mereka untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti langkah-langkah diskusi dengan teliti, berani bertanya, dan bersikap jujur serta percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

Jadilah anak yang teliti, jujur, cermat, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas. 📐✏️

📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter para perumus Pancasila, menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat, serta meneladani nilai-nilai kepahlawanan para pendiri bangsa dalam proses perumusan Pancasila untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati gambar tokoh pahlawan, berdiskusi, dan berlatih mandiri, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan peran tokoh-tokoh perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Mr. Muhammad Yamin, dll.).
  2. Mengidentifikasi karakter positif dan nilai kepahlawanan para perumus Pancasila.
  3. Menganalisis bentuk peneladanan nilai kepahlawanan dalam proses perumusan Pancasila.
  4. Menerapkan nilai-nilai kepahlawanan (seperti toleransi, kerja keras, cinta tanah air, dan musyawarah) dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan toleran dalam berinteraksi di kelas.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal tokoh-tokoh utama perumus dasar negara Indonesia.
  2. Menguraikan karakter positif tokoh (cinta tanah air, jiwa besar, tenggang rasa, keberanian, dan pantang menyerah).
  3. Mengidentifikasi musyawarah mufakat sebagai teladan utama perumusan Pancasila.
  4. Menyebutkan contoh nyata penerapannya di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
  5. Mengerjakan latihan soal analisis karakter tokoh secara tertib dan mandiri.

📚 MATERI POKOK

📖 Mengenal Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila

🌟 Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila (Toleransi, Cinta Tanah Air, Musyawarah, Jiwa Besar)

🤝 Peristiwa Musyawarah Perumusan Dasar Negara

🏡 Penerapan Nilai-Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari

🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Penjelasan interaktif, pengamatan gambar tokoh, diskusi kelompok, simulasi musyawarah kecil, dan penugasan mandiri.

📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Foto/Gambar Tokoh Perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Soepomo, Mr. Moh. Yamin), Teks Piagam Jakarta, Papan Tulis, LKPD, dan Buku Pendamping IPAS/Pancasila.

💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran IPAS.

Guru menunjukkan gambar Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sedang berdiskusi di depan kelas.

Kemudian guru bertanya:

💭 "Anak-anak, tahukah kalian siapa pahlawan yang ada di gambar ini?"

💭 "Pernahkah kalian berbeda pendapat dengan teman saat memilih permainan atau ketua kelompok?"

💭 "Bagaimana cara para pahlawan kita dahulu menyatukan pendapat yang berbeda-beda dari seluruh Indonesia untuk merumuskan dasar negara kita, Pancasila?"

Guru menjelaskan bahwa Pancasila dirumuskan oleh para pahlawan yang memiliki karakter luar biasa seperti toleransi, mengutamakan kepentingan bersama, dan berjiwa besar.

🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. memerintahkan kita untuk bermusyawarah dan saling menghargai antarsesama sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an. Para perumus Pancasila telah meneladankan akhlak mulia dengan saling menghormati perbedaan demi persatuan bangsa. Meneladani sifat-sifat mulia mereka seperti jujur, adil, dan suka bermusyawarah merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama yang bernilai ibadah. Yuk, kita belajar dengan teliti, jujur, dan penuh semangat! ✨

📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Tokoh Perumus Pancasila

Dalam proses perumusan dasar negara Indonesia, terdapat tokoh-tokoh pemikir bangsa yang menyampaikan gagasan serta bermusyawarah, di antaranya:

  • Ir. Soekarno: Mengusulkan lima dasar negara yang diberi nama Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945.
  • Drs. Mohammad Hatta: Tokoh yang sangat cermat, jujur, dan mengutamakan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi/golongan.
  • Mr. Muhammad Yamin & Mr. Soepomo: Menyampaikan pemikiran tentang dasar negara yang berlandaskan kebangsaan dan kekeluargaan.

2. Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila

Para perumus Pancasila memiliki nilai-nilai kepahlawanan yang patut kita teladani, antara lain:

  • Cinta Tanah Air dan Patriotisme: Memiliki semangat tinggi untuk memerdekakan dan memajukan bangsa Indonesia.
  • Mengutamakan Kepentingan Bangsa (Jiwa Besar): Para tokoh mau mengubah kalimat pada sila pertama Piagam Jakarta demi menjaga persatuan dari Sabang sampai Merauke.
  • Toleransi dan Menghargai Perbedaan: Menghormati pendapat orang lain meskipun memiliki latar belakang agama dan suku yang berbeda.
  • Musyawarah untuk Mufakat: Menyelesaikan setiap perbedaan pendapat melalui diskusi yang damai dan kepala dingin.

1.       Penerapan Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari

Lingkungan

Penerapan Nilai Kepahlawanan Perumus Pancasila

Sekolah

• Menghargai pendapat teman saat diskusi kelompok.• Menerima hasil pemilihan ketua kelas dengan lapang dada.• Berteman tanpa membeda-bedakan suku atau agama.

Rumah

• Bermusyawarah menentukan tempat berlibur keluarga.• Membantu orang tua dan menghormati kakak/adik.

Masyarakat

• Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti dan gotong royong.• Menjaga kerukunan antar tetangga.

📝 LATIHAN HARIAN

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. Nama dasar negara Indonesia yang diusulkan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 adalah ....
  2. Sikap mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dinamakan sikap ....
  3. Musyawarah yang dilakukan oleh perumus Pancasila bertujuan untuk mencapai ....
  4. Sikap menghargai dan menghormati perbedaan pendapat antar sesama disebut ....
  5. Menerima hasil keputusan bersama dalam diskusi dengan senang hati merupakan cerminan dari sikap berjiwa ....

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan runtut!

  1. Sebutkan 3 karakter positif yang dimiliki oleh para tokoh perumus Pancasila!
  2. Bagaimana cara kamu sebagai seorang siswa kelas IV SD meneladani sikap persatuan dan kesatuan para perumus Pancasila di dalam kelas?

🔑 KUNCI JAWABAN

A. Isian

  1. Pancasila
  2. Cinta tanah air / Patriotisme
  3. Mufakat / Kesepakatan bersama
  4. Toleransi / Tenggang rasa
  5. Besar / Lapang dada

B. Uraian

  1. Tiga karakter positif tokoh perumus Pancasila:
    • Cinta tanah air dan bangsa.
    • Toleransi dan menghargai perbedaan pendapat.
    • Berjiwa besar dan mengutamakan kepentingan umum.
  2. Cara meneladani sikap persatuan di dalam kelas:
    • Berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau status sosial.
    • Menjaga kerukunan dan tidak bertengkar dengan teman.
    • Bermusyawarah secara damai jika terjadi selisih paham di kelas.

🌈 KESIMPULAN

Hari ini kita telah belajar tentang mengidentifikasi karakter positif tokoh perumus Pancasila dan meneladani nilai kepahlawanan:

  • Tokoh perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Soepomo, dan Mr. Moh. Yamin memiliki keteladanan yang sangat luar biasa.
  • Karakter utama yang patut diteladani: Cinta tanah air, toleransi, berjiwa besar, mengutamakan kepentingan bersama, dan utamakan musyawarah mufakat.
  • Penerapan sehari-hari: Kita dapat menerapkannya dengan cara menghargai perbedaan pendapat, tidak memaksakan kehendak, dan menjaga persatuan di sekolah maupun di rumah.

💭 REFLEKSI

Setelah belajar hari ini para murid memahami materi yang diajarkan hari ini yaitu tentang mengidentifikasi sikap kepahlawanan para perumus Pancasila yaitu dengan cara para murid menjelaskan apa saja sikap para pahlawan perumus Pancasila itu ya harus diikuti oleh para murid di dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa yang hadir pada hari ini berjumlah 20 orang dan tidak hadir dua orang dikarenakan sakit.

BAHASA INDONESIA

  CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2   Memahami Teks Petunjuk Rambu Lalu Lintas dan Pentingnya Menaatinya Hari/Tanggal: Kamis, 3 September 2026 Nama ...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea