Rabu, 09 September 2026

BAHASA INDONESIA

By elfida fida - September 09, 2026 2 Comments


CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 

    Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

    Fase/Kelas: B / IV B

    Hari/Tanggal: Kamis, 10 September 2026

    Nama Guru: Elfida, S.Pd.

    Materi: Mari Berdiskusi dan Membuat Poster Kesepakatan Tertib Lalu Lintas! 🚦

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari mebawa keberkahan. ✨

Pada pembelajaran hari ini, kita akan membaca teks tentang perjalanan ke sekolah, mempelajari rambu lalu lintas, berdiskusi kelompok untuk menyusun kesepakatan bersama, lalu menuangkannya ke dalam poster yang menarik!

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, sampaikan pendapatmu dengan berani, dan jadilah pengguna jalan yang disiplin! 🌟🚦🚶‍♀️🛵

📌 Capaian & Tujuan Pembelajaran

    Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami informasi dari teks narasi dan petunjuk yang dibaca, menemukan serta memaknai kosakata baru berdasarkan konteks kalimat, serta menjelaskan pentingnya menaati aturan dan rambu lalu lintas untuk menumbuhkan sikap disiplin dan bertanggung jawab.

   Tujuan Pembelajaran: Melalui kegiatan membaca, mengamati rambu lalu lintas, dan berdiskusi secara aktif, peserta didik mampu memaknai kosakata baru, memahami pentingnya menaati rambu lalu lintas, serta menyusun kesepakatan bersama yang dituangkan dalam bentuk poster kelompok.


📚 Alur & Materi Pembelajaran

🎯 Alur Tujuan Pembelajaran

    Membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah dengan lancar.

    Menemukan dan memaknai kosakata baru berdasarkan konteks kalimat.

    Memahami petunjuk dan arti rambu lalu lintas.

    Berdiskusi aktif untuk membuat kesepakatan bersama tentang keselamatan di jalan.

    Menuangkan hasil kesepakatan kelompok ke dalam poster.


🧩 Model, Metode & Media Pembelajaran

    Model/Metode: Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning), Diskusi Kelompok, Mengamati, Tanya Jawab, dan Penugasan Poster.

    Media: Gambar rambu lalu lintas, karton Manila/A3, pensil warna/krayon, LKPD, dan papan tulis.

💭 Apersepsi & Penguatan Keimanan

Transform Apersepsi:

Bu Elfida menunjukkan gambar rambu lalu lintas di papan tulis.

    "Anak-anak, pernahkah kalian melihat rambu lalu lintas saat berangkat ke sekolah?"

    "Apa yang harus dilakukan kendaraan jika lampu menyala merah?"

    "Mengapa kita wajib menaati petunjuk rambu lalu lintas?"

🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan:

Allah Swt. mengajarkan kita untuk senantiasa menjaga keselamatan diri dan tidak membahayakan orang lain. Menaati aturan di jalan raya merupakan wujud rasa tanggung jawab, disiplin, dan kasih sayang kita terhadap sesama sesama manusia.

📖 Ringkasan Materi

1. Bacaan: Perjalanan Siti ke Sekolah

Pagi hari, Siti berjalan bersama ayah menuju sekolah. Di persimpangan, Siti melihat lampu lalu lintas berwarna merah. Ayah berhenti dan menunggu hingga lampu berubah hijau. Siti juga melihat beberapa pejalan kaki menyeberang di zebra cross dengan aman. Ayah menjelaskan bahwa menaati rambu lalu lintas membuat perjalanan aman dan selamat sampai tujuan.

2. Kosakata Baru

    Lalu lintas: Kegiatan kendaraan dan orang yang bergerak di jalan.

    Persimpangan: Tempat bertemunya dua jalan atau lebih.

    Rambu: Tanda/lambang yang memberi petunjuk, perintah, larangan, atau peringatan.

    Pejalan kaki: Orang yang berjalan kaki di area jalan raya.

    Menaati: Mematuhi atau melaksanakan aturan dengan tertib.

Contoh poster kespakatan tentqng tertib lalu lintas:



🗣️ Tugas Diskusi & Proyek Poster Kelompok

Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4–5 siswa, lalu kerjakan tugas berikut!

Langkah 1: Berdiskusi Menyusun Kesepakatan

Diskusikan pertanyaan berikut bersama teman kelompokmu:

    Mengapa pengguna jalan wajib memahami petunjuk pada rambu lalu lintas?

    Apa akibatnya jika seseorang melanggar rambu lalu lintas?

    Buatlah 3–5 Poin Kesepakatan Bersama tentang sikap disiplin dan tertib yang harus dilakukan saat menjadi pejalan kaki atau pengendara!

    Contoh Kesepakatan Bersama:

        Selalu menyeberang jalan di zebra cross.

        Berhenti saat lampu lalu lintas berwarna merah.

        Menggunakan helm saat dibonceng sepeda motor.

Langkah 2: Menuangkan Kesepakatan ke Dalam Poster

    Ambil kertas karton dan alat mewarnai yang telah disediakan.

    Tuliskan Judul Poster yang menarik (Contoh: "Poster Kesepakatan Tertib Lalu Lintas Class IV.B").

    Gambar minimal 2 simbol rambu lalu lintas (misal: Rambu Penyeberangan, Lampu Lalu Lintas, atau Rambu Stop).

    Tuliskan Poin-Poin Kesepakatan hasil diskusi kelompokmu dengan jelas dan rapi.

    Hias poster kelompokmu agar terlihat indah dan menarik!

    Presentasikan hasil poster kesepakatan kelompokmu di depan kelas! 🌟

✏️ Latihan Mandiri

Jawablah pertanyaan di bawah ini pada buku tulismu!

A. Pilihan Ganda

    Tempat bertemunya dua jalan atau lebih disebut ....

    a. Sekolah

    b. Persimpangan

    c. Halaman


    Orang yang berjalan di jalan raya disebut ....

    a. Pengendara

    b. Penumpang

    c. Pejalan kaki

    Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, kendaraan harus ....

    a. Berhenti

    b. Melaju cepat

    c. Terus berjalan

B. Isian Singkat

    Mematuhi aturan lalu lintas sangat penting untuk menjaga _____________.

    Sebutkan arti dari kata menaati! _____________.


🎯 Refleksi Pembelajaran

Selasa, 08 September 2026

SENI RUPA

By elfida fida - September 08, 2026 5 Comments

  CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 

Hari/Tanggal: Raabu, 09 September 2026

Nama Guru: Elfida, S.Pd.

Fase/Kelas: B / IV B

Mata Pelajaran: Seni Rupa

Materi: Teknik Menggunakan Pensil dan Penghapus

🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap berkreasi. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran Seni Rupa hari ini, kita akan fokus belajar mengenal, menganalisis karakter, dan mengaplikasikan berbagai alat gambar serta pewarna dalam karya seni. Kita akan mengeksplorasi perbedaan alat gambar kering dan basah, memahami teknik penggunaannya, hingga menghasilkan karya visual yang menarik dan rapi.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti langkah-langkah berkarya dengan cermat, berani bereksperimen, serta bersikap jujur dan percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, dan mengeksplorasi penggunaan berbagai alat gambar serta alat pewarna (kering dan basah) dalam menciptakan karya seni rupa dua dimensi secara kreatif, rapi, dan tepat sesuai fungsinya.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati contoh alat dan hasil pewarnaan, berdiskusi, serta berlatih mandiri, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan jenis-jenis alat gambar dan alat pewarna berdasarkan karakteristiknya (kering dan basah).
  2. Menganalisis perbedaan hasil goresan dari berbagai media pewarna dalam seni rupa.
  3. Memilih alat gambar dan alat pewarna yang sesuai dengan teknik menggambar yang digunakan.
  4. Mengaplikasikan kombinasi alat gambar dan media pewarna pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) secara rapi.
  5. Memecahkan masalah pemilihan media pewarna dalam membuat latar belakang dan detail gambar.
  6. Menunjukkan sikap teliti, kreatif, dan tekun dalam merawat serta menggunakan alat menggambar.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  1. Memahami perbedaan dasar antara media gambar kering (pensil, krayon, pensil warna, spidol) dan media basah (cat air, cat akrilik).
  2. Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing alat gambar dan pewarna.
  3. Mengaplikasikan teknik pencampuran warna (gradasi) menggunakan pensil warna dan krayon.
  4. Menunjukkan ketelitian dalam mewarnai area detail kecil dan area luas pada gambar.
  5. Merawat dan menjaga kebersihan alat pewarna setelah digunakan.

🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Pensil grafik (HB, 2B, 4B), pensil warna, krayon/pastel minyak, cat air, kuas, palet, penghapus (penghapus pensil biasa dan penghapus ulet/kneaded eraser), kertas gambar, contoh karya dengan beragam media pewarna, dan LKPD.

📚 MATERI POKOK

1. Teknik Dasar Menggunakan Pensil dan Penghapus

  • Jenis dan Kode Pensil:

    • Pensil Kode H (Hard): Menghasilkan goresan tipis, keras, dan presisi. Cocok untuk membuat sketsa awal agar kertas tidak mudah kotor.

    • Pensil Kode B (Black): Menghasilkan goresan tebal, pekat, dan lembut (seperti 2B, 4B, 6B). Sangat cocok untuk membuat garis tepi (outlining), bayangan, dan teknik arsir.

  • Teknik Memegang Pensil:

    • Posisi Menulis (Ujung Pensil): Digunakan untuk membuat garis detail, bentuk kecil, dan mempertegas tepi gambar.

    • Posisi Miring/Rebah (Samping Pensil): Digunakan untuk meratakan bidang tebal, membuat bayangan (shading), dan arsiran lembut.

  • Teknik Menggunakan Penghapus secara Tepat:

      • Hapuslah secara perlahan dan sejajar (satu arah) agar kertas tidak terlipat atau sobek.

      • Gunakan bagian sudut penghapus yang masih bersih untuk area detail kecil.

      • Gunakan kuas khusus atau tiupan lembut untuk membersihkan sisa ampas penghapus, hindari menyapu dengan telapak tangan agar kertas tidak bernoda minyak/kotor.

    2. Klasifikasi Alat Pewarna

    A. Media Pewarna Kering (Tanpa Pengencer Air/Minyak)

  • Pensil Warna: Menghasilkan warna yang halus dan presisi. Cocok untuk area bidang gambar yang penuh detail/kecil. Mudah dikontrol namun butuh kesabaran untuk bidang luas.

  • Krayon / Oil Pastel: Menghasilkan warna yang pekat, tebal, dan sangat bagus untuk teknik gradasi (pencampuran warna). Sangat tepat untuk mengisi bidang gambar yang luas.

  • Spidol Warna: Menghasilkan warna yang cerah dan tegas. Cocok untuk teknik pointilis atau penegasan garis tepi, namun berisiko menembus kertas jika terlalu basah.

B. Media Pewarna Basah (Menggunakan Pengencer Air/Minyak)

  • Cat Air (Watercolour): Menggunakan pengencer air, menghasilkan warna yang transparan (aquarel). Membutuhkan kertas khusus bertektur tebal agar tidak bergelombang atau robek.

  • Cat Akrilik: Menggunakan pengencer air namun bersifat pekat dan cepat kering. Hasil pewarnaan cenderung menutup sempurna dan tahan air setelah kering.

3. Teknik Pengaplikasian dan Gradasi Warna

  • Teknik Gradasi: Menggabungkan dua warna atau lebih dari tingkat gelap ke terang (contoh: merah → oranye → kuning) untuk memberi kesan hidup dan bervolume.

  • Pencocokan Media:

    • Area detail kecil → Gunakan pensil warna atau drawing pen.

    • Area bidang luas → Gunakan krayon atau sapuan cat air.

📝 LATIHAN HARIAN

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. Alat pewarna seperti krayon dan pensil warna termasuk ke dalam kelompok media ....

  2. Pensil yang memiliki kode huruf B (seperti 2B atau 4B) memiliki sifat goresan yang ....

  3. Untuk membuat sketsa awal agar tidak mudah kotor dan garisnya tipis, kita sebaiknya menggunakan pensil ber-kode ....

  4. Media pewarna yang membutuhkan pengencer air dan menghasilkan warna transparan adalah ....

  5. Menggabungkan dua atau lebih warna dari tingkat gelap ke tingkat terang dinamakan teknik ....

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan gunakan langkah penyelesaian yang runtut!

  1. Jelaskan perbedaan antara pensil warna dan krayon berdasarkan hasil goresannya serta kemudahannya dalam mewarnai bidang luas!

  2. Budi menggambar seekor burung hantu dengan banyak bulu-bulu kecil yang detail, serta latar belakang malam hari yang luas. Tentukan alat pewarna apa yang cocok untuk bulu burung hantu dan latar belakangnya, serta berikan alasannya!

🔍 REFLEKSI

SUMATIF HARIAN IPAS KE-2 TENTANG GAYA

By elfida fida - September 08, 2026 4 Comments

CLASS IV.B SD AL AZHAR 2

 

 

Jenis-Jenis Gaya dan Pengaruhnya terhadap Arah, Gerak, dan Bentuk Benda

Hari/Tanggal: Rabu 09 September 2026

Nama Guru: Elfida, S.Pd.

Fase/Kelas: B / IV B

Mata Pelajaran: IPAS

Materi: Penerapan Pengaruh Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran IPAS hari ini, kita akan belajar tentang jenis-jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda. Kita akan mengamati bagaimana gaya seperti gaya otot, gaya gesek, gaya pegas, dan gaya magnet diterapkan untuk membantu kegiatan kita sehari-hari.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti langkah-langkah pengamatan dengan teliti, berani bertanya, dan bersikap jujur serta percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

Jadilah anak yang teliti, jujur, cermat, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas. 📐✏️

📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memanfaatkan gaya untuk membantu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, serta membedakan jenis-jenis gaya dan menjelaskan pengaruh gaya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda dengan benar.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati contoh demonstrasi, berdiskusi, dan berlatih mandiri, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian gaya dan menyebutkan jenis-jenis gaya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Membedakan pengaruh gaya terhadap gerak benda (diam menjadi bergerak, bergerak menjadi diam, serta perubahan kecepatan).
  3. Membedakan pengaruh gaya terhadap arah gerak benda.
  4. Membedakan pengaruh gaya terhadap bentuk benda.
  5. Menganalisis penerapan pengaruh gaya dalam kehidupan sehari-hari secara tepat.
  6. Menunjukkan sikap teliti, jujur, dan tekun dalam mengamati dan mengerjakan latihan.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi jenis gaya (gaya otot, gesek, pegas, magnet, gravitasi, dan listrik).
  2. Memahami pengaruh gaya yang membuat benda diam bergerak dan benda bergerak menjadi diam.
  3. Memahami pengaruh gaya yang mengubah arah gerak benda.
  4. Memahami pengaruh gaya yang mengubah bentuk benda.
  5. Menjelaskan contoh penerapan berbagai pengaruh gaya dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Menunjukkan kerapian dan ketelitian dalam menyelesaikan soal latihan.

📚 MATERI POKOK

📖 Pengertian dan Jenis-Jenis Gaya (Gaya Otot, Gesek, Pegas, Magnet, Gravitasi)

🚗 Pengaruh Gaya terhadap Gerak Benda (Kecepatan dan Keadaan Benda)

🧭 Pengaruh Gaya terhadap Arah Gerak Benda

📦 Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda

🛠️ Penerapan Pengaruh Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Penjelasan interaktif, demonstrasi alat peraga, diskusi kelompok, latihan terbimbing, dan penugasan mandiri.

📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Bola Plastik, Sepeda/Sepeda Mainan, Plastisin, Karet Gelang, Papan Tulis, LKPD, dan Buku Pendamping IPAS.

💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran IPAS.

Guru menggulingkan sebuah bola plastik di lantai, lalu menendangnya hingga berubah arah, menyundulnya, dan menghentikannya dengan kaki.

Kemudian guru bertanya:

💭 "Anak-anak, apa yang terjadi pada bola saat Bu Guru menendang bola yang tadinya diam?"

💭 "Mengapa arah gerak bola bisa berubah saat ditepis atau ditendang kembali?"

💭 "Apa yang terjadi jika bola plastik tersebut kita injak dengan kuat?"

Guru menjelaskan bahwa semua peristiwa tersebut terjadi karena adanya gaya yang diberikan pada benda.

🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. telah menciptakan alam semesta beserta hukum-hukum fisika yang menyertainya agar manusia dapat memanfaatkannya dengan baik. Ketika kita mengayuh sepeda, mengerem kendaraan, atau membawa barang belanjaan, kita sedang memanfaatkan gaya ciptaan Allah Swt. Belajar memahami fenomena alam dengan cermat merupakan bagian dari menuntut ilmu yang bernilai ibadah. Yuk, kita belajar dengan teliti, jujur, dan penuh semangat! ✨

📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Jenis-Jenis Gaya

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda.

Beberapa jenis gaya antara lain:

  • Gaya Otot: Gaya yang dihasilkan oleh otot tubuh manusia atau hewan (contoh: mendorong meja, menarik gerobak).
  • Gaya Gesek: Gaya yang timbul akibat gesekan dua permukaan benda yang bersentuhan (contoh: rem sepeda dengan velg roda).
  • Gaya Pegas: Gaya yang dihasilkan oleh benda elastis yang diregangkan atau dimampatkan (contoh: ketapel, busur panah).
  • Gaya Gravitasi: Gaya tarik bumi yang menarik benda ke pusat bumi (contoh: buah jatuh dari pohon).
  • Gaya Magnet: Gaya tarik atau tolak yang dihasilkan oleh magnet (contoh: magnet menempel di pintu kulkas).

2. Pengaruh Gaya terhadap Benda

Gaya dapat memberikan beberapa pengaruh utama pada benda, yaitu:

  • Mengubah Gerak Benda (Diam menjadi Bergerak / Bergerak menjadi Diam):
    • Contoh: Bola diam bergerak saat ditendang (gaya otot), dan mobil yang bergerak berhenti saat direm (gaya gesek).
  • Mengubah Arah Gerak Benda:
    • Contoh: Pemain bulu tangkis memukul kok yang datang sehingga kok berbelok arah kembali ke area lawan.
  • Mengubah Bentuk Benda:
    • Contoh: Kaleng minuman bekas penyok setelah diinjak, atau adonan kue yang dibentuk saat ditekan.

3. Contoh Penerapan Pengaruh Gaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh penerapan gaya dalam kegiatan harian kita:

  1. Mengayuh dan Mengerem Sepeda: Kaki memberikan gaya otot untuk membuat sepeda bergerak, sedangkan rem memanfaatkan gaya gesek untuk menghentikan laju sepeda.
  2. Bermain Ketapel: Gaya pegas pada karet ketapel digunakan untuk melempar kerikil ke arah depan.
  3. Membuat Gerabah / Kerajinan Plastisin: Gaya otot berupa tekanan tangan digunakan untuk mengubah bentuk tanah liat menjadi vas bunga.

Simaklah video pembelajaran di bawah ini :

KISI-KISI SOAL SUMATUF HARIAN IAPS KE-2:

1. Pengertian gaya
2. Jenis-jenis gaya
3. Contoh macam-macam gaya
4. Manfaat gaya dalam kehidupan sehari-hari
5. Penerapan gaya dalam kehidupan sehari-hari
6. Pengaruh gaya dalam bentuk, perubahan, arah benda

📝 LATIHAN HARIAN

## BAGIAN 1: SOAL PILIHAN GANDA (10 SOAL)

 

**Petunjuk:** Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

 

1. Apa yang dimaksud dengan gaya dalam ilmu Fisika?

   - A. Energi yang dimiliki oleh benda bergerak

   - B. Tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda

   - C. Kemampuan benda untuk mempertahankan posisinya

   - D. Hasil kali antara massa benda dengan kecepatannya

 

2. Ketika seseorang membuat kerajinan dari tanah liat seperti gerabah, gaya yang diberikan menyebabkan...

   - A. Benda bergerak semakin cepat

   - B. Benda mengalami perubahan bentuk

   - C. Benda berpindah tempat dengan drastis

   - D. Benda mengalami perubahan arah gerak

 

3. Gaya yang bekerja akibat sentuhan langsung antara dua permukaan benda yang saling bergesekan disebut...

   - A. Gaya gravitasi

   - B. Gaya pegas

   - C. Gaya gesek

   - D. Gaya magnet

 

4. Seorang kiper menepis bola sepak yang ditendang lawan sehingga bola berbelok arah keluar lapangan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa gaya dapat...

   - A. Mengubah bentuk benda

   - B. Mengubah arah gerak benda

   - C. Membuat benda diam menjadi makin diam

   - D. Mengubah massa benda

 

5. Gaya yang dimanfaatkan pada alat trampolin dan ketapel untuk melontarkan objek adalah gaya...

   - A. Otot

   - B. Magnet

   - C. Pegas

   - D. Gravitasi

 

6. Manakah di antara pilihan berikut yang merupakan penerapan gaya gravitasi dalam kehidupan sehari-hari?

   - A. Jarum kompas yang selalu menunjuk ke arah utara dan selatan

   - B. Buah kelapa yang jatuh dari pohon menuju ke permukaan tanah

   - C. Sepeda yang melambat ketika rem ditekan

   - D. Pembakar yang menyalakan kompor gas

 

7. Mengapa permukaan ban kendaraan bermotor dibuat bergerigi atau berulir?

   - A. Untuk memperkecil gaya gesek agar kendaraan berlari lebih cepat

   - B. Untuk memperbesar gaya gesek agar kendaraan tidak mudah selip

   - C. Untuk memperbesar gaya pegas saat melintasi jalan berlubang

   - D. Untuk mengurangi pengaruh gaya gravitasi bumi

 

8. Aktivitas mendorong mobil mogok bersama-sama menggunakan gaya...

   - A. Gaya otot

   - B. Gaya pegas

   - C. Gaya listrik

   - D. Gaya magnet

 

9. Buah mangga jatuh dari pohonnya makin lama gerakannya makin cepat. Pengaruh gaya gravitasi pada peristiwa tersebut adalah...

   - A. Menghentikan benda bergerak

   - B. Mengubah bentuk benda

   - C. Mengubah kecepatan gerak benda

   - D. Mengubah arah angin

 

10. Penggaris plastik yang digosokkan ke rambut kering dapat menarik potongan kertas kecil. Jenis gaya yang bekerja pada peristiwa ini adalah...

    - A. Gaya magnet

    - B. Gaya listrik statis

    - C. Gaya gesek

    - D. Gaya gravitasi

BAGIAN 2: SOAL ESAY / ISIAN (10 SOAL)

1. Jelaskan pengertian gaya secara umum beserta satuan SI (Sistem Internasional) yang digunakan untuk mengukurnya!

2. Sebutkan dan jelaskan secara singkat 4 jenis gaya sentuh yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari!

3. Berikan 3 contoh penerapan gaya magnet dalam teknologi atau kehidupan sehari-hari!

4. Sebutkan minimal 4 pengaruh gaya terhadap suatu benda!

5. Jelaskan mengapa gaya gesek bisa menguntungkan sekaligus merugikan dalam kehidupan sehari-hari! Berikan masing-masing 1 contohnya.

6. Mengapa saat kita melompat ke atas, kita akan selalu kembali jatuh ke bumi? Jelaskan jenis gaya yang bekerja!

7. Berikan 2 contoh peristiwa yang membuktikan bahwa gaya dapat mengubah bentuk benda!

8. Seorang pemain bola voli melakukan *smash* keras ke area lawan, lalu pemain lawan melakukan *block* sehingga bola memantul kembali. Jelaskan pengaruh gaya apa saja yang terjadi pada bola tersebut!

9. Apa yang dimaksud dengan gaya pegas? Tuliskan 2 contoh benda yang memanfaatkan sifat elastisitas atau gaya pegas!

10. Tuliskan 3 manfaat gaya otot bagi aktivitas manusia sehari-hari!

1. Jelaskan pengertian gaya secara umum beserta satuan SI (Sistem Internasional) yang digunakan untuk mengukurnya!

2. Sebutkan dan jelaskan secara singkat 4 jenis gaya sentuh yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari!

3. Berikan 3 contoh penerapan gaya magnet dalam teknologi atau kehidupan sehari-hari!

4. Sebutkan minimal 4 pengaruh gaya terhadap suatu benda!

5. Jelaskan mengapa gaya gesek bisa menguntungkan sekaligus merugikan dalam kehidupan sehari-hari! Berikan masing-masing 1 contohnya.

6. Mengapa saat kita melompat ke atas, kita akan selalu kembali jatuh ke bumi? Jelaskan jenis gaya yang bekerja!

7. Berikan 2 contoh peristiwa yang membuktikan bahwa gaya dapat mengubah bentuk benda!

8. Seorang pemain bola voli melakukan *smash* keras ke area lawan, lalu pemain lawan melakukan *block* sehingga bola memantul kembali. Jelaskan pengaruh gaya apa saja yang terjadi pada bola tersebut!

9. Apa yang dimaksud dengan gaya pegas? Tuliskan 2 contoh benda yang memanfaatkan sifat elastisitas atau gaya pegas!

10. Tuliskan 3 manfaat gaya otot bagi aktivitas manusia sehari-hari!

🌈 KESIMPULAN

Hari ini kita telah belajar tentang penerapan pengaruh gaya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Gaya adalah tarikan atau dorongan yang terdiri dari gaya otot, gesek, pegas, gravitasi, magnet, dan listrik.
  • Pengaruh gaya terhadap benda:
    1. Mengubah gerak benda (diam menjadi bergerak, atau bergerak menjadi diam).
    2. Mengubah arah gerak benda.
    3. Mengubah bentuk benda.
  • Penerapan gaya dapat kita temui pada aktivitas harian seperti bersepeda, bermain bola, membuat kerajinan, dan menggunakan pengereman kendaraan.

💭 REFLEKSI

PENDIDIKAN PANCASILA

By elfida fida - September 08, 2026 3 Comments

 CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 

 Mengenal Tokoh Perumus Pancasila dan Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan

Hari/Tanggal: ,Rabu, 09 September 2026

Nama Guru: Elfida, S.Pd.

Fase/Kelas: B / IV B

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila

Materi: Sikap Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari

🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu. Semoga Allah Swt. selalu melimpahkan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan ilmu untuk kita semua. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran hari ini, mari kita awali dengan berdoa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar hati kita tenang dan pembelajaran berjalan lancar penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran Pendidikan Pancasila hari ini, kita akan belajar mengenal tokoh-tokoh hebat perumus dasar negara kita, yaitu Pancasila. Kita akan membaca kisah perjuangan para pendiri bangsa, mengidentifikasi karakter terpuji dan nilai-nilai kepahlawanan mereka saat merumuskan Pancasila, serta belajar bagaimana meneladani nilai-nilai tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Simak penjelasan Bu Guru dengan saksama, bacalah materi dengan teliti, jangan ragu untuk bertanya, dan sampaikan pendapatmu dengan percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

Jadilah anak yang berakhlak mulia, cinta tanah air, bijaksana dalam bermusyawarah, dan selalu siap meneladani nilai-nilai Pancasila! 🇮🇩✨

📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengidentifikasi tokoh-tokoh perumus Pancasila, memahami proses perumusan dasar negara, mengidentifikasi karakter dan nilai-nilai kepahlawanan para perumus Pancasila, serta meneladani nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan membaca narasi sejarah, mengamati gambar tokoh, berdiskusi, serta mengerjakan latihan, peserta didik mampu:

1. Mengidentifikasi tokoh-tokoh utama perumus Pancasila (Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno).

2. Menjelaskan peran para tokoh dalam proses perumusan dasar negara Indonesia.

3. Mengidentifikasi karakter terpuji dan nilai-nilai kepahlawanan para perumus Pancasila.

4. Menganalisis pentingnya sikap toleransi, musyawarah, dan kebersamaan dalam perumusan Pancasila.

5. Menunjukkan contoh perilaku meneladani nilai kepahlawanan perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

6. Menunjukkan sikap cinta tanah air, menghargai perbedaan, disiplin, dan bertanggung jawab.

✅ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

1. Menyebutkan nama-nama tokoh perumus Pancasila dengan benar.

2. Menjelaskan sikap dan karakter positif yang dimiliki para perumus Pancasila.

3. Menjelaskan pentingnya musyawarah mufakat dan toleransi dalam perumusan Pancasila.

4. Memberikan contoh penerapan nilai-nilai kepahlawanan Pancasila di lingkungan sekitar.

5. Menunjukkan sikap menghargai pendapat orang lain saat berdiskusi di kelas.


📚 MATERI POKOK

📖 Membaca teks narasi proses perumusan Pancasila

👤 Mengenal tokoh-tokoh perumus Pancasila

⭐ Karakter dan nilai-nilai kepahlawanan para perumus Pancasila

🤝 Meneladani nilai perumusan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari (Musyawarah, Toleransi, Cinta Tanah Air, Rela Berkorban)


🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Membaca narasi, mengamati gambar tokoh, diskusi kelompok, tanya jawab, analisis studi kasus, dan penugasan.


📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Gambar/Foto Tokoh Perumus Pancasila, Teks Narasi Sejarah BPUPKI, LKPD, Slide Presentasi Digital, dan Papan Tulis.


💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran Pendidikan Pancasila.

Guru menampilkan gambar Burung Garuda Pancasila dan foto tiga tokoh perumus Pancasila (Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, Ir. Soekarno).

Kemudian guru bertanya kepada peserta didik:

💭 "Anak-anak, tahukah kalian siapa yang merumuskan dasar negara Pancasila yang sering kita ucapkan setiap upacara bendera?"

💭 "Pernahkah kalian berbeda pendapat dengan teman saat memilih ketua kelas atau menentukan permainan? Bagaimana cara kalian menyelesaikannya?"

💭 "Mengapa para pahlawan bangsa dulu bisa bersatu padahal mereka berasal dari suku dan daerah yang berbeda-beda?"


Guru menjelaskan bahwa Pancasila lahir dari proses musyawarah yang panjang oleh para tokoh bangsa yang memiliki jiwa besar, rasa cinta tanah air yang tinggi, serta keteladanan akhlak yang sangat mulia.


🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. memerintahkan kita untuk saling mengenal dan bersatu dalam kebaikan. Dalam Al-Qur'an Surah Ali 'Imran ayat 159, Allah mengajarkan pentingnya bermusyawarah dan bersikap lemah lembut dalam menyelesaikan persoalan.

Para perumus Pancasila telah meneladani perintah tersebut dengan mengedepankan persatuan, saling menghormati, dan keikhlasan demi bangsa dan negara.

Meneladani sikap para pahlawan merupakan salah satu wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt. atas kemerdekaan Indonesia.

Yuk, kita pelajari bersama dengan penuh semangat dan rasa bangga! 🇮🇩✨


📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Membaca Teks Narasi: Perjuangan Merumuskan Dasar Negara

🕊️ Musyawarah Hebat Para Pendiri Bangsa

Menjelang kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, para tokoh bangsa berkumpul dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Mereka berdiskusi untuk merumuskan dasar negara bagi Indonesia yang merdeka.

Dalam sidang tersebut, beberapa tokoh menyampaikan gagasan dan usulan mengenai rumusan dasar negara. Meskipun mereka berasal dari latar belakang suku, agama, dan daerah yang berbeda, mereka berbicara dengan santun, saling mendengarkan, dan tidak mengedepankan kepentingan pribadi.

Tiga tokoh utama yang menyampaikan gagasan rumusan dasar negara dalam sidang BPUPKI adalah Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. 

Setelah melalui proses diskusi dan musyawarah yang mendalam, pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno memperkenalkan nama "Pancasila" sebagai dasar negara. Kemudian dilanjutkan oleh Panitia Sembilan hingga akhirnya disahkanlah rumusan Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945.

Para perumus Pancasila mengutamakan persatuan Indonesia di atas segala-galanya. Mereka mengajarkan kepada kita bahwa perbedaan pendapat bukan alasan untuk berpecah belah, melainkan modal untuk melahirkan keputusannya yang terbaik bagi bersama.


👤 2. Mengenal Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila

Mari kita kenali lebih dekat tiga tokoh utama perumus Pancasila berikut ini:

🇲🇨 1. Mr. Muhammad Yamin (29 Mei 1945)

Beliau adalah seorang sastrawan, ahli hukum, dan politikus Indonesia. Dalam sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945, beliau menyampaikan gagasan dasar negara Indonesia merdeka yang terdiri dari:

1. Peri Kebangsaan

2. Peri Kemanusiaan

3. Peri Ketuhanan

4. Peri Kerakyatan

5. Kesejahteraan Rakyat

🇲🇨 2. Prof. Dr. Mr. Soepomo (31 Mei 1945)

Beliau adalah seorang ahli hukum pakar hukum adat. Dalam gagasannya pada tanggal 31 Mei 1945, beliau menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan. Lima asas dasar negara menurut beliau yaitu:

1. Persatuan

2. Kekeluargaan

3. Keseimbangan Lahir dan Batin

4. Musyawarah

5. Keadilan Rakyat

🇲🇨 3. Ir. Soekarno (1 Juni 1945)

Beliau adalah Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Pada tanggal 1 Juni 1945, beliau menyampaikan usulan lima dasar negara yang diberi nama Pancasila, yaitu:

1. Kebangsaan Indonesia

2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan

3. Mufakat atau Demokrasi

4. Kesejahteraan Sosial

5. Ketuhanan yang Maha Esa

⭐ 3. Karakter dan Nilai-Nilai Kepahlawanan Perumus Pancasila

Para perumus Pancasila memiliki karakter luar biasa yang patut kita contoh:

❤️ Cinta Tanah Air dan Semangat Kebangsaan (Nasionalisme)

Para tokoh sangat mencintai bangsa Indonesia melebihi kepentingan diri mereka sendiri.

🤝 Mengutamakan Musyawarah untuk Mufakat

Setiap perbedaan pendapat diselesaikan melalui diskusi yang tenang, ramah, dan saling menghormati.

🕊️ Jiwa Besar dan Toleransi Tinggi

Para tokoh mau menerima perbedaan pendapat dan mau mengubah atau menyempurnakan usulan demi menjaga persatuan bangsa (contohnya perubahan kalimat pada Piagam Jakarta demi keutuhan NKRI).


💪 Rela Berkorban dan Pantang Menyerah

Mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemerdekaan dan ketertiban bangsa Indonesia.

🤲 Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Menyadari bahwa kemerdekaan dan dasar negara yang dirumuskan adalah atas rahmat Allah Swt.

🏡 4. Meneladani Nilai Perumusan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagaimana kita menerapkan nilai kepahlawanan ini di kehidupan sehari-hari?

🏫 A. Di Lingkungan Sekolah:

- Bermusyawarah saat menentukan ketua kelas atau membagi tugas kelompok.

- Menghormati teman yang sedang menyampaikan pendapat.

- Berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan suku atau agama (toleransi).

- Mengakui kesalahan dan menerima hasil keputusan bersama dengan ikhlas (jiwa besar).

🏠 B. Di Lingkungan Rumah:

- Bermusyawarah menentukan tujuan liburan atau pembagian tugas merapikan rumah.

- Membantu orang tua dan menyayangi saudara dengan ikhlas (rela berkorban).

- Saling menghargai pilihan dan pendapat anggota keluarga.

🏘️ C. Di Lingkungan Masyarakat:

- Ikut serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan (gotong royong).

- Menghormati tetangga yang sedang beribadah.

- Membantu tetangga yang membutuhkan bantuan tanpa memandang latar belakang.


🗣️ AYO BERDISKUSI!

Diskusikan pertanyaan berikut bersama teman sekelompokmu dengan santun dan tertib!

1. Siapa sajakah tiga tokoh utama yang menyampaikan usulan dasar negara dalam sidang BPUPKI?

2. Mengapa tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila?

3. Karakter baik apa yang tercermin dari sikap para tokoh perumus Pancasila saat menyampaikan gagasannya?

4. Apa yang dilakukan para perumus Pancasila ketika terdapat perbedaan pendapat di antara mereka?

5. Mengapa sikap toleransi sangat penting dalam proses perumusan Pancasila?

6. Bagaimana sikapmu jika keputusan dalam musyawarah kelas tidak sesuai dengan keinginan pribadimu?

7. Berikan dua contoh tindakan meneladani nilai kepahlawanan perumus Pancasila di lingkungan sekolah!

Sampaikan hasil diskusimu di depan kelas dengan penuh rasa percaya diri! 🌟



📝 LATIHAN HARIAN

Kerjakan latihan ini di buku tulismu dengan jujur, teliti, tertib, dan penuh percaya diri! 💪✨

A. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

1. Badan yang bertugas menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia adalah __________.

2. Ir. Soekarno menyampaikan pidato rumusan Pancasila pada tanggal __________.

3. Asas dasar negara mengenai "Persatuan dan Kekeluargaan" diusulkan oleh Prof. Dr. Mr. __________.

4. Menyelesaikan masalah bersama dengan cara bertukar pikiran disebut __________.

5. Tokoh yang mengusulkan lima dasar negara yaitu Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat adalah __________.

6. Sikap rela menerima pendapat orang lain yang berbeda demi kebaikan bersama disebut sikap __________.

7. Mengurangi waktu bermain untuk ikut serta membersihkan lingkungan sekolah merupakan bentuk sikap rela __________.

8. Keputusan yang diambil dalam musyawarah hendaknya dapat dipertanggungjawabkan kepada __________ dan masyarakat.

9. Menghargai perayaan hari besar agama teman yang berbeda merupakan bentuk nilai __________.

10. Kita harus meneladani nilai-nilai kepahlawanan perumus Pancasila dalam kehidupan __________.


B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan benar!

1. Sebutkan 3 tokoh perumus dasar negara Indonesia!

2. Kapan Pancasila secara resmi disahkan sebagai dasar negara Indonesia?

3. Mengapa kita harus menghormati perbedaan pendapat saat bermusyawarah?

4. Tuliskan 3 karakter terpuji yang dimiliki oleh para perumus Pancasila!

5. Apa akibatnya jika suatu masalah tidak diselesaikan melalui musyawarah?

6. Berikan 2 contoh sikap jiwa besar saat berada di sekolah!

7. Mengapa para tokoh perumus Pancasila bisa bersatu meskipun berasal dari daerah yang berbeda?

8. Bagaimana cara meneladani sikap cinta tanah air sebagai seorang pelajar SD?

9. Apa yang dimaksud dengan musyawarah mufakat?

10. Mengapa nilai-nilai kepahlawanan perumus Pancasila penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?


🔑 KUNCI JAWABAN

A. Isian Singkat:

1. BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

2. 1 Juni 1945.

3. Soepomo.

4. Musyawarah.

5. Mr. Muhammad Yamin.

6. Toleransi / Jiwa besar.

7. Berkorban.

8. Tuhan Yang Maha Esa.

9. Toleransi / Toleransi beragama.

10. Sehari-hari.


B. Uraian:

1. Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

2. Tanggal 18 Agustus 1945.

3. Agar suasana tetap rukun, tidak terjadi pertengkaran, dan dapat melahirkan keputusan terbaik untuk bersama.

4. Cinta tanah air, mengutamakan musyawarah/toleransi, dan rela berkorban demi persatuan bangsa.

5. Dapat timbul perselisihan, pertengkaran, dan tidak tercipta keputusan yang adil bagi semua orang.

6. Mau meminta maaf jika berbuat salah dan mau menerima keputusan hasil pemungutan suara kelas dengan ikhlas.

7. Karena mereka sama-sama memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi dan cita-cita yang sama untuk memerdekakan Indonesia.

8. Belajar dengan tekun, mematuhi aturan sekolah, mencintai produk dalam negeri, dan menjaga kebersihan lingkungan.

9. Musyawarah mufakat adalah pembahasan bersama untuk mencapai kesepakatan atau keputusan yang disetujui oleh seluruh peserta.

10. Agar tercipta kehidupan yang rukun, damai, bersatu, serta tercipta lingkungan masyarakat yang harmonis.


🌈 KESIMPULAN

BAHASA INDONESIA

CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2       Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia     Fase/Kelas: B / IV B     Hari/Tanggal: Kamis, 10 September 2026     Nam...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea