Selasa, 03 November 2026

SENI RUPA

By elfida fida - November 03, 2026 6 Comments

 RABU, 04 NOVEMBER 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Elfida, S.Pd

Mata Pelajaran: Seni Rupa

Hari, Tanggal: Rabu, 04 November 2026

Fase/Kelas: B / IV (Empat)

Materi: Teknik Membuat Sketsa, Mewarnai, Menyelesaikan, Presentasi, dan Refleksi Karya Gambar Cerita

Pertemuan ke: 1-4

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

📋 PERANGKAT PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan mengeksplorasi unsur-unsur seni rupa serta menggunakan pengalaman pribadi sebagai sumber ide dalam membuat karya gambar cerita. Peserta didik mampu mengembangkan gagasan visual melalui penentuan tema, tokoh, latar, dan urutan peristiwa, membuat sketsa, memilih warna, serta menyampaikan makna cerita melalui gambar secara kreatif.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu membuat gambar cerita berdasarkan pengalaman pribadi dengan menentukan tema, tokoh, latar, urutan peristiwa, membuat sketsa, memilih warna, menyusun gambar secara runtut, serta menyampaikan cerita melalui gambar dengan kreatif, rapi, dan percaya diri.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan teknik dasar membuat sketsa gambar cerita berdasarkan pengalaman pribadi.

  2. Mengidentifikasi alat dan bahan yang digunakan untuk membuat gambar cerita.

  3. Membuat sketsa gambar cerita berdasarkan tema dan pengalaman pribadi.

  4. Mengembangkan sketsa menjadi gambar cerita dengan menambahkan tokoh, latar, dan objek pendukung.

  5. Memilih dan menggunakan warna yang sesuai dengan suasana cerita.

  6. Menyelesaikan gambar cerita dengan memperhatikan kerapian, kreativitas, dan kesesuaian urutan peristiwa.

  7. Menyusun gambar cerita secara runtut dari awal, tengah, hingga akhir.

  8. Mempresentasikan hasil karya gambar cerita di depan teman dengan percaya diri.

  9. Melakukan refleksi terhadap proses pembuatan dan hasil karya seni rupa.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mengingat kembali pengalaman pribadi yang berkesan dan memusatkan perhatian pada proses menggambar. Peserta didik memperhatikan setiap tahapan pembuatan gambar cerita, mulai dari membuat sketsa, menambahkan objek, memilih warna, hingga menyelesaikan karya dengan teliti dan penuh tanggung jawab.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa pengalaman pribadi dapat dijadikan inspirasi untuk menghasilkan karya seni rupa. Melalui kegiatan menggambar, peserta didik dapat menceritakan pengalaman sehari-hari, seperti membantu orang tua, bermain bersama teman, mengikuti perlombaan, dan kegiatan di sekolah.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan mengamati contoh gambar cerita, bermain tebak gambar, mencoba berbagai teknik mewarnai, menggambar pengalaman pribadi, memajang hasil karya, serta melakukan presentasi sederhana. Kegiatan dilaksanakan dengan suasana menyenangkan agar peserta didik berani berekspresi dan menghargai karya sendiri maupun karya teman.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengenal pengertian dan fungsi gambar cerita.

  2. Menentukan tema, tokoh, latar, dan urutan peristiwa berdasarkan pengalaman pribadi.

  3. Mengenal alat dan bahan untuk membuat gambar cerita.

  4. Memahami teknik dasar membuat sketsa gambar cerita.

  5. Membuat sketsa berdasarkan pengalaman pribadi.

  6. Mengembangkan sketsa menjadi gambar cerita yang menarik.

  7. Mewarnai gambar sesuai tema dan suasana cerita.

  8. Menyelesaikan dan menyusun gambar cerita secara runtut.

  9. Mempresentasikan hasil karya gambar cerita.

  10. Melakukan refleksi dan memberikan apresiasi terhadap karya sendiri maupun karya teman.

📌 MATERI: TEKNIK MEMBUAT SKETSA, MEWARNAI, MENYELESAIKAN, PRESENTASI, DAN REFLEKSI KARYA GAMBAR CERITA

Model dan Metode Pembelajaran

Model:

  • Project Based Learning (PjBL).

  • Discovery Learning.

Metode:

  • Tanya jawab.

  • Pengamatan gambar.

  • Demonstrasi.

  • Diskusi kelompok.

  • Praktik menggambar.

  • Penugasan.

  • Presentasi.

  • Refleksi karya.

Media Pembelajaran

  1. Contoh gambar cerita berdasarkan pengalaman pribadi.

  2. Contoh sketsa gambar cerita.

  3. Gambar ilustrasi kegiatan sehari-hari.

  4. Kertas gambar atau buku gambar.

  5. Pensil dan penghapus.

  6. Pensil warna, krayon, atau spidol.

  7. Penggaris jika diperlukan.

  8. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik).

  9. Papan pajangan hasil karya.

🌸 APERSEPSI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat kelas IV! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan bersemangat mengikuti pembelajaran.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar kegiatan belajar berjalan lancar.

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pengalaman pribadi yang pernah mereka tuangkan menjadi rancangan gambar cerita pada pertemuan sebelumnya.

Guru menunjukkan contoh gambar cerita yang belum selesai dan gambar cerita yang sudah diwarnai.




Guru mengajukan beberapa pertanyaan pemantik:

  1. Apakah kalian masih ingat pengalaman pribadi yang akan dijadikan gambar cerita?

  2. Apa yang harus kita lakukan setelah menentukan tema, tokoh, latar, dan urutan peristiwa?

  3. Mengapa sebelum mewarnai gambar kita perlu membuat sketsa?

  4. Alat apa saja yang dapat digunakan untuk mewarnai gambar cerita?

  5. Bagaimana cara membuat gambar cerita terlihat menarik dan rapi?

  6. Mengapa kita perlu mempresentasikan hasil karya di depan teman?

Guru menjelaskan bahwa hari ini peserta didik akan melanjutkan proses pembuatan gambar cerita, mulai dari membuat sketsa, menggambarkan dan mewarnai, menyelesaikan karya, hingga mempresentasikan dan merefleksikan hasil karya.

📖 RINGKASAN MATERI

A. Pengertian Sketsa Gambar Cerita

Sketsa adalah gambar awal atau rancangan sederhana yang dibuat menggunakan pensil sebelum gambar diselesaikan dan diberi warna.

Sketsa berfungsi sebagai pedoman agar gambar memiliki bentuk, ukuran, dan susunan yang sesuai dengan cerita.

Contoh: Seorang anak membuat sketsa dirinya sedang membantu ibu menyapu halaman rumah.



B. Alat dan Bahan Membuat Sketsa

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat sketsa antara lain:

  1. Pensil untuk membuat gambar awal.

  2. Penghapus untuk memperbaiki kesalahan gambar.

  3. Kertas gambar sebagai media menggambar.

  4. Penggaris untuk membantu membuat garis jika diperlukan.

  5. Pensil warna, krayon, atau spidol untuk mewarnai gambar.

C. Teknik Membuat Sketsa Gambar Cerita

Teknik membuat sketsa gambar cerita dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

  1. Menentukan pengalaman pribadi yang akan diceritakan.

  2. Menentukan tema, tokoh, latar, dan urutan peristiwa.

  3. Membagi kertas menjadi beberapa bagian sesuai jumlah adegan.

  4. Menggambar bentuk tokoh secara sederhana.

  5. Menambahkan latar tempat dan benda-benda pendukung.

  6. Menggambar aktivitas tokoh sesuai urutan cerita.

  7. Memperbaiki bentuk gambar menggunakan penghapus jika diperlukan.

Contoh sketsa tiga bagian:



D. Teknik Menggambarkan Gambar Cerita

Setelah sketsa selesai, peserta didik mengembangkan gambar dengan menambahkan bagian-bagian yang diperlukan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Bentuk tokoh harus sesuai dengan kegiatan dalam cerita.

  • Ekspresi wajah menggambarkan perasaan tokoh.

  • Latar tempat harus sesuai dengan pengalaman.

  • Benda pendukung membantu memperjelas cerita.

  • Setiap gambar harus menunjukkan peristiwa yang berbeda.

Contoh: Jika cerita tentang menanam bunga, peserta didik dapat menggambar pot, tanah, sekop kecil, bibit bunga, dan alat penyiram tanaman.

E. Teknik Mewarnai Gambar Cerita

Mewarnai merupakan kegiatan memberikan warna pada gambar agar terlihat lebih menarik dan memiliki suasana tertentu.

Teknik mewarnai dapat menggunakan:

  1. Pensil warna: digunakan dengan menggoreskan warna secara perlahan dan merata.

  2. Krayon: digunakan dengan mengisi bidang gambar menggunakan goresan warna.

  3. Spidol: digunakan untuk memberikan warna yang jelas pada bagian gambar tertentu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mewarnai:

  • Memilih warna sesuai objek.

  • Menggunakan warna secara harmonis.

  • Tidak terlalu banyak keluar dari garis gambar.

  • Memberikan warna pada latar dan tokoh.

  • Menjaga kebersihan dan kerapian gambar.





F. Menyelesaikan dan Menyusun Gambar Cerita

Setelah proses menggambar dan mewarnai selesai, peserta didik perlu memeriksa kembali hasil karyanya.

Langkah-langkah menyelesaikan gambar cerita:

  1. Memastikan seluruh bagian gambar sudah selesai.

  2. Memperbaiki bagian yang kurang rapi.

  3. Menambahkan detail yang diperlukan.

  4. Memberikan judul gambar cerita.

  5. Menyusun gambar sesuai urutan peristiwa.

  6. Memastikan gambar awal, tengah, dan akhir mudah dipahami.

Contoh penyusunan gambar cerita:

Tema: Membantu Ibu Menanam Bunga

Gambar 1 – Awal



Anak melihat ibu sedang menyiapkan pot dan tanah di halaman rumah.


Gambar 2 – Tengah



Anak membantu ibu memasukkan bibit bunga ke dalam pot.

Gambar 3 – Akhir



Anak dan ibu menyiram bunga bersama-sama dengan gembira.

G. Presentasi Karya Gambar Cerita

Presentasi adalah kegiatan menyampaikan hasil karya kepada orang lain.

Dalam kegiatan presentasi, peserta didik dapat menjelaskan:

  1. Judul gambar cerita.

  2. Tema yang dipilih.

  3. Tokoh yang terdapat dalam cerita.

  4. Latar tempat dan waktu.

  5. Urutan peristiwa dari awal hingga akhir.

  6. Alasan memilih warna tertentu.

  7. Pesan atau pengalaman yang ingin disampaikan.

Sikap yang perlu diperhatikan saat presentasi:

  • Berbicara dengan jelas.

  • Berdiri dengan sopan.

  • Menunjukkan hasil karya kepada teman.

  • Percaya diri.

  • Menghargai pertanyaan dan pendapat teman.

H. Refleksi Karya Seni

Refleksi adalah kegiatan mengingat kembali dan menilai proses serta hasil karya yang telah dibuat.

Peserta didik dapat menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apakah saya sudah menyelesaikan gambar cerita?

  2. Bagian mana yang paling saya sukai?

  3. Kesulitan apa yang saya alami ketika membuat sketsa?

  4. Apakah warna yang saya pilih sudah sesuai dengan cerita?

  5. Apa yang ingin saya perbaiki dari karya saya?

  6. Bagaimana perasaan saya setelah mempresentasikan hasil karya?

Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, kreativitas, dan keberanian peserta didik.

🧩 LATIHAN PESERTA DIDIK

Perhatikan cerita berikut dengan saksama!

Pengalaman Membantu Ibu Menanam Bunga

Pada hari Minggu pagi, Rani membantu ibunya menanam bunga di halaman rumah. Ibu menyiapkan pot dan tanah, sedangkan Rani memasukkan bibit bunga ke dalam pot. Setelah selesai, mereka menyiram tanaman bersama-sama. Rani merasa senang karena dapat membantu ibu membuat halaman rumah menjadi indah.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa judul cerita tersebut?

  2. Siapa saja tokoh yang terdapat dalam cerita?

  3. Di mana peristiwa tersebut terjadi?

  4. Kapan kegiatan menanam bunga dilakukan?

  5. Apa yang dilakukan Rani pada awal cerita?

  6. Apa kegiatan yang dilakukan Rani pada bagian tengah cerita?

  7. Bagaimana akhir cerita tersebut?

  8. Alat apa saja yang dapat digunakan untuk membuat sketsa?

  9. Mengapa gambar cerita perlu diberi warna?

  10. Mengapa gambar cerita harus disusun secara runtut?

🎨 KEGIATAN PRAKTIK: MEMBUAT GAMBAR CERITA BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI

Proyek Seni Rupa

Judul kegiatan: Aku dan Pengalaman Berkesanku

Peserta didik membuat gambar cerita berdasarkan pengalaman pribadi dengan memperhatikan teknik membuat sketsa, menggambarkan, mewarnai, menyelesaikan, dan menyusun gambar cerita.

Petunjuk kegiatan:

  1. Ingat kembali pengalaman pribadi yang berkesan.

  2. Tentukan judul dan tema cerita.

  3. Tentukan tokoh dan latar cerita.

  4. Tuliskan urutan peristiwa dari awal, tengah, hingga akhir.

  5. Siapkan kertas gambar, pensil, penghapus, dan alat warna.

  6. Buatlah sketsa gambar cerita dalam tiga bagian.

  7. Kembangkan sketsa dengan menambahkan tokoh dan benda pendukung.

  8. Warnai gambar menggunakan pensil warna, krayon, atau spidol.

  9. Rapikan dan selesaikan seluruh bagian gambar.

  10. Berikan judul pada hasil karya.

  11. Presentasikan gambar cerita di depan kelas.

  12. Sampaikan pengalaman dan pesan yang terdapat dalam gambar.

Contoh lembar rancangan gambar cerita:

Unsur Cerita

Jawaban Peserta Didik

Judul

................................

Tema

................................

Tokoh

................................

Latar tempat

................................

Latar waktu

................................

Peristiwa awal

................................

Peristiwa tengah

................................

Peristiwa akhir

................................

Alat mewarnai

................................

Pesan cerita

................................

🌟 INGAT!

  • Sketsa adalah gambar awal sebelum gambar diselesaikan.

  • Gambar cerita dapat dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.

  • Tokoh, latar, dan peristiwa harus sesuai dengan tema cerita.

  • Warna dapat membuat gambar lebih menarik dan memperjelas suasana.

  • Gambar cerita harus disusun secara runtut.

  • Presentasi merupakan kegiatan menyampaikan hasil karya.

  • Refleksi membantu kita mengetahui kelebihan dan kekurangan karya.

  • Setiap karya memiliki keunikan dan kreativitas masing-masing.

📝 SOAL ASESMEN / POST TEST

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gambar awal yang dibuat sebelum gambar diselesaikan disebut ....

A. lukisan

B. sketsa

C. kolase

D. poster

2. Alat yang digunakan untuk membuat sketsa adalah ....

A. pensil

B. gunting

C. lem

D. penggaris besi

3. Setelah membuat sketsa gambar cerita, langkah selanjutnya adalah ....

A. membuang gambar

B. merobek kertas

C. mengembangkan gambar dan menambahkan detail

D. menghapus seluruh gambar

4. Alat yang dapat digunakan untuk mewarnai gambar cerita adalah ....

A. penggaris

B. penghapus

C. pensil warna

D. rautan

5. Mengapa gambar cerita perlu diberi warna?

A. Agar cerita sulit dipahami.

B. Agar gambar lebih menarik dan suasananya terlihat jelas.

C. Agar gambar menjadi lebih kecil.

D. Agar tokoh tidak terlihat.

6. Setelah selesai mewarnai gambar cerita, sebaiknya kita ....

A. membiarkan gambar berantakan

B. menghapus seluruh gambar

C. memeriksa dan merapikan hasil karya

D. langsung membuang kertas

7. Penyusunan gambar cerita yang baik harus memperhatikan ....

A. urutan peristiwa

B. ukuran meja

C. jumlah pensil

D. warna pakaian teman

8. Kegiatan menyampaikan hasil karya kepada teman disebut ....

A. menggambar

B. presentasi

C. mewarnai

D. menghapus

9. Kegiatan mengingat kembali kelebihan dan kekurangan karya disebut ....

A. refleksi

B. demonstrasi

C. permainan

D. pengamatan

10. Sikap yang baik ketika mempresentasikan gambar cerita adalah ....

A. malu berbicara dan menyembunyikan gambar

B. mengejek karya teman

C. berbicara dengan jelas dan percaya diri

D. tidak mau mendengarkan teman

B. Isian Singkat

  1. Gambar awal yang dibuat menggunakan pensil disebut ....

  2. Sebutkan tiga alat yang digunakan untuk membuat gambar cerita!

  3. Sebutkan dua alat yang dapat digunakan untuk mewarnai gambar!

  4. Sebelum membuat sketsa, kita harus menentukan tema, tokoh, latar, dan ....

  5. Mengapa sketsa dibuat sebelum gambar diberi warna?

  6. Apa manfaat memilih warna yang sesuai dengan suasana cerita?

  7. Bagaimana urutan penyusunan gambar cerita yang benar?

  8. Apa yang dimaksud dengan presentasi karya?

  9. Mengapa kita perlu melakukan refleksi setelah menyelesaikan karya seni?

  10. Sebutkan dua sikap yang harus ditunjukkan ketika mempresentasikan hasil gambar cerita!

🔑 KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

Nomor

Jawaban

1

B

2

A

3

C

4

C

5

B

6

C

7

A

8

B

9

A

10

C

B. Isian Singkat

  1. Sketsa.

  2. Pensil, penghapus, dan kertas gambar.

  3. Pensil warna dan krayon.

  4. Urutan peristiwa.

  5. Sebagai pedoman atau rancangan awal sebelum gambar diselesaikan.

  6. Agar suasana dan pesan cerita lebih mudah dipahami serta gambar terlihat menarik.

  7. Awal, tengah, dan akhir.

  8. Kegiatan menyampaikan atau menjelaskan hasil karya kepada orang lain.

  9. Untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, dan hal yang perlu diperbaiki.

  10. Percaya diri dan berbicara dengan jelas.


🌻 KEGIATAN REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK

Refleksi Peserta Didik

  1. Saya sudah mampu membuat sketsa gambar cerita.

  2. Saya sudah mampu memilih warna yang sesuai.

  3. Saya sudah mampu menyusun gambar dari awal hingga akhir.

  4. Saya berani menceritakan hasil karya di depan kelas.

  5. Saya menghargai karya sendiri dan karya teman.

Refleksi Guru

  1. Apakah peserta didik mampu membuat sketsa berdasarkan pengalaman pribadi?

  2. Apakah peserta didik mampu mewarnai gambar dengan baik?

  3. Apakah peserta didik mampu menyusun gambar cerita secara runtut?

  4. Apakah peserta didik berani mempresentasikan hasil karyanya?

  5. Apa perbaikan pembelajaran yang perlu dilakukan pada pertemuan berikutnya?

🌟 KESIMPULAN

Membuat gambar cerita berdasarkan pengalaman pribadi merupakan kegiatan seni rupa yang dapat mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan keterampilan peserta didik.

Dalam membuat gambar cerita, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, yaitu menentukan tema, tokoh, latar, dan urutan peristiwa, membuat sketsa, mengembangkan gambar, memilih warna, menyelesaikan karya, serta menyusun gambar secara runtut.

Setelah karya selesai, peserta didik mempresentasikan hasil gambar cerita dan melakukan refleksi terhadap karya yang telah dibuat.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu menghasilkan karya seni rupa yang kreatif, rapi, bermakna, serta memiliki keberanian dan rasa percaya diri dalam menyampaikan pengalaman pribadi melalui gambar.

IPAS

By elfida fida - November 03, 2026 5 Comments

 RABU, 04 NOVEMBER  2026



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

IDENTITAS

Nama Guru: Elfida, S.Pd

Mata Pelajaran: IPAS

Hari, Tanggal: Rabu, 04 November 2026

Fase/Kelas: B / IV (Empat)

Materi: Menerapkan Solusi Pelestarian Sumber Daya Alam

Pertemuan ke: 5

📋 PERANGKAT PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengenali sumber daya alam dan manfaatnya bagi kehidupan, mengidentifikasi permasalahan lingkungan di sekitar, serta menerapkan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian sumber daya alam sebagai bagian dari upaya mengurangi penyebab dan dampak perubahan iklim.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian penerapan solusi pelestarian sumber daya alam.

  2. Mengidentifikasi masalah lingkungan yang dapat diatasi melalui tindakan nyata.

  3. Menentukan solusi yang sesuai dengan permasalahan pelestarian sumber daya alam.

  4. Menjelaskan langkah-langkah menerapkan solusi pelestarian sumber daya alam.

  5. Melaksanakan kegiatan sederhana untuk menjaga kelestarian air, tanah, tumbuhan, dan lingkungan.

  6. Menunjukkan sikap tanggung jawab dan kerja sama dalam menerapkan solusi pelestarian sumber daya alam.

  7. Mengevaluasi hasil kegiatan pelestarian sumber daya alam yang telah dilakukan.

  8. Menyampaikan hasil penerapan solusi pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mengamati lingkungan sekitar dengan penuh perhatian dan menyadari bahwa setiap tindakan manusia memiliki pengaruh terhadap kelestarian alam. Peserta didik diajak menyadari pentingnya menjaga air, tanah, tumbuhan, dan energi sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Peserta didik juga membiasakan diri berpikir sebelum bertindak, misalnya memastikan keran air sudah ditutup, membuang sampah pada tempatnya, dan mematikan lampu ketika tidak digunakan.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kegiatan sehari-hari, seperti membawa botol minum sendiri, menghemat air, memilah sampah, menanam tanaman, dan menghemat listrik.

Peserta didik memahami bahwa tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mengurangi kerusakan lingkungan dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik mengikuti permainan kartu solusi lingkungan, melakukan kegiatan praktik menjaga lingkungan, bekerja sama membuat poster ajakan pelestarian sumber daya alam, melaksanakan aksi sederhana di sekolah, dan mempresentasikan hasil kegiatan dengan suasana belajar yang menyenangkan.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenali berbagai jenis sumber daya alam dan manfaatnya.

  2. Mengidentifikasi masalah yang mengancam kelestarian sumber daya alam.

  3. Menganalisis penyebab dan akibat kerusakan sumber daya alam.

  4. Menentukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah lingkungan.

  5. Menyusun langkah-langkah penerapan solusi pelestarian sumber daya alam.

  6. Melaksanakan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian sumber daya alam.

  7. Mengamati dan mengevaluasi hasil penerapan solusi.

  8. Menyampaikan hasil kegiatan pelestarian sumber daya alam kepada orang lain.

📌 MATERI: MENERAPKAN SOLUSI PELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM

Model dan Metode Pembelajaran

Model:

  • Project Based Learning (PjBL).

  • Problem Based Learning (PBL).

Metode:

  • Tanya jawab.

  • Pengamatan lingkungan.

  • Demonstrasi.

  • Diskusi kelompok.

  • Praktik langsung.

  • Penugasan.

  • Presentasi.

  • Refleksi.

Media Pembelajaran

  • Gambar lingkungan bersih dan lingkungan tercemar.

  • Kartu masalah dan kartu solusi lingkungan.

  • Tanaman dan alat penyiram tanaman.

  • Tempat sampah terpilah.

  • Botol bekas yang aman digunakan sebagai pot.

  • Kertas karton atau kertas manila.

  • Spidol dan pensil warna.

  • LKPD.

  • Papan tulis dan alat tulis.

  • Video edukasi tentang pelestarian sumber daya alam jika tersedia.

🌸 APERSEPSI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat kelas IV! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat dan bersemangat untuk belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar.

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang permasalahan pelestarian sumber daya alam dan solusi yang dapat dilakukan.

Guru menunjukkan gambar lingkungan sekolah yang bersih dan lingkungan yang dipenuhi sampah.

Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

  1. Apa perbedaan yang kalian lihat pada kedua gambar tersebut?

  2. Apa yang akan kalian lakukan jika melihat sampah berserakan di halaman sekolah?

  3. Bagaimana cara menghemat air ketika berada di sekolah?

  4. Mengapa kita perlu menanam dan merawat pohon?

  5. Jika kalian sudah mengetahui cara menjaga lingkungan, apakah cukup hanya dengan mengetahui atau harus melakukannya?

  6. Apa tindakan nyata yang dapat kalian lakukan untuk mengurangi kerusakan lingkungan?

Guru menjelaskan bahwa mengetahui solusi saja belum cukup. Kita harus menerapkan solusi tersebut melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pada pembelajaran hari ini, peserta didik akan belajar menerapkan solusi pelestarian sumber daya alam melalui kegiatan menghemat air, memilah sampah, merawat tanaman, menghemat energi, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

📖 RINGKASAN MATERI

A. Pengertian Menerapkan Solusi Pelestarian Sumber Daya Alam

Menerapkan solusi pelestarian sumber daya alam adalah melakukan tindakan nyata untuk mengatasi permasalahan lingkungan dengan cara menjaga, melindungi, dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.

Penerapan solusi tidak hanya dilakukan melalui perkataan, tetapi harus diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari.

Contohnya:

  • Menutup keran setelah menggunakan air.

  • Menanam dan menyiram tanaman.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Memilah sampah organik dan anorganik.

  • Mematikan lampu ketika tidak digunakan.

  • Menggunakan kembali barang yang masih layak.

B. Bentuk-Bentuk Penerapan Solusi Pelestarian Sumber Daya Alam

1. Menerapkan Gerakan Hemat Air



Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Cara menerapkan gerakan hemat air:

  1. Menutup keran setelah digunakan.

  2. Menggunakan air secukupnya.

  3. Tidak bermain air secara berlebihan.

  4. Menggunakan air bekas mencuci sayuran untuk menyiram tanaman jika masih aman.

  5. Melaporkan keran yang bocor kepada guru atau orang tua.

Manfaat: Mengurangi pemborosan air dan membantu menjaga ketersediaan air bersih.

2. Menerapkan Kegiatan Menanam dan Merawat Pohon



Pohon memiliki manfaat penting bagi lingkungan karena menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, menjaga tanah, dan menjadi tempat hidup berbagai hewan.

Cara menerapkannya:

  1. Menanam bibit pohon atau tanaman.

  2. Menyiram tanaman secara teratur.

  3. Memberikan pupuk sesuai kebutuhan.

  4. Tidak merusak atau mencabut tanaman.

  5. Membersihkan area sekitar tanaman.

Manfaat: Membantu menjaga lingkungan hijau, menyerap karbon dioksida, dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

3. Menerapkan Kegiatan Memilah dan Mengurangi Sampah



Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah, air, dan lingkungan.

Cara menerapkannya:

  1. Memisahkan sampah organik dan anorganik.

  2. Membuang sampah pada tempat yang sesuai.

  3. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

  4. Membawa botol minum sendiri.

  5. Menggunakan kembali barang yang masih layak.

Manfaat: Mengurangi pencemaran lingkungan dan membantu menghemat sumber daya alam.

4. Menerapkan Gerakan Hemat Energi



Energi listrik banyak dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Penggunaan listrik yang berlebihan dapat meningkatkan kebutuhan energi dan emisi gas rumah kaca apabila sumbernya berasal dari bahan bakar fosil.

Cara menerapkannya:

  1. Mematikan lampu ketika tidak diperlukan.

  2. Mematikan kipas angin setelah digunakan.

  3. Memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari.

  4. Menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan.

Manfaat: Menghemat energi dan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

C. Langkah-Langkah Menerapkan Solusi Pelestarian Sumber Daya Alam

Agar solusi dapat terlaksana dengan baik, peserta didik dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Mengidentifikasi masalah: Menemukan masalah lingkungan yang terjadi.

  2. Menentukan solusi: Memilih tindakan yang sesuai untuk mengatasi masalah.

  3. Menyiapkan kebutuhan: Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.

  4. Melaksanakan kegiatan: Melakukan tindakan nyata untuk menjaga lingkungan.

  5. Mengamati hasil: Memperhatikan perubahan setelah kegiatan dilakukan.

  6. Mengevaluasi kegiatan: Menilai apakah solusi yang diterapkan berhasil.

  7. Membiasakan tindakan baik: Melakukan kegiatan pelestarian secara rutin.

D. Contoh Penerapan Solusi dalam Kehidupan Sehari-hari

Permasalahan

Solusi yang Diterapkan

Hasil yang Diharapkan

Keran air sering dibiarkan terbuka

Membiasakan menutup keran

Air tidak terbuang sia-sia

Halaman sekolah gersang

Menanam dan merawat tanaman

Lingkungan lebih hijau

Sampah berserakan

Melakukan piket kebersihan

Lingkungan lebih bersih

Banyak sampah plastik

Membawa botol minum sendiri

Sampah plastik berkurang

Lampu menyala saat tidak diperlukan

Mematikan lampu

Energi lebih hemat

E. Hubungan Penerapan Solusi dengan Mitigasi Perubahan Iklim

Mitigasi perubahan iklim adalah usaha untuk mengurangi penyebab perubahan iklim, terutama emisi gas rumah kaca.

Penerapan solusi pelestarian sumber daya alam dapat mendukung mitigasi perubahan iklim melalui beberapa kegiatan:

  1. Menanam pohon untuk membantu menyerap karbon dioksida.

  2. Menghemat listrik untuk mengurangi kebutuhan energi dari bahan bakar fosil.

  3. Mengurangi pembakaran sampah yang menghasilkan polutan dan gas rumah kaca.

  4. Menggunakan kembali barang untuk mengurangi kebutuhan bahan baku baru.

  5. Menjaga hutan dan tumbuhan agar tetap berfungsi menyimpan karbon.

Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, peserta didik dapat ikut berperan dalam menjaga bumi.

F. Sikap yang Harus Dimiliki dalam Melestarikan Sumber Daya Alam

Peserta didik perlu membiasakan sikap:

  • Tanggung jawab terhadap lingkungan.

  • Disiplin dalam menggunakan air dan listrik.

  • Peduli terhadap kebersihan.

  • Bekerja sama menjaga lingkungan.

  • Tidak merusak tumbuhan dan habitat hewan.

  • Konsisten melakukan kebiasaan ramah lingkungan.

🧩 LATIHAN PESERTA DIDIK

Bacalah cerita berikut dengan saksama!

Kelas IV Peduli Lingkungan

Peserta didik kelas IV melihat halaman sekolah dipenuhi sampah plastik. Beberapa tanaman di halaman juga mulai layu karena jarang disiram. Selain itu, lampu kelas sering dibiarkan menyala meskipun ruangan tidak digunakan.

Melihat kondisi tersebut, guru mengajak peserta didik melakukan kegiatan peduli lingkungan. Mereka sepakat membuat jadwal piket kebersihan, membawa botol minum sendiri, menyiram tanaman secara bergiliran, dan mematikan lampu ketika meninggalkan kelas.

Setelah beberapa minggu, halaman sekolah menjadi lebih bersih, tanaman terlihat lebih terawat, dan peserta didik mulai terbiasa menghemat energi.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa saja masalah lingkungan yang ditemukan peserta didik kelas IV?

  2. Mengapa tanaman di halaman sekolah mulai layu?

  3. Apa solusi yang dilakukan untuk mengatasi sampah plastik?

  4. Bagaimana cara peserta didik merawat tanaman di sekolah?

  5. Mengapa lampu harus dimatikan ketika ruangan tidak digunakan?

  6. Apa manfaat membawa botol minum sendiri?

  7. Bagaimana cara mengetahui bahwa kegiatan peduli lingkungan berhasil?

  8. Sebutkan tiga tindakan yang dapat kamu lakukan untuk menghemat sumber daya alam di rumah!

  9. Mengapa kegiatan menanam pohon dapat membantu mitigasi perubahan iklim?

  10. Jika kamu menjadi ketua kelas, kegiatan apa yang akan kamu lakukan agar teman-teman terbiasa menjaga lingkungan?

🤝 KEGIATAN PRAKTIK / LKPD

Kegiatan: Aksi Nyata Sahabat Bumi



Tujuan kegiatan: Peserta didik mampu menerapkan solusi pelestarian sumber daya alam melalui tindakan nyata secara mandiri dan berkelompok.

Langkah Kegiatan

  1. Bentuk kelompok yang terdiri atas 4–5 peserta didik.

  2. Amati kondisi lingkungan sekolah.

  3. Tentukan satu masalah lingkungan yang ditemukan.

  4. Pilih solusi yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut.

  5. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dengan pendampingan guru.

  6. Laksanakan kegiatan pelestarian lingkungan.

  7. Amati perubahan yang terjadi setelah kegiatan.

  8. Catat hasil kegiatan pada LKPD.

  9. Presentasikan hasil penerapan solusi di depan kelas.


Contoh Hasil Kegiatan

Nama kegiatan: Gerakan Merawat Tanaman Sekolah.

  • Masalah: Tanaman di halaman sekolah kurang terawat.

  • Penyebab: Tidak ada jadwal penyiraman tanaman.

  • Solusi: Membuat jadwal menyiram tanaman.

  • Alat dan bahan: Gembor atau alat penyiram dan air.

  • Pelaksanaan: Peserta didik menyiram tanaman sesuai jadwal.

  • Hasil: Tanaman mendapatkan perawatan secara teratur.

  • Evaluasi: Mengamati kondisi tanaman setiap minggu.

🌟 INGAT!

  • Mengetahui solusi pelestarian alam saja belum cukup, kita harus menerapkannya.

  • Menghemat air merupakan bentuk menjaga sumber daya alam.

  • Menanam dan merawat pohon membantu mengurangi karbon dioksida di atmosfer.

  • Memilah dan mengurangi sampah dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan.

  • Menghemat listrik dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

  • Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

  • Tindakan kecil yang dilakukan secara rutin dapat memberikan manfaat besar bagi bumi.

📝 SOAL ASESMEN / POST-TEST

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Salah satu tindakan nyata untuk menjaga kelestarian sumber daya alam adalah ....

A. membuang sampah ke sungai

B. membiarkan keran air terbuka

C. menanam dan merawat pohon

D. menebang pohon sembarangan

2. Ketika melihat tanaman di halaman sekolah mulai layu, tindakan yang tepat adalah ....

A. mencabut semua tanaman

B. membiarkannya sampai mati

C. menyiram dan merawat tanaman secara teratur

D. menginjak tanaman tersebut

3. Salah satu cara mengurangi sampah plastik di sekolah adalah ....

A. membawa botol minum sendiri

B. menggunakan plastik sekali pakai setiap hari

C. membuang plastik ke selokan

D. membakar semua sampah plastik

4. Mengapa kita harus mematikan lampu ketika tidak digunakan?

A. Agar ruangan menjadi gelap sepanjang hari

B. Agar penggunaan energi listrik lebih hemat

C. Agar lampu cepat rusak

D. Agar listrik semakin banyak digunakan

5. Kegiatan menanam pohon dapat membantu mitigasi perubahan iklim karena ....

A. pohon menghasilkan sampah

B. pohon menyerap karbon dioksida

C. pohon menyebabkan pencemaran

D. pohon mengurangi persediaan oksigen

B. Isian Singkat

  1. Kegiatan menjaga dan melindungi sumber daya alam disebut ....

  2. Salah satu cara menghemat air adalah ....

  3. Membawa botol minum sendiri merupakan upaya mengurangi sampah ....

  4. Pohon dapat menyerap gas ....

  5. Mematikan lampu ketika tidak digunakan merupakan contoh gerakan ....

  6. Sebutkan tiga contoh tindakan nyata menjaga kelestarian sumber daya alam!

  7. Mengapa tanaman perlu disiram dan dirawat secara teratur?

  8. Apa manfaat memilah sampah organik dan anorganik?

  9. Bagaimana cara menerapkan gerakan hemat energi di sekolah?

  10. Mengapa kita harus melakukan kegiatan pelestarian sumber daya alam secara rutin?

C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!

  1. Jelaskan tiga tindakan nyata yang dapat dilakukan peserta didik untuk menjaga kelestarian sumber daya alam di sekolah!

  2. Mengapa menanam dan merawat pohon termasuk salah satu upaya mitigasi perubahan iklim?

  3. Sekolah mengalami masalah banyaknya sampah plastik. Tuliskan tiga solusi dan cara menerapkannya!

  4. Bagaimana cara menerapkan gerakan hemat air dan hemat energi di rumah?

  5. Pilih satu kegiatan pelestarian sumber daya alam yang pernah atau ingin kamu lakukan. Jelaskan langkah pelaksanaan, manfaat, dan cara mengevaluasi keberhasilannya!

🔑 KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. C

  2. C

  3. A

  4. B

  5. B

B. Isian Singkat

  1. Pelestarian sumber daya alam.

  2. Menutup keran setelah digunakan.

  3. Plastik.

  4. Karbon dioksida (CO₂).

  5. Hemat energi.

  6. Menanam pohon, menghemat air, dan memilah sampah.

  7. Agar tanaman memperoleh air yang cukup sehingga dapat tumbuh dengan baik.

  8. Agar sampah lebih mudah dikelola dan dimanfaatkan kembali.

  9. Mematikan lampu dan kipas angin ketika tidak diperlukan.

  10. Agar sumber daya alam tetap terjaga dan lingkungan tetap bersih serta sehat.

C. Uraian

1. Contoh jawaban:

  • Menanam dan merawat tanaman di halaman sekolah.

  • Membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya.

  • Menghemat penggunaan air dan listrik.

2. Karena pohon dapat menyerap karbon dioksida dari udara melalui proses fotosintesis sehingga membantu mengurangi jumlah gas rumah kaca di atmosfer.

3. Contoh jawaban:

  • Membawa botol minum sendiri.

  • Menyediakan tempat sampah terpilah.

  • Melaksanakan kegiatan piket kebersihan secara rutin.

4. Contoh jawaban:

  • Menutup keran setelah digunakan.

  • Menggunakan air secukupnya.

  • Mematikan lampu ketika tidak diperlukan.

  • Mematikan peralatan elektronik setelah digunakan.

5. Jawaban bervariasi. Penilaian berdasarkan kesesuaian kegiatan, langkah pelaksanaan, manfaat, dan cara mengevaluasi keberhasilan.

🌟 KESIMPULAN

Menerapkan solusi pelestarian sumber daya alam merupakan tindakan nyata untuk menjaga dan melindungi lingkungan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan menghemat air, menanam dan merawat pohon, mengurangi sampah plastik, memilah sampah, serta menghemat energi.

Melalui kegiatan praktik, peserta didik tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu melakukan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi peserta didik dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan menjaga kelestarian bumi.

PENDIDIKAN PANCASILA

By elfida fida - November 03, 2026 5 Comments

RABU, 04 NOVEMBER 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Elfida, S.Pd

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila

Hari, Tanggal: Rabu, 04 November  2026

Fase/Kelas: B / IV (Empat)

Materi:  Hak dan Kewajiban di Sekolah

Pertemuan ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

📋 PERANGKAT PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan melaksanakan hak serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah, mengenali aturan yang berlaku di lingkungan keluarga dan sekolah, serta menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat mengidentifikasi serta menerapkan hak yang diperoleh dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam lingkungan sekolah.

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

  2. Mengidentifikasi berbagai hak yang diperoleh peserta didik di sekolah.

  3. Mengidentifikasi kewajiban peserta didik sebagai warga sekolah.

  4. Membedakan contoh perilaku yang menunjukkan hak dan kewajiban di sekolah.

  5. Menjelaskan hubungan antara hak dan kewajiban dalam kehidupan sekolah.

  6. Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban di sekolah.

  7. Menerapkan sikap disiplin, santun, adil, dan saling menghormati terhadap warga sekolah.

  8. Menyelesaikan masalah sederhana tentang hak dan kewajiban di sekolah serta menyampaikan pendapat dengan santun.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari bahwa setiap warga sekolah memiliki hak yang perlu dihormati dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Peserta didik diajak untuk memikirkan perilakunya sehari-hari, seperti menaati tata tertib, menjaga kebersihan, menghormati guru, dan menghargai teman.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan materi hak dan kewajiban dengan pengalaman nyata di sekolah, misalnya memperoleh pembelajaran dari guru, menggunakan fasilitas sekolah, menjaga kebersihan kelas, mengerjakan tugas, dan mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui permainan kartu hak dan kewajiban, diskusi kelompok, bermain peran, serta menyampaikan contoh perilaku yang benar di lingkungan sekolah.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami pengertian hak dan kewajiban.

  2. Mengenali hak peserta didik sebagai warga sekolah.

  3. Mengenali kewajiban peserta didik sebagai warga sekolah.

  4. Mengelompokkan contoh hak dan kewajiban di sekolah.

  5. Memahami pentingnya melaksanakan kewajiban dan menghormati hak orang lain.

  6. Menganalisis contoh permasalahan yang berkaitan dengan hak dan kewajiban di sekolah.

  7. Menentukan tindakan yang tepat ketika menghadapi permasalahan di lingkungan sekolah.

  8. Mempraktikkan perilaku bertanggung jawab, disiplin, dan saling menghormati.

  9. Menyampaikan hasil diskusi tentang hak dan kewajiban dengan bahasa yang santun.

  10. Menerapkan hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

📌 MATERI: MENGIDENTIFIKASI HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA SEKOLAH

Model dan Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning.

Metode: Tanya jawab, pengamatan, diskusi kelompok, permainan edukatif, bermain peran, penugasan, dan presentasi.

Media Pembelajaran

  • Kartu bergambar contoh hak dan kewajiban.

  • Gambar kegiatan di lingkungan sekolah.

  • Papan tulis dan spidol.

  • Buku Pendidikan Pancasila kelas IV.

  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik).

  • Tata tertib sekolah.

  • Lingkungan kelas dan sekolah sebagai sumber belajar.

🌸 Apersepsi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat kelas IV! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan siap belajar. Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar kegiatan belajar berjalan lancar.

Guru mengajak peserta didik mengamati keadaan kelas dan bertanya:

  1. Siapa yang berhak mendapatkan penjelasan dari guru ketika belajar?

  2. Apa yang harus kita lakukan ketika guru sedang menjelaskan pelajaran?

  3. Siapa yang bertanggung jawab menjaga kebersihan kelas?

  4. Bolehkah kita menggunakan fasilitas sekolah, tetapi tidak mau menjaganya?

  5. Apa yang terjadi jika setiap peserta didik hanya menuntut hak, tetapi tidak melaksanakan kewajibannya?

Guru memberikan kesempatan kepada beberapa peserta didik untuk menyampaikan pendapatnya.

Selanjutnya, guru menjelaskan bahwa setiap peserta didik mempunyai hak yang perlu diperoleh dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Hak dan kewajiban perlu dijalankan secara seimbang agar kegiatan belajar berlangsung aman, tertib, nyaman, dan menyenangkan.

📖 Ringkasan Materi

A. Pengertian Hak

Hak adalah sesuatu yang pantas kita terima, peroleh, atau nikmati sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebagai warga sekolah, peserta didik mempunyai hak untuk memperoleh pendidikan, mendapatkan bimbingan dari guru, serta belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Contoh hak peserta didik di sekolah:

  1. Mendapatkan pelajaran dan penjelasan dari guru.

  2. Menggunakan fasilitas sekolah sesuai aturan.

  3. Mendapatkan perlakuan yang adil dari guru dan warga sekolah.

  4. Menyampaikan pendapat dengan sopan.

  5. Mendapatkan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman.

  6. Bertanya kepada guru ketika belum memahami pelajaran.

  7. Mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan sekolah sesuai ketentuan.

B. Pengertian Kewajiban

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab sesuai aturan yang berlaku.

Sebagai warga sekolah, peserta didik wajib menaati tata tertib, menghormati guru, menghargai teman, menjaga kebersihan, dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik.

Contoh kewajiban peserta didik di sekolah:

  1. Menaati tata tertib sekolah.

  2. Datang ke sekolah tepat waktu sesuai ketentuan.

  3. Menghormati guru dan seluruh warga sekolah.

  4. Menghargai teman tanpa membeda-bedakan.

  5. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.

  6. Mengerjakan tugas yang diberikan guru.

  7. Menggunakan fasilitas sekolah dengan hati-hati.

  8. Menjaga barang milik sendiri dan menghormati barang milik orang lain.

  9. Mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib.

  10. Meminta izin dan berbicara dengan santun ketika diperlukan.

C. Perbedaan Hak dan Kewajiban

Hak merupakan sesuatu yang kita terima, sedangkan kewajiban merupakan sesuatu yang harus kita lakukan.

Hak di SekolahKewajiban di Sekolah
Mendapatkan pelajaran dari guru.Memperhatikan penjelasan guru.
Menggunakan perpustakaan.Menjaga buku dan menaati aturan perpustakaan.
Menggunakan meja dan kursi kelas.Menjaga meja dan kursi agar tidak rusak.
Menyampaikan pendapat.Menghargai pendapat orang lain.
Belajar di lingkungan yang bersih.Menjaga kebersihan kelas dan sekolah.
Mendapat perlakuan yang adil.Memperlakukan teman dengan adil.

D. Hubungan antara Hak dan Kewajiban

Hak dan kewajiban saling berhubungan. Kita perlu melaksanakan kewajiban dan menghormati hak orang lain agar kehidupan di sekolah berjalan dengan baik.

Contoh:

Situasi: Peserta didik ingin belajar dengan tenang di kelas.

  • Hak: Mendapatkan suasana belajar yang nyaman.

  • Kewajiban: Tidak mengganggu teman, mendengarkan penjelasan guru, dan menjaga ketertiban kelas.

Contoh lainnya, peserta didik berhak menggunakan buku perpustakaan. Sebagai kewajibannya, peserta didik harus menjaga buku dan mengembalikannya sesuai aturan.

E. Menerapkan Hak dan Kewajiban dalam Kehidupan Sehari-hari

Hak dan kewajiban dapat diterapkan melalui tindakan sederhana berikut:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh.

  3. Bertanya dengan sopan jika belum memahami materi.

  4. Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal.

  5. Tidak mengejek atau mengganggu teman.

  6. Menjaga fasilitas sekolah.

  7. Bermusyawarah ketika terdapat perbedaan pendapat.

  8. Meminta maaf jika melakukan kesalahan.

  9. Membantu teman yang mengalami kesulitan tanpa mengabaikan aturan.

  10. Melaporkan kepada guru jika melihat masalah yang memerlukan bantuan orang dewasa.

F. Contoh Permasalahan dan Penyelesaiannya

Permasalahan 1:

Saat guru menjelaskan pelajaran, beberapa peserta didik berbicara sendiri sehingga teman-temannya sulit berkonsentrasi.

Penyelesaian: Peserta didik perlu mendengarkan penjelasan guru, menjaga ketertiban, dan menghormati hak teman untuk belajar dengan nyaman.

Permasalahan 2:

Seorang peserta didik ingin menggunakan buku perpustakaan, tetapi ia tidak mau mengikuti aturan peminjaman.

Penyelesaian: Peserta didik boleh menggunakan buku perpustakaan sesuai ketentuan dan wajib menaati aturan peminjaman serta menjaga buku.

Permasalahan 3:

Setelah kegiatan belajar, kelas menjadi kotor. Beberapa peserta didik tidak mau melaksanakan piket.

Penyelesaian: Peserta didik harus melaksanakan piket sesuai jadwal dan bekerja sama menjaga kebersihan agar semua warga kelas dapat belajar dengan nyaman.

🧩 Latihan Peserta Didik

Petunjuk: Kerjakan soal berikut dengan teliti dan jujur. Diskusikan soal yang membutuhkan pendapat bersama kelompokmu.

  1. Jelaskan pengertian hak dengan bahasamu sendiri.

  2. Jelaskan pengertian kewajiban dengan bahasamu sendiri.

  3. Sebutkan tiga contoh hak peserta didik di sekolah.

  4. Sebutkan empat kewajiban peserta didik di sekolah.

  5. Apa perbedaan hak dan kewajiban?

  6. Mengapa kita harus menaati tata tertib sekolah?

  7. Rani ingin kelasnya bersih, tetapi ia tidak mau melaksanakan piket. Apakah tindakan Rani tepat? Jelaskan alasanmu.

  8. Budi ingin menyampaikan pendapat saat diskusi, tetapi ia juga harus menghargai pendapat teman. Bagaimana sebaiknya Budi bersikap?

  9. Sekolah menyediakan buku perpustakaan untuk digunakan peserta didik. Tuliskan satu hak dan dua kewajiban yang berkaitan dengan penggunaan buku tersebut.

  10. Tuliskan tiga tindakan yang akan kamu lakukan untuk menerapkan hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

Aktivitas Kelompok: Kartu Hak dan Kewajiban

Langkah kegiatan:

  1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok.

  2. Setiap kelompok menerima kartu berisi contoh perilaku di sekolah.

  3. Peserta didik mengelompokkan kartu ke dalam kategori hak, kewajiban, atau hak dan kewajiban yang saling berkaitan.

  4. Kelompok mendiskusikan alasan dari setiap pilihan.

  5. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi.

  6. Kelompok lain memberikan tanggapan secara santun.

Contoh kartu perilaku:

  • Mendapatkan penjelasan dari guru.

  • Menjaga kebersihan kelas.

  • Menggunakan fasilitas sekolah sesuai aturan.

  • Menghargai pendapat teman.

  • Mendapatkan kesempatan bertanya.

  • Menaati tata tertib sekolah.

🌟 INGAT!

  • Hak adalah sesuatu yang pantas kita terima atau peroleh.

  • Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita laksanakan dengan tanggung jawab.

  • Setiap peserta didik memiliki hak dan kewajiban sebagai warga sekolah.

  • Hak orang lain harus dihormati.

  • Kewajiban perlu dilaksanakan dengan disiplin dan tanggung jawab.

  • Sekolah yang aman, bersih, tertib, dan nyaman tercipta melalui kerja sama seluruh warga sekolah.

  • Jika menghadapi masalah, bicarakan dengan santun dan mintalah bantuan guru jika diperlukan.

📝 Soal Asesmen / Post Test

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Salah satu hak peserta didik di sekolah adalah ....

A. Mengganggu teman saat belajar

B. Mendapatkan penjelasan dari guru

C. Merusak fasilitas sekolah

D. Mengabaikan tata tertib

2. Berikut yang merupakan kewajiban peserta didik adalah ....

A. Mendapatkan pelajaran

B. Mendapat perlakuan yang adil

C. Menjaga kebersihan kelas

D. Mendapat kesempatan bertanya

3. Ketika guru sedang menjelaskan pelajaran, sikap yang tepat adalah ....

A. Berbicara dengan teman

B. Bermain sendiri

C. Mendengarkan dengan baik

D. Mengganggu teman sebangku

4. Siti ingin meminjam buku di perpustakaan. Kewajiban Siti adalah ....

A. Membawa pulang semua buku

B. Menjaga buku dan mengikuti aturan peminjaman

C. Mencoret-coret halaman buku

D. Mengembalikan buku sesuka hati tanpa mengikuti ketentuan

5. Kelas IV memiliki jadwal piket. Beberapa peserta didik menolak membersihkan kelas, tetapi mereka ingin belajar di kelas yang bersih. Sikap yang tepat adalah ....

A. Membiarkan teman lain bekerja sendiri

B. Menunggu guru membersihkan kelas

C. Melaksanakan piket sesuai jadwal dan bekerja sama

D. Menyalahkan petugas kebersihan

B. Isian Singkat

Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!

  1. Sesuatu yang kita terima atau peroleh disebut ....

  2. Sesuatu yang harus kita laksanakan dengan tanggung jawab disebut ....

  3. Salah satu hak peserta didik ketika mengalami kesulitan memahami pelajaran adalah ....

  4. Menjaga kebersihan kelas merupakan contoh ... peserta didik.

  5. Jika berbeda pendapat dengan teman, kita harus menyampaikannya dengan bahasa yang ....

C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!

  1. Sebutkan tiga contoh hak dan tiga contoh kewajiban peserta didik di sekolah.

  2. Mengapa hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang?

  3. Temanmu menggunakan meja kelas, tetapi ia mencoret-coret meja tersebut. Apa tindakan yang sebaiknya kamu lakukan? Jelaskan alasanmu.

🔑 Kunci Jawaban

A. Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. C

  4. B

  5. C

B. Isian Singkat

  1. Hak.

  2. Kewajiban.

  3. Bertanya atau meminta penjelasan kepada guru.

  4. Kewajiban.

  5. Santun atau sopan.

C. Uraian

1. Contoh hak dan kewajiban peserta didik di sekolah.

  • Hak: mendapatkan pelajaran, menggunakan fasilitas sekolah sesuai aturan, dan menyampaikan pendapat dengan santun.

  • Kewajiban: menaati tata tertib, menjaga kebersihan, dan menghormati guru serta teman.

2. Alasan hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

Agar tercipta suasana sekolah yang tertib, aman, nyaman, adil, dan saling menghormati. Kita perlu melaksanakan kewajiban serta menghargai hak orang lain.

3. Tindakan ketika teman mencoret-coret meja.

Mengingatkan teman dengan sopan agar tidak merusak fasilitas sekolah, mengajak menjaga meja bersama, dan melaporkan kepada guru jika perilaku tersebut terus berlanjut. Alasannya, meja merupakan fasilitas sekolah yang harus dijaga agar dapat digunakan bersama.

Catatan penilaian: Jawaban uraian dapat bervariasi selama sesuai dengan konsep hak, kewajiban, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

🌟 Kesimpulan

Hak dan kewajiban merupakan bagian penting dalam kehidupan sebagai warga sekolah. Hak meliputi kesempatan memperoleh pembelajaran, menggunakan fasilitas sesuai aturan, dan mendapatkan perlakuan yang adil. Kewajiban meliputi menaati tata tertib, menghormati guru dan teman, menjaga kebersihan, serta merawat fasilitas sekolah.

Dengan melaksanakan kewajiban dan menghormati hak orang lain, peserta didik dapat menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, aman, nyaman, dan menyenangkan. Oleh karena itu, setiap peserta didik perlu membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, adil, santun, dan peduli dalam kehidupan sehari-hari.

Refleksi Peserta Didik

Lengkapilah pernyataan berikut secara jujur.

  1. Hari ini saya belajar tentang ....

  2. Hak yang saya dapatkan di sekolah adalah ....

  3. Kewajiban yang akan saya laksanakan dengan lebih baik adalah ....

  4. Sikap yang akan saya biasakan untuk menghormati hak teman adalah ....

SENI RUPA

 RABU , 04 NOVEMBER 2026 IDENTITAS Nama Guru: Elfida, S.Pd Mata Pelajaran: Seni Rupa Hari, Tanggal: Rabu, 04 November 2026 Fase/Kelas: B / I...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea