Rabu, 26 Agustus 2026

BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Agustus 26, 2026 6 Comments

CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 

🚦 Mengenal Rambu Lalu Lintas dan Kosakata Baru

Hari/Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026
Nama Guru: Elfida, S.Pd.
Fase/Kelas: B / IV B
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi: Membaca teks narasi tentang lalu lintas, kosakata baru, rambu-rambu lalu lintas, dan memperkirakan arti kosakata berdasarkan konteks kalimat


🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia hari ini, kita akan belajar membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah. Kita juga akan mengenal berbagai rambu lalu lintas dan menemukan kosakata baru yang berkaitan dengan lalu lintas.

Kita akan belajar memperkirakan arti kata berdasarkan kalimat yang kita baca. Setelah itu, kita akan berdiskusi tentang pentingnya menaati rambu lalu lintas.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, bacalah teks dengan lancar, berani bertanya, dan sampaikan pendapat dengan percaya diri. 🌟

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!

Jadilah anak yang disiplin, tertib, berhati-hati, dan bertanggung jawab ketika menjadi pengguna jalan. 🚦🚶‍♀️🛵


📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks narasi yang dibaca, menemukan kosakata baru, memaknai kosakata berdasarkan konteks kalimat, serta menyampaikan pendapat tentang pentingnya menaati aturan dan rambu lalu lintas.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah, mengamati gambar rambu-rambu lalu lintas, berdiskusi, serta menemukan kosakata baru, peserta didik mampu:

  1. Membaca teks narasi tentang lalu lintas dengan lancar.
  2. Menemukan kosakata baru yang berkaitan dengan rambu lalu lintas.
  3. Memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca.
  4. Memperkirakan arti kosakata berdasarkan konteks kalimat.
  5. Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas.
  6. Menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan.

✅ KRITERIA PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  • Membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah dengan lancar.
  • Menemukan kosakata baru dalam teks.
  • Menjelaskan arti kosakata baru.
  • Memperkirakan arti kata berdasarkan konteks kalimat.
  • Mengenali beberapa rambu lalu lintas.
  • Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas.
  • Menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan bertanggung jawab di jalan.

📚 MATERI POKOK

📖 Membaca teks narasi tentang lalu lintas
🚦 Mengenal rambu-rambu lalu lintas
🔎 Menemukan kosakata baru
💭 Memperkirakan arti kosakata berdasarkan konteks kalimat
🧍 Sikap disiplin dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan

🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Membaca, mengamati, berdiskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan.

📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Teks narasi, gambar rambu-rambu lalu lintas, LKPD, papan tulis, dan media pembelajaran digital.


💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran Bahasa Indonesia.

Guru menunjukkan beberapa gambar rambu lalu lintas kepada peserta didik. Peserta didik diminta mengamati gambar tersebut.

Kemudian guru bertanya:

💭 "Anak-anak, pernahkah kalian melihat rambu lalu lintas?"

💭 "Rambu apa saja yang pernah kalian lihat ketika pergi ke sekolah?"

💭 "Apa yang harus kita lakukan ketika melihat lampu lalu lintas berwarna merah?"

💭 "Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?"

Guru menjelaskan bahwa rambu lalu lintas memberikan petunjuk, perintah, larangan, atau peringatan kepada pengguna jalan.

Dengan menaati rambu lalu lintas, perjalanan menjadi lebih aman dan tertib.

🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. mengajarkan kita untuk menjaga keselamatan diri dan tidak membahayakan orang lain.

Menaati aturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk sikap disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.

Ketika berada di jalan, kita harus berhati-hati dan mematuhi aturan agar dapat menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Yuk, kita belajar dengan tertib, teliti, dan penuh semangat! 🚦✨


📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Membaca Teks Narasi tentang Perjalanan ke Sekolah

🚶 Perjalanan Siti ke Sekolah

Pagi hari, Siti bersiap pergi ke sekolah. Ia memakai seragam dengan rapi. Setelah berpamitan kepada ibu, Siti berjalan bersama ayah menuju sekolah.

Di perjalanan, Siti melihat banyak kendaraan melintas. Ada sepeda motor, mobil, bus, dan sepeda. Semua kendaraan berjalan dengan tertib.

Ketika sampai di persimpangan, Siti melihat lampu lalu lintas berwarna merah.

Ayah berhenti dan menunggu sampai lampu berubah menjadi hijau.

“Bolehkah kita berjalan ketika lampu masih merah?” tanya Siti.

“Tidak boleh. Kita harus menaati rambu dan aturan lalu lintas agar perjalanan tetap aman,” jawab Ayah.

Tidak jauh dari sana, Siti melihat rambu penyeberangan. Beberapa pejalan kaki sedang menyeberang melalui tempat yang telah disediakan.

Ayah memperlambat langkah dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang.

Siti merasa senang melihat semua orang tertib di jalan. Ia memahami bahwa menaati aturan lalu lintas dapat menjaga keselamatan.

Sesampainya di sekolah, Siti mengucapkan salam kepada guru.

“Mulai sekarang aku akan selalu berhati-hati dan menaati aturan lalu lintas,” kata Siti.


🔎 2. Menemukan Kosakata Baru

Setelah membaca teks, kita menemukan beberapa kosakata baru.

🚦 Kosakata tentang Lalu Lintas

Lalu lintas
Kegiatan kendaraan dan orang yang menggunakan jalan.

Persimpangan
Tempat bertemunya dua jalan atau lebih.

Rambu
Tanda yang memberikan petunjuk, perintah, larangan, atau peringatan kepada pengguna jalan.

Penyeberangan
Tempat yang digunakan untuk menyeberang jalan.

Pejalan kaki
Orang yang berjalan kaki.

Memperlambat
Membuat gerakan menjadi lebih lambat.

Menaati
Mematuhi atau mengikuti aturan.

Keselamatan
Keadaan aman dan terhindar dari bahaya.


💭 3. Memperkirakan Arti Kosakata Berdasarkan Konteks

Anak-anak, kita dapat memperkirakan arti sebuah kata dengan melihat kalimat sebelum dan sesudahnya.

Perhatikan contoh berikut!

“Ketika sampai di persimpangan, Siti melihat lampu lalu lintas berwarna merah.”

Dari kalimat tersebut, kita dapat memperkirakan bahwa persimpangan adalah tempat bertemunya dua jalan atau lebih.

Contoh lainnya:

“Beberapa pejalan kaki sedang menyeberang melalui tempat yang telah disediakan.”

Berdasarkan kalimat tersebut, kita dapat memperkirakan bahwa pejalan kaki adalah orang yang berjalan kaki.

Jadi, untuk mengetahui arti sebuah kata, kita dapat melihat konteks kalimatnya.


🚦 4. Mengenal Rambu-Rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas membantu pengguna jalan agar dapat berkendara dan berjalan dengan aman.

🛑 Rambu Berhenti

Rambu ini mengingatkan pengendara untuk berhenti.

🚸 Rambu Penyeberangan

Rambu ini menunjukkan adanya tempat untuk menyeberang jalan.

⛔ Rambu Larangan

Rambu ini menunjukkan bahwa suatu tindakan dilarang dilakukan.

⚠️ Rambu Peringatan

Rambu ini memberikan peringatan kepada pengguna jalan agar berhati-hati.

🚦 Lampu Lalu Lintas

Lampu lalu lintas memiliki beberapa warna.

🔴 Merah: berhenti.
🟡 Kuning: bersiap atau berhati-hati.
🟢 Hijau: boleh berjalan jika keadaan aman.


❤️ 5. Mengapa Kita Harus Menaati Rambu Lalu Lintas?

Kita harus menaati rambu lalu lintas karena:

✅ Menjaga keselamatan diri sendiri.
✅ Menjaga keselamatan orang lain.
✅ Membuat lalu lintas lebih tertib.
✅ Mengurangi risiko kecelakaan.
✅ Menunjukkan sikap disiplin.
✅ Menunjukkan sikap bertanggung jawab.

Ingat!

🚦 Taat aturan di jalan, selamat sampai tujuan!


🗣️ AYO BERDISKUSI!

Diskusikan pertanyaan berikut bersama temanmu.

  1. Siapa yang pergi ke sekolah dalam teks?
  2. Dengan siapa Siti pergi ke sekolah?
  3. Apa yang dilakukan Ayah ketika lampu lalu lintas berwarna merah?
  4. Apa yang dimaksud dengan pejalan kaki?
  5. Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?
  6. Apa akibatnya jika orang tidak menaati aturan lalu lintas?
  7. Bagaimana sikap yang baik ketika berada di jalan?

Sampaikan hasil diskusimu di depan kelas dengan percaya diri. 🌟


✏️ AYO BERLATIH!

A. Temukan Kosakata Baru

Tuliskan 5 kosakata baru yang kamu temukan dalam teks “Perjalanan Siti ke Sekolah”.












B. Pilihlah Jawaban yang Tepat!

1. Tempat bertemunya dua jalan atau lebih disebut ....

a. sekolah
b. persimpangan
c. halaman

Jawaban: _______


2. Orang yang berjalan kaki disebut ....

a. pengendara
b. penumpang
c. pejalan kaki

Jawaban: _______


3. Kata menaati memiliki arti ....

a. melanggar
b. mematuhi
c. menghindari

Jawaban: _______


4. Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, kita harus ....

a. berhenti
b. berlari
c. terus berjalan

Jawaban: _______


5. Rambu lalu lintas digunakan untuk ....

a. menghias jalan
b. memberikan petunjuk dan mengatur pengguna jalan
c. membuat jalan menjadi ramai

Jawaban: _______


🧩 C. Lengkapilah Kalimat Berikut!

Kata pilihan:
persimpangan – menaati – pejalan kaki – keselamatan – rambu

  1. Kita harus __________ aturan lalu lintas.
  2. __________ lalu lintas memberikan petunjuk kepada pengguna jalan.
  3. Siti melihat lampu lalu lintas di __________.
  4. Pengendara harus memberikan kesempatan kepada __________ untuk menyeberang.
  5. Menaati aturan lalu lintas dapat menjaga __________.

💡 D. Perkirakan Arti Kata!

Bacalah kalimat berikut, kemudian tuliskan arti kata yang dicetak tebal.

1.

“Ayah berhenti ketika sampai di persimpangan.”

Persimpangan berarti:


2.

“Beberapa pejalan kaki sedang menyeberang.”

Pejalan kaki berarti:


3.

“Kita harus menaati rambu lalu lintas.”

Menaati berarti:


4.

“Ayah memperlambat langkah ketika mendekati penyeberangan.”

Memperlambat berarti:



🎯 TANTANGAN UNTUKMU!

Amatilah perjalananmu dari rumah menuju sekolah.

Temukan 3 rambu lalu lintas yang pernah kamu lihat.

No.Rambu yang DilihatArti Rambu
1.____________________________________
2.____________________________________
3.____________________________________

Setelah itu, ceritakan kepada temanmu mengapa rambu-rambu tersebut penting bagi keselamatan pengguna jalan.


🌟 AKU ANAK DISIPLIN!

Berilah tanda ✔️ pada sikap yang sudah kamu lakukan.

  • Aku menaati rambu lalu lintas.

  • Aku menyeberang di tempat yang aman.

  • Aku berhati-hati ketika berada di jalan.

  • Aku tidak bermain-main di jalan.

  • Aku menghargai pengguna jalan lainnya.

  • Aku bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri.


📝 LATIHAN HARIAN

Kerjakan dengan jujur, teliti, tertib, dan percaya diri. 💪✨

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. Cerita tentang perjalanan Siti ke sekolah merupakan teks __________.
  2. Tempat bertemunya dua jalan atau lebih disebut __________.
  3. Orang yang berjalan kaki disebut __________.
  4. Tanda yang memberikan petunjuk kepada pengguna jalan disebut __________.
  5. Mematuhi aturan disebut __________.
  6. Ketika lampu lalu lintas berwarna merah, kendaraan harus __________.
  7. Kita menyeberang jalan di tempat __________.
  8. Menaati aturan lalu lintas dapat menjaga __________.
  9. Kata menaati memiliki arti __________.
  10. Pengguna jalan harus bersikap __________ dan bertanggung jawab.

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Siapa yang menemani Siti pergi ke sekolah?
  2. Apa yang dilakukan Ayah ketika lampu lalu lintas berwarna merah?
  3. Apa arti kata persimpangan?
  4. Apa arti kata pejalan kaki?
  5. Apa yang dimaksud dengan rambu lalu lintas?
  6. Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?
  7. Sebutkan dua contoh rambu lalu lintas yang kamu ketahui!
  8. Bagaimana sikap yang baik ketika berada di jalan?
  9. Apa yang dapat terjadi jika pengguna jalan tidak menaati aturan?
  10. Mengapa sikap disiplin penting bagi pengguna jalan?

🔑 KUNCI JAWABAN

A. Isian







  1. .



B. Uraian

  1. .










🌈 KESIMPULAN

Hari ini kita telah belajar membaca teks narasi tentang perjalanan ke sekolah.

Kita juga telah menemukan beberapa kosakata baru seperti:

📖 persimpangan
🚶 pejalan kaki
🚦 rambu
🚸 penyeberangan
⚠️ menaati
❤️ keselamatan

Kita belajar bahwa arti sebuah kata dapat diperkirakan dengan memperhatikan konteks kalimat.

Kita juga belajar mengenal rambu lalu lintas dan memahami bahwa menaati rambu sangat penting untuk menjaga keselamatan.

Sebagai pengguna jalan, kita harus selalu:

❤️ Disiplin
🤝 Bertanggung jawab
🚦 Menaati aturan
🛡️ Menjaga keselamatan
🌟 Menghargai pengguna jalan lainnya

🚦 Tertib berlalu lintas, aman dalam perjalanan!


💭 REFLEKSI

Setelah belajar hari ini, mari kita tanyakan kepada diri sendiri:

⭐ 

⭐ 

⭐ 

🌟 Janjiku Hari Ini

Aku berjanji akan selalu berhati-hati di jalan, menaati rambu lalu lintas, menjaga keselamatan, dan menghargai pengguna jalan lainnya. ❤️🚦

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selasa, 25 Agustus 2026

IPAS,P PANCASILA,SENI RUPA

By elfida fida - Agustus 25, 2026 5 Comments

  CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 

IDENTITAS DIRI:

        HARI/TANGGAL                  : RABU/ 26 AGUSTUS 2026

A.         NAMA                            : ELFIDA, S.Pd

           FASE/ KELAS                    : B/ IV.B

B.         MAPEL                          : IPAS

C.        

Tabik Pun 🙏 

Goog morning mylovely students. How are you.

Hopely you are healthy and happiness

Welcome to our class 4B. Let's study together and success together.

Apersepsi:

Guru mengajak peserta didik mengulas materi sebelumnya tentang jenis-jenis gaya.

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT: (Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME)

Ayat Al-Qur'an: Surah Ar-Rum ayat 48

Allah mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan menyebarkannya di langit sesuai kehendak-Nya.

Kaitan dengan materi: Ayat ini menunjukkan bahwa angin (sebagai gaya) dapat mengubah arah gerak awan di langit. Begitu pula dalam kehidupan sehari-hari, gaya yang diberikan pada suatu benda dapat mengubah arah gerak benda tersebut, misalnya bola yang ditendang berubah arah atau berhenti bergerak.

CAPAIAN PEMBELAJARAN IPAS:

Pemahaman IPAS

Menjelaskan bentuk dan fungsi pancaindra; menganalisis siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menyimpulkan proses perubahan wujud zat; menjelaskan sumber dan bentuk energi, serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari; membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital; mengklasifikasikan ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat, ragam budaya serta upaya untuk melestarikannya; menganalisis sejarah masyarakat di lingkungan tempat tinggal; menjelaskan nilai mata uang dan fungsinya, serta cara mengelola keuangan secara bijak


TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat menjelaskan pengaruh gaya terhadap arah gerak benda dengan baik.

MATERI POKOK                     : Pengaruh Gaya Terhadap Arah Gerak Benda
 
MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Discovery Learning

MEDIA PEMBELAJARAN            : LCD, Video,Benda di Sekitar, Bola, Mobil Mainan

MATERI AJAR

A. Pengertian Gaya

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda.

Gaya dapat menyebabkan benda mengalami perubahan, misalnya:

  • benda yang diam menjadi bergerak;
  • benda yang bergerak menjadi berhenti;
  • benda bergerak menjadi lebih cepat atau lebih lambat;
  • mengubah arah gerak benda;
  • mengubah bentuk benda.

Contoh gaya dalam kehidupan sehari-hari:

  • mendorong meja;
  • menarik pintu;
  • menendang bola;
  • memukul bola dengan raket;
  • mengayuh sepeda.

B. Pengaruh Gaya terhadap Arah Gerak Benda

Salah satu pengaruh gaya adalah mengubah arah gerak suatu benda.

Ketika sebuah benda sedang bergerak, kita dapat memberikan gaya dari arah tertentu sehingga benda tersebut dapat berubah arah.

Contoh:

1. Menendang bola

Bola yang bergerak lurus dapat berubah arah ketika ditendang dari samping.

2. Memukul bola dengan raket

Bola yang datang ke arah pemain dapat berubah arah setelah terkena pukulan raket.

3. Bermain sepak bola

Pemain dapat mengarahkan bola ke kanan, kiri, depan, atau belakang dengan memberikan gaya menggunakan kaki.

4. Mengendarai sepeda

Ketika stang sepeda dibelokkan, gaya yang diberikan menyebabkan arah gerak sepeda berubah.

5. Bermain kelereng

Kelereng yang bergerak dapat berubah arah ketika terkena benturan dengan kelereng lainnya.


C. Bagaimana Gaya Mengubah Arah Gerak?

Perhatikan contoh berikut.

Sebuah bola bergerak ke arah depan.

Bola → → →

Kemudian bola diberi gaya dari arah samping.

Gaya → ⚽

Akibat gaya tersebut, arah gerak bola dapat berubah.

Sebelum:
⚽ → → →

Setelah diberi gaya dari samping:
⚽ ↗

Jadi, arah gaya yang diberikan pada benda dapat memengaruhi arah gerak benda tersebut.


D. Percobaan Sederhana

Percobaan: Mengubah Arah Gerak Bola

Alat dan bahan:

  • 1 buah bola kecil;
  • permukaan datar;
  • dua buah benda sebagai penghalang, misalnya buku.

Langkah-langkah:

  1. Letakkan bola di permukaan yang datar.
  2. Dorong bola lurus ke depan.
  3. Amati arah gerak bola.
  4. Letakkan sebuah buku di depan bola sebagai penghalang.
  5. Dorong bola hingga mengenai buku.
  6. Amati perubahan arah gerak bola.
  7. Dorong bola dari arah samping dan amati kembali gerak bola.

Hasil Pengamatan

Bola yang awalnya bergerak lurus dapat berubah arah setelah mendapatkan gaya atau mengalami benturan dengan benda lain.

Kesimpulan

Gaya dapat mengubah arah gerak suatu benda.


E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

KegiatanGaya yang diberikanPengaruh terhadap arah gerak
Menendang bolaDorongan kakiBola berubah arah
Memukul bola tenisDorongan raketBola bergerak ke arah lain
Membelokkan sepedaGaya pada stangSepeda berubah arah
Bermain kelerengGaya akibat benturanKelereng berubah arah
Mengarahkan mobilGaya pada kemudiMobil berubah arah

F. Ringkasan

  • Gaya adalah tarikan atau dorongan.
  • Gaya dapat memengaruhi gerak benda.
  • Salah satu pengaruh gaya adalah mengubah arah gerak benda.
  • Benda yang bergerak dapat berubah arah jika mendapatkan gaya dari arah tertentu.
  • Contoh perubahan arah gerak akibat gaya dapat ditemukan ketika menendang bola, memukul bola, mengendarai sepeda, dan bermain kelereng.

G. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Gaya merupakan bentuk dari ....
A. cahaya dan bunyi
B. tarikan dan dorongan
C. panas dan cahaya
D. gerak dan bunyi

2. Salah satu pengaruh gaya terhadap benda adalah ....
A. menghilangkan benda
B. mengubah arah gerak benda
C. mengubah benda menjadi cahaya
D. membuat benda tidak memiliki berat

3. Bola yang bergerak lurus dapat berubah arah jika ....
A. diberi gaya dari arah tertentu
B. dibiarkan saja
C. tidak disentuh
D. berada di tempat yang gelap

4. Saat bermain sepak bola, bola dapat berubah arah ketika ....
A. terkena gaya dari kaki
B. terkena cahaya
C. terkena udara saja
D. tidak bergerak

5. Ketika stang sepeda dibelokkan, sepeda akan ....
A. berubah warna
B. berubah bentuk
C. berubah arah
D. menjadi lebih berat

Isian Singkat

  1. Gaya berupa tarikan atau ....
  2. Gaya dapat mengubah .... gerak benda.
  3. Menendang bola merupakan contoh pemberian .... pada benda.
  4. Saat raket memukul bola, arah gerak bola dapat ....
  5. Membelokkan stang sepeda dapat mengubah .... gerak sepeda.

Pertanyaan Uraian

  1. Apa yang dimaksud dengan gaya?
  2. Sebutkan tiga pengaruh gaya terhadap benda!
  3. Mengapa bola dapat berubah arah setelah ditendang?
  4. Berikan tiga contoh kegiatan sehari-hari yang menunjukkan gaya dapat mengubah arah gerak benda.
  5. Jelaskan hasil percobaan bola yang menabrak penghalang!

H. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B
  2. B
  3. A
  4. A
  5. C

Isian:

  1. dorongan
  2. arah
  3. gaya
  4. berubah
  5. arah

Uraian:

  1. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda.
  2. Gaya dapat membuat benda bergerak, menghentikan benda, mengubah kecepatan, mengubah arah gerak, dan mengubah bentuk benda.
  3. Karena tendangan memberikan gaya pada bola sehingga arah geraknya dapat berubah sesuai arah gaya yang diberikan.
  4. Menendang bola, memukul bola dengan raket, dan membelokkan sepeda.
  5. Bola dapat berubah arah setelah menabrak penghalang karena terjadi gaya/benturan yang memengaruhi gerak bola.
CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PAANCASILA

Pancasila

Mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari; mengenal karakter para perumus Pancasila; menunjukkan sikap bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di lingkungan sekitar.

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter positif tokoh perumus Pancasila dengan baik.


MATERI POKOK                      : Meneladani NilaI Kepahlawanan Perumus Pancasila

MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Problem Bsed Learning

MEDIA PEMBELAJARAN            : LCD,Video, Gambar/Poto

MATERI AJAR

A. Nilai-Nilai Kepahlawanan Perumus Pancasila

Para perumus Pancasila menunjukkan berbagai sikap yang patut kita teladani.

1. Cinta Tanah Air

Para tokoh bangsa berjuang untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Contoh penerapan:

  • Menggunakan produk dalam negeri.
  • Menjaga lingkungan Indonesia.
  • Bangga menjadi warga negara Indonesia.
  • Menghargai budaya daerah.

2. Mengutamakan Persatuan

Para perumus Pancasila menyadari bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa. Mereka mengutamakan persatuan daripada kepentingan pribadi atau kelompok.

Contoh penerapan di sekolah:

  • Berteman dengan siapa saja.
  • Tidak membeda-bedakan teman.
  • Bekerja sama dalam kelompok.
  • Menghargai perbedaan pendapat.

3. Rela Berkorban

Para tokoh bangsa rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan keselamatan demi kepentingan bangsa.

Contoh penerapan:

  • Membantu teman yang kesulitan.
  • Bersedia melaksanakan tugas piket.
  • Berbagi dengan orang yang membutuhkan.
  • Mengutamakan kepentingan bersama.

4. Mengutamakan Musyawarah

Perumusan dasar negara dilakukan melalui pembahasan dan musyawarah. Para tokoh berusaha mencari keputusan yang dapat diterima dan bermanfaat bagi bangsa.

Contoh penerapan:

  • Berdiskusi ketika menentukan ketua kelompok.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  • Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.

5. Pantang Menyerah

Perjuangan membangun bangsa bukanlah hal yang mudah. Para tokoh tetap berusaha meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Contoh penerapan:

  • Rajin belajar.
  • Tidak mudah menyerah ketika mendapat nilai kurang baik.
  • Terus mencoba ketika mengalami kegagalan.
  • Berusaha menyelesaikan tugas sampai selesai.

6. Bertanggung Jawab

Para tokoh bangsa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya demi kepentingan negara.

Contoh penerapan di sekolah:

  • Mengerjakan tugas tepat waktu.
  • Melaksanakan piket kelas.
  • Menjaga fasilitas sekolah.
  • Mematuhi peraturan sekolah.

7. Menghargai Pendapat Orang Lain

Dalam proses perumusan Pancasila terdapat berbagai gagasan dan pendapat. Para tokoh berdiskusi untuk menemukan rumusan yang tepat.

Contoh penerapan:

  • Mendengarkan teman ketika berbicara.
  • Tidak mengejek pendapat orang lain.
  • Memberikan tanggapan dengan sopan.
  • Menerima perbedaan pendapat.

B. Contoh Sikap Meneladani Perumus Pancasila

Nilai KepahlawananContoh Sikap
Cinta tanah airBangga menggunakan bahasa Indonesia
PersatuanBerteman tanpa membeda-bedakan
Rela berkorbanMembantu teman yang membutuhkan
MusyawarahBerdiskusi untuk menentukan keputusan bersama
Pantang menyerahTerus belajar meskipun mengalami kesulitan
Tanggung jawabMenyelesaikan tugas tepat waktu
Menghargai pendapatMendengarkan pendapat teman

B. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Di Rumah

  • Membantu orang tua.
  • Menjaga kerukunan dengan anggota keluarga.
  • Melaksanakan tugas rumah dengan tanggung jawab.
  • Menghargai pendapat anggota keluarga.

Di Sekolah

  • Belajar dengan sungguh-sungguh.
  • Menghormati guru.
  • Menolong teman.
  • Melaksanakan piket.
  • Mengikuti musyawarah kelas.
  • Menjaga persatuan dan kerukunan.

Di Masyarakat

  • Menghormati tetangga.
  • Gotong royong.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Menghargai perbedaan.
  • Membantu orang yang membutuhkan.

C. Kesimpulan

Para perumus Pancasila merupakan tokoh bangsa yang memiliki semangat perjuangan tinggi. Mereka mengutamakan kepentingan bangsa, persatuan, musyawarah, tanggung jawab, rela berkorban, cinta tanah air, dan pantang menyerah.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita tidak harus menjadi pahlawan dengan mengangkat senjata. Kita dapat menjadi pahlawan di lingkungan sekitar dengan belajar sungguh-sungguh, membantu sesama, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan melaksanakan tanggung jawab.

Meneladani pahlawan berarti menerapkan nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.


D. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Pancasila merupakan ....
A. lagu kebangsaan
B. dasar negara Indonesia
C. bahasa daerah
D. lambang negara

2. Salah satu sikap yang dapat kita teladani dari para perumus Pancasila adalah ....
A. mudah menyerah
B. mementingkan diri sendiri
C. mengutamakan persatuan
D. memaksakan kehendak

3. Ketika berdiskusi dengan teman, sebaiknya kita ....
A. memaksakan pendapat
B. menghargai pendapat teman
C. meninggalkan diskusi
D. tidak mau mendengarkan

4. Contoh sikap rela berkorban di sekolah adalah ....
A. membantu teman yang kesulitan
B. mengejek teman
C. tidak mengerjakan tugas
D. memilih-milih teman

5. Sikap pantang menyerah dapat ditunjukkan dengan ....
A. berhenti belajar ketika mengalami kesulitan
B. menyalahkan orang lain
C. terus berusaha ketika mengalami kegagalan
D. menghindari tugas

Isian Singkat

  1. Pancasila adalah ______ negara Indonesia.
  2. Para perumus Pancasila mengutamakan ______ bangsa.
  3. Keputusan bersama sebaiknya dilakukan melalui ______.
  4. Membantu teman merupakan contoh sikap ______ berkorban.
  5. Tidak mudah menyerah merupakan contoh sikap ______ menyerah.

Uraian

  1. Sebutkan tiga nilai kepahlawanan yang dapat kita teladani dari para perumus Pancasila!
  2. Mengapa kita harus mengutamakan persatuan?
  3. Berikan dua contoh sikap musyawarah di sekolah!
  4. Bagaimana cara menunjukkan sikap cinta tanah air sebagai seorang pelajar?
  5. Mengapa kita harus menghargai pendapat orang lain?

E. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B
  2. C
  3. B
  4. A
  5. C

Isian:

  1. dasar
  2. kepentingan
  3. musyawarah
  4. rela
  5. pantang

Uraian:
Jawaban dapat disesuaikan. Contohnya:

  1. Cinta tanah air, mengutamakan persatuan, rela berkorban, musyawarah, bertanggung jawab, dan pantang menyerah.
  2. Karena persatuan membuat kehidupan menjadi rukun dan membantu bangsa menghadapi berbagai tantangan.
  3. Menentukan ketua kelompok dan menentukan pembagian tugas kelompok melalui diskusi.
  4. Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga lingkungan, menghargai budaya Indonesia, dan menjaga persatuan.
  5. Karena setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan perbedaan pendapat dapat diselesaikan dengan musyawarah.

CAPAIN PEMBELAJARAN SENI RUPA

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.


TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat menjelaskan keseimbangan dan irama dalam karya seni rupa dengan baik.

MATERI POKOK                     : Keseimbangan dan Irama dalam Karya Seni Rupa
 
MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Problem Basic Leaening

MEDIA PEMBELAJARAN            : LCD, Video, Gambar

MATERI AJAR

A. Pengertian Keseimbangan dalam Seni Rupa

Keseimbangan adalah pengaturan unsur-unsur seni rupa agar karya terlihat seimbang, harmonis, dan tidak terasa berat sebelah.

Unsur seni rupa yang dapat diatur keseimbangannya antara lain:

  • bentuk;
  • warna;
  • ukuran;
  • garis;
  • tekstur;
  • ruang.

Keseimbangan membuat karya seni terlihat lebih nyaman dan menarik ketika dilihat.

Contoh

Bayangkan sebuah gambar dengan benda yang sangat besar di sebelah kiri, sedangkan sebelah kanan hampir kosong. Gambar tersebut dapat terlihat tidak seimbang.

Sebaliknya, jika unsur-unsur pada kedua sisi diatur dengan baik, karya akan terlihat lebih seimbang.


B. Jenis-Jenis Keseimbangan

1. Keseimbangan Simetris

Keseimbangan simetris terjadi ketika bagian kiri dan kanan karya memiliki bentuk atau susunan yang sama atau hampir sama.

Contoh:

  • gambar kupu-kupu;
  • gambar wajah manusia;
  • motif hias yang sama di kanan dan kiri.

Ciri-ciri:

  • terlihat rapi;
  • teratur;
  • memiliki kesan formal;
  • mudah dikenali.

2. Keseimbangan Asimetris

Keseimbangan asimetris terjadi ketika bagian kiri dan kanan tidak sama, tetapi tetap terlihat seimbang.

Keseimbangan dapat diperoleh melalui perbedaan ukuran, warna, bentuk, atau jumlah objek.

Contoh:

Sebuah gambar memiliki satu pohon besar di sebelah kiri dan beberapa bunga kecil di sebelah kanan. Walaupun bentuknya berbeda, susunan tersebut dapat tetap terlihat seimbang.

Ciri-ciri:

  • lebih bebas;
  • dinamis;
  • tidak harus memiliki bentuk yang sama;
  • tetap terlihat harmonis.

3. Keseimbangan Radial

Keseimbangan radial adalah keseimbangan yang memiliki susunan unsur-unsur seni memusat atau menyebar dari satu titik pusat.

Contoh:

  • gambar bunga;
  • motif lingkaran;
  • hiasan mandala;
  • motif batik tertentu.

C. Pengertian Irama dalam Seni Rupa

Irama dalam seni rupa adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa secara teratur atau terencana sehingga menimbulkan kesan gerak, pola, atau keteraturan.

Irama dapat dibuat dengan mengulang:

  • garis;
  • bentuk;
  • warna;
  • ukuran;
  • motif;
  • tekstur.

Contoh

Perhatikan susunan berikut:

🔵 🔵 🔵 🔵 🔵

Bentuk lingkaran yang diulang menghasilkan pola yang teratur.

Contoh lainnya:

🔺 🔵 🔺 🔵 🔺 🔵

Pengulangan bentuk segitiga dan lingkaran menciptakan irama dalam karya.


D. Jenis-Jenis Irama

1. Irama Pengulangan

Irama yang terbentuk karena suatu bentuk atau unsur diulang berkali-kali.

Contoh:

🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


2. Irama Berselang-seling

Irama yang dibuat dengan mengulang dua atau lebih unsur secara bergantian.

Contoh:

🔴 🔵 🔴 🔵 🔴 🔵


3. Irama Progresif

Irama yang dibuat melalui perubahan unsur secara bertahap, misalnya ukuran yang semakin besar atau semakin kecil.

Contoh:

● ●● ●●● ●●●●


4. Irama Mengalir

Irama yang memberikan kesan gerak yang mengalir atau berkesinambungan.

Contohnya dapat ditemukan pada:

  • gambar ombak;
  • garis bergelombang;
  • pola daun;
  • motif tumbuhan.

E. Perbedaan Keseimbangan dan Irama

KeseimbanganIrama
Berkaitan dengan kesan seimbang dalam karyaBerkaitan dengan pengulangan unsur
Membuat karya tidak terasa berat sebelahMembuat karya memiliki pola atau kesan gerak
Dapat berupa simetris, asimetris, dan radialDapat berupa pengulangan, berselang-seling, progresif, dan mengalir
Mengatur penyebaran unsurMengatur pengulangan unsur

F. Hubungan Keseimbangan dan Irama

Keseimbangan dan irama dapat digunakan secara bersamaan dalam sebuah karya seni.

Misalnya, ketika membuat motif hias bunga, kita dapat:

  • menggunakan bunga yang sama secara berulang untuk menciptakan irama;
  • mengatur penyebaran bunga agar bagian kiri dan kanan terlihat seimbang.

Dengan demikian, karya seni akan terlihat lebih indah, teratur, dan harmonis.


G. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Keseimbangan dan irama dapat ditemukan pada berbagai benda di sekitar kita.

Keseimbangan:

  • desain rumah;
  • bentuk kupu-kupu;
  • susunan meja;
  • motif kain;
  • hiasan dinding.

Irama:

  • motif pada kain batik;
  • pola lantai;
  • susunan ubin;
  • motif pada keramik;
  • hiasan pagar;
  • pola daun dan bunga.

H. Kegiatan Praktik

Membuat Motif Hias dengan Keseimbangan dan Irama

Alat dan Bahan

  • kertas gambar;
  • pensil;
  • penghapus;
  • penggaris;
  • pensil warna atau krayon.

Langkah-Langkah

  1. Siapkan kertas gambar.
  2. Buatlah garis pembatas atau bidang gambar.
  3. Tentukan bentuk utama, misalnya bunga, daun, lingkaran, atau geometris.
  4. Buat beberapa bentuk yang diulang untuk menghasilkan irama.
  5. Susun bentuk-bentuk tersebut agar terlihat seimbang.
  6. Warnai gambar dengan warna yang harmonis.
  7. Periksa kembali apakah susunan gambar sudah rapi dan seimbang.
  8. Berikan nama pada karya yang telah dibuat.

Contoh Ide

Buatlah motif dengan pola:

🌸 🍃 🌸 🍃 🌸 🍃

Pengulangan bunga dan daun menunjukkan irama berselang-seling.

Jika motif tersebut disusun secara teratur pada bidang gambar sehingga kedua sisi terlihat seimbang, maka karya tersebut juga memiliki keseimbangan.


I.Ringkasan

  1. Keseimbangan adalah pengaturan unsur seni rupa agar karya terlihat seimbang dan harmonis.
  2. Keseimbangan dapat berupa simetris, asimetris, dan radial.
  3. Irama adalah pengulangan unsur seni rupa yang teratur atau terencana.
  4. Irama dapat dibuat melalui pengulangan, pergantian, perubahan ukuran, atau susunan yang mengalir.
  5. Keseimbangan dan irama dapat membuat karya seni menjadi lebih menarik, teratur, harmonis, dan indah.
  6. Keduanya dapat diterapkan dalam gambar, motif hias, batik, kerajinan, dan berbagai karya seni rupa lainnya.

J. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Pengaturan unsur seni rupa agar karya terlihat tidak berat sebelah disebut ....
A. irama
B. keseimbangan
C. tekstur
D. warna

2. Keseimbangan yang bagian kiri dan kanannya sama atau hampir sama disebut keseimbangan ....
A. asimetris
B. radial
C. simetris
D. progresif

3. Pengulangan unsur seni rupa secara teratur disebut ....
A. irama
B. keseimbangan
C. perspektif
D. proporsi

4. Pola 🔴 🔵 🔴 🔵 🔴 🔵 merupakan contoh irama ....
A. berselang-seling
B. radial
C. simetris
D. tidak beraturan

5. Contoh benda yang memiliki keseimbangan simetris adalah ....
A. bentuk kupu-kupu
B. susunan batu yang acak
C. gambar awan yang tidak beraturan
D. garis yang tidak beraturan

Isian Singkat

  1. Keseimbangan membuat karya seni terlihat ______ dan harmonis.
  2. Irama dapat dibuat dengan cara ______ unsur-unsur seni rupa.
  3. Keseimbangan yang sama pada kedua sisi disebut keseimbangan ______.
  4. Keseimbangan yang tidak sama tetapi tetap terlihat seimbang disebut ______.
  5. Pengulangan warna, bentuk, atau garis dapat menciptakan ______ dalam karya seni.

Uraian

  1. Apa yang dimaksud dengan keseimbangan dalam seni rupa?
  2. Sebutkan tiga jenis keseimbangan!
  3. Apa yang dimaksud dengan irama dalam karya seni rupa?
  4. Sebutkan dua contoh irama yang dapat digunakan dalam karya seni!
  5. Mengapa keseimbangan dan irama penting dalam sebuah karya seni rupa?

K. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B
  2. C
  3. A
  4. A
  5. A

Isian

  1. seimbang
  2. mengulang
  3. simetris
  4. asimetris
  5. irama

Uraian

  1. Keseimbangan adalah pengaturan unsur-unsur seni rupa agar karya terlihat seimbang, harmonis, dan tidak berat sebelah.
  2. Keseimbangan simetris, asimetris, dan radial.
  3. Irama adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa secara teratur atau terencana sehingga menghasilkan pola atau kesan gerak.
  4. Irama pengulangan dan irama berselang-seling.
  5. Karena keseimbangan membuat karya terlihat harmonis, sedangkan irama membuat karya terlihat teratur, menarik, dan memiliki kesan gerak.
Refleksi kegiatan pembelajaran hari ini:
Dalam kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar di mana hari ini belajar tentang pengaruh gaya terhadap arah gerak benda dan masih tentang sikap meneladani perumus Pancasila dan tentang keseimbangan dan irama dalam unsur seni rupa dalam hal ini guru memberikan berupa praktek dan kerja diskusi atau kelompok dalam mengamati benda kemudian anak-anak menjawab diskusi dengan kelompoknya kira-kira Apa perubahan gaya setelah diberikan gaya terhadap benda tersebut dan hasilnya Alhamdulillah anak-anak nanti semua memahami materi ajarkan titik kemudian dalam pelajaran Pancasila tentang apa saja sikap yang bisa diteladani oleh para murid dalam kehidupan sehari-hari dari para perumus Pancasila yang hadir pada hari ini berjumlah 22 dan yang tidak hadir 2 orang karena sakit.
Berikut dokumentasi kegiatan pembelajaran hari










BAHASA INDONESIA

CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2   🚦 Mengenal Rambu Lalu Lintas dan Kosakata Baru Hari/Tanggal:  Kamis, 27 Agustus 2026 Nama Guru:  Elfida, S.Pd. ...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea