SENIN, 05 OKTOBER 2026
IDENTITAS
Nama Guru: Elfida, S.Pd
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal: Senin, 05 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Menyampaikan Pengalaman Belajar dan Manfaat Memahami Petunjuk Arah
Pertemuan ke: 4
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
📋 Perangkat Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu menyimak informasi yang disampaikan secara lisan, memahami informasi yang didengar, serta menyampaikan kembali informasi tersebut secara runtut, santun, dan mudah dipahami sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menyimak petunjuk arah yang disampaikan secara lisan dengan penuh perhatian, memahami informasi yang didengar, menentukan arah perjalanan berdasarkan petunjuk, serta menyampaikan kembali petunjuk arah menggunakan bahasa yang runtut, santun, dan mudah dipahami.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian petunjuk arah.
- Mengidentifikasi informasi penting dalam petunjuk arah yang disampaikan secara lisan.
- Menyebutkan berbagai arah, seperti kanan, kiri, lurus, depan, belakang, utara, selatan, timur, dan barat.
- Menentukan arah perjalanan berdasarkan petunjuk yang didengar.
- Menyampaikan kembali petunjuk arah dengan urutan yang tepat.
- Menggunakan bahasa yang santun, runtut, dan mudah dipahami ketika memberikan petunjuk arah.
- Menyampaikan pengalaman belajar tentang petunjuk arah.
- Menjelaskan manfaat memahami petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari.
Mindful (Berkesadaran)
Murid menyimak petunjuk arah dengan penuh perhatian. Murid memperhatikan setiap informasi yang disampaikan, mengingat urutan arah, serta mencermati kata-kata seperti kanan, kiri, lurus, belok, depan, belakang, dan sebagainya.
Meaningful (Bermakna)
Murid memahami bahwa kemampuan menyimak dan memberikan petunjuk arah sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika mencari lokasi rumah teman, ruang kelas, perpustakaan, masjid, pasar, tempat wisata, atau tempat lainnya.
Joyful (Menyenangkan)
Murid belajar melalui permainan mengikuti petunjuk arah, mengamati denah sederhana, bekerja dalam kelompok, bermain peran sebagai pemberi dan penerima petunjuk arah, serta menceritakan pengalaman belajar dengan percaya diri.
📚 Alur Tujuan Pembelajaran
- Mengenal pengertian dan fungsi petunjuk arah.
- Mengenal kosakata yang digunakan dalam petunjuk arah.
- Menyimak petunjuk arah yang disampaikan secara lisan.
- Menentukan arah perjalanan berdasarkan informasi yang didengar.
- Menyampaikan kembali petunjuk arah secara runtut.
- Menggunakan bahasa yang santun dan mudah dipahami saat memberikan petunjuk.
- Menyampaikan pengalaman belajar tentang petunjuk arah.
- Menjelaskan manfaat memahami petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari.
📌 MATERI: MENYAMPAIKAN PENGALAMAN BELAJAR DAN MANFAAT MEMAHAMI PETUNJUK ARAH
Model & Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning & Cooperative Learning
Metode: Tanya jawab, menyimak, demonstrasi, diskusi kelompok, permainan arah, bermain peran, latihan, penugasan, dan presentasi.
Media Pembelajaran
Denah sederhana, gambar lingkungan sekolah, kartu arah, LKPD, papan tulis, gambar tempat umum, kartu petunjuk arah, lingkungan sekitar sekolah, dan buku pelajaran Bahasa Indonesia.
🌸 Apersepsi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak hebat kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar dengan penuh semangat.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama dan membaca basmalah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat.
Anak-anak, pernahkah kalian pergi ke suatu tempat yang belum pernah kalian kunjungi?
Misalnya ketika pergi ke rumah teman, kalian bertanya:
"Rumahmu di mana?"
Teman kalian mungkin menjawab:
"Dari sekolah, berjalan lurus, lalu belok kiri. Setelah melewati masjid, belok kanan. Rumahku berada di sebelah kiri jalan."
Nah, apakah kalian dapat memahami petunjuk tersebut?
Bagaimana jika kita tidak memperhatikan petunjuk yang diberikan?
Hari ini kita akan belajar tentang petunjuk arah. Kita akan belajar menyimak petunjuk arah dengan baik, menentukan arah perjalanan, kemudian menyampaikan kembali petunjuk tersebut menggunakan bahasa yang runtut dan santun.
Guru menyampaikan kepada peserta didik:
"Allah SWT memberikan kita kemampuan untuk melihat, mendengar, berpikir, dan berbicara. Kemampuan tersebut harus kita gunakan dengan baik. Ketika seseorang memberikan petunjuk arah, kita harus mendengarkan dengan penuh perhatian agar tidak salah memahami informasi."
Guru menunjukkan gambar atau denah sederhana lingkungan sekolah.
Guru bertanya:
- "Di sebelah mana letak perpustakaan?"
- "Bagaimana cara menuju kantin dari kelas kita?"
- "Jika berjalan dari kelas menuju lapangan, apakah kita harus berjalan lurus atau berbelok?"
- "Mengapa kita harus menyimak petunjuk arah dengan baik?"
Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya memahami petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari.
Guru membacakan firman Allah SWT:
"Dan Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-'Alaq: 5)
Guru menjelaskan bahwa belajar merupakan salah satu cara untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan.
Yuk, kita belajar menyimak dan memberikan petunjuk arah dengan teliti, percaya diri, dan santun! 🗺️👂📚
📖 Ringkasan Materi
A. Pengertian Petunjuk Arah
Petunjuk arah adalah informasi yang digunakan untuk menjelaskan jalan atau arah yang harus ditempuh seseorang agar dapat mencapai suatu tempat.
Petunjuk arah harus disampaikan secara jelas, runtut, dan mudah dipahami.
Contoh:
"Dari kelas IV, berjalanlah lurus menuju halaman sekolah. Setelah sampai di halaman, belok kanan. Berjalanlah sampai menemukan perpustakaan."
Petunjuk tersebut memberikan informasi tentang langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai perpustakaan.
B. Kosakata dalam Petunjuk Arah
Beberapa kata yang sering digunakan dalam memberikan petunjuk arah antara lain:
- kanan
- kiri
- lurus
- belok
- depan
- belakang
- samping
- dekat
- jauh
- utara
- selatan
- timur
- barat
- melewati
- menuju
- berseberangan
Contoh:
"Berjalan lurus sampai di persimpangan, kemudian belok kiri."
C. Menyimak Petunjuk Arah
Ketika menyimak petunjuk arah, kita harus memperhatikan informasi yang diberikan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
- Tempat awal perjalanan.
- Tempat tujuan.
- Arah yang harus ditempuh.
- Tempat atau tanda yang dilewati.
- Urutan perjalanan.
- Belokan yang harus dilakukan.
Contoh:
"Dari gerbang sekolah, berjalan lurus sampai lapangan. Setelah itu belok kiri menuju perpustakaan. Perpustakaan berada di sebelah kanan ruang guru."
Informasi penting:
- Tempat awal: gerbang sekolah.
- Jalan pertama: lurus.
- Tempat yang dilewati: lapangan.
- Arah berikutnya: belok kiri.
- Tujuan: perpustakaan.
- Letak perpustakaan: sebelah kanan ruang guru.
D. Cara Menentukan Arah Berdasarkan Petunjuk
Untuk menentukan arah perjalanan, lakukan langkah berikut:
1. Dengarkan dengan saksama
Jangan berbicara atau bermain ketika orang lain memberikan petunjuk.
2. Ingat tempat awal dan tujuan
Ketahui dari mana perjalanan dimulai dan ke mana tujuan perjalanan.
3. Perhatikan urutan petunjuk
Misalnya:
Lurus → belok kanan → lurus → belok kiri → sampai tujuan.
4. Perhatikan tanda atau tempat yang dilewati
Contohnya:
- masjid
- sekolah
- pasar
- taman
- lapangan
- jembatan
- toko
- kantor desa
5. Jika belum memahami, bertanyalah
Contoh:
"Maaf, apakah setelah melewati masjid saya harus belok kanan?"
Bertanya dengan santun dapat membantu kita memahami petunjuk dengan benar.
E. Menyampaikan Kembali Petunjuk Arah
Setelah menyimak petunjuk, kita dapat menyampaikannya kembali dengan bahasa sendiri.
Contoh:
Petunjuk yang didengar:
"Dari gerbang, berjalan lurus sampai menemukan taman. Setelah itu belok kanan dan berjalan sampai menemukan perpustakaan."
Disampaikan kembali:
"Jadi, dari gerbang kita berjalan lurus sampai taman. Setelah sampai di taman, kita belok kanan. Kemudian berjalan terus sampai menemukan perpustakaan."
Petunjuk tersebut disampaikan secara runtut dan mudah dipahami.
F. Bahasa yang Santun dalam Memberikan Petunjuk
Ketika memberikan petunjuk kepada orang lain, gunakan bahasa yang sopan.
Contoh:
Kurang santun:
"Ke sana saja! Belok kiri!"
Lebih santun:
"Silakan berjalan lurus sampai persimpangan, kemudian belok kiri."
Contoh ungkapan santun:
- "Silakan berjalan lurus..."
- "Kemudian, Anda dapat belok kanan..."
- "Setelah melewati..."
- "Jika sudah sampai di..."
- "Maaf, saya ingin memberikan petunjuk..."
G. Manfaat Memahami Petunjuk Arah
Memahami petunjuk arah memiliki banyak manfaat, antara lain:
- Membantu menemukan suatu tempat.
- Menghindarkan kita dari tersesat.
- Melatih kemampuan menyimak.
- Melatih kemampuan mengingat informasi.
- Melatih kemampuan berbicara dengan runtut.
- Membantu berkomunikasi dengan orang lain.
- Membuat kita lebih mandiri ketika bepergian.
- Membantu kita memahami denah dan lingkungan sekitar.
🗺️ Contoh Petunjuk Arah
Dari Kelas IV menuju Perpustakaan
"Dari kelas IV, berjalanlah lurus menuju halaman sekolah. Setelah sampai di halaman, belok kanan. Berjalanlah melewati ruang guru. Perpustakaan berada di sebelah kiri ruang guru."
Dari Rumah menuju Rumah Teman
"Dari rumahmu, berjalan lurus sampai menemukan pertigaan. Kemudian belok kiri. Setelah melewati masjid, berjalanlah sekitar 100 meter. Rumah temanmu berada di sebelah kanan jalan."
🎯 Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan 1: Dengarkan dan Tentukan
Guru membacakan petunjuk arah secara lisan.
Peserta didik mendengarkan dengan saksama, kemudian menentukan arah perjalanan berdasarkan petunjuk yang didengar.
Contoh:
"Dari kelas IV berjalan lurus menuju halaman. Setelah sampai di halaman, belok kiri. Kemudian berjalan sampai menemukan kantin."
Pertanyaan:
Di manakah letak kantin berdasarkan petunjuk tersebut?
Kegiatan 2: Permainan Petunjuk Arah
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok mendapatkan kartu petunjuk arah.
Satu peserta didik membaca petunjuk, sedangkan peserta didik lainnya mengikuti arah sesuai petunjuk.
Contoh:
"Berjalan dua langkah ke depan, kemudian satu langkah ke kanan."
Kegiatan ini dilakukan dengan tertib dan memperhatikan keselamatan.
Kegiatan 3: Bermain Peran
Peserta didik berpasangan.
Satu peserta didik berperan sebagai orang yang bertanya arah, sedangkan peserta didik lainnya memberikan petunjuk.
Contoh:
Siswa A:
"Permisi, bolehkah saya bertanya? Di mana letak perpustakaan?"
Siswa B:
"Tentu. Silakan berjalan lurus sampai halaman sekolah, kemudian belok kanan. Perpustakaan berada di sebelah kiri ruang guru."
Kemudian peserta didik bertukar peran.
🗣️ Kegiatan Menyampaikan Pengalaman Belajar
Peserta didik menyampaikan pengalaman setelah mengikuti pembelajaran.
Contoh:
"Hari ini saya belajar tentang petunjuk arah. Saya belajar menyimak petunjuk dengan penuh perhatian. Saya juga belajar menentukan arah berdasarkan petunjuk yang didengar. Menurut saya, memahami petunjuk arah sangat bermanfaat karena dapat membantu kita menemukan suatu tempat dan menghindari tersesat."
Peserta didik dapat menyampaikan pengalaman dengan menggunakan kalimat:
Hari ini saya belajar tentang ....
Hal yang paling saya sukai adalah ....
Saya mengalami kesulitan ketika ....
Saya dapat memahami bahwa ....
Manfaat mempelajari petunjuk arah adalah ....
🌟 INGAT!
- Dengarkan petunjuk arah dengan penuh perhatian.
- Ingat tempat awal dan tempat tujuan.
- Perhatikan kata kanan, kiri, lurus, belok, depan, dan belakang.
- Perhatikan urutan petunjuk.
- Ingat tempat atau tanda yang dilewati.
- Gunakan bahasa yang santun ketika memberikan petunjuk.
- Sampaikan petunjuk secara runtut.
- Jika belum memahami, jangan takut untuk bertanya.
- Memahami petunjuk arah membantu kita menjadi lebih mandiri.
📝 Soal Asesmen / Post Test
A. Pilihan Ganda
1. Petunjuk arah digunakan untuk ....
a. menceritakan pengalaman
b. menjelaskan cara membuat makanan
c. menunjukkan jalan menuju suatu tempat
d. menggambarkan seseorang
2. Ketika seseorang memberikan petunjuk arah, kita sebaiknya ....
a. berbicara sendiri
b. mendengarkan dengan penuh perhatian
c. bermain dengan teman
d. meninggalkan tempat
3. Kata yang menunjukkan arah adalah ....
a. indah
b. membaca
c. kiri
d. cepat
4. Kalimat yang menggunakan bahasa santun adalah ....
a. "Ke sana saja!"
b. "Belok sana!"
c. "Silakan berjalan lurus, kemudian belok kanan."
d. "Cari sendiri tempatnya!"
5. Agar petunjuk arah mudah dipahami, petunjuk harus disampaikan secara ....
a. acak
b. terburu-buru
c. runtut dan jelas
d. sangat singkat tanpa informasi
B. Isian Singkat
6. Petunjuk arah membantu seseorang menemukan suatu ....
7. Ketika menerima petunjuk arah, kita harus mendengarkan dengan ....
8. Setelah berjalan lurus, kita dapat diminta untuk belok ke arah .... atau ....
9. Ketika belum memahami petunjuk, sebaiknya kita ....
10. Salah satu manfaat memahami petunjuk arah adalah membantu kita agar tidak ....
C. Uraian
11. Apa yang dimaksud dengan petunjuk arah?
12. Sebutkan empat kata yang biasa digunakan dalam petunjuk arah!
13. Mengapa kita harus menyimak petunjuk arah dengan penuh perhatian?
14. Bagaimana cara menyampaikan petunjuk arah agar mudah dipahami orang lain?
15. Ceritakan pengalaman belajar kalian hari ini tentang petunjuk arah dan jelaskan manfaat mempelajari petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari!
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
- c. menunjukkan jalan menuju suatu tempat
- b. mendengarkan dengan penuh perhatian
- c. kiri
- c. "Silakan berjalan lurus, kemudian belok kanan."
- c. runtut dan jelas
Isian Singkat
- tempat/tujuan
- penuh perhatian/saksama
- kanan/kiri
- bertanya
- tersesat
Uraian
11. Petunjuk arah adalah informasi yang menjelaskan jalan atau arah yang harus ditempuh untuk mencapai suatu tempat.
12. Contoh jawaban: kanan, kiri, lurus, belok, depan, belakang, utara, selatan, timur, dan barat.
13. Agar kita dapat memahami informasi dengan benar dan tidak salah menentukan arah perjalanan.
14. Petunjuk harus disampaikan dengan bahasa yang jelas, runtut, santun, dan mudah dipahami serta menyebutkan arah dan tempat yang menjadi tanda.
15. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman peserta didik. Jawaban diharapkan memuat pengalaman menyimak petunjuk arah dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
🌟 KESIMPULAN
Petunjuk arah merupakan informasi yang digunakan untuk membantu seseorang menemukan jalan menuju suatu tempat. Untuk memahami petunjuk arah, kita harus menyimak dengan penuh perhatian, mengingat tempat awal dan tujuan, serta memperhatikan setiap arah dan tanda yang disebutkan.
Dalam menyampaikan petunjuk arah, kita perlu menggunakan bahasa yang jelas, runtut, santun, dan mudah dipahami. Kata-kata seperti lurus, kanan, kiri, belok, depan, belakang, dekat, dan jauh dapat membantu menjelaskan arah perjalanan.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik tidak hanya belajar menentukan arah, tetapi juga belajar mendengarkan dengan baik, memahami informasi, berbicara secara runtut, dan menyampaikan pengalaman belajar.
Memahami petunjuk arah memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu menemukan suatu tempat, menghindari tersesat, meningkatkan kemandirian, serta memudahkan komunikasi dengan orang lain.
Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu menyimak petunjuk arah dengan baik, menentukan arah perjalanan dengan tepat, serta menyampaikan kembali petunjuk arah dengan bahasa yang santun, runtut, dan mudah dipahami.
