Rabu, 29 April 2026

IPAS, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - April 29, 2026 0 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 30 APRIL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL BAHASA INDONESIA

Materi Bahasa Indonesia : Kalimat persuasif
- Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan kreativitas membuat poster, murid dapat menulis kalimat persuasif dengan benar.

A. Pengertian Kalimat Persuasif
Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan mengajak, membujuk, atau memengaruhi orang lain agar melakukan sesuatu.
Ciri-ciri Kalimat Persuasif:
- Mengandung ajakan
- Menggunakan kata-kata yang menarik
Bersifat meyakinkan
Sering menggunakan tanda seru (!)
Contoh Kalimat Persuasif:
Ayo, buang sampah pada tempatnya!
Mari kita hemat air mulai sekarang!
Yuk, rajin membaca setiap hari!
B. Pengertian Poster
Poster adalah media berupa gambar dan tulisan yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau ajakan kepada banyak orang.
Ciri-ciri Poster:
Menggunakan gambar yang menarik
Tulisan singkat dan jelas
Mengandung pesan atau ajakan
Mudah dibaca dan dipahami
C. Langkah Membuat Poster Persuasif
Tentukan tema (misalnya: kebersihan, kesehatan, lingkungan)
Buat gambar yang sesuai dengan tema
Tulis kalimat persuasif yang jelas dan menarik
Gunakan warna yang cerah agar menarik perhatian
Pastikan tulisan mudah dibaca
D. Contoh Tema dan Kalimat Poster
Tema: Kebersihan
Kalimat: Ayo, jaga kebersihan lingkungan kita!
Tema: Kesehatan
Kalimat: Mari rajin cuci tangan agar tetap sehat!
Tema: Lingkungan
Kalimat: Yuk, tanam pohon untuk masa depan yang lebih baik!

E. Latihan
Tugas:
Buatlah sebuah poster dengan tema “Menjaga Lingkungan”.
Langkah:

Gambar poster di kertas
Tambahkan minimal 1 kalimat persuasif
Gunakan warna agar menarik

F. Penilaian
Penilaian didasarkan pada:

Kesesuaian tema
Ketepatan kalimat persuasif
Kreativitas gambar

MATA PELAJARAN IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Murid mampu ,menyebutkan fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI AJAR: FUNGSI UANG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Pengertian Uang

Uang adalah alat pembayaran yang sah dan diterima secara umum untuk membeli barang dan jasa. Uang mempermudah transaksi ekonomi dan menjadi ukuran nilai barang atau jasa.

 Fungsi Uang

  1. Alat Tukar
    • Uang digunakan untuk membeli barang atau jasa.
    • Contoh: Membeli makanan di warung, membayar transportasi.
  2. Alat Pengukur Nilai
    • Uang digunakan sebagai satuan untuk menilai harga suatu barang atau jasa.
    • Contoh: Sebuah buku seharga Rp50.000, sepatu seharga Rp200.000.
  3. Alat Penyimpan Nilai
    • Uang dapat disimpan untuk digunakan di masa depan.
    • Contoh: Menabung di bank untuk keperluan mendadak atau masa depan.
  4. Alat Pembayaran yang Tertunda
    • Uang digunakan untuk membayar utang atau transaksi yang dilakukan secara kredit.
    • Contoh: Membayar cicilan rumah atau barang elektronik.

D. Peran Uang dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mempermudah kebutuhan sehari-hari seperti makan, transportasi, dan sekolah.
  • Membantu merencanakan keuangan dengan menabung dan berinvestasi.
  • Menjadi sarana untuk bersedekah dan membantu orang lain.
  • Menjadi alat untuk memenuhi kebutuhan hiburan, pendidikan, dan kesehatan.
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- UANG MAINAN

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

Selasa, 28 April 2026

IPAS, SENI RUPA

By elfida fida - April 28, 2026 1 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI RABU TANGGAL 29 APRIL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MATA PELAJARAN IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid dapat membuat tokoh wayang versi sendiri dan memainkannya secara mandiri atau berkelompok.

MATERI AJAR: MEMBUAT KARYA SENI PUPPET SHADOW

 Pengertian Puppet Shadow

Puppet Shadow atau wayang bayangan adalah seni pertunjukan tradisional yang menggunakan boneka datar dari kulit atau karton yang diproyeksikan ke layar menggunakan cahaya. Pertunjukan ini populer di Indonesia, terutama di Jawa dan Bali, dan biasanya menceritakan kisah-kisah legenda atau epik.

Alat dan Bahan

Alat:

  • Gunting
  • Pensil
  • Spidol/pena hitam
  • Solder (opsional, untuk motif pada kulit)

Bahan:

  • Karton tebal atau kertas perkamen
  • Stik kayu atau sedotan untuk pegangan
  • Lampu atau senter untuk proyeksi bayangan
  • Kertas kalkir (opsional, untuk efek transparan)

Langkah-Langkah Pembuatan Puppet Shadow

  1. Menentukan Karakter atau Tokoh
    • Pilih cerita atau legenda yang ingin dibuat (misal: Ramayana, Mahabharata, cerita rakyat).
    • Tentukan tokoh utama dan pendukung.
  2. Membuat Sketsa Boneka
    • Gambar tokoh di kertas sesuai ukuran yang diinginkan.
    • Gunakan garis hitam tebal agar bayangan jelas.
  3. Memindahkan Sketsa ke Bahan
    • Tempelkan sketsa ke karton atau kulit tipis.
    • Potong sesuai bentuk sketsa dengan rapi.
  4. Memberi Pegangan
    • Pasang stik kayu atau sedotan pada bagian bawah boneka.
    • Pastikan boneka dapat digerakkan dengan mudah.
  5. Membuat Efek Detail
    • Tambahkan motif atau lubang kecil untuk detail wajah, pakaian, atau aksesoris.
    • Lubang-lubang ini akan menambah kesan artistik saat diproyeksikan.
  6. Pertunjukan Bayangan
    • Tempatkan layar putih atau kain tipis sebagai media proyeksi.
    • Gunakan cahaya dari belakang boneka untuk menghasilkan bayangan.
    • Gerakkan boneka sesuai alur cerita yang diinginkan.
MATA PELAJARAN IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Murid mampu ,menyebutkan fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI AJAR: FUNGSI UANG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Pengertian Uang

Uang adalah alat pembayaran yang sah dan diterima secara umum untuk membeli barang dan jasa. Uang mempermudah transaksi ekonomi dan menjadi ukuran nilai barang atau jasa.

 Fungsi Uang

  1. Alat Tukar
    • Uang digunakan untuk membeli barang atau jasa.
    • Contoh: Membeli makanan di warung, membayar transportasi.
  2. Alat Pengukur Nilai
    • Uang digunakan sebagai satuan untuk menilai harga suatu barang atau jasa.
    • Contoh: Sebuah buku seharga Rp50.000, sepatu seharga Rp200.000.
  3. Alat Penyimpan Nilai
    • Uang dapat disimpan untuk digunakan di masa depan.
    • Contoh: Menabung di bank untuk keperluan mendadak atau masa depan.
  4. Alat Pembayaran yang Tertunda
    • Uang digunakan untuk membayar utang atau transaksi yang dilakukan secara kredit.
    • Contoh: Membayar cicilan rumah atau barang elektronik.

D. Peran Uang dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mempermudah kebutuhan sehari-hari seperti makan, transportasi, dan sekolah.
  • Membantu merencanakan keuangan dengan menabung dan berinvestasi.
  • Menjadi sarana untuk bersedekah dan membantu orang lain.
  • Menjadi alat untuk memenuhi kebutuhan hiburan, pendidikan, dan kesehatan.
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- UANG MAINAN

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

Senin, 27 April 2026

MATEMATIKA, PANCASILA

By elfida fida - April 27, 2026 1 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SELASA TANGGAL 28 APRIL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.

MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN

1. Pengertian Pola Pengubinan

Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.

Contoh sederhana:

  • Lantai rumah yang dipasang keramik
  • Susunan batu bata pada dinding

2. Ciri-ciri Pola Pengubinan

  • Menutupi seluruh bidang
  • Tidak ada bagian yang kosong
  • Tidak saling bertumpuk
  • Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)

3. Jenis-jenis Pola Pengubinan

A. Pengubinan Beraturan

Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Persegi (kotak)
  • Segitiga sama sisi
  • Segi enam beraturan

📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.


B. Pengubinan Setengah Beraturan

Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Kombinasi segitiga dan persegi
  • Kombinasi segi enam dan segitiga

C. Pengubinan Tidak Beraturan

Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.

Contoh:

  • Bentuk bebas seperti puzzle
  • Pola seni (batik, mosaik)

4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin

Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga (semua jenis)
  • Segi enam beraturan

Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:

  • Lingkaran
  • Segi lima beraturan

5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Lantai keramik
  • Dinding bata
  • Motif batik
  • Sarang lebah (berbentuk segi enam)

6. Aktivitas Pembelajaran

A. Praktik Menggambar

  1. Gambar persegi di buku
  2. Ulangi hingga menutupi satu halaman
  3. Warnai dengan pola berbeda

B. Eksperimen

Coba gunakan:

  • Segitiga
  • Lingkaran
    Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah

C. Proyek Kreatif

Buat pola pengubinan dari:

  • Kertas warna
  • Gunting dan tempel di buku

7. Soal Latihan

Pilihan Ganda

  1. Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan adalah:
    a. Lingkaran
    b. Segitiga
    c. Oval
    d. Elips
  2. Pola pengubinan tidak boleh memiliki:
    a. Warna
    b. Celah
    c. Pola
    d. Bentuk

Uraian

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pola pengubinan!
  2. Sebutkan 3 contoh pengubinan dalam kehidupan sehari-hari!
  3. Mengapa lingkaran tidak bisa digunakan untuk pengubinan?
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
TUJUAN PEMBELJARAN:
Murid mampu memahami pelaksanaan gotong royong di rumah maupun di sekolah.
MATERI AJAR: MEMAHAMI PELAKSANAAN GOTONG ROYONG

A. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama. Nilai ini merupakan budaya asli Indonesia yang mencerminkan semangat kebersamaan, tolong-menolong, dan solidaritas sosial.


B. Tujuan Gotong Royong

  1. Meringankan pekerjaan yang berat
  2. Mempererat hubungan sosial antarwarga
  3. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan persatuan
  4. Menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman

C. Ciri-Ciri Gotong Royong

  • Dilakukan secara bersama-sama
  • Bersifat sukarela tanpa paksaan
  • Mengutamakan kepentingan bersama
  • Diliputi rasa kebersamaan dan kekeluargaan

D. Bentuk-Bentuk Gotong Royong

  1. Di lingkungan rumah
    • Membersihkan rumah bersama keluarga
    • Membantu anggota keluarga yang membutuhkan
  2. Di lingkungan sekolah
    • Kerja bakti membersihkan kelas
    • Membantu teman yang kesulitan belajar
  3. Di lingkungan masyarakat
    • Membersihkan lingkungan (kerja bakti)
    • Membangun fasilitas umum
    • Membantu warga yang terkena musibah

E. Manfaat Gotong Royong

  • Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai
  • Menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama
  • Meningkatkan persatuan dan kesatuan
  • Menghemat waktu dan tenaga

F. Contoh Pelaksanaan Gotong Royong

  • Kerja bakti membersihkan selokan
  • Membantu tetangga yang sedang membangun rumah
  • Menolong korban bencana alam
  • Membersihkan lingkungan sekolah bersama

G. Nilai-Nilai yang Terkandung

  • Kebersamaan
  • Kepedulian
  • Tanggung jawab
  • Solidaritas
  • Persatuan

H. Cara Menerapkan Gotong Royong

  1. Mulai dari diri sendiri dengan sikap peduli
  2. Aktif dalam kegiatan sosial
  3. Tidak bersikap individualis
  4. Saling membantu tanpa mengharapkan imbalan

I. Latihan Soal

1. Apa yang dimaksud dengan gotong royong?
2. Sebutkan 3 manfaat gotong royong!
3. Berikan contoh gotong royong di sekolah!
4. Mengapa gotong royong penting dalam kehidupan masyarakat?
5. Sebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam gotong royong!

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, discovery learning, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:


Minggu, 26 April 2026

MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - April 26, 2026 1 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 27 APRIL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.

MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN

1. Pengertian Pola Pengubinan

Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.

Contoh sederhana:

  • Lantai rumah yang dipasang keramik
  • Susunan batu bata pada dinding

2. Ciri-ciri Pola Pengubinan

  • Menutupi seluruh bidang
  • Tidak ada bagian yang kosong
  • Tidak saling bertumpuk
  • Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)

3. Jenis-jenis Pola Pengubinan

A. Pengubinan Beraturan

Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Persegi (kotak)
  • Segitiga sama sisi
  • Segi enam beraturan

📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.


B. Pengubinan Setengah Beraturan

Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Kombinasi segitiga dan persegi
  • Kombinasi segi enam dan segitiga

C. Pengubinan Tidak Beraturan

Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.

Contoh:

  • Bentuk bebas seperti puzzle
  • Pola seni (batik, mosaik)

4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin

Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga (semua jenis)
  • Segi enam beraturan

Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:

  • Lingkaran
  • Segi lima beraturan

5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Lantai keramik
  • Dinding bata
  • Motif batik
  • Sarang lebah (berbentuk segi enam)

6. Aktivitas Pembelajaran

A. Praktik Menggambar

  1. Gambar persegi di buku
  2. Ulangi hingga menutupi satu halaman
  3. Warnai dengan pola berbeda

B. Eksperimen

Coba gunakan:

  • Segitiga
  • Lingkaran
    Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah

C. Proyek Kreatif

Buat pola pengubinan dari:

  • Kertas warna
  • Gunting dan tempel di buku

7. Soal Latihan

Pilihan Ganda

  1. Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan adalah:
    a. Lingkaran
    b. Segitiga
    c. Oval
    d. Elips
  2. Pola pengubinan tidak boleh memiliki:
    a. Warna
    b. Celah
    c. Pola
    d. Bentuk

Uraian

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pola pengubinan!
  2. Sebutkan 3 contoh pengubinan dalam kehidupan sehari-hari!
  3. Mengapa lingkaran tidak bisa digunakan untuk pengubinan?
Materi Bahasa Indonesia : Kalimat persuasif
- Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan kreativitas membuat poster, murid dapat menulis kalimat persuasif dengan benar.
A. Pengertian Kalimat Persuasif
Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan mengajak, membujuk, atau memengaruhi orang lain agar melakukan sesuatu.
Ciri-ciri Kalimat Persuasif:
- Mengandung ajakan
- Menggunakan kata-kata yang menarik
Bersifat meyakinkan
Sering menggunakan tanda seru (!)
Contoh Kalimat Persuasif:
Ayo, buang sampah pada tempatnya!
Mari kita hemat air mulai sekarang!
Yuk, rajin membaca setiap hari!
B. Pengertian Poster
Poster adalah media berupa gambar dan tulisan yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau ajakan kepada banyak orang.
Ciri-ciri Poster:
Menggunakan gambar yang menarik
Tulisan singkat dan jelas
Mengandung pesan atau ajakan
Mudah dibaca dan dipahami
C. Langkah Membuat Poster Persuasif
Tentukan tema (misalnya: kebersihan, kesehatan, lingkungan)
Buat gambar yang sesuai dengan tema
Tulis kalimat persuasif yang jelas dan menarik
Gunakan warna yang cerah agar menarik perhatian
Pastikan tulisan mudah dibaca
D. Contoh Tema dan Kalimat Poster
Tema: Kebersihan
Kalimat: Ayo, jaga kebersihan lingkungan kita!
Tema: Kesehatan
Kalimat: Mari rajin cuci tangan agar tetap sehat!
Tema: Lingkungan
Kalimat: Yuk, tanam pohon untuk masa depan yang lebih baik!

E. Latihan
Tugas:
Buatlah sebuah poster dengan tema “Menjaga Lingkungan”.
Langkah:

Gambar poster di kertas
Tambahkan minimal 1 kalimat persuasif
Gunakan warna agar menarik

F. Penilaian
Penilaian didasarkan pada:

Kesesuaian tema
Ketepatan kalimat persuasif
Kreativitas gambar
MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- KOTAK SUSU, KOTAK PENSIL

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

IPAS, BAHASA INDONESIA

    GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI KAMIS TANGGAL 30 APRIL 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaik...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea