SENIN, 02 NOVEMBER 2026
IDENTITAS
Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Senin, 02 November 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Memahami Instruksi Lisan Petunjuk Arah
Pertemuan ke: 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
📋 PERANGKAT PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, teks aural, dan instruksi yang disampaikan secara lisan. Peserta didik mampu memahami dan menggunakan kosakata baru, menyampaikan informasi, serta berbicara dengan santun sesuai dengan konteks komunikasi.
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mendengarkan, mengamati denah, dan berlatih berbicara, peserta didik mampu memahami instruksi lisan yang berkaitan dengan petunjuk arah serta mampu menyampaikan instruksi lisan petunjuk arah kepada orang lain secara runtut, jelas, dan santun.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian instruksi lisan dan petunjuk arah.
Mengidentifikasi kosakata yang digunakan dalam petunjuk arah.
Menyebutkan informasi penting dari instruksi lisan yang didengarkan.
Memahami penggunaan kata arah seperti kanan, kiri, lurus, belok, dan menyeberang.
Mengidentifikasi lokasi tempat berdasarkan informasi petunjuk arah yang didengarkan.
Membaca dan memahami denah sederhana suatu lingkungan.
Menentukan arah perjalanan dari satu tempat menuju tempat lainnya berdasarkan denah.
Menyusun urutan petunjuk arah berdasarkan denah secara tepat.
Menyampaikan instruksi lisan petunjuk arah menggunakan kalimat yang runtut dan jelas.
Menggunakan bahasa yang santun ketika memberikan petunjuk arah kepada orang lain.
Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik diajak untuk mendengarkan instruksi lisan dengan penuh perhatian, berkonsentrasi memahami setiap informasi, serta mencermati kata-kata yang menunjukkan arah perjalanan.
Peserta didik juga dilatih untuk tidak terburu-buru ketika memberikan petunjuk arah, memperhatikan urutan langkah, dan memastikan informasi yang disampaikan dapat dipahami oleh orang lain.
Meaningful (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencari lokasi rumah teman, menunjukkan jalan menuju sekolah, menemukan lokasi perpustakaan, menuju tempat ibadah, atau memberikan petunjuk arah kepada seseorang yang belum mengetahui suatu tempat.
Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa kemampuan mendengarkan dan memberikan petunjuk arah sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik mengikuti permainan mencari lokasi berdasarkan denah, permainan tebak arah, mendengarkan instruksi dari guru, bermain peran sebagai pemberi dan penerima petunjuk arah, serta melakukan praktik memberikan petunjuk arah secara berpasangan.
Kegiatan dilakukan dengan suasana menyenangkan agar peserta didik lebih aktif, percaya diri, dan berani berbicara di depan teman-temannya.
Alur Tujuan Pembelajaran
Memahami pengertian instruksi lisan.
Memahami pengertian petunjuk arah.
Mengenali kosakata yang digunakan dalam petunjuk arah.
Mendengarkan dan memahami informasi dari instruksi lisan.
Mengidentifikasi arah berdasarkan instruksi yang didengarkan.
Mengenali simbol dan lokasi tempat pada denah sederhana.
Menentukan arah perjalanan berdasarkan denah.
Menyusun urutan petunjuk arah secara sistematis.
Mempraktikkan cara memberikan petunjuk arah secara lisan.
Menyampaikan petunjuk arah menggunakan bahasa yang jelas, runtut, dan santun.
📌 MATERI: MEMAHAMI INSTRUKSI LISAN PETUNJUK ARAH
Model dan Metode Pembelajaran
Model pembelajaran:
1. Discovery Learning
Membantu peserta didik menemukan dan memahami informasi petunjuk arah melalui kegiatan mendengarkan instruksi, mengamati denah, dan mengidentifikasi arah perjalanan.
2. Cooperative Learning
Melatih peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk memahami denah, menentukan lokasi, dan menyusun petunjuk arah.
3. Role Playing (Bermain Peran)
Melatih peserta didik mempraktikkan percakapan sebagai pemberi dan penerima petunjuk arah dengan bahasa yang santun.
Metode pembelajaran:
Tanya jawab, ceramah interaktif, mendengarkan, pengamatan, demonstrasi, diskusi kelompok, permainan edukatif, bermain peran, praktik berbicara, presentasi, dan penugasan.
Media Pembelajaran
Denah sederhana lingkungan sekolah.
Gambar denah lingkungan rumah.
Kartu kosakata petunjuk arah.
Video pendek tentang petunjuk arah.
Rekaman instruksi lisan.
Gambar simbol tempat umum.
LKPD.
Papan tulis dan spidol.
Kartu permainan mencari lokasi.
Gambar arah mata angin sederhana.
🌸 Apersepsi
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak hebat kelas IV!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, bersemangat, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum belajar, marilah kita berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar dan ilmu yang kita peroleh bermanfaat.
Guru mengajak peserta didik membayangkan situasi ketika seseorang sedang mencari sebuah tempat.
Guru menyampaikan cerita berikut.
Pagi ini, Budi ingin pergi ke rumah temannya yang bernama Andi. Namun, Budi belum mengetahui jalan menuju rumah Andi. Di tengah perjalanan, Budi bertemu dengan seorang warga dan bertanya:
"Permisi, Pak. Bolehkah saya bertanya, di mana letak rumah Andi?"
Warga tersebut menjawab:
"Tentu, Nak. Dari sini berjalanlah lurus sampai pertigaan, kemudian belok ke kanan. Setelah melewati masjid, rumah Andi berada di sebelah kiri jalan."
Budi mendengarkan petunjuk tersebut dengan saksama agar tidak salah jalan.
Guru memberikan pertanyaan pemantik:
Apa yang sedang dicari oleh Budi?
Mengapa Budi bertanya kepada warga?
Apa saja petunjuk arah yang diberikan oleh warga tersebut?
Mengapa Budi harus mendengarkan petunjuk dengan baik?
Bagaimana cara memberikan petunjuk arah kepada orang lain dengan sopan?
Apakah kita dapat menggunakan denah untuk mengetahui lokasi suatu tempat?
Guru menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan instruksi lisan petunjuk arah untuk membantu seseorang menemukan lokasi yang dituju.
📖 Ringkasan Materi
A. Pengertian Instruksi Lisan
Instruksi lisan adalah petunjuk atau arahan yang disampaikan secara langsung melalui ucapan atau perkataan kepada orang lain agar orang tersebut dapat melakukan sesuatu sesuai dengan arahan yang diberikan.
Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, instruksi lisan harus didengarkan dengan baik agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan benar.
Contoh instruksi lisan:
Berjalanlah lurus ke depan!
Beloklah ke kanan!
Beloklah ke kiri!
Berhentilah di depan sekolah!
Menyeberanglah melalui zebra cross!
Teruslah berjalan sampai menemukan pertigaan!
B. Pengertian Petunjuk Arah
Petunjuk arah adalah informasi atau arahan yang diberikan kepada seseorang untuk menunjukkan jalan menuju suatu tempat.
Petunjuk arah biasanya digunakan untuk membantu seseorang menemukan lokasi yang belum diketahui.
Contoh tempat yang dapat ditunjukkan melalui petunjuk arah:
Sekolah.
Rumah sakit.
Masjid.
Pasar.
Perpustakaan.
Kantor pos.
Taman.
Rumah teman.
C. Kosakata yang Digunakan dalam Petunjuk Arah
Dalam memberikan petunjuk arah, terdapat beberapa kosakata penting yang perlu dipahami.
4.Menyebrang

Berpindah ke sisi jalan yang berlawanan dengan memperhatikan keselamatan.
D. Pengertian Denah
Denah adalah gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat atau bangunan berdasarkan posisi dan hubungan antarlokasi.
Denah membantu seseorang mengetahui lokasi dan menentukan arah perjalanan.
Manfaat denah:
Mengetahui letak suatu tempat.
Menentukan arah perjalanan.
Menemukan lokasi yang belum diketahui.
Mempermudah seseorang memberikan petunjuk arah.
Mengetahui posisi suatu bangunan terhadap bangunan lainnya.
Contoh denah sederhana:
Berdasarkan denah sederhana tersebut, peserta didik dapat berlatih menemukan lokasi sekolah, rumah, masjid, taman, pasar, dan perpustakaan.
E. Cara Memahami Instruksi Lisan Petunjuk Arah
Agar dapat memahami petunjuk arah yang didengarkan, lakukan langkah-langkah berikut:
Mendengarkan dengan saksama. Perhatikan setiap kata yang disampaikan oleh pembicara.
Mengenali kata arah. Pahami kata lurus, kanan, kiri, belok, dan menyeberang.
Mengidentifikasi tempat tujuan. Ketahui lokasi yang ingin dituju.
Memperhatikan urutan petunjuk. Ingat langkah pertama, kedua, dan selanjutnya.
Menghubungkan instruksi dengan denah. Cocokkan petunjuk yang didengarkan dengan posisi tempat pada denah.
Menyimpulkan lokasi tujuan. Tentukan tempat yang dimaksud berdasarkan seluruh petunjuk.
F. Contoh Memahami Instruksi Lisan
Guru membacakan instruksi berikut kepada peserta didik.
"Anak-anak, perhatikan petunjuk arah berikut!
Dari gerbang sekolah, berjalanlah lurus sampai menemukan pertigaan. Kemudian belok ke kanan. Terus berjalan sampai melewati taman. Setelah itu, belok ke kiri. Bangunan yang berada di sebelah kanan jalan adalah perpustakaan."
Pertanyaan:
Dari mana perjalanan dimulai?
Ke arah mana peserta didik harus berjalan pertama kali?
Apa yang harus dilakukan setelah menemukan pertigaan?
Tempat apa yang dilewati dalam perjalanan?
Di manakah lokasi perpustakaan?
Peserta didik mendengarkan instruksi dengan teliti, kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang diperoleh.
G. Langkah-Langkah Memberikan Petunjuk Arah Secara Lisan
Ketika memberikan petunjuk arah kepada orang lain, kita perlu memperhatikan hal-hal berikut:
1. Menggunakan salam dan bahasa santun.
Contoh: "Permisi, silakan saya bantu menunjukkan jalan."
2. Menyebutkan titik awal perjalanan.
Contoh: "Dari gerbang sekolah, berjalanlah lurus."
3. Menyampaikan arah secara berurutan.
Contoh: "Kemudian belok ke kiri, lalu berjalan sampai menemukan taman."
4. Menyebutkan tanda atau lokasi yang mudah dikenali.
Contoh: "Setelah melewati masjid, Anda akan melihat pasar di sebelah kanan."
5. Menyampaikan lokasi tujuan dengan jelas.
Contoh: "Perpustakaan berada tepat di sebelah kiri lapangan."
6. Menggunakan bahasa yang santun.
Contoh: "Silakan mengikuti jalan tersebut. Semoga membantu."
H. Contoh Percakapan Petunjuk Arah
Rani: "Permisi, bolehkah saya bertanya? Di mana letak perpustakaan?"
Dina: "Tentu, Rani. Dari gerbang sekolah, berjalanlah lurus sampai menemukan lapangan."
Rani: "Setelah sampai di lapangan, saya harus ke mana?"
Dina: "Beloklah ke kiri. Kemudian berjalan lurus sampai menemukan taman. Perpustakaan berada di sebelah kanan taman."
Rani: "Baik, terima kasih atas petunjuknya."
Dina: "Sama-sama. Semoga kamu tidak kesulitan menemukannya."
Kesimpulan:
Percakapan tersebut menunjukkan bahwa petunjuk arah harus disampaikan secara runtut, jelas, dan menggunakan bahasa yang santun agar mudah dipahami oleh orang lain.
🧩 Latihan Peserta Didik
A. Latihan Mendengarkan
Guru membacakan teks petunjuk arah berikut sebanyak dua kali.
"Adi ingin pergi ke taman. Dari rumahnya, Adi berjalan lurus menuju jalan utama. Setelah sampai di pertigaan, Adi belok ke kiri. Adi kemudian melewati masjid dan berjalan lurus sampai menemukan taman yang berada di sebelah kanan jalan."
Jawablah pertanyaan berikut!
Ke manakah Adi ingin pergi?
Dari mana Adi memulai perjalanan?
Apa yang dilakukan Adi setelah sampai di pertigaan?
Bangunan apa yang dilewati Adi?
Di sebelah manakah letak taman?
B. Latihan Mengamati Denah
Perhatikan denah sederhana yang diberikan guru!
Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan denah yang disediakan!
Di manakah letak sekolah?
Tempat apa yang berada di sebelah kanan jalan?
Jika dari rumah menuju sekolah, ke arah mana kita harus berjalan?
Tempat apa saja yang dapat ditemukan pada denah?
Mengapa denah dapat membantu seseorang menemukan suatu tempat?
Catatan: Guru dapat menggunakan denah yang tersedia atau menggambar denah sesuai lingkungan sekolah agar petunjuk perjalanan dan jawabannya sesuai.
C. Latihan Berbicara
Lakukan kegiatan secara berpasangan!
Peserta didik pertama berperan sebagai orang yang bertanya arah.
Peserta didik kedua berperan sebagai orang yang memberikan petunjuk arah.
Gunakan denah sederhana sebagai panduan.
Sampaikan petunjuk arah dengan urutan yang benar.
Gunakan bahasa yang santun dan jelas.
Contoh kalimat:
"Permisi, bolehkah saya bertanya, di mana letak kantor guru?"
"Silakan berjalan lurus dari gerbang sekolah. Kemudian belok ke kanan setelah melewati lapangan. Kantor guru berada di sebelah kiri ruang kelas IV."
🌟 INGAT!
Instruksi lisan adalah petunjuk yang disampaikan melalui ucapan.
Petunjuk arah membantu seseorang menemukan lokasi tujuan.
Denah merupakan gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat.
Kosakata petunjuk arah antara lain lurus, kanan, kiri, belok, dan menyeberang.
Mendengarkan dengan saksama membantu kita memahami instruksi.
Petunjuk arah harus disampaikan secara berurutan.
Gunakan bahasa yang jelas, sopan, dan santun.
Pastikan orang yang menerima petunjuk memahami arah yang disampaikan.
📝 SOAL ASESMEN / POST-TEST
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Petunjuk yang disampaikan melalui ucapan disebut ....
A. Instruksi tertulis
B. Instruksi lisan
C. Denah
D. Gambar
2. Kata yang menunjukkan arah perjalanan adalah ....
A. Makan
B. Tidur
C. Belok kiri
D. Menulis
3. Gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat disebut ....
A. Cerita
B. Denah
C. Puisi
D. Paragraf
4. Ketika seseorang memberikan petunjuk arah, kita sebaiknya ....
A. Berbicara sendiri
B. Tidak memperhatikan
C. Mendengarkan dengan saksama
D. Mengabaikan petunjuk
5. Kalimat petunjuk arah yang santun adalah ....
A. "Hei, kamu harus ke sana!"
B. "Pergi saja sendiri!"
C. "Permisi, silakan berjalan lurus kemudian belok ke kanan."
D. "Cepat pergi dari sini!"
6. Jika seseorang diminta berjalan lurus, artinya ....
A. Berjalan terus ke depan tanpa berbelok
B. Berjalan ke belakang
C. Berbelok ke kiri
D. Berbelok ke kanan
7. Sebelum memberikan petunjuk arah, hal pertama yang perlu diketahui adalah ....
A. Warna pakaian orang tersebut
B. Tempat tujuan yang dicari
C. Nama semua orang di sekitar
D. Waktu bermain
8. Berikut ini merupakan manfaat denah, yaitu ....
A. Menentukan harga barang
B. Menghitung jumlah penduduk
C. Mengetahui letak suatu tempat
D. Menentukan waktu belajar
9. Urutan petunjuk arah yang tepat adalah ....
A. Belok kanan, berjalan lurus, kemudian menuju pertigaan.
B. Berjalan lurus, belok kanan, kemudian menuju lokasi tujuan.
C. Menuju tujuan, kemudian mencari jalan.
D. Berhenti, berjalan mundur, kemudian berbelok.
10. Ketika memberikan petunjuk arah kepada orang lain, kita harus menggunakan bahasa yang ....
A. Kasar
B. Membingungkan
C. Santun dan jelas
D. Terburu-buru
B. Isian Singkat
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
Petunjuk yang disampaikan melalui ucapan disebut ....
Gambar sederhana yang menunjukkan letak tempat disebut ....
Berjalan terus ke arah depan tanpa berbelok disebut ....
Mengubah arah perjalanan ke sebelah kanan disebut ....
Ketika mendengarkan instruksi lisan, kita harus memperhatikan dengan ....
C. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
Jelaskan pengertian instruksi lisan petunjuk arah!
Sebutkan lima kosakata yang sering digunakan dalam memberikan petunjuk arah!
Mengapa kita harus mendengarkan instruksi lisan dengan saksama?
Tuliskan contoh petunjuk arah dari rumah menuju sekolah menggunakan minimal empat langkah secara berurutan!
Bagaimana cara memberikan petunjuk arah kepada orang yang belum mengetahui lokasi suatu tempat agar mudah dipahami dan tidak tersinggung?
D. Praktik Berbicara
Tugas: Berikan petunjuk arah secara lisan berdasarkan denah yang disediakan guru.
Petunjuk penilaian:
Aspek yang Dinilai | Indikator |
|---|---|
Ketepatan arah | Menyampaikan arah sesuai denah. |
Keruntutan | Menyampaikan langkah secara berurutan. |
Kejelasan | Menggunakan kalimat yang mudah dipahami. |
Kesantunan | Menggunakan kata-kata sopan. |
Kepercayaan diri | Berani berbicara di depan teman. |
🔑 KUNCI JAWABAN
A. Pilihan Ganda
Nomor | Jawaban |
|---|---|
1 | B |
2 | C |
3 | B |
4 | C |
5 | C |
6 | A |
7 | B |
8 | C |
9 | B |
10 | C |
B. Isian Singkat
Instruksi lisan.
Denah.
Lurus.
Belok kanan.
Saksama atau penuh perhatian.
C. Uraian
1. Instruksi lisan petunjuk arah adalah arahan yang disampaikan melalui ucapan untuk membantu seseorang menemukan lokasi atau tempat tujuan.
2. Lurus, belok kanan, belok kiri, menyeberang, dan pertigaan.
3. Agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan benar sehingga kita tidak salah menentukan arah perjalanan.
4. Contoh jawaban:
Dari rumah, berjalanlah lurus menuju jalan utama.
Setelah menemukan pertigaan, belok ke kanan.
Berjalanlah lurus sampai melewati masjid.
Setelah itu, belok ke kiri.
Sekolah berada di sebelah kanan jalan.
5. Menggunakan bahasa yang sopan, menyebutkan arah secara berurutan, memberikan informasi lokasi yang jelas, dan memastikan orang tersebut memahami petunjuk yang diberikan.
D. Penilaian Praktik Berbicara
Skor | Kriteria |
|---|---|
4 | Sangat baik: petunjuk tepat, runtut, jelas, santun, dan percaya diri. |
3 | Baik: petunjuk cukup tepat dan runtut, serta bahasa santun. |
2 | Cukup: petunjuk masih kurang runtut dan perlu bimbingan. |
1 | Perlu bimbingan: belum mampu menyampaikan petunjuk arah dengan jelas. |
Nilai praktik dapat dihitung menggunakan rumus:
🌟 KESIMPULAN
Memahami instruksi lisan petunjuk arah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Melalui kegiatan mendengarkan, peserta didik belajar memahami informasi yang disampaikan secara lisan, mengenali kosakata arah, dan menentukan lokasi berdasarkan petunjuk yang didengar.
Melalui kegiatan mengamati denah, peserta didik dapat mengetahui letak suatu tempat dan menentukan arah perjalanan. Sementara itu, melalui kegiatan berlatih berbicara, peserta didik dapat menyampaikan petunjuk arah kepada orang lain secara runtut, jelas, dan santun.
Dengan menguasai keterampilan tersebut, peserta didik diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik dan menerapkan kemampuan memberikan petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari.
Refleksi Pembelajaran
Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan berikut:
Apa yang dimaksud dengan instruksi lisan petunjuk arah?
Kosakata apa saja yang digunakan dalam memberikan petunjuk arah?
Mengapa kita harus mendengarkan petunjuk arah dengan saksama?
Apa manfaat denah dalam kehidupan sehari-hari?
Apakah kamu sudah mampu memberikan petunjuk arah secara runtut, jelas, dan santun?
Bagian pembelajaran mana yang paling menyenangkan dan paling menantang?
Pesan Moral
Anak-anak hebat, ketika seseorang meminta bantuan untuk menunjukkan jalan, bantulah dengan senang hati. Dengarkan pertanyaan dengan baik dan berikan petunjuk secara jelas, runtut, serta santun.
Dengan berbicara sopan dan saling membantu, kita dapat menciptakan hubungan yang baik dengan orang lain.
Semoga pembelajaran hari ini bermanfaat dan menambah semangat anak-anak untuk belajar Bahasa Indonesia.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.















