Selasa, 20 Februari 2024

TEMA 8 SUBTEMA 2 PB 3 DAN 4

By elfida fida - Februari 20, 2024 0 Comments

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI SELASA TANGGAL 20 FEBRUARI 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

A.     TUJUAN PEMBELAJARAN

1.   Dengan menganalisis suatu bacaan, Peserta didik mampu memahami hubungan antara keadaan geografis dan keadaan sosial budaya suatu negara.

2.   Dengan menganalisis infografis, Peserta didik mampu mengidentifikasi kewajiban warga negara terhadap kelestarian lingkungan.

3.   Dengan mencari kata-kata sulit dalam bacaan dan mencari arti kata tersebut, Peserta didik jadi lebih memahami isi dari suatu bacaan.

TEMA 8                             : BUMI

SUBTEMA 2                     : BUMIKU DAN MUSIMNYA

       PEMBELAJARAN            : 1 DAN 2

 

MUATAN IPS (KD. 3.1 DAN 4.1)

HUBUNGAN KONDISI GEOGRAFIS DENGAN KEADAAN DAN BUDAYA NEGARA THAILAND

terletak di Asia Tenggara dan merupakan salah satu anggota ASEAN. Total luas wilayahnya kurang lebih 513.120 kilometer persegi. Negara dengan ibu kota Bangkok ini memiliki letak astronomis di 5º LU - 21º LU dan 97º BT - 106º BT. Thailand termasuk dalam negara terbesar nomor tiga di Asia Tenggara, setelah Indonesia dan Myanmar. Bagaimana karakteristik geografis Thailand? Melansir dari situs Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI), Thailand memiliki panjang perbatasan sekitar 8.031 kilometer. 5.326 kilometer merupakan perbatasan darat, sedangkan 2.705 kilometer merupakan perbatasan laut. Batas wilayah Thailand: Batas sebelah utara: Myanmar dan kota paling utara Laos, yakni Mae Sai di Provinsi Chiang Rai. Batas sebelah selatan: Malaysia dan kota paling selatan di di Teluk Thailand, yakni Betong di Provinsi Yala. Batas sebelah timur: Laos dan Kamboja. Batas sebelah Barat: Myanmar dan Selat Malaka. Baca juga: Thailand, Negara ASEAN yang Tidak Pernah Dijajah Dikutip dari Tourism Thailand, kondisi geografis Thailand terdiri atas daerah pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah serta dataran pesisir di berbagai wilayahnya. Thailand memiliki gunung tertinggi yang berada di daerah sebelah utaranya, yakni Gunung Doi Inthanon dengan ketinggian 2.565 meter di atas permukaan air laut. Tidak hanya itu, Thailand juga memiliki sungai terpanjang di Asia Tenggara, yakni Sungai Mekong. Panjangnya mencapai 4.350 kilometer.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Karakteristik Geografis Thailand", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/08/150925969/karakteristik-geografis-thailand.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

terletak di Asia Tenggara dan merupakan salah satu anggota ASEAN. Total luas wilayahnya kurang lebih 513.120 kilometer persegi. Negara dengan ibu kota Bangkok ini memiliki letak astronomis di 5º LU - 21º LU dan 97º BT - 106º BT. Thailand termasuk dalam negara terbesar nomor tiga di Asia Tenggara, setelah Indonesia dan Myanmar. Bagaimana karakteristik geografis Thailand? Melansir dari situs Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI), Thailand memiliki panjang perbatasan sekitar 8.031 kilometer. 5.326 kilometer merupakan perbatasan darat, sedangkan 2.705 kilometer merupakan perbatasan laut. Batas wilayah Thailand: Batas sebelah utara: Myanmar dan kota paling utara Laos, yakni Mae Sai di Provinsi Chiang Rai. Batas sebelah selatan: Malaysia dan kota paling selatan di di Teluk Thailand, yakni Betong di Provinsi Yala. Batas sebelah timur: Laos dan Kamboja. Batas sebelah Barat: Myanmar dan Selat Malaka. Baca juga: Thailand, Negara ASEAN yang Tidak Pernah Dijajah Dikutip dari Tourism Thailand, kondisi geografis Thailand terdiri atas daerah pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah serta dataran pesisir di berbagai wilayahnya. Thailand memiliki gunung tertinggi yang berada di daerah sebelah utaranya, yakni Gunung Doi Inthanon dengan ketinggian 2.565 meter di atas permukaan air laut. Tidak hanya itu, Thailand juga memiliki sungai terpanjang di Asia Tenggara, yakni Sungai Mekong. Panjangnya mencapai 4.350 kilometer.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Karakteristik Geografis Thailand", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/08/150925969/karakteristik-geografis-thailand.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Di negara Thailand, kebanyakan penduduknya merupakan etnis Thai dan Lao.

Sebagian besar penduduk Thailand memeluk agama Buddha Theravada.

Negara ini memiliki julukan Negeri Gajah Putih. Gajah putih merupakan simbol kerajaan Thailand, teman-teman.

Sehari-hari, penduduk Thailand paling banyak menggunakan bahasa Thailand.

Thailand memiliki kesenian yang terkenal seperti bela diri Muay Thai dan Tari Nora atau Chatri.

Selain itu, Thailand juga merupakan salah satu tujuan wisata yang populer, salah satunya wisata pantai dan pulau-pulaunya.

 

Ilustrasi kondisi geografis dan sosial budaya Thailand 

 

Di negara Thailand, kebanyakan penduduknya merupakan etnis Thai dan Lao.

Sebagian besar penduduk Thailand memeluk agama Buddha Theravada.

Negara ini memiliki julukan Negeri Gajah Putih. Gajah putih merupakan simbol kerajaan Thailand, teman-teman.

Sehari-hari, penduduk Thailand paling banyak menggunakan bahasa Thailand.

Thailand memiliki kesenian yang terkenal seperti bela diri Muay Thai dan Tari Nora atau Chatri.

Selain itu, Thailand juga merupakan salah satu tujuan wisata yang populer, salah satunya wisata pantai dan pulau-pulaunya.

HUBUNGAN KONDISI GEOGRAFIS DENGAN KEADAAN DAN BUDAYA NEGAR SINGAPURA

Singapura juga termasuk negara Asia Tenggara yang bergabung dengan ASEAN.

Negara ini memang kecil, tapi banyak yang bisa kita pelajari dari Singapura.

Teman-teman juga bisa membaca kembali teks informasi mengenai Singapura pada pembelajaran sebelumnya.

Setelah mengingat kembali kita bisa mengerjakan soal pertanyaannya dan menemukan kunci jawabannya.

Sebelum itu, teman-teman perlu membaca informasi mengenai sosial budaya di Singapura seperti berikut ini. Yuk, baca dengan saksama.

Singapura 

Singapura termasuk negara dengan penduduk yang padat. Sebanyak 85% rakyat Singapura tinggal di rumah susun. Penduduknya terdiri atas etnis Tionghoa, Melayu, dan India. Rakyatnya menganut agama Buddha, Islam, Kristen, dan Tao. Penduduknya berbahasa Inggris, Mandarin, Melayu dan Tamil. Rakyat Singapura sangat disiplin dalam masalah kebersihan. Singapura menjadi negara paling bersih di Asia. Singapura banyak dikunjungi para wisatawan. Mereka ingin berbelanja di Singapura.

Kondisi geografis Singapura: 

Singapura adalah negara yang terdiri dari beberapa pulau besar dan kecil. Pulau terbesarnya adalah Pulau Singapura.

Lalu, pulau yang lebih kecil ada Pulau Ubin, Pulau Sentosa, Pulau Ujong, dan lain-lain.

Luas negara Singapura kurang lebih sama dengan Kota Jakarta di Indonesia, yaitu sekitar 664 kilometer per segi.

Jika dilihat dari permukaan geografisnya, Singapura termasuk negara yang datar.

Tapi dibeberapa wilayah juga ada perbukitan yang lebih tinggi daripada wilayah lainnya yang lebih rendah

Kondisi sosial budaya Singapura: 

Singapura mempunyai ciri khas sosial budaya yang berbeda dari negara-negara di wilayah Asia Tenggara.

Masyarakat Singapura dikenal sangat disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan. Negara ini juga termasuk perpenduduk padat dan terdiri dari berbagai etnik.

Karena setidaknya mempunyai penduduk yang terdiri dari etnik Melayu, India, dan Tiongkok.

Makanan khasnya juga hasil akulturasi kebudayaan tersebut, seperti kari, nasi basmati, nasi ayam hainan, dan lain-lain.

Analisis hubungan kondisi geografis dan sosial budaya Singapura: 

Masyarakat yang terdiri dari berbagai macam etnik ternyata bisa disiplinkan oleh peraturan negara yang ketat.

Contohnya, dalam menjaga kebersihan lingkungan. Karena mereka sadar akan negaranya yang kecil dan tidak terlalu banyak mempunyai dataran tinggi.

Dengan menjaga kebersihan lingkungan, maka tidak ada yang namanya penyumbatan saluran air karena sampah.

Karena jika sampai air lebih tinggi daripada daratan, tentu akan menimbulkan bencana besar bagi negara Singapura yang perpenduduk cukup banyak. 

 

Senin, 19 Februari 2024

TEMA 8 SUBTEMA 2 PB 1 DAN 2

By elfida fida - Februari 19, 2024 0 Comments

 

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI SENIN TANGGAL 19 FEBRUARI 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

A.     TUJUAN PEMBELAJARAN

1.      Dengan mencari informasi penting dari bacaan, Peserta didik mampu menyajikannya kembali dalam bentuk ringkasan bacaan.

2.      Dengan melakukan pengamatan tentang gerak bulan, Peserta didik mampu menjelaskan peristiwa rotasi bulan.

3.      Dengan melakukan percobaan tentang kenampakan bulan purnama, Peserta didik mampu memahami pengaruh gerak bulan pada bumi.

4.      Dengan mencari informasi tentang tarian daerah, Peserta didik menjadi lebih mengenal dan memahami jenis-jenis tari kreasi daerah.

TEMA 8                             : BUMIKU

SUBTEMA 2                     : BUMIKU DAN MUSIMNYA

       PEMBELAJARAN            : 1 DAN 2

MUATAN IPA (KD. 3.8 DAN 4.8)

ROTASI BULAN DAN PENGARUH GERAK BULAN PADA BUMI

Ilustrasi Gerakan Bulan. (Foto: https://pixabay.com)

 Bulan merupakan satelit bumi, karena bulan bergerak mengikuti bumi. Bulan memang tidak memancarkan cahaya, tetapi bulan memantulkan cahaya dari matahari ke bumi.

 Sebagai satelit bumi, bulan melakukan dua macam gerakan, yaitu rotasi dan revolusi. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai gerakan bulan: rotasi dan revolusi bulan terhadap bumi.

Gerakan rotasi bulan merupakan perputaran bulan pada porosnya. Untuk satu kali rotasi, bulan membutuhkan waktu 29,5 hari atau 1 bulan. Periode rotasi bulan sama dengan periode revolusi bulan mengelilingi bumi. Akibat dari rotasi bulan adalah bagian permukaan bulan terlihat sama dari bumi.
Berbeda dengan gerakan rotasi, gerakan revolusi bulan merupakan perputaran bulan mengelilingi bumi. Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas VI yang ditulis oleh Tim Tunas Karya Guru (2018: 73), waktu yang dibutuhkan bulan untuk satu kali revolusi sama dengan waktu yang dibutuhkan bulan untuk melakukan rotasi, yaitu 29,5 hari atau 1 bulan. Ketika berevolusi, daerah bulan terkena sinar matahari akan berubah-ubah. Fase perubahan kenampakan bulan ini disebut dengan fase bulan.
Akibat dari revolusi bulan adalah terjadinya pasang naik dan pasang surut air laut. Adapun pasang purnama terjadi ketika bulan purnama dan bulan baru, sedangkan pasang perbani terjadi pada saat bulan separuh.
Selain gerak revolusi bulan mengelilingi bumi, bulan juga berevolusi mengelilingi matahari. Waktu revolusi bulan mengelilingi matahari sama dengan waktu revolusi bumi. Jadi dalam 1 tahun, bulan bergerak 1 kali mengelilingi matahari dan 12 kali mengelilingi bumi. Hal inilah yang menyebabkan ada 12 bulan selama 1 tahun dalam kalender masehi.

Fase bulan atau fase perubahan bentuk (kedudukan) bulan meliputi bulan baru, bulan separuh, bulan purnama, bulan separuh. Selama sebulan, setiap fase tersebut memerlukan waktu 7,5 hari. Demikianlah penjelasan singkat mengenai gerakan bulan: rotasi dan revolusi bulan.

MUATAN SDBP (KD. 3.3 DAN 4. 3)

 MENGENAL TARI KREASI DAERAH

Tari kreasi adalah salah satu bentuk dari seni tari yang berkembang di masyarakat. Dalam tari kreasi akan lebih fokus terhadap hal yang berbeda dari aturan seni tari pada umumnya. Adanya inovasi serta pengembangan di dalam seni tari juga memiliki tujuan agar bisa terlihat lebih modern dan lebih mudah diterima di masyarakat.

Tari kreasi juga memiliki pola-pola yang dikembangkan serta dikreasikan dari tarian yang sudah ada sebelumnya. Baik itu tari tradisional maupun jenis tari lainnya. Tari kreasi juga kerap disebut sebagai bentuk gerakan yang baru dirangkai dari dua perpaduan gerak tari yaitu tari tradisional dan tari klasik.

Meski seni tari kreasi terbuat dari dua perpaduan gerak tari tradisional dan tari klasik. Namun, tari kreasi memiliki perbedaan yang mendasar dari tari tradisional. Tari kreasi tidak memiliki keterikatan terhadap pakem, aturan dan keharuan tertentu seperti yang ada di dalam tari tradisional.

Karakteristik yang dimiliki oleh seni tari kreasi? Baca penjelasan selengkapnya pada ulasan di bawah ini:

  1. Seni tari kreasi lebih banyak mengutamakan gerak hasil dari eksplorasi.
  2. Makna atau pesan yang ada di dalam tari kreasi adalah sebagai bentuk ungkapan ekspresi pribadi.
  3. Seni tari kreasi bisa menunjukkan kebebasan kreativitas secara koreografi.
  4. Seni tari kreasi juga tidak menunjukkan identitas kultural.
  5. Gerakan pada seni tari kreasi lebih luwes dan fleksibel berdasarkan rekaan penarinya.
  6. Dibandingkan dengan seni tari tradisional, waktu pertunjukan pada tari kreasi terbilang lebih singkat.
  7. Penari lebih leluasa dalam membuat rekaan atau gerakan sesuai dengan gaya yang mereka inginkan.

 Salah satu fungsi dari tari kreasi adalah sebagai media atau sarana pertunjukan dan hiburan. Maka dari itu, tari kreasi selain harus disusun dengan baik juga gerakannya harus dipersiapkan dengan baik. Salah salah satu caranya adalah dengan melalui latihan panjang dan juga serius.

Selain itu, adanya tari kreasi juga bisa digunakan sebagai media mengekspresikan diri. Seperti halnya para penulis yang akan menggunakan tulisannya sebagai bentuk pengekspresian perasaan. Sedangkan untuk penari bisa menggunakan gerakan yang ada di dalam tari kreasi sebagai media untuk menuangkan perasaan dan ekspresi dirinya.

Jenis seni tari secara umum berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Tari Rakyat

Tari rakyat adalah salah satu jenis seni tari, yang mana jika diartikan tari rakyat adalah sebuah tarian yang berkembang di lingkungan masyarakat lokal. Dimana seni tari rakyat ini akan terus hidup serta berkembang secara turun-temurun di setiap generasi.

Sebagai contohnya Tari Pendet dari Bali, Tari Serimpi dari Jawa Tengah, Tari Gong dari Kalimantan Timur, Tari Lumense dari Sulawesi Tengah dan lain sebagainya.

2. Tari Klasik

Selanjutnya ada tari klasik yaitu sebuah tari yang berkembang di dalam keraton. Tari klasik juga memiliki pakem atau aturan tertentu serta nilai estetika yang begitu tinggi. Sebagai contohnya adalah Tari Bedhaya dari Surakarta, Tari Lengger dari Wonosobo, Tari Piring dari Sumatera Barat dan Tari Saman dari Aceh.

3. Tari Kreasi Baru

Terakhir ada tari kreasi baru yang memiliki arti sebagai sebuah tari yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman. Meski begitu, dalam tari kreasi tidak akan menghilangkan nilai tradisi seperti pada mestinya. Sebagai contoh tari kreasi baru adalah Tari Nguri dari Sumbawa, Tari Kuntulan dari Jawa Tengah, Tari Merak dari Jawa Barat dan Tari Manuk Rawa dari Bali.

 LATIHAN:

PRAKTEK TARI KREASI DAERAH  YAITU TARI PIRING!

 

Tari kreasi daerah adalah sebuah tarian daerah yang diinovasi atau dikembangkan mengikuti zaman. Setiap tari kreasi daerah tentu memiliki ciri khas masing-masing dari daerah yang dibawanya. Unsur-unsur tari kreasi daerah Untuk membangun terciptanya tari kreasi daerah terdapat empat unsur utama, yaitu: Tema tari Tema tari sangat penting ditentukan terlebih dahulu sebelum melakukan eksplorasi gerak. Sebab, tema merupakan sumber atau hal yang melatarbelakangi penciptaan karya tari. Segala sesuatu yang ada dalam karya tari disesuaikan dengan tema tari tersebut, termasuk gerakannya. bentuk tari kreasi Bentuk karya tari perlu ditentukan sebelum melakukan gerakan. Sebab, bentuk tari akan memengaruhi hasil dari gerakan yang dicari. Eksplorasi bentuk tari tunggal akan berbeda dengan eksplorasi bentuk karya tari berpasangan maupun bentuk karya tari kelompok. Properti Properti merupakan hal yang penting dalam menampilkan tari kreasi daerah agar dapat memasukkan suasana yang lebih dalam. Penggunaan properti tentu sesuai dengan tema yang diangkat. Baca juga: 9 Contoh Tari Tunggal Ciri-ciri tari kreasi daerah Tari kreasi memiliki sejumlah karakteristik atau ciri-ciri tertentu. Berikut

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tari Kreasi Daerah: Unsur, Ciri-ciri, Fungsi, dan Contohnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2022/08/15/190000069/tari-kreasi-daerah--unsur-ciri-ciri-fungsi-dan-contohnya?page=all.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

 

Jumat, 16 Februari 2024

TEMA 8 SUBTEMA 1 PB 5 DAN 6

By elfida fida - Februari 16, 2024 0 Comments

 

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI RABU TANGGAL 16 FEBRUARI 2024



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha VI. A, apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

A.     TUJUAN PEMBELAJARAN

A.     TUJUAN PEMBELAJARAN

1.      Dengan melakukan percobaan tentang revolusi bumi, Peserta didik mampu menjelaskan tentang peristiwa revolusi bumi dan dampaknya pada perubahan musim di bumi.

2.      Dengan menyanyikan lagu “Desaku yang Kucinta”, Peserta didik mampu memahami interval nada dan meningkatkan kepercayaan diri untuk tampil di depan kelas.

3.     Dengan menentukan pokok pikiran dari suatu bacaan, Peserta didik mampu untuk membuat sebuah ringkasan.   

4.  Dengan melakukan diskusi, Peserta didik mampu memahami dampak pelaksanaan kewajiban masyarakat terhadap lingkungan.

TEMA 8                             : BUMIKU

SUBTEMA 1                    : PERBEDAAN WAKTU DAN PENGARUHNYA

       PEMBELAJARAN            : 5 DAN 6

 MUATAN IPA (KD. 3.8 DAN 4.8)

REVOLUSI BUMI DAN PENGARUHNYA

Revolusi Bumi adalah proses perputaran Bumi saat mengelilingi matahari. Dalam satu kali revolusi, Bumi membutuhkan waktu 365,5 hari atau satu tahun. Saat sedang berevolusi, Bumi mengikuti lintasan yang disebut dengan orbit Bumi. 

Peredaran bumi mengelilingi matahari dari barat ke timur berkecepatan 30 km per detik. Sementara itu, panjang lintasan dalam satu putaran adalah 943.000.000 kilometer. Lalu, apa yang terjadi di Bumi saat terjadi revolusi Bumi? Berikut penjelasan tentang revolusi bumi dan pengaruhnya. 

1. Adanya Perbedaan Siang dan Malam 

Dengan adanya pergeseran garis edar matahari, mengakibatkan adanya perubahan waktu siang dan malam. Sehingga perbedaan waktu siang dan malam ini berbeda dari negara satu  dan lainnya. 

2. Pergantian Musim 

Selain perbedaan siang dan malam, revolusi bumi juga menyebabkan terjadinya pergantian musim. Misalnya, di Indonesia sebagai negara tropis memiliki dua musim yakni kemarau dan hujan. Sedangkan di negara belahan dunia lainnya memiliki lima musim yakni musim semi, dingin, hujan, panas, dan gugur. 

3. Terjadi Gerak Semu Tahunan Matahari 

Pada bagian ini, posisi matahari tidak berada di daerah khatulistiwa. Tapi, kadang posisi matahari berada di daerah utara dan selatan khatulistiwa. Diketahui setiap tanggal 21 Maret, matahari berada di daerah khatulistiwa, kemudian bergerak ke utara setelah mencapai 23,5 derajat lintang utara. 

Kemudian pada tanggal 21 Juni matahari seakan bergerak menuju ke khatulistiwa lagi. Sementara itu, pada 23 September, matahari seolah bergerak keselatan dan kembali ke selatan lagi pada tanggal 22 Desember. 

4. Rasi Bintang yang Berbeda 

Revolusi Bumi juga menyebabkan terbentuknya sekumpulan bintang yang membentuk pola tertentu di langit.

 MUATAN SBDP (KD. 3.2 DAN 4.2)

INTERVAL NADA D MAYOR

Tangga nada mayor tersusun oleh delapan not. Skala D mayor memiliki 7 nada yang terdiri dari D-E-F#-G-A-B-C#. Nada yang dinaikkan pada tangga nada D mayor adalah sebagai berikut:
Untuk menaikkan nada pada tangga nada D mayor, kita dapat menambahkan diesis (#) pada nada yang ingin dinaikkan. Misalnya, jika ingin menaikkan nada ke-4 dari tangga nada D mayor (yaitu nada G), itu akan menjadi G#.
Jadi, tangga nada D mayor dengan nada yang dinaikkan adalah sebagai berikut: D- E-F#-G#-A-B-C#.

Nada yang dinaikkan pada tangga nada D mayor adalah E ke F#, yaitu jarak dari seminada (1/2) ke nada (1). Ini menyebabkan nada F naik setengahnya dan menjadi F#.
Dari B, C# beralih dari seminada (1/2) ke nada (1). Ini menyebabkan C naik setengahnya menjadi C#.

Tangga Nada Mayor

Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang mempunyai dua jarak tangga nada, yaitu satu dan setengah. Nada-nada pada piano dan organ termasuk sistem diatonis,
Tangga nada diatonis dibedakan menjadi tangga nada mayor dan tangga nada minor.  berikut adalah penjelasan mengenai tangga nada mayor.
Tangga nada diatonis mayor adalah tangga nada diatonis yang susunan nada-nadanya berjarak 1-1-1/2-1-1-1-1/2. Lagu mayor menggunakan tangga nada mayor, yaitu do- re-mi-fa-so-la-si-do (oktaf) dengan nada dasar (nada awal) 'do'.

Salah satu contoh lagu yang menggunakan tangga nada mayor adalah lagu "Anak Kambing". Ciri-ciri lagu bertangga nada mayor sebagai berikut.
  1. Bersifat riang gembira.
  2. Bersemangat.
  3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C.
  4. Memiliki pola interval: 1,1,2,1,1,1,2.
Terdapat cara untuk mengubah interval musik pada nada D mayor. Contohnya nada yang dinaikkan pada tangga nada D mayor adalah F dan C.

MUATAN PPKN (KD. 3.2 DAN 4.2)

DAMPAK PELAKSANAAN KEWAJIBAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN

Menjaga lingkungan merupakan suatu kewajiban bagi setiap individu. Kesehatan adalah anugerah dari Sang Pencipta dan lingkungan harus tetap dijaga agar kita dan keluarga juga masyarakat sekitar kita terhindar dari penyakit akibat lingkungan kita yang kotor dan tidak bersih. Karena kesehatan adalah hal yang tidak ternilai harganya.

Kebersihan lingkungan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu, sampah, dan bau. Di Indonesia, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan setiap tahunnya terus meningkat.

Kita harus tahu tentang manfaat menjaga kebersihan lingkungan, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk dan sehat.

Manfaat menjaga kebersihan lingkungan antara lain:
1. Terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat.
2. Lingkungan menjadi lebih sejuk.
3. Bebas dari polusi udara.
4. Air menjadi lebih bersih dan aman untuk di minum.
5. Lebih tenang dalam menjalankan aktifitas sehari hari.

LATIHAN SOAL :

Kerjakan soal di buku BUPENA halaman. 27 dan 28... tulis dibuku latihan!


MATEMATIKA

CLASS IV.B SD AL AZHAR 2   ➕ Memahami Soal Cerita Matematika dan Menyelesaikan Masalah Penjumlahan sampai 1.000 Hari/Tanggal:  Jumat, 28 Agu...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea