Minggu, 09 Agustus 2026

MATEMATIKA, P PANCASILA, B INDONESIA

By elfida fida - Agustus 09, 2026

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 09 AGUSTUS 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu peserta didik mampu melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan cacah sampai 10.000.

MATERI AJAR: Dekomposisi Bilangan

MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASED LEARNING

Dekomposisi bilangan adalah proses menguraikan suatu bilangan menjadi beberapa bagian sesuai dengan nilai tempatnya.

Setiap angka memiliki nilai yang berbeda tergantung letaknya.

Contoh nilai tempat:

Nilai TempatNilai
Puluhan ribu10.000
Ribuan1.000
Ratusan100
Puluhan10
Satuan1

2. Nilai Tempat Bilangan

Perhatikan bilangan berikut.

27.548

AngkaNilai TempatNilai
2Puluhan ribu20.000
7Ribuan7.000
5Ratusan500
4Puluhan40
8Satuan8

3. Dekomposisi Bilangan

Bilangan dapat diuraikan menjadi bentuk panjang.

Contoh 1

4.582

= 4.000 + 500 + 80 + 2


Contoh 2

13.406

= 10.000 + 3.000 + 400 + 6


Contoh 3

20.315

= 20.000 + 300 + 10 + 5


4. Menyusun Bilangan dari Bentuk Panjang

Contoh:

6.000 + 400 + 20 + 8

= 6.428

Contoh lainnya:

10.000 + 5.000 + 600 + 90 + 2

= 15.692


G. Contoh Soal

Soal 1

Uraikan bilangan 8.347!

Jawab:

8.347

= 8.000 + 300 + 40 + 7


Soal 2

Tuliskan bentuk panjang dari bilangan 12.604!

Jawab:

12.604

= 10.000 + 2.000 + 600 + 4


Soal 3

Berapakah bilangan dari bentuk berikut?

7.000 + 900 + 30 + 6

Jawab:

7.936


H. Latihan

A. Uraikan bilangan berikut!

  1. 5.274 = ______________________
  2. 9.813 = ______________________
  3. 14.206 = _____________________
  4. 18.540 = _____________________
  5. 21.308 = _____________________

B. Tuliskan bilangannya!

  1. 8.000 + 500 + 70 + 9 = ______
  2. 10.000 + 3.000 + 200 + 8 = ______
  3. 20.000 + 7.000 + 500 + 40 + 1 = ______
  4. 9.000 + 600 + 5 = ______
  5. 30.000 + 4.000 + 100 + 20 + 3 = ______

MAPEL BAHASA INDONESIA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu peserta didik mampu menjelaskan pengertian kata baru dan pengertian homonim secara sederhana.

MATERI AJAR: Mengidentifikasi Kata Baru dan Kata Bwrmakna Ganda  (Homonim)

MODEL PEMBELAJARAN : Discovery Learning

1. Kata Baru

Pengertian

Kata baru adalah kata yang belum dikenal oleh pembaca atau pendengar sehingga perlu dicari atau dipahami maknanya melalui kamus, guru, atau konteks kalimat.

Cara Mengetahui Arti Kata Baru

  • Membaca keseluruhan kalimat.
  • Memperhatikan konteks bacaan.
  • Bertanya kepada guru atau orang tua.
  • Menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Contoh Kata Baru

Kata BaruArti
HabitatTempat hidup makhluk hidup.
KonservasiUpaya menjaga dan melestarikan alam.
EkosistemHubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya.
InovasiPembaruan atau penemuan baru.
KolaborasiKerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Contoh Kalimat

Hutan merupakan habitat bagi berbagai jenis satwa.

Kata baru pada kalimat tersebut adalah habitat, yang berarti tempat hidup makhluk hidup.


2. Kata Bermakna Ganda (Homonim)

Pengertian

Homonim adalah kata yang memiliki bentuk dan pengucapan yang sama, tetapi mempunyai makna yang berbeda.

Contoh Homonim

a. Bulan

  • Bulan bersinar terang pada malam hari.
  • Adik lahir pada bulan Januari.

Makna:

  • Bulan = benda langit.
  • Bulan = nama waktu dalam satu tahun.

b. Hak

  • Setiap anak memiliki hak untuk belajar.
  • Sepatu itu memiliki hak yang tinggi.

Makna:

  • Hak = sesuatu yang dimiliki seseorang.
  • Hak = bagian bawah sepatu.

c. Bisa

  • Ular itu mengeluarkan bisa.
  • Saya bisa mengerjakan tugas.

Makna:

  • Bisa = racun.
  • Bisa = mampu.

d. Apel

  • Ayah membeli buah apel.
  • Hari Senin sekolah mengadakan apel pagi.

Makna:

  • Apel = buah.
  • Apel = upacara atau kegiatan berkumpul.

e. Buku

  • Saya membaca buku cerita.
  • Jari tangannya mengenai buku-buku ruas.

Makna:

  • Buku = kitab atau bahan bacaan.
  • Buku = ruas pada jari atau bambu.

D. Contoh Bacaan

Menjaga Lingkungan

Sekolah mengadakan kegiatan penghijauan. Para siswa menanam berbagai jenis tanaman di halaman sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk konservasi lingkungan agar udara tetap bersih. Selain itu, tanaman juga menjadi habitat bagi berbagai serangga yang bermanfaat.

Kata baru pada bacaan:

  • konservasi
  • habitat

E. Latihan

A. Identifikasi Kata Baru

Bacalah kalimat berikut!

  1. Pemerintah melakukan konservasi hutan.
  2. Ekosistem laut harus dijaga kelestariannya.
  3. Para siswa membuat inovasi berupa tempat sampah otomatis.

Jawablah!

a. Tuliskan kata baru pada setiap kalimat!

b. Jelaskan artinya!


B. Tentukan Makna Homonim

  1. Ibu membeli apel di pasar.
  2. Semua siswa mengikuti apel pagi.
  3. Ular kobra memiliki bisa yang mematikan.
  4. Rina bisa menjawab semua soal.
  5. Bulan tampak indah malam ini.
  6. Kami akan berlibur bulan depan.

Tuliskan arti kata yang dicetak tebal pada setiap kalimat.

MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu peserta didik mampu .mengidentifikasi tokoh-tokoh utama perumus Pancasila beserta karakter positif (integritas, kebersamaan, toleransi) yang mereka miliki.

MATERI AJAR: Mengenal Para Tokoh Perumus Pancasila dalam Sidang BPUPKI 

MODEL PEMBELAJARAN : Discovery Learning

1. Pengertian BPUPKI

BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Badan ini dibentuk pada 29 April 1945 oleh pemerintah Jepang dengan tujuan mempelajari dan mempersiapkan hal-hal yang diperlukan bagi kemerdekaan Indonesia.

BPUPKI beranggotakan tokoh-tokoh bangsa yang memiliki semangat persatuan dan cinta tanah air.


2. Sidang Pertama BPUPKI

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada 29 Mei–1 Juni 1945.

Pada sidang ini, para tokoh bangsa membahas dasar negara Indonesia yang akan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


D. Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila

1. Mohammad Yamin

Peran

Mohammad Yamin menyampaikan usulan dasar negara pada 29 Mei 1945.

Usulan Dasar Negara

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Sikap yang Dapat Diteladani

  • Cinta tanah air
  • Menghargai persatuan
  • Berani menyampaikan pendapat

2. Soepomo

Peran

Soepomo menyampaikan gagasannya pada 31 Mei 1945.

Beliau mengusulkan negara yang berdasarkan semangat persatuan dan kekeluargaan.

Pokok Pikiran

  • Persatuan
  • Kekeluargaan
  • Musyawarah
  • Keadilan sosial

Sikap yang Dapat Diteladani

  • Mengutamakan persatuan
  • Suka bermusyawarah
  • Menghargai orang lain

3. Ir. Soekarno

Peran

Pada 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara yang kemudian diberi nama Pancasila.

Lima Dasar Negara Menurut Ir. Soekarno

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan

Nama Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta:

  • Panca berarti lima.
  • Sila berarti dasar atau prinsip.

Sikap yang Dapat Diteladani

  • Percaya diri
  • Berani mengemukakan pendapat
  • Mengutamakan persatuan bangsa

E. Hasil Sidang BPUPKI

Setelah sidang pertama selesai, para tokoh bangsa terus berdiskusi untuk menyempurnakan rumusan dasar negara.

Hasil pembahasan tersebut kemudian menjadi dasar lahirnya Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945. Selanjutnya, setelah Indonesia merdeka, rumusan dasar negara disahkan menjadi Pancasila oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara Republik Indonesia.


F. Nilai-Nilai Keteladanan Para Tokoh

Sebagai pelajar, kita dapat meneladani sikap para perumus Pancasila, antara lain:

  • Cinta tanah air.
  • Mengutamakan kepentingan bangsa.
  • Menghargai perbedaan pendapat.
  • Bermusyawarah untuk mencapai mufakat.
  • Bertanggung jawab.
  • Bekerja sama.
  • Rela berkorban demi kepentingan bersama.

G. Ringkasan Materi

  • BPUPKI dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
  • Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei–1 Juni 1945.
  • Tokoh utama yang mengusulkan dasar negara adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno.
  • Ir. Soekarno memperkenalkan nama Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945.
  • Pancasila kemudian disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada 18 Agustus 1945.

H. Latihan

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang benar!

  1. BPUPKI merupakan singkatan dari ....
    a. Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan Indonesia
    b. Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
    c. Badan Persatuan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
    d. Badan Pembentukan Undang-Undang Indonesia
  2. Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada ....
    a. 17 Agustus 1945
    b. 22 Juni 1945
    c. 29 Mei–1 Juni 1945
    d. 18 Agustus 1945
  3. Tokoh yang pertama kali memperkenalkan nama "Pancasila" adalah ....
    a. Mohammad Hatta
    b. Soepomo
    c. Mohammad Yamin
    d. Ir. Soekarno
  4. Sikap yang dapat diteladani dari para perumus Pancasila adalah ....
    a. Mementingkan diri sendiri
    b. Tidak menghargai pendapat orang lain
    c. Bermusyawarah dan bekerja sama
    d. Memaksakan kehendak
  5. Pancasila disahkan sebagai dasar negara pada tanggal ....
    a. 1 Juni 1945
    b. 22 Juni 1945
    c. 18 Agustus 1945
    d. 17 Agustus 1945

B. Uraian

  1. Apa kepanjangan BPUPKI?
  2. Sebutkan tiga tokoh yang mengusulkan dasar negara pada sidang BPUPKI!
  3. Kapan Ir. Soekarno menyampaikan pidato tentang Pancasila?
  4. Mengapa para tokoh bangsa mengutamakan musyawarah?
  5. Sebutkan tiga sikap yang dapat kamu teladani dari para perumus Pancasila!
MEDIA PEMBELAJARAN:
- LCD
- KARTU BILANGAN
- GAMBAR-GAMBAR

0 Comments:

Posting Komentar

MATEMATIKA, P PANCASILA, B INDONESIA

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 09 AGUSTUS 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaik...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea