Selasa, 03 Maret 2026

IPAS, SENI RUPA

By elfida fida - Maret 03, 2026 1 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI RABU TANGGAL 04 MARET 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

 MATA PELAJARAN IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

1. Murid mampu menjelaskan pengertian keanekaragaman hayati, contoh flora dan fauna lokal, fungsi keanekaragaman hayati bagi kehiudpan.

2. Murid mampu menjelaskan pengertian kearifan lokal.

MATERI AJAR: KEANEKARAGAMAN DI LINGKUNGAN SEKITAR

I. KEANEKARAGAMAN HAYATI

1. Pengertian Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati adalah beragamnya makhluk hidup yang ada di bumi, baik tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme.

Negara Indonesia termasuk salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

Keanekaragaman hayati meliputi:

  • Keanekaragaman jenis (berbagai macam tumbuhan dan hewan)

  • Keanekaragaman gen (perbedaan sifat dalam satu jenis makhluk hidup)

  • Keanekaragaman ekosistem (hutan, laut, sungai, sawah, dll.)


2. Contoh Flora dan Fauna Lokal

A. Contoh Flora (Tumbuhan) Lokal Indonesia

  1. Rafflesia arnoldii → bunga terbesar di dunia

  2. Anggrek bulan → bunga khas Indonesia

  3. Pohon jati

  4. Pohon sagu


B. Contoh Fauna (Hewan) Lokal Indonesia

  1. Komodo

  2. Harimau Sumatra

  3. Burung cendrawasih

  4. Orangutan


3. Fungsi Keanekaragaman Hayati bagi Kehidupan

Keanekaragaman hayati memiliki banyak manfaat, antara lain:

1️⃣ Sumber Pangan

  • Padi, jagung, sayur, buah, ikan, daging

2️⃣ Sumber Obat

  • Tanaman jahe, kunyit, temulawak

3️⃣ Sumber Sandang dan Papan

  • Kapas untuk pakaian

  • Kayu untuk rumah

4️⃣ Menjaga Keseimbangan Lingkungan

  • Hutan menghasilkan oksigen

  • Hewan membantu penyerbukan

5️⃣ Sumber Ilmu Pengetahuan dan Wisata

  • Taman nasional

  • Wisata alam


II. KEARIFAN LOKAL

1. Pengertian Kearifan Lokal

Kearifan lokal adalah nilai-nilai, kebiasaan, dan tradisi yang berkembang dalam masyarakat secara turun-temurun untuk menjaga keseimbangan kehidupan dan lingkungan.

Kearifan lokal mengajarkan manusia untuk hidup selaras dengan alam.


2. Contoh Kearifan Lokal di Indonesia

  1. Subak di Bali → sistem pengairan sawah tradisional

  2. Sasi di Maluku → larangan mengambil hasil laut dalam waktu tertentu

  3. Hutan Larangan → tidak boleh menebang pohon sembarangan

  4. Gotong royong membersihkan lingkungan


3. Hubungan Keanekaragaman Hayati dan Kearifan Lokal

Kearifan lokal membantu menjaga keanekaragaman hayati agar tetap lestari.

Contoh:

  • Tidak menebang hutan sembarangan

  • Tidak menangkap ikan dengan bom

  • Menanam kembali pohon yang ditebang


III. Kesimpulan

  1. Keanekaragaman hayati adalah keberagaman makhluk hidup di bumi.

  2. Indonesia memiliki banyak flora dan fauna lokal.

  3. Keanekaragaman hayati bermanfaat bagi kehidupan manusia.

  4. Kearifan lokal adalah nilai dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga lingkungan.

  5. Kita harus menjaga dan melestarikan alam sekitar.


IV. Latihan Soal

Pilihan Ganda

  1. Keanekaragaman hayati berarti ....
    a. Kesamaan makhluk hidup
    b. Keberagaman makhluk hidup
    c. Perbedaan cuaca
    d. Perubahan musim

  2. Komodo merupakan contoh ....
    a. Flora
    b. Fauna
    c. Mikroorganisme
    d. Jamur


Isian

  1. Sistem pengairan tradisional di Bali disebut .....

  2. Keanekaragaman hayati bermanfaat sebagai sumber ....

SENI RUPA

TUJUAN PEMBELAJARAN

Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari beberapa alat dan bahan lokal (seperti daun,batang, kardus bekas, kertas koran).

Membandingkan Kelebihan dan Kekurangan Alat dan Bahan Lokal

A. Pengertian Alat dan Bahan dalam Seni Rupa

Dalam membuat karya seni rupa, kita membutuhkan alat dan bahan.

  • Alat adalah benda yang digunakan untuk membantu membuat karya (misalnya gunting, lem, kuas).

  • Bahan adalah benda yang digunakan untuk membuat karya (misalnya daun, batang, kardus, kertas).

Kita bisa menggunakan bahan lokal yang ada di sekitar kita. Selain mudah didapat, bahan lokal juga lebih hemat dan ramah lingkungan.

B. Contoh Bahan Lokal dan Perbandingannya

1. Daun

Contoh penggunaan: kolase, cetak daun, hiasan.

Kelebihan:

  • Mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

  • Memiliki bentuk dan tekstur yang unik.

  • Ramah lingkungan.

Kekurangan:

  • Mudah kering dan rapuh.

  • Tidak tahan lama.

  • Warna bisa cepat berubah.

2. Batang atau Ranting

Contoh penggunaan: kerajinan miniatur, bingkai foto, hiasan dinding.

Kelebihan:

  • Kuat dan kokoh.

  • Memberikan kesan alami.

  • Bisa dibentuk sesuai kebutuhan.

Kekurangan:

  • Permukaannya kadang kasar.

  • Perlu alat tambahan untuk memotong.

  • Jika terlalu kering bisa mudah patah.

3. Kardus Bekas

Contoh penggunaan: membuat maket rumah, topeng, kotak hias.

Kelebihan:

  • Mudah dipotong dan dibentuk.

  • Ringan.

  • Mudah ditempel dan diwarnai.

  • Memanfaatkan barang bekas (daur ulang).

Kekurangan:

  • Tidak tahan air.

  • Mudah penyok.

  • Kurang kuat untuk beban berat.

4. Kertas Koran

Contoh penggunaan: kolase, papier mâché (bubur kertas), anyaman.

Kelebihan:

  • Mudah didapat.

  • Mudah dibentuk.

  • Murah dan bisa didaur ulang.

Kekurangan:

  • Tinta bisa luntur jika terkena air.

  • Mudah sobek.

  • Kurang tebal dibanding kardus.

C. Tabel Perbandingan

BahanKelebihanKekurangan
DaunUnik, alami, mudah ditemukanMudah kering dan rapuh
Batang/RantingKuat, kokoh, alamiKasar, perlu alat potong
Kardus BekasMudah dibentuk, ringanTidak tahan air
Kertas KoranMurah, mudah dibentukMudah sobek, tinta luntur

D. Kesimpulan

Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita harus memilih bahan sesuai dengan kebutuhan karya yang akan dibuat. Dengan memanfaatkan bahan lokal, kita belajar untuk:

  • Kreatif

  • Hemat

  • Peduli lingkungan

E. Latihan Soal

  1. Sebutkan dua kelebihan menggunakan daun sebagai bahan karya seni!

  2. Mengapa kardus bekas cocok untuk membuat maket rumah?

  3. Apa kekurangan kertas koran jika digunakan untuk karya yang terkena air?

  4. Bahan apa yang paling kuat untuk membuat miniatur? Jelaskan alasanmu!

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA KELAS IV

- LCD

- GAMBAR

METODE PEMBELAJARAN:

- Diskusi kelompok, tanya jawab, , Ceramah, PBL

Reflleksi kegiatan pembelajaran hari ini :

Senin, 02 Maret 2026

MATEMATIKA, PENDIDIKAN PANCASILA

By elfida fida - Maret 02, 2026 1 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SELASA TANGGAL 03 MARET 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

1.  Murid dapat menjelaskan pengerttian satuan baku dan tidak baku

     satuan baku.

2. Murid dapat menyebutkan satuan baku untuk panjang (cm, m, km).

3. Murid dapat mengukur panjang benda menggunakan satuan baku (misalnya, cm,dan m).

4. Murid dapat melakukan pengukuran panjang benda menggunakan satuan baku. 


MATERI AJAR; SATUAN BAKU DAN TIDAK BAKU

A. Pengertian Satuan

Satuan adalah alat ukur yang digunakan untuk menyatakan ukuran suatu benda atau kejadian.

Contoh:

  • Mengukur panjang meja

  • Mengukur berat buah

  • Mengukur waktu belajar


B. Satuan Tidak Baku

1. Pengertian

Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak memiliki standar tetap dan hasil pengukurannya bisa berbeda-beda tergantung orang yang mengukur.

2. Ciri-ciri

  • Tidak memiliki ukuran yang pasti

  • Hasil pengukuran bisa berbeda

  • Biasanya menggunakan anggota tubuh atau benda di sekitar

3. Contoh

  • Jengkal

  • Hasta

  • Langkah

  • Depa

  • Gelas

  • Sendok

4. Contoh Penggunaan

  • Panjang meja = 5 jengkal

  • Lebar kelas = 10 langkah

  • Air = 2 gelas

⚠ Mengapa hasilnya bisa berbeda?
Karena ukuran jengkal atau langkah setiap orang tidak sama.


C. Satuan Baku

1. Pengertian

Satuan baku adalah satuan yang memiliki standar tetap dan berlaku umum sehingga hasil pengukuran akan sama meskipun dilakukan oleh orang yang berbeda.

Satuan baku mengacu pada sistem satuan internasional (SI).

2. Ciri-ciri

  • Memiliki standar yang jelas

  • Hasil pengukuran sama

  • Diakui secara internasional


D. Macam-macam Satuan Baku

1. Satuan Panjang

  • Milimeter (mm)

  • Sentimeter (cm)

  • Meter (m)

  • Kilometer (km)

Alat ukur: penggaris, meteran


2. Satuan Berat

  • Gram (g)

  • Kilogram (kg)

  • Ons

Alat ukur: timbangan


3. Satuan Waktu

  • Detik

  • Menit

  • Jam

Alat ukur: jam, stopwatch


4. Satuan Volume

  • Liter (L)

  • Mililiter (mL)

Alat ukur: gelas ukur


E. Perbedaan Satuan Baku dan Tidak Baku

Satuan Tidak BakuSatuan Baku
Tidak tetap          Tetap
Hasil bisa berbedaHasil sama
Tidak standarStandar internasional
Contoh: jengkalContoh: meter

F. Contoh Soal Latihan

Pilihan Ganda

  1. Panjang pensil sebaiknya diukur menggunakan ....
    a. Jengkal
    b. Meter
    c. Langkah
    d. Depa

  2. Berat beras diukur menggunakan satuan ....
    a. Meter
    b. Kilogram
    c. Jam
    d. Langkah


Isian

  1. Satuan yang memiliki ukuran tetap disebut satuan __________.

  2. Contoh satuan tidak baku adalah __________.


G. Kesimpulan

  • Satuan tidak baku tidak memiliki ukuran tetap.

  • Satuan baku memiliki standar dan berlaku umum.

  • Untuk hasil pengukuran yang tepat dan sama, kita harus menggunakan satuan baku.

MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
TUJUAN PEMBELAJARAN:

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian RT, RW, Desa/Kelurahan, dan Kecamatan.

  2. Menyebutkan tugas dan peran masing-masing.

  3. Menunjukkan sikap gotong royong dan tanggung jawab di lingkungan sekitar.


M MATERI AJAR: RT/RW/desa/Kelurahan, dan Kecamatan
   

Pemerintahan di Lingkungan Sekitar

Negara kita adalah Indonesia.
Indonesia memiliki susunan pemerintahan dari pusat sampai daerah. Di lingkungan tempat tinggal kita, terdapat susunan pemerintahan paling kecil hingga lebih besar, yaitu:

RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan


Rukun Tetangga (RT)

1. Pengertian

RT (Rukun Tetangga) adalah organisasi masyarakat paling kecil dalam lingkungan tempat tinggal.

2. Dipimpin oleh

Ketua RT.

3. Tugas RT

  • Mendata warga

  • Membantu pembuatan surat pengantar

  • Menjaga keamanan dan ketertiban

  • Mengadakan kerja bakti

4. Contoh Sikap Sesuai Nilai Pancasila

  • Gotong royong membersihkan lingkungan

  • Saling membantu tetangga yang kesulitan


 Rukun Warga (RW)

1. Pengertian

RW (Rukun Warga) adalah gabungan dari beberapa RT.

2. Dipimpin oleh

Ketua RW.

3. Tugas RW

  • Mengkoordinasikan kegiatan antar-RT

  • Menyampaikan aspirasi warga

  • Membantu pemerintah desa/kelurahan


 Desa dan Kelurahan

1. Pengertian Desa

Desa adalah wilayah yang biasanya berada di daerah pedesaan.

Dipimpin oleh

Kepala Desa (dipilih oleh warga).

Tugas Kepala Desa

  • Mengatur pemerintahan desa

  • Mengelola pembangunan desa

  • Melayani masyarakat


2. Pengertian Kelurahan

Kelurahan adalah wilayah yang biasanya berada di daerah perkotaan.

Dipimpin oleh

Lurah (ditunjuk oleh pemerintah).

Tugas Lurah

  • Memberikan pelayanan masyarakat

  • Mengatur administrasi

  • Menjaga ketertiban lingkungan


 Kecamatan

1. Pengertian

Kecamatan adalah gabungan dari beberapa desa dan/atau kelurahan.

2. Dipimpin oleh

Camat.

3. Tugas Camat

  • Mengawasi jalannya pemerintahan desa/kelurahan

  • Membina ketertiban dan pembangunan

  • Melayani administrasi masyarakat


Hubungan RT, RW, Desa/Kelurahan, dan Kecamatan

Urutan struktur pemerintahan daerah dari kecil ke besar:

RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan → Kabupaten/Kota → Provinsi → Pemerintah Pusat

Contoh:
Jika seseorang ingin membuat KTP:

  1. Meminta surat pengantar dari RT

  2. Disahkan oleh RW

  3. Diproses di Kelurahan/Desa


Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat

Sebagai warga negara Indonesia, kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan cara:

  1. Sila 1 → Menghormati perbedaan agama

  2. Sila 2 → Saling membantu tetangga

  3. Sila 3 → Menjaga persatuan lingkungan

  4. Sila 4 → Bermusyawarah saat mengambil keputusan

  5. Sila 5 → Berlaku adil kepada semua warga


Contoh Soal Latihan

Pilihan Ganda

  1. RT merupakan organisasi masyarakat yang paling ....
    a. besar
    b. kecil
    c. tinggi
    d. luas

  2. Desa dipimpin oleh ....
    a. Camat
    b. Lurah
    c. Kepala Desa
    d. Ketua RW


Isian

  1. Gabungan beberapa RT disebut __________.

  2. Kecamatan dipimpin oleh __________.


 Kesimpulan

  • RT dan RW adalah organisasi masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

  • Desa dan Kelurahan merupakan wilayah administratif di bawah Kecamatan.

  • Kecamatan terdiri atas beberapa Desa/Kelurahan.

  • Semua memiliki peran penting dalam melayani masyarakat.

  • Kita harus aktif dan bertanggung jawab sebagai warga negara.

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:



Minggu, 01 Maret 2026

MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Maret 01, 2026 1 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 02 MARET 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat mengerjakan sumatif haroan tentang bilangan desimal dengan baik dan benar.

LATIHAN SOAL:

I.    Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat!

 

1.    Angka pertama setelah koma pada bilangan desimal disebut nilai tempat…

2.  Tuliskan dalam bentuk desimal: dua per sepuluh!

3.  Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil ke terbesar:
0,72 ; 0,7 ; 0,75 ….

4. Bandingkan 0,35 dan 0,53. Bilangan yang lebih besar adalah…

5. Isilah tanda yang tepat (<, >, =):
0,48 ….  0,48

6. Ubah 35/100​ menjadi bentuk desimal…

7. Tuliskan dalam bentuk pecahan: 0,75…

8. Pada bilangan 0,63, angka 6 menempati nilai tempat …

9. Jika suatu benda terjual 0,50 bagian, maka dalam persen menjadi …%

10. Ubah 0,35 menjadi bentuk persen…

MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Melalui kegiatan mendiskusikan isi teks yang dibacakan, murid dapat membandingkan objek dan ciri-cirinya dengan Tepat.

MATERI AJAR

Membandingkan Objek dan Ciri-Cirinya


1. Pengertian Membandingkan

Membandingkan adalah kegiatan melihat persamaan dan perbedaan antara dua atau lebih objek berdasarkan ciri-cirinya.

Saat membandingkan, kita memperhatikan:

  • Bentuk

  • Ukuran

  • Warna

  • Fungsi

  • Sifat

  • Bagian-bagian


2. Pengertian Objek dan Ciri-Ciri

  • Objek adalah benda, hewan, tumbuhan, atau sesuatu yang dapat diamati.

  • Ciri-ciri adalah tanda atau sifat khusus yang dimiliki suatu objek.

Contoh:

  • Objek: Kucing

  • Ciri-ciri: Berkaki empat, berbulu, memiliki ekor, mengeong.


3. Cara Membandingkan Objek

Langkah-langkah membandingkan:

  1. Dengarkan atau baca teks dengan saksama.

  2. Tentukan objek yang akan dibandingkan.

  3. Catat ciri-ciri masing-masing objek.

  4. Temukan persamaan dan perbedaannya.

  5. Sajikan hasil perbandingan secara lisan atau tertulis.


4. Kata-Kata yang Digunakan untuk Membandingkan

Beberapa kata yang sering digunakan:

  • Sama

  • Berbeda

  • Lebih … daripada …

  • Sedangkan

  • Namun

  • Keduanya


5. Contoh Teks dan Pembahasan

Contoh Teks (Dibacakan Guru)

“Kelinci dan kura-kura adalah hewan yang berbeda. Kelinci memiliki kaki panjang dan dapat berlari cepat. Tubuhnya ditutupi bulu halus. Kura-kura memiliki kaki pendek dan berjalan lambat. Tubuhnya dilindungi oleh tempurung yang keras.”


Hasil Perbandingan

AspekKelinciKura-kura
KakiPanjangPendek
KecepatanCepatLambat
Penutup TubuhBuluTempurung keras

Persamaan:

  • Sama-sama hewan.

Perbedaan:

  • Bentuk tubuh dan cara bergerak berbeda.


6. Kesimpulan

Membandingkan membantu kita memahami persamaan dan perbedaan suatu objek. Dengan mendengarkan teks dengan baik, kita dapat menemukan ciri-ciri objek dan membandingkannya dengan tepat.

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, Discovery Learning

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

IPAS, SENI RUPA

    GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI RABU TANGGAL 04 MARET 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaiku...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea