CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2
IDENTITAS DIRI:
HARI/TANGGAL : RABU/ 26 AGUSTUS 2026
A. NAMA : ELFIDA, S.Pd
FASE/ KELAS : B/ IV.B
B. MAPEL : IPAS
C.
Tabik Pun 🙏
Goog morning mylovely students. How are you.
Hopely you are healthy and happiness
Apersepsi:
Guru mengajak peserta didik
mengulas materi sebelumnya tentang jenis-jenis gaya.
Guru menyampaikan Kebesaran
Allah SWT: (Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME)
Ayat Al-Qur'an: Surah Ar-Rum
ayat 48
Allah mengirimkan angin, lalu
angin itu menggerakkan awan dan menyebarkannya di langit sesuai kehendak-Nya.
Kaitan dengan materi: Ayat
ini menunjukkan bahwa angin (sebagai gaya) dapat mengubah arah gerak awan di
langit. Begitu pula dalam kehidupan sehari-hari, gaya yang diberikan pada suatu
benda dapat mengubah arah gerak benda tersebut, misalnya bola yang ditendang
berubah arah atau berhenti bergerak.
Pemahaman IPAS
Menjelaskan bentuk dan fungsi pancaindra; menganalisis siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menyimpulkan proses perubahan wujud zat; menjelaskan sumber dan bentuk energi, serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari; membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital; mengklasifikasikan ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat, ragam budaya serta upaya untuk melestarikannya; menganalisis sejarah masyarakat di lingkungan tempat tinggal; menjelaskan nilai mata uang dan fungsinya, serta cara mengelola keuangan secara bijak
A. Pengertian Gaya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda.
Gaya dapat menyebabkan benda mengalami perubahan, misalnya:
- benda yang diam menjadi bergerak;
- benda yang bergerak menjadi berhenti;
- benda bergerak menjadi lebih cepat atau lebih lambat;
- mengubah arah gerak benda;
- mengubah bentuk benda.
Contoh gaya dalam kehidupan sehari-hari:
- mendorong meja;
- menarik pintu;
- menendang bola;
- memukul bola dengan raket;
- mengayuh sepeda.
B. Pengaruh Gaya terhadap Arah Gerak Benda
Salah satu pengaruh gaya adalah mengubah arah gerak suatu benda.
Ketika sebuah benda sedang bergerak, kita dapat memberikan gaya dari arah tertentu sehingga benda tersebut dapat berubah arah.
Contoh:
1. Menendang bola
Bola yang bergerak lurus dapat berubah arah ketika ditendang dari samping.
2. Memukul bola dengan raket
Bola yang datang ke arah pemain dapat berubah arah setelah terkena pukulan raket.
3. Bermain sepak bola
Pemain dapat mengarahkan bola ke kanan, kiri, depan, atau belakang dengan memberikan gaya menggunakan kaki.
4. Mengendarai sepeda
Ketika stang sepeda dibelokkan, gaya yang diberikan menyebabkan arah gerak sepeda berubah.
5. Bermain kelereng
Kelereng yang bergerak dapat berubah arah ketika terkena benturan dengan kelereng lainnya.
C. Bagaimana Gaya Mengubah Arah Gerak?
Perhatikan contoh berikut.
Sebuah bola bergerak ke arah depan.
Bola → → →
Kemudian bola diberi gaya dari arah samping.
Gaya → ⚽
Akibat gaya tersebut, arah gerak bola dapat berubah.
Sebelum:
⚽ → → →
Setelah diberi gaya dari samping:
⚽ ↗
Jadi, arah gaya yang diberikan pada benda dapat memengaruhi arah gerak benda tersebut.
D. Percobaan Sederhana
Percobaan: Mengubah Arah Gerak Bola
Alat dan bahan:
- 1 buah bola kecil;
- permukaan datar;
- dua buah benda sebagai penghalang, misalnya buku.
Langkah-langkah:
- Letakkan bola di permukaan yang datar.
- Dorong bola lurus ke depan.
- Amati arah gerak bola.
- Letakkan sebuah buku di depan bola sebagai penghalang.
- Dorong bola hingga mengenai buku.
- Amati perubahan arah gerak bola.
- Dorong bola dari arah samping dan amati kembali gerak bola.
Hasil Pengamatan
Bola yang awalnya bergerak lurus dapat berubah arah setelah mendapatkan gaya atau mengalami benturan dengan benda lain.
Kesimpulan
Gaya dapat mengubah arah gerak suatu benda.
E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
| Kegiatan | Gaya yang diberikan | Pengaruh terhadap arah gerak |
|---|---|---|
| Menendang bola | Dorongan kaki | Bola berubah arah |
| Memukul bola tenis | Dorongan raket | Bola bergerak ke arah lain |
| Membelokkan sepeda | Gaya pada stang | Sepeda berubah arah |
| Bermain kelereng | Gaya akibat benturan | Kelereng berubah arah |
| Mengarahkan mobil | Gaya pada kemudi | Mobil berubah arah |
F. Ringkasan
- Gaya adalah tarikan atau dorongan.
- Gaya dapat memengaruhi gerak benda.
- Salah satu pengaruh gaya adalah mengubah arah gerak benda.
- Benda yang bergerak dapat berubah arah jika mendapatkan gaya dari arah tertentu.
- Contoh perubahan arah gerak akibat gaya dapat ditemukan ketika menendang bola, memukul bola, mengendarai sepeda, dan bermain kelereng.
G. Latihan Soal
Pilihan Ganda
1. Gaya merupakan bentuk dari ....
A. cahaya dan bunyi
B. tarikan dan dorongan
C. panas dan cahaya
D. gerak dan bunyi
2. Salah satu pengaruh gaya terhadap benda adalah ....
A. menghilangkan benda
B. mengubah arah gerak benda
C. mengubah benda menjadi cahaya
D. membuat benda tidak memiliki berat
3. Bola yang bergerak lurus dapat berubah arah jika ....
A. diberi gaya dari arah tertentu
B. dibiarkan saja
C. tidak disentuh
D. berada di tempat yang gelap
4. Saat bermain sepak bola, bola dapat berubah arah ketika ....
A. terkena gaya dari kaki
B. terkena cahaya
C. terkena udara saja
D. tidak bergerak
5. Ketika stang sepeda dibelokkan, sepeda akan ....
A. berubah warna
B. berubah bentuk
C. berubah arah
D. menjadi lebih berat
Isian Singkat
- Gaya berupa tarikan atau ....
- Gaya dapat mengubah .... gerak benda.
- Menendang bola merupakan contoh pemberian .... pada benda.
- Saat raket memukul bola, arah gerak bola dapat ....
- Membelokkan stang sepeda dapat mengubah .... gerak sepeda.
Pertanyaan Uraian
- Apa yang dimaksud dengan gaya?
- Sebutkan tiga pengaruh gaya terhadap benda!
- Mengapa bola dapat berubah arah setelah ditendang?
- Berikan tiga contoh kegiatan sehari-hari yang menunjukkan gaya dapat mengubah arah gerak benda.
- Jelaskan hasil percobaan bola yang menabrak penghalang!
H. Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
- B
- B
- A
- A
- C
Isian:
- dorongan
- arah
- gaya
- berubah
- arah
Uraian:
- Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda.
- Gaya dapat membuat benda bergerak, menghentikan benda, mengubah kecepatan, mengubah arah gerak, dan mengubah bentuk benda.
- Karena tendangan memberikan gaya pada bola sehingga arah geraknya dapat berubah sesuai arah gaya yang diberikan.
- Menendang bola, memukul bola dengan raket, dan membelokkan sepeda.
- Bola dapat berubah arah setelah menabrak penghalang karena terjadi gaya/benturan yang memengaruhi gerak bola.
Pancasila
Mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari; mengenal karakter para perumus Pancasila; menunjukkan sikap bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di lingkungan sekitar.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter positif tokoh perumus Pancasila dengan baik.
A. Nilai-Nilai Kepahlawanan Perumus Pancasila
Para perumus Pancasila menunjukkan berbagai sikap yang patut kita teladani.
1. Cinta Tanah Air
Para tokoh bangsa berjuang untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
Contoh penerapan:
- Menggunakan produk dalam negeri.
- Menjaga lingkungan Indonesia.
- Bangga menjadi warga negara Indonesia.
- Menghargai budaya daerah.
2. Mengutamakan Persatuan
Para perumus Pancasila menyadari bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa. Mereka mengutamakan persatuan daripada kepentingan pribadi atau kelompok.
Contoh penerapan di sekolah:
- Berteman dengan siapa saja.
- Tidak membeda-bedakan teman.
- Bekerja sama dalam kelompok.
- Menghargai perbedaan pendapat.
3. Rela Berkorban
Para tokoh bangsa rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan keselamatan demi kepentingan bangsa.
Contoh penerapan:
- Membantu teman yang kesulitan.
- Bersedia melaksanakan tugas piket.
- Berbagi dengan orang yang membutuhkan.
- Mengutamakan kepentingan bersama.
4. Mengutamakan Musyawarah
Perumusan dasar negara dilakukan melalui pembahasan dan musyawarah. Para tokoh berusaha mencari keputusan yang dapat diterima dan bermanfaat bagi bangsa.
Contoh penerapan:
- Berdiskusi ketika menentukan ketua kelompok.
- Mendengarkan pendapat teman.
- Tidak memaksakan kehendak.
- Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.
5. Pantang Menyerah
Perjuangan membangun bangsa bukanlah hal yang mudah. Para tokoh tetap berusaha meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Contoh penerapan:
- Rajin belajar.
- Tidak mudah menyerah ketika mendapat nilai kurang baik.
- Terus mencoba ketika mengalami kegagalan.
- Berusaha menyelesaikan tugas sampai selesai.
6. Bertanggung Jawab
Para tokoh bangsa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya demi kepentingan negara.
Contoh penerapan di sekolah:
- Mengerjakan tugas tepat waktu.
- Melaksanakan piket kelas.
- Menjaga fasilitas sekolah.
- Mematuhi peraturan sekolah.
7. Menghargai Pendapat Orang Lain
Dalam proses perumusan Pancasila terdapat berbagai gagasan dan pendapat. Para tokoh berdiskusi untuk menemukan rumusan yang tepat.
Contoh penerapan:
- Mendengarkan teman ketika berbicara.
- Tidak mengejek pendapat orang lain.
- Memberikan tanggapan dengan sopan.
- Menerima perbedaan pendapat.
B. Contoh Sikap Meneladani Perumus Pancasila
| Nilai Kepahlawanan | Contoh Sikap |
|---|---|
| Cinta tanah air | Bangga menggunakan bahasa Indonesia |
| Persatuan | Berteman tanpa membeda-bedakan |
| Rela berkorban | Membantu teman yang membutuhkan |
| Musyawarah | Berdiskusi untuk menentukan keputusan bersama |
| Pantang menyerah | Terus belajar meskipun mengalami kesulitan |
| Tanggung jawab | Menyelesaikan tugas tepat waktu |
| Menghargai pendapat | Mendengarkan pendapat teman |
B. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Di Rumah
- Membantu orang tua.
- Menjaga kerukunan dengan anggota keluarga.
- Melaksanakan tugas rumah dengan tanggung jawab.
- Menghargai pendapat anggota keluarga.
Di Sekolah
- Belajar dengan sungguh-sungguh.
- Menghormati guru.
- Menolong teman.
- Melaksanakan piket.
- Mengikuti musyawarah kelas.
- Menjaga persatuan dan kerukunan.
Di Masyarakat
- Menghormati tetangga.
- Gotong royong.
- Menjaga kebersihan lingkungan.
- Menghargai perbedaan.
- Membantu orang yang membutuhkan.
C. Kesimpulan
Para perumus Pancasila merupakan tokoh bangsa yang memiliki semangat perjuangan tinggi. Mereka mengutamakan kepentingan bangsa, persatuan, musyawarah, tanggung jawab, rela berkorban, cinta tanah air, dan pantang menyerah.
Sebagai generasi penerus bangsa, kita tidak harus menjadi pahlawan dengan mengangkat senjata. Kita dapat menjadi pahlawan di lingkungan sekitar dengan belajar sungguh-sungguh, membantu sesama, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan melaksanakan tanggung jawab.
Meneladani pahlawan berarti menerapkan nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.
D. Latihan Soal
Pilihan Ganda
1. Pancasila merupakan ....
A. lagu kebangsaan
B. dasar negara Indonesia
C. bahasa daerah
D. lambang negara
2. Salah satu sikap yang dapat kita teladani dari para perumus Pancasila adalah ....
A. mudah menyerah
B. mementingkan diri sendiri
C. mengutamakan persatuan
D. memaksakan kehendak
3. Ketika berdiskusi dengan teman, sebaiknya kita ....
A. memaksakan pendapat
B. menghargai pendapat teman
C. meninggalkan diskusi
D. tidak mau mendengarkan
4. Contoh sikap rela berkorban di sekolah adalah ....
A. membantu teman yang kesulitan
B. mengejek teman
C. tidak mengerjakan tugas
D. memilih-milih teman
5. Sikap pantang menyerah dapat ditunjukkan dengan ....
A. berhenti belajar ketika mengalami kesulitan
B. menyalahkan orang lain
C. terus berusaha ketika mengalami kegagalan
D. menghindari tugas
Isian Singkat
- Pancasila adalah ______ negara Indonesia.
- Para perumus Pancasila mengutamakan ______ bangsa.
- Keputusan bersama sebaiknya dilakukan melalui ______.
- Membantu teman merupakan contoh sikap ______ berkorban.
- Tidak mudah menyerah merupakan contoh sikap ______ menyerah.
Uraian
- Sebutkan tiga nilai kepahlawanan yang dapat kita teladani dari para perumus Pancasila!
- Mengapa kita harus mengutamakan persatuan?
- Berikan dua contoh sikap musyawarah di sekolah!
- Bagaimana cara menunjukkan sikap cinta tanah air sebagai seorang pelajar?
- Mengapa kita harus menghargai pendapat orang lain?
E. Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
- B
- C
- B
- A
- C
Isian:
- dasar
- kepentingan
- musyawarah
- rela
- pantang
Uraian:
Jawaban dapat disesuaikan. Contohnya:
- Cinta tanah air, mengutamakan persatuan, rela berkorban, musyawarah, bertanggung jawab, dan pantang menyerah.
- Karena persatuan membuat kehidupan menjadi rukun dan membantu bangsa menghadapi berbagai tantangan.
- Menentukan ketua kelompok dan menentukan pembagian tugas kelompok melalui diskusi.
- Belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga lingkungan, menghargai budaya Indonesia, dan menjaga persatuan.
- Karena setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan perbedaan pendapat dapat diselesaikan dengan musyawarah.
Merefleksikan
dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata
seni rupa yang sesuai.
A. Pengertian Keseimbangan dalam Seni Rupa
Keseimbangan adalah pengaturan unsur-unsur seni rupa agar karya terlihat seimbang, harmonis, dan tidak terasa berat sebelah.
Unsur seni rupa yang dapat diatur keseimbangannya antara lain:
- bentuk;
- warna;
- ukuran;
- garis;
- tekstur;
- ruang.
Keseimbangan membuat karya seni terlihat lebih nyaman dan menarik ketika dilihat.
Contoh
Bayangkan sebuah gambar dengan benda yang sangat besar di sebelah kiri, sedangkan sebelah kanan hampir kosong. Gambar tersebut dapat terlihat tidak seimbang.
Sebaliknya, jika unsur-unsur pada kedua sisi diatur dengan baik, karya akan terlihat lebih seimbang.
B. Jenis-Jenis Keseimbangan
1. Keseimbangan Simetris
Keseimbangan simetris terjadi ketika bagian kiri dan kanan karya memiliki bentuk atau susunan yang sama atau hampir sama.
Contoh:
- gambar kupu-kupu;
- gambar wajah manusia;
- motif hias yang sama di kanan dan kiri.
Ciri-ciri:
- terlihat rapi;
- teratur;
- memiliki kesan formal;
- mudah dikenali.
2. Keseimbangan Asimetris
Keseimbangan asimetris terjadi ketika bagian kiri dan kanan tidak sama, tetapi tetap terlihat seimbang.
Keseimbangan dapat diperoleh melalui perbedaan ukuran, warna, bentuk, atau jumlah objek.
Contoh:
Sebuah gambar memiliki satu pohon besar di sebelah kiri dan beberapa bunga kecil di sebelah kanan. Walaupun bentuknya berbeda, susunan tersebut dapat tetap terlihat seimbang.
Ciri-ciri:
- lebih bebas;
- dinamis;
- tidak harus memiliki bentuk yang sama;
- tetap terlihat harmonis.
3. Keseimbangan Radial
Keseimbangan radial adalah keseimbangan yang memiliki susunan unsur-unsur seni memusat atau menyebar dari satu titik pusat.
Contoh:
- gambar bunga;
- motif lingkaran;
- hiasan mandala;
- motif batik tertentu.
C. Pengertian Irama dalam Seni Rupa
Irama dalam seni rupa adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa secara teratur atau terencana sehingga menimbulkan kesan gerak, pola, atau keteraturan.
Irama dapat dibuat dengan mengulang:
- garis;
- bentuk;
- warna;
- ukuran;
- motif;
- tekstur.
Contoh
Perhatikan susunan berikut:
🔵 🔵 🔵 🔵 🔵
Bentuk lingkaran yang diulang menghasilkan pola yang teratur.
Contoh lainnya:
🔺 🔵 🔺 🔵 🔺 🔵
Pengulangan bentuk segitiga dan lingkaran menciptakan irama dalam karya.
D. Jenis-Jenis Irama
1. Irama Pengulangan
Irama yang terbentuk karena suatu bentuk atau unsur diulang berkali-kali.
Contoh:
🌸 🌸 🌸 🌸 🌸
2. Irama Berselang-seling
Irama yang dibuat dengan mengulang dua atau lebih unsur secara bergantian.
Contoh:
🔴 🔵 🔴 🔵 🔴 🔵
3. Irama Progresif
Irama yang dibuat melalui perubahan unsur secara bertahap, misalnya ukuran yang semakin besar atau semakin kecil.
Contoh:
● ●● ●●● ●●●●
4. Irama Mengalir
Irama yang memberikan kesan gerak yang mengalir atau berkesinambungan.
Contohnya dapat ditemukan pada:
- gambar ombak;
- garis bergelombang;
- pola daun;
- motif tumbuhan.
E. Perbedaan Keseimbangan dan Irama
| Keseimbangan | Irama |
|---|---|
| Berkaitan dengan kesan seimbang dalam karya | Berkaitan dengan pengulangan unsur |
| Membuat karya tidak terasa berat sebelah | Membuat karya memiliki pola atau kesan gerak |
| Dapat berupa simetris, asimetris, dan radial | Dapat berupa pengulangan, berselang-seling, progresif, dan mengalir |
| Mengatur penyebaran unsur | Mengatur pengulangan unsur |
F. Hubungan Keseimbangan dan Irama
Keseimbangan dan irama dapat digunakan secara bersamaan dalam sebuah karya seni.
Misalnya, ketika membuat motif hias bunga, kita dapat:
- menggunakan bunga yang sama secara berulang untuk menciptakan irama;
- mengatur penyebaran bunga agar bagian kiri dan kanan terlihat seimbang.
Dengan demikian, karya seni akan terlihat lebih indah, teratur, dan harmonis.
G. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Keseimbangan dan irama dapat ditemukan pada berbagai benda di sekitar kita.
Keseimbangan:
- desain rumah;
- bentuk kupu-kupu;
- susunan meja;
- motif kain;
- hiasan dinding.
Irama:
- motif pada kain batik;
- pola lantai;
- susunan ubin;
- motif pada keramik;
- hiasan pagar;
- pola daun dan bunga.
H. Kegiatan Praktik
Membuat Motif Hias dengan Keseimbangan dan Irama
Alat dan Bahan
- kertas gambar;
- pensil;
- penghapus;
- penggaris;
- pensil warna atau krayon.
Langkah-Langkah
- Siapkan kertas gambar.
- Buatlah garis pembatas atau bidang gambar.
- Tentukan bentuk utama, misalnya bunga, daun, lingkaran, atau geometris.
- Buat beberapa bentuk yang diulang untuk menghasilkan irama.
- Susun bentuk-bentuk tersebut agar terlihat seimbang.
- Warnai gambar dengan warna yang harmonis.
- Periksa kembali apakah susunan gambar sudah rapi dan seimbang.
- Berikan nama pada karya yang telah dibuat.
Contoh Ide
Buatlah motif dengan pola:
🌸 🍃 🌸 🍃 🌸 🍃
Pengulangan bunga dan daun menunjukkan irama berselang-seling.
Jika motif tersebut disusun secara teratur pada bidang gambar sehingga kedua sisi terlihat seimbang, maka karya tersebut juga memiliki keseimbangan.
I.Ringkasan
- Keseimbangan adalah pengaturan unsur seni rupa agar karya terlihat seimbang dan harmonis.
- Keseimbangan dapat berupa simetris, asimetris, dan radial.
- Irama adalah pengulangan unsur seni rupa yang teratur atau terencana.
- Irama dapat dibuat melalui pengulangan, pergantian, perubahan ukuran, atau susunan yang mengalir.
- Keseimbangan dan irama dapat membuat karya seni menjadi lebih menarik, teratur, harmonis, dan indah.
- Keduanya dapat diterapkan dalam gambar, motif hias, batik, kerajinan, dan berbagai karya seni rupa lainnya.
J. Latihan Soal
Pilihan Ganda
1. Pengaturan unsur seni rupa agar karya terlihat tidak berat sebelah disebut ....
A. irama
B. keseimbangan
C. tekstur
D. warna
2. Keseimbangan yang bagian kiri dan kanannya sama atau hampir sama disebut keseimbangan ....
A. asimetris
B. radial
C. simetris
D. progresif
3. Pengulangan unsur seni rupa secara teratur disebut ....
A. irama
B. keseimbangan
C. perspektif
D. proporsi
4. Pola 🔴 🔵 🔴 🔵 🔴 🔵 merupakan contoh irama ....
A. berselang-seling
B. radial
C. simetris
D. tidak beraturan
5. Contoh benda yang memiliki keseimbangan simetris adalah ....
A. bentuk kupu-kupu
B. susunan batu yang acak
C. gambar awan yang tidak beraturan
D. garis yang tidak beraturan
Isian Singkat
- Keseimbangan membuat karya seni terlihat ______ dan harmonis.
- Irama dapat dibuat dengan cara ______ unsur-unsur seni rupa.
- Keseimbangan yang sama pada kedua sisi disebut keseimbangan ______.
- Keseimbangan yang tidak sama tetapi tetap terlihat seimbang disebut ______.
- Pengulangan warna, bentuk, atau garis dapat menciptakan ______ dalam karya seni.
Uraian
- Apa yang dimaksud dengan keseimbangan dalam seni rupa?
- Sebutkan tiga jenis keseimbangan!
- Apa yang dimaksud dengan irama dalam karya seni rupa?
- Sebutkan dua contoh irama yang dapat digunakan dalam karya seni!
- Mengapa keseimbangan dan irama penting dalam sebuah karya seni rupa?
K. Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
- B
- C
- A
- A
- A
Isian
- seimbang
- mengulang
- simetris
- asimetris
- irama
Uraian
- Keseimbangan adalah pengaturan unsur-unsur seni rupa agar karya terlihat seimbang, harmonis, dan tidak berat sebelah.
- Keseimbangan simetris, asimetris, dan radial.
- Irama adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa secara teratur atau terencana sehingga menghasilkan pola atau kesan gerak.
- Irama pengulangan dan irama berselang-seling.
- Karena keseimbangan membuat karya terlihat harmonis, sedangkan irama membuat karya terlihat teratur, menarik, dan memiliki kesan gerak.

0 Comments:
Posting Komentar