Minggu, 26 Juli 2026

MATEMATIKA, P PANCASILA, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Juli 26, 2026 0 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN 27 JULI TANGGAL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu 

  1. Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 10.000
  2. Menentukan nilai tempat (ribuan, ratusan, puluhan, satuan)

MATERI AJAR: 

  1. Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 10.000
  2. Menentukan nilai tempat (ribuan, ratusan, puluhan, satuan)


A. Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 kemudian bertambah satu demi satu tanpa batas.

Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 9.998, 9.999, 10.000.

B. Membaca Bilangan Cacah

Perhatikan contoh berikut.

Lambang BilanganCara Membaca
145seratus empat puluh lima
980sembilan ratus delapan puluh
1.256seribu dua ratus lima puluh enam
3.409tiga ribu empat ratus sembilan
5.680lima ribu enam ratus delapan puluh
7.031tujuh ribu tiga puluh satu
8.999delapan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan
10.000sepuluh ribu

Perhatikan!

  • Gunakan kata seribu, bukan satu ribu.
  • Bilangan 1.000 dibaca seribu.
  • Bilangan 100 dibaca seratus.

C. Menuliskan Bilangan

Contoh:

  • Dua ribu tiga ratus lima belas → 2.315
  • Empat ribu tujuh puluh dua → 4.072
  • Delapan ribu enam ratus sembilan puluh satu → 8.691
  • Sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan → 9.999
  • Sepuluh ribu → 10.000

D. Langkah Membaca Bilangan

Contoh bilangan 6.428

  1. Angka ribuan = 6 → enam ribu
  2. Angka ratusan = 4 → empat ratus
  3. Angka puluhan = 2 → dua puluh
  4. Angka satuan = 8 → delapan

Jadi dibaca:

Enam ribu empat ratus dua puluh delapan

E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Jumlah buku di perpustakaan adalah 4.265 buku.
  • Jumlah penduduk suatu desa sebanyak 8.520 orang.
  • Sekolah memiliki 1.450 siswa.

Contoh Soal 1

Tuliskan cara membaca bilangan berikut.

3.285

Jawaban:

Tiga ribu dua ratus delapan puluh lima.

Contoh 2

Tuliskan lambang bilangan berikut.

Lima ribu tujuh ratus empat belas

Jawaban:

5.714

A. Pengertian Mengurutkan Bilangan

Mengurutkan bilangan adalah menyusun beberapa bilangan berdasarkan besar nilainya.

Ada dua cara mengurutkan bilangan, yaitu:

  • Urutan naik (ascending): dari bilangan terkecil ke terbesar.
  • Urutan turun (descending): dari bilangan terbesar ke terkecil.

B. Cara Mengurutkan Bilangan

Saat mengurutkan bilangan, bandingkan nilai tempatnya secara berurutan:

  1. Ribuan
  2. Ratusan
  3. Puluhan
  4. Satuan

Jika angka pada ribuan sama, bandingkan angka ratusan. Jika ratusan sama, bandingkan puluhan, lalu satuan.

C. Contoh Mengurutkan Bilangan

Contoh 1

Urutkan dari yang terkecil ke terbesar.

3.245, 2.980, 4.120, 3.120

Penyelesaian:

  • Bilangan ribuan terkecil adalah 2.980.
  • Selanjutnya 3.120.
  • Kemudian 3.245.
  • Terakhir 4.120.

Jawaban:
2.980, 3.120, 3.245, 4.120

Contoh 2

Urutkan dari yang terbesar ke terkecil.

6.245, 5.980, 6.780, 4.950

Penyelesaian:

  • Bilangan terbesar adalah 6.780.
  • Kemudian 6.245.
  • Selanjutnya 5.980.
  • Terakhir 4.950.

Jawaban:
6.780, 6.245, 5.980, 4.950


D. Contoh Lain

Urutkan dari yang terkecil.

8.520, 8.205, 8.052, 8.502

Perhatikan angka ratusannya.

Jawaban:

8.052, 8.205, 8.502, 8.520


Urutkan dari yang terbesar.

9.100, 9.010, 9.001, 9.110

Jawaban:

9.110, 9.100, 9.010, 9.001

E. Langkah Mengurutkan Bilangan

  1. Perhatikan angka pada ribuan.
  2. Jika sama, lihat angka ratusan.
  3. Jika masih sama, lihat angka puluhan.
  4. Terakhir, lihat angka satuan.
  5. Susun sesuai perintah soal.

F. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh 1

Jumlah buku di empat kelas:

  • Kelas IV A = 3.250 buku
  • Kelas IV B = 2.980 buku
  • Kelas IV C = 3.410 buku
  • Kelas IV D = 3.100 buku

Urutan dari yang terkecil:

2.980, 3.100, 3.250, 3.410


Contoh 2

Jumlah penonton pertandingan:

  • 4.580 orang
  • 5.020 orang
  • 3.950 orang
  • 4.800 orang

Urutan dari terbesar:

5.020, 4.800, 4.580, 3.950

MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Peserta didik mampu menjelaskan perumusan pancasila dengan bauk.

MATERI AJAR : PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

Gagasan Perumusan Dasar Negara

Selaku ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), dr.Radjiman Wedyodiningrat dari mulai sidang mengajukan suatu masalah sebagai agenda utamanya. Masalah tersebut merupakan hal penting dan mendasar dalam suatu negara yang baru terbentuk. Dalam sidang BPUPK tersebut, proses perumusan dasar negara Indonesia dimulai. Pada pembicaraan rumusan calon dasar negara majulah beberapa orang pembicara dalam sidang tersebut, diantaranya Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno untuk memaparkan gagasannya. Gagasan tersebut kemudian dimusyawarahkan dan disepakati hingga akhirnya bernama Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia merdeka. Gagasan dari ketiga tokoh tersebut dijabarkan dalam uraian berikut ini.

a) Mr. Muhammad Yamin

Pada pelaksanaan sidang pertama BPUPK tanggal 29 Mei 1945, peristiwa ini menjadi tonggak sejarah karena pada saat itu yang mendapat kesempatan pertama berbicara adalah Mr. Muhammad Yamin untuk menyampaikan mengenai buah pikirannya tentang dasar negara. Pidatonya berisi lima asas dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu:

(1) Peri Kebangsaan.

(2) Peri Kemanusiaan.

(3) Peri Ketuhanan.

(4) Peri Kerakyatan.

(5) Kesejahteraan Rakyat.


b) Prof. Dr. Mr. Soepomo

Selanjutnya tampil Prof. Dr. Mr. Soepomo berpidato di hadapan sidang BPUPK pada tanggal 31 Mei 1945. Dalam pidatonya beliau menyampaikan usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka yang terdiri dari lima gagasan:

(1) Persatuan

(2) Kekeluargaan

(3) Keseimbangan lahir batin

(4) Musyawarah

(5) Keadilan rakyat

c) Ir. Soekarno (1 Juni 1945)

Di hadapan sidang BPUPK, Ir. Soekarno menyampaikan pandangan dan pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945. Usulan secara lisan berupa lima asas yang diajukan dalam pidatonya sebagai bentuk

dasar negara Indonesia. Adapun rumusan dasar negara tersebut adalah sebagai berikut:

(1) Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia.

(2) Internasionalisme atau Perikemanusiaan.

(3) Mufakat atau Demokrasi.

(4) Kesejahteraan sosial.

(5) Ketuhanan yang berkebudayaan.


Ir. Soekarno mengatakan bahwa saran dari salah seorang ahli bahasa, lima asas di atas diusulkan agar diberi nama “Pancasila”. Istilah “Pancasila” sebagai dasar negara tersebut diterima oleh sidang secara penuh. Selanjutnya, beliau mengungkapkan usulan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas lagi menjadi Tri Sila yang rumusannya:

(1) Sosio Nasionalisme, yaitu Nasionalisme dan Internasionalisme.

(2) Sosio Demokrasi, yaitu Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat.

(3) Ketuhanan Yang Maha Esa.

Kemudian, Ir. Soekarno menyampaikan kembali bahwa Tri Sila tersebut masih dapat diperas lagi menjadi Eka Sila atau satu sila yang intinya adalah “gotong-royong.


Kesimpulan materi:

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. Sebelum menjadi seperti sekarang, Pancasila dirumuskan melalui beberapa tahap penting oleh para tokoh pendiri bangsa. Proses perumusan ini terjadi pada masa sidang-sidang penting menjelang kemerdekaan Indonesia, seperti sidang BPUPKI dan PPKI.

Beberapa tokoh penting yang terlibat dalam perumusan Pancasila antara lain:

  • Ir. Soekarno

  • Moh. Yamin

  • Dr. Soepomo

Akhirnya, pada tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi disahkan sebagai dasar negara Indonesia dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

MAPEL BAHASA INDONESA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu menggunakan petunjuk arah ketika berada di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat sehingga dapat membantu orang lain menemukan suatu tempat secara benar.

MATERI AJAR:MANFAAT PETUNJUK ARAH

Pengertian Petunjuk Arah

Petunjuk arah adalah informasi yang membantu seseorang menemukan lokasi atau tujuan tertentu. Petunjuk arah dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis. Agar mudah dipahami, petunjuk arah harus menggunakan kalimat yang jelas, singkat, dan runtut.

Contoh kata-kata yang sering digunakan dalam petunjuk arah:

  • lurus
  • belok kiri
  • belok kanan
  • di depan
  • di samping
  • di seberang
  • dekat
  • jauh

Manfaat Petunjuk Arah

Petunjuk arah memiliki banyak manfaat, antara lain:

1. Membantu Menemukan Lokasi

Dengan petunjuk arah, seseorang dapat mencapai tempat tujuan tanpa tersesat.

Contoh:
"Aula sekolah berada di sebelah kanan perpustakaan."

2. Menghemat Waktu

Petunjuk arah yang jelas membuat perjalanan menjadi lebih cepat karena tidak perlu bertanya berkali-kali.

3. Menghindari Kesalahan Jalan

Petunjuk arah membantu seseorang memilih jalan yang benar.

4. Memudahkan Orang Lain

Kita dapat membantu teman atau tamu menemukan tempat yang mereka cari.

5. Melatih Kemampuan Berkomunikasi

Memberikan petunjuk arah membuat kita belajar berbicara dengan jelas, sopan, dan runtut.


Contoh Petunjuk Arah

Menuju Perpustakaan Sekolah

  1. Keluar dari ruang kelas.
  2. Berjalan lurus menuju halaman sekolah.
  3. Belok kiri di depan ruang guru.
  4. Perpustakaan berada di sebelah kanan.

Ciri-Ciri Petunjuk Arah yang Baik

  • Menggunakan bahasa yang jelas.
  • Disusun secara berurutan.
  • Menggunakan kata penunjuk arah yang tepat.
  • Mudah dipahami oleh orang lain.

Contoh Percakapan

Beni: "Di mana letak UKS?"

Siti: "Dari kelas, berjalanlah lurus sampai ruang guru. Setelah itu belok kanan. UKS berada di sebelah kiri kantin."


Ringkasan

  • Petunjuk arah membantu seseorang menemukan tempat tujuan.
  • Petunjuk arah harus jelas, singkat, dan berurutan.
  • Manfaat petunjuk arah antara lain memudahkan mencari lokasi, menghemat waktu, menghindari tersesat, membantu orang lain, dan melatih kemampuan berkomunikasi.

Latihan

A. Pilihan Ganda

  1. Petunjuk arah berguna untuk ....
    a. bermain
    b. mencari jalan menuju suatu tempat
    c. menghitung
    d. menggambar
  2. Kalimat yang termasuk petunjuk arah adalah ....
    a. Belajar dengan rajin.
    b. Belok kanan di depan kantor.
    c. Membaca buku setiap hari.
    d. Bermain bola bersama teman.
  3. Salah satu manfaat petunjuk arah adalah ....
    a. membuat perjalanan lebih lama
    b. membuat bingung
    c. membantu menemukan lokasi
    d. menghilangkan rambu jalan
  4. Kata yang menunjukkan arah adalah ....
    a. cepat
    b. tinggi
    c. kiri
    d. besar
  5. Petunjuk arah sebaiknya disampaikan secara ....
    a. acak
    b. jelas dan runtut
    c. panjang dan berbelit
    d. sulit dipahami

B. Uraian

  1. Apa yang dimaksud dengan petunjuk arah?
  2. Sebutkan tiga manfaat petunjuk arah!
  3. Mengapa petunjuk arah harus disampaikan secara jelas?
  4. Tuliskan contoh petunjuk arah menuju kantin sekolah!
  5. Ceritakan pengalamanmu ketika menggunakan petunjuk arah.
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA, PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- KARTU ANGKA

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, Discocery Learning, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

Kamis, 23 Juli 2026

MATEMATIKA

By elfida fida - Juli 23, 2026 0 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI JUMAT 24 JULI TANGGAL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000;

MATERI AJAR: Pemahaman dan Intuisi Bilangan Cacah sampai 10.000

1. Penjumlahan

Penjumlahan digunakan ketika jumlah bertambah atau dua atau lebih kelompok digabungkan menjadi satu.

Kata-kata yang Menunjukkan Penjumlahan

  • bertambah
  • memperoleh
  • menerima
  • membeli lagi
  • digabung
  • seluruhnya
  • total
  • jumlah
  • semuanya
  • terkumpul

Contoh

Perpustakaan memiliki 3.250 buku. Sekolah membeli lagi 1.250 buku.

Operasi hitung:

3.250 + 1.250 = 4.500

Kesimpulan: Jumlah buku bertambah sehingga digunakan penjumlahan.


2. Pengurangan

Pengurangan digunakan ketika jumlah berkurang, diambil, dijual, atau dicari sisanya.

Kata-kata yang Menunjukkan Pengurangan

  • berkurang
  • sisa
  • diambil
  • dipinjam
  • dijual
  • diberikan
  • hilang
  • tinggal
  • selisih

Contoh

Gudang memiliki 6.500 kg beras. Sebanyak 1.250 kg dijual.

Operasi hitung:

6.500 − 1.250 = 5.250

Kesimpulan: Jumlah beras berkurang sehingga digunakan pengurangan.


E. Cara Menentukan Operasi Hitung

Ikuti langkah berikut.

Langkah 1

Baca soal dengan cermat.

Langkah 2

Tuliskan informasi yang diketahui.

Langkah 3

Tentukan apa yang ditanyakan.

Langkah 4

Perhatikan kata-kata penting.

Langkah 5

Pilih operasi hitung yang sesuai.


F. Contoh Soal Cerita

Contoh 1 (Penjumlahan)

Di kebun sekolah terdapat 2.450 tanaman bunga. Kepala sekolah membeli lagi 1.325 tanaman.

Diketahui

  • Tanaman awal = 2.450
  • Tanaman baru = 1.325

Ditanyakan
Jumlah seluruh tanaman.

Penyelesaian

2.450 + 1.325 = 3.775

Jawaban: Jumlah tanaman menjadi 3.775.


Contoh 2 (Pengurangan)

Di sebuah toko terdapat 8.250 botol air mineral. Hari ini terjual 2.175 botol.

Diketahui

  • Persediaan = 8.250
  • Terjual = 2.175

Ditanyakan
Sisa botol.

Penyelesaian

8.250 − 2.175 = 6.075

Jawaban: Sisa botol adalah 6.075.


Contoh 3

Pak Budi memanen 9.650 buah mangga. Sebanyak 3.420 buah dijual.

Operasi yang digunakan adalah pengurangan.

9.650 − 3.420 = 6.230


Contoh 4

Sekolah menerima bantuan 2.850 buku. Sebelumnya perpustakaan memiliki 4.175 buku.

Operasi yang digunakan adalah penjumlahan.

4.175 + 2.850 = 7.025

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- KARTU ANGKA

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, Discocery Learning

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

      Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan penuh semangat dan berwarna karena anak-anak kalau diajak belajar di lapangan melihat di lingkungan sekitar yaitu tentang menulis dan membaca lambang bilangan yang ada di plat motor di lingkungan sekolah Alhamdulillah anak-anak memahami materi yang diajarkan dengan hal tersebut anak-anak cepat memahami materinya

      Berikut dokumentasi kegiatan pembelajaran hari ini:

      










Rabu, 22 Juli 2026

BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Juli 22, 2026 0 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS 23 JULI TANGGAL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL BAHASA INDONESIA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu Memahami ide pokok dalam teks narasi sehingga peserta didik mampu menemukan informasi penting pada setiap paragraf dan menyimpulkan isi cerita secara runtut.

 

MATERI AJAR: Memahami ide pokok dalam teks narasi sehingga peserta didik mampu menemukan informasi penting pada setiap paragraf dan menyimpulkan isi cerita secara runtut.

1. Pengertian Teks Narasi

Teks narasi adalah teks yang menceritakan suatu peristiwa atau pengalaman yang disusun secara berurutan sehingga pembaca dapat memahami jalan cerita dari awal hingga akhir.

Ciri-ciri Teks Narasi

  • Memiliki tokoh.
  • Memiliki latar (tempat dan waktu).
  • Memiliki urutan peristiwa (alur).
  • Mengandung konflik atau masalah yang kemudian diselesaikan.
  • Menggunakan kata hubung waktu, seperti kemudian, setelah itu, akhirnya, dan keesokan harinya.

2. Pengertian Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama atau inti pembahasan dalam sebuah paragraf.

Ide pokok dapat terletak:

  • di awal paragraf,
  • di akhir paragraf,
  • di awal dan akhir paragraf,
  • atau tersirat dalam seluruh paragraf.

Cara Menentukan Ide Pokok

  1. Bacalah paragraf dengan saksama.
  2. Tentukan kalimat utama.
  3. Perhatikan kalimat yang menjelaskan kalimat utama.
  4. Rumuskan inti pembahasan paragraf.

3. Informasi Penting

Informasi penting adalah fakta atau keterangan yang mendukung ide pokok.

Untuk menemukannya dapat menggunakan pertanyaan 5W + 1H.

UnsurPertanyaan
WhatApa yang terjadi?
WhoSiapa yang terlibat?
WhereDi mana peristiwa terjadi?
WhenKapan peristiwa terjadi?
WhyMengapa peristiwa terjadi?
HowBagaimana peristiwa berlangsung?

4. Menyimpulkan Isi Cerita

Kesimpulan merupakan ringkasan isi cerita yang dibuat berdasarkan ide pokok setiap paragraf.

Langkah-langkah menyimpulkan cerita:

  1. Membaca seluruh teks.
  2. Menentukan ide pokok setiap paragraf.
  3. Menemukan informasi penting.
  4. Menyusun kembali isi cerita menggunakan kalimat sendiri secara runtut.

E. Contoh Teks Narasi

Menanam Pohon Bersama

Pada hari Sabtu pagi, warga Desa Sukamaju mengadakan kegiatan kerja bakti di lingkungan desa. Semua warga berkumpul di lapangan membawa peralatan kebersihan dan bibit pohon.

Setelah membersihkan lingkungan, warga mulai menanam berbagai jenis pohon di sepanjang jalan desa. Anak-anak juga ikut membantu menyiram tanaman agar cepat tumbuh.

Beberapa bulan kemudian, jalan desa menjadi lebih rindang dan sejuk. Warga merasa bangga karena lingkungan mereka menjadi lebih bersih, indah, dan nyaman.


F. Analisis Teks

Paragraf 1

Ide Pokok
Warga Desa Sukamaju mengadakan kerja bakti.

Informasi Penting

  • Dilaksanakan hari Sabtu pagi.
  • Seluruh warga berkumpul.
  • Membawa alat kebersihan dan bibit pohon.

Paragraf 2

Ide Pokok
Warga menanam pohon bersama.

Informasi Penting

  • Menanam pohon di sepanjang jalan.
  • Anak-anak membantu menyiram tanaman.

Paragraf 3

Ide Pokok
Lingkungan desa menjadi lebih indah setelah penanaman pohon.

Informasi Penting

  • Jalan menjadi rindang.
  • Udara lebih sejuk.
  • Warga merasa bangga.

G. Kesimpulan Cerita

Warga Desa Sukamaju bergotong royong membersihkan lingkungan dan menanam pohon. Mereka merawat tanaman bersama sehingga beberapa bulan kemudian desa menjadi lebih hijau, sejuk, bersih, dan nyaman.


H. Tips Menentukan Ide Pokok

  • Bacalah paragraf hingga selesai.
  • Temukan kalimat yang menjadi inti pembahasan.
  • Abaikan contoh atau penjelasan yang hanya mendukung isi paragraf.
  • Gunakan kalimat singkat saat menuliskan ide pokok.

I. Latihan

Bacalah teks berikut!

Pada hari Minggu, Sinta mengikuti kegiatan senam sehat di lapangan desa bersama teman-temannya. Setelah senam selesai, mereka membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lapangan.

Kegiatan tersebut membuat lapangan menjadi bersih. Warga merasa senang karena lingkungan menjadi nyaman digunakan untuk berolahraga.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Tentukan ide pokok paragraf pertama!
  2. Tentukan ide pokok paragraf kedua!
  3. Sebutkan tiga informasi penting pada paragraf pertama!
  4. Tuliskan kesimpulan isi cerita dengan bahasamu sendiri!

J. Rangkuman

  • Teks narasi adalah teks yang menceritakan rangkaian peristiwa secara berurutan.
  • Ide pokok merupakan gagasan utama dalam sebuah paragraf.
  • Informasi penting adalah keterangan yang mendukung ide pokok.
  • Menentukan ide pokok dilakukan dengan menemukan kalimat utama.
  • Kesimpulan dibuat berdasarkan ide pokok dan informasi penting setiap paragraf dengan urutan yang sesuai isi cerita.
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL  BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

     Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik di mana hari ini anak-anak belajar tentang memahami dan menentukan ide pokok yang terdapat pada paragraf dalam hal ini dalam menentukan ide pokok itu menggunakan teks bacaan yang terdapat dalam buku paket bahasa Indonesia dalam bacaan tersebut anak-anak menentukan ide pokoknya letaknya di mana

MATEMATIKA, P PANCASILA, BAHASA INDONESIA

    GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN 27 JULI TANGGAL 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaiku...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea