Rabu, 04 September 2019

By elfida fida - September 04, 2019 0 Comments

Materi Ajar Untuk Hari Kamis Tanggal 05 September 2019.

Materi Ajar IPS

Pengaruh transportasi terhadap perubahan sosial budaya
Diantaranya adalah :
1. Perubahan Tata Nilai
Ketergantungan pada alat transportasi cepat dan ongkos yg terjangkau menjadi kebutuhan hidup se hari2'

2 . Adanya Kesenjangan Sosial
Munculnya berbagai jenis kendaraan mewah, membuat orang kaya semakin jauh, dari masyarakat yang hanya mampu naik kendaraan umum saja

3. Merosot dan Rusaknya Lingkungan Alam
berbagai gas buang yg ditinbulkan oleh banyaknya kendaraan transportasi modern ini , mulai mengganggu lingkungan dan kesehatan masyarakat kecil , serta menaikkan suhu bumi

4. Berkembangnya Kenakalan Remaja dan Kriminalitas
berkembngnya kegitan remaja dengan menggunakan peralatan transportasi buat kebut2an dan meningkatnya angka kriminalitas yang berhubungan dengan peralatan transportasi modern ini.

Materi Ajar SBdp

Menyanyikan Lagu Dengan Memperhatikan Interval Nada

Dalam kegiatan bernyanyi, nada mempunyai peran yang sangat penting. Nada merupakan unsur utama terciptanya lagu yang indah. Pengetahuan tentang nada sangat diperlukan agar dapat menyanyikan lagu dengan tepat dan indah didengar.
Antara nada yang satu dengan lainnya terdapat jarak tertentu yang disebut dengan interval nada. Ada nada yang jaraknya 1/2, 1, 1 1/2, dan 2. Jarak tersebut menenrukan variasi nada dalam lagu.
Tugas siswa menyanyikan lagu daerah "Apuse" dengan cara berkelompok.

Materi Ajar Matematika Tentang Menyebutkan Makna Bilangan Pecahan.

Pengertian Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan adalah bilangan yang terdiri atas dua angka, yakni angka sebagai pembilang dan angka sebagai pembagi atau penyebut. Bilangan pecahan mempunyai bentuk fgj dengan b≠0, dimana a disebut pembilang dan b disebut penyebut.

Jenis-Jenis Bilangan Pecahan

Berikut adalah jenis-jenis bilangan pecahan:

Pecahan Biasa

Pecahan biasa adalah pecahan yang hanya terdiri atas pembilang dan penyebut.
Contoh:
as

Pecahan Campuran

Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari atas pecahan bilangan bulat, pembilang, dan penyebut.
Contoh:
Pecahan Campuran

Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah bilangan yang didapat dari hasil pembagian suatu bilangan dengan 10, 100, 1000 dst. Pecahan desimal biasanya ditandai dengan tanda koma (,).
Contoh:
1. 0,3 = lima persepuluh ⇒ diperoleh dari 3 dibagi 10.
2. 0,50 = lima puluh perseratus ⇒ diperoleh dari lima puluh dibagi seratus
Bulat dan Macam-macamnya (B

Pecahan Persen

Pecahan persen adalah merupakan suatu bilangan yang dibagi seratus.
Contoh:
1. 20% dibaca 20 persen dan nilainya sama dengan 20 per 100 = 0,2
2. 45% dibaca 45 persen dan nilainya sama dengan 45 per 100 = 0,45

Pecahan Permil

Pecahan permil merupakan suatu bilangan yang dibagi seribu.
Contoh:
1. 10‰ dibaca 10 permil dan nilainya sama dengan 10 per 1000 = 0,01
2. 70‰ dibaca 70 permil dan nilainya sama dengan 70 per 1000 = 0,07

Pecahan Senilai

Pecahan dikatakan memiliki nilai yang sama jika pembanding dan penyebut dapat dikali maupun dibagi dengan angka yang sama.
Pecahan Senilai
Contoh:
Pecahan Senilai

Selasa, 03 September 2019

By elfida fida - September 03, 2019 0 Comments

Materi Ajar Untuk Hari Rabu Tanggal 04 September 2019


Penggunaan hak yang bertanggung jawab


Penggunaan hak yang bertanggung jawab harus menyeimbangkan dengan kewajiban yang diemban.
Contohnya adalah :
* menggunakan hak untuk mengusulkan pendapat.

* hak menghargai pendapat orang lain.

*hak untuk kebebasan dalam memilih sesuatu yg baik.

*Kita diberi hak untuk mendapatkan pengajaran/ilmu di sekolah, kewajiban kita yakni membayar administrasi.


Materi Ajar Bahasa Indonesia tentang mengidentifikasi teks eksplanasi dengan menggunakan diagram.


Struktur Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki struktur yang terdiri dari pernyataan umum, dilanjutkan dengan urutan sebab akibat dan diakhiri dengan interpretasi. Untuk leboh memahami lagi mengenai struktur tersebut silahkan simak uraian berikut ini.
  1. Pernyataan Umum, Berisi tentang penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya. Penjelasan umum yang dituliskan dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, dan bagaimana proses peristiwa alam tersebut bisa terjadi.

  2. Deretan Penjelas,Berisi tentang penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta dan bisa terdiri lebih dari satu paragraf. Deretan penjelas mendeskripsikan dan merincikan penyebab dan akibat dari sebuah bencana alam yang terjadi.

  3. Interpretasi (Opsional), Teks penutup yang bersifat pilihan; bukan keharusan. Teks penutup yang dimaksud adalah, teks yang merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas. Opsionalnya dapat berupa tanggapan maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut (Mahsun,
Contoh teks ekplanasi :

Tsunami

Tsunami adalah istilah yang berasal dari bahasa Jepang, terdiri dari dua kata “tsu”dan “nami”, yang masing-masing berarti “pelabuhan” dan “gelombang”. Sedangkan, ilmuwan mengartikannya sebagai “gelombang pasang” (tidal wave) atau gelombang laut akibat gempa (seismic sea waves). Tsunami adalah gelombang laut besar yang datang dengan cepat dan tiba-tiba menerjang kawasan pantai. Gelombang tersebut terbentuk akibat dari aktvitas gempa atau gunung merapi yang meletus di bawah laut. Besarnya gelombang tsunami menyebabkan banjir dan kerusakan ketika menghantam daratan pantai.

Pembentukan tsunami terjadi saat dasar laut permukaannya naik turun di sepanjang patahan selama gempa berlangsung. Patahan tersebut mengakibatkan terganggunya keseimbangan air laut. Patahan yang besar akan menghasilkan tenaga gelombang yang besar pula. Beberapa saat setelah terjadi gempa, air lalu surut. Setelah surut, air laut kembali ke arah daratan dalam bentuk gelombang besar. Selain itu, pembentukan tsunami juga disebabkan oleh letusan gunung merapi di dasar lautan. Letusan tersebut menyebabkan tingginya pergerakan air laut atau perairan disekitarnya. Semakin besar tsunami, makin besar pula banjir atau kerusakan yang terjadi saat menghantam pantai.

Kecepatan gelombang tsunami lebih besar dari gelombang normal pada umumnya, yakni dapat melaju hingga 700 Km/Jam, hampir setara dengan laju pesawat terbang. Kecepatan tersebut akan menurun saat gelombang tsunami memasuki lautan dangkal, tetapi tinggi gelombang justru semakin bertambah. Tinggi gelombang tsunami umumnya 50 sampai 100 meter dan menyebar ke segala arah. Selain itu, ketinggian gelombang tsunami dipengaruhi juga oleh bentuk pantai dan kedalamannya. Gempa bumi di dasar lautan sangat berpotensi untuk menciptakan tsunami yang berbahaya bagi manusia.

Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami tersebut menghantam permukiman penduduk sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. Selain itu, tidak semua letusan gunung merapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami.
Keterangan: 
  • Pernyataan umum = Paragraf 1
  • Deretan Penjelasan (isi) = Paragraf 2 dan 3
  • Interpretasi (Penutup) = Paragraf 4


Materi Ajar Matematika tenang operasi hitung campuran


Soal Cerita Operasi Hitung Campuran

1. Seorang pedagang telur mula-mula mempunyai 120 butir, kemudian dijual sebanyak 75 butir. Pedagang membeli lagi sebanyak 65 butir, Berapa butir telur pedagang sekarang?
Jawab: .......................................................................................................................................................
....................................................................................2. Suhu di suatu daerah 5°C di bawah nol. Pada malam hari suhu turun 3°C. Menjelang pagi hari suhu turun lagi 3°C. Berapa suhu daerah itu sekarang?Jawab: ............................................................................................................................................................................................................................................

3. Ayu membeli 5 kotak bolpoin. Setiap kotak berisi 12 bolpoin. Bolpoin itu diberikan kepada adiknya 5 buah. Sisanya akan dibagikan kepada 5 temannya. Berapa bolpoin yang diterima masing-masing teman Ayu?
Jawab: .......................................................................................................................................................
.....................................................................................

4. Seorang turis menyelam hingga 68 meter di bawah permukaan laut. Kemudian turis itu naik setinggi 25 meter. Berada pada posisi berapakah turis itu dari permukaan laut saat ini?
Jawab: .......................................................................................................................................................
.....................................................................................

5. Seorang pilot pesawat tempur mula-mula diperintahkan membawa pesawatnya 450 km ke arah barat dari kota Jakarta kemudian diperintah membalik ke timur 428 km jauh dari kota Jakarta. Ke mana arah pesawat itu sekarang? Berapa jauh dari kota Jakarta?
Jawab: .......................................................................................................................................................
.....................................................................................

Senin, 02 September 2019

By elfida fida - September 02, 2019 0 Comments
Matero Ajar Untuk Hari Selasa Tanggal 03 September 2019

Materi Ajar PPKn Tentang Hak di Rumah,di Sekolah,di Masyarakat


Hak adalah segala
sesuatu yang semestinya kita peroleh dari orang lain, sedangkan kewajiban
adalah segala sesuatu yang semestinya kita berikan kepada orang lain guna
menghormati hak orang lain.


Dalam pelaksanaanya, Hak dan Kewajiban
harus dijalankan dengan seimbang, hal ini bertujuan agar terjadi ikatan
kesinambungan antar individu yang satu dengan individu yang lain, sehingga akan
terciptanya hubungan timbal balik yang positif dan terwujudnya keselarasan yang
harmonis antar umat manusia, disisi yang lain hal ini juga dapat memicu
terciptanya persatuan dan kesatuan ditengah – tengah kehidupan berbangsa dan
bernegara.


Contoh Hak di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat :

(Lingkungan Keluarga)

A. Mendapatkan kasih sayang dari anggota keluarga.
 
B.Menerima nafkah baik dengan bentuk sandang, pangan, maupun
papan.
 
C.Terhindar dari kekerasan rumah tangga.

(Lingkungan Sekolah)

A. Mendapatkan pengajaran yang baik dan beretika.
 
B. Terhindar dari perilaku yang tidak menyenangkan seperti
bullying.

C. Mendapatkan penghormatan baik sebagai guru maupun murid.

(Lingkungan Masyarakat)

A. Mendapat kebebasan dalam menentukan kepercayaan dan tata cara
beribadah.

B. Mendapatkan haknya dalam menyampaikan pendapat.

C. Mendapat hak untuk senantiasa dihormati layaknya manusia pada
umumnya.

Contoh
Kewajiban di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat :

 (Lingkungan Keluarga)

A. Mentaati peraturan yang berlaku di Keluarga.

B. Menghormati hak setiap anggota keluarga.

C. Memuliakan dan menghargai kedua orangtua.

(Lingkungan Sekolah)

A. Mengikuti pembelajaran sesuai dengan etika dan peraturan yang
berlaku.

B. Menghormati setiap komponen sekolah baik antar sesama murid,
pengurus kebun, penjual kantin, hingga guru.

C. Menjalankan kewajiban piket maupun mengerjakan tugas rumah
sebaik mungkin.

 (Lingkungan Masyarakat)

A. Memberikan kebebasan kepada orang lain untuk memeluk keyakinan
dan cara beribadahnya.

B. Menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik mungkin.

C. Saling menjaga keamanan dan ketentraman.


Materi Matematika

Soal Cerita Operasi Hitung Campuran


  1. Suhu udara kota Tokyo 6° C. Suhu udara di kutub utara 15° C lebih rendah darpada suhu di kota Tokyo. Suhu udara di kutub utara adalah....
Pembahasan : 6 - 15 = -9, Jadi suhu di kutub utara -9° C.
  1. Suahu udara di suatu tempat pada siang hari adalah 32° C. Suhu udara pada malam hari 23° C. Perbedaan suhu udara siang dan malam di tempat tersebut adalah....
Pembahasan : Selisih berarti nilai yang besar dikurangi yang kecil = 32-23 = 9°C
  1. Pada suatu percobaan seorang ilmuwan menurunkan suhu ruangan sebesar 25° C Jika suhu ruangan mula-mula 20° C maka suhu ruangan sekarang adalah....
Pembahasan : 20 - 25 = -5°C
  1. Dalam kulkas ada bagian pendingin dan bagian pembeku. Suhu udara pada bagian pendingin 12°C, sedangkan pada bagian pembeku -6°C. Selisih suhu antara kedua bagian tersebut adalah....
Pembahasan : 12-(-6) = 12 + 6 = 18 °C
  1. Segelas air suhunya 20°C. Setelah diberi es suhunya turun 8°C. Pada saat es sudah mencair suhunya naik 3 °C. Suhu akhr air tesebut yaitu....
Pembahasan : 20 - 8 + 3 = 12 + 3 = 15 °C
  1. Dita mengerjakan soal ujian. Dita mendapat nilai 84, sedangkan dari jawaban yang salah Dita mendapat nilai -18. Oleh karena suatu hal nilai siswa dikurangi 8. Nilai yang diperoleh Dita adalah....
Pembahasan : 84 +(-18) - 8 = 66 - 8 = 58
  1. Suatu tim akan mendapat nilai 3 jika menang, -1 jika kalah. Suatu tim telah mendapat nilai 12, kemudian tim tersebut bertanding lagi dengan hasil sekali menang dan 5 kali kalah. Nilai akhir tim tersebut adalah....
Pembahasan :
Nilai awal = 12, Hasil menang = 1 x 3 = 3, hasil kalah 5 x (-1) = -5
Nilai akhir = 12 + 3 -5 = 15 - 5 = 10 
  1. Suhu di dalam kamar pendingin -2°C. Suhu di dalam ruangan 23°C. Selisih suhu kamar pendingin dengan suhu ruangan adalah ....
Pembahasan :23-(-2) = 23 + 2 = 25 °C
  1. Diketahui suhu kota Jakarta 37°C. Suhu di kota Moskow, Rusia -5°C. Perbedaan suhu kedua kota tersebut adalah....
Pembahasan : 37-(-5) = 37 + 5 = 42 °C
  1. Suatu tim akan mendapat nilai 3 jika menang, -1 jika kalah dan 0 jika bermain seri. Jika suatu tim main 10 kali, menang 2 kali dan kalah 4 kali maka nilai tim tersebut adalah....
Pembahasan : Main 10 kali = 2 kali menang, 4 kali kalah, dan 4 kali seri, Nilai 2 x 3 + 4 x(-1 ) + 4 x 0 = 6 - 4 + 0 = 2



Minggu, 01 September 2019

By elfida fida - September 01, 2019 0 Comments

Materi Ajar Untuk Hari Senin Tanggal 02 September 2019

Materi Ajar IPA

RANGKAIAN LISTRIK

Rangkaian listrik adalah sebuah jalur atau rangkaian sehingga elektron dapat mengalir dari sumber voltase atau arus listrik. Proses perpindahan elektron inilah yang kita kenal sebagai listrik.
Elektron dapat mengalir pada material penghantar arus listrik yakni konduktor. Oleh karena itu kabel dipakai pada rangkaian listrik karena kabel terbuat dari tembaga yang dapat menghantarkan arus listrik. Tempat dimana elektronmasuk ke dalam rangkaian listrik dinamakan dengan sumber listrik. Setiap benda yang memakai listrik untuk penggunaannya disebut sebagai beban listrik.

Pada gambar dibawah, lampu merupakan beban listrik dan sumber listrik berasal dari baterai; listrik mengalir melalui kabel dan sakelar berfungsi untuk memutus atau menyambungkan aliran listrik. Untuk menggambar rangkaian listrik, kita harus menyederhanakan gambar seperti pada contoh dibawah dari gambar A menjadi gambar B.
rangkaian listrik gambar
Benda apapun dapat menjadi beban listrik, oleh karena itu simbol universal untuk beban listrik adalah hambatan (resistor). Jadi, simbol lampu pada rangkaian diatas dapat diganti menjadi simbol hambatan seperti pada gambar dibawah.
beban hambatan listrik
Terdapat dua tipe rangkaian yaitu: rangkaian seri dan rangkaian paralel. Rangkaian seri dan paralel dapat dikombinasikan sehingga menjadi rangkaian kombinasi atau gabungan.

Rangkaian Seri

Rangkaian seri merupakan sebuah rangkaian listrik yang komponennya disusun secara berderetan hanya melalui satu jalur aliran listrik. Contohnya adalah sebuah rangkaian yang memiliki dua resistor, tapi hanya terdapat satu jalur kabel untuk mengalirkan listrik seperti pada gambar dibawah ini.
gambar rangkaian seri
Pada rangkaian seri, arus listrik yang mengalir besarnya sama tiap elemen dan dirumuskan dengan:
I_{masuk} = I_1 = I_2 = I_3 = \cdots = I_n = I_{keluar}
Total hambatan resistor pada rangkaian seri merupakan penjumlahan masing-masing hambatannya yang dirumuskan dengan:
R_{seri} = R_1 + R_2 + R_3 + \cdots + R_n

Materi Ajar Bahasa Indonesia

TEKS EKSPLANASI

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan juga lainnya bisa terjadi. Sebuah peristiwa baik peristiwa alam maupun sosial yang terjadi disekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat serta juga proses.

Kejadian atau peristiwa yang terjadi disekitar kita pantas nya tidak hanya kita amati serta dirasakan saja, tetapi sekaligus digunakan sebagai pembelajaran. Mengapa kejadian itu bisa terjadi serta juga bagaimana bisa terjadi peristiwa atau kejadian seperti itu.

Tujuan Teks eksplanasi

Setelah mengerti mengenai pengertian dari teks eksplanasi ini, lantas apa tujuan dari teks eksplanasi ini. Dibawah ini merupakan tujuan dari Teks eksplanasi diantaranya sebagai berikut ::
  1. Menjelaskan fenomena yang terjadi
  2. Menjelaskan sebab-akibat suatu peristiwa

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

untuk membedakan teks eksplanasi dengan jenis teks lain ini cukup mudah.  Dikarenakan teks eksplanasi ini mempunyai ciri-ciri yang sangat khusus. Ciri-cirinya diantaranya sebagai berikut:
  1. Strukturnya itu terdiri dari penyataan umum, urutan sebab akibat, serta juga interpretasi.
  2. Informasi yang dimuat itu dengan berdasarkan fakta (faktual).
  3. Faktual tersebut memuat informasi yang sifatanya itu ilmiah/keilmuan, contohnya seperti sains.
  4. Sifatnya itu informatif serta tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk bisaa percaya terhadap hal yang dibahas.
  5. Memiliki / menggunakan sequence markers. contohnya pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya. Bisa juga dengan menggunakan: pertama, berikutnya, terakhir.
  6. Artikel pendukung: Contoh seperti Teks Eksplanasi Sosial Beserta Strukturnya.

Struktur Teks Eksplanasi

Seperti yang menjadi ciri daari teks eksplanasi yang dijelaskan diataass, teks ini mempunyai 3 struktur yang membentuk supaya menjadi satu kesatuan yang utuh. Strukturnya teks eksplanasi diantaranya sebagai berikut:
  • Pernyataan umum
    berisikan pernyataan umum mengenai/tentang topik yang akan dijelaskan pada proses proses terjadinya/proses keberadaan.
  • Urutan Sebab Akibat
    berisi mengenai atau tentang detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan dengan secara urut atau bertahap dari yang paling awal sampai akhir.
  • Interpretasi
    berisi tentang atau mengenai kesimpulan dari  topik yang telah dijelaskan.

Materi IPS

Penemua Baru Membawa Perubahan Sosial Budaya Di Masyarakat

Faktor-Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya :

Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan lain dapat menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada. b)Sistem Pendidikan Formal yang MajuPendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia, terutama membuka pikiran dan mem-biasakan berpola pikir ilmiah, rasional, dan objektif. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak. c)Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi, sehingga masyarakat akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain. d)Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar hukum atau merupakan tindak pidana, dapat merupakan cikal bakal terjadinya perubahan sosial budaya.Untuk itu, toleransi dapat diberikan agarsemakin tercipta hal-hal baru yang kreatif. e)Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification ) Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. 

Kamis, 29 Agustus 2019

By elfida fida - Agustus 29, 2019 3 Comments
Materi Pelajaran Untuk Hari Jumat Tanggal 30 Agustis 2019

Materi Ajar PPKn
Cara Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Pada Masa Kemerdekaan

Cara mempertahankan persatuan dan kesatuan pada masa kemerdekaan adalah :
1. Dengan menghormati dan menghargai perbedaan suku, agama,dan ras di indonesia,

2. Menyelsaikan masalah dengan bermusyawarah.


3. Menjalin tali persaudaraan.


4. Tidak mudah terpancing oleh pihak pihak yang ingin memecah belah Indonesia.

Muatan Bahasa Indonesia
Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku

Kata baku adalah kata yang sesuai dengan ejaan kaidah bahasa Indonesia. Sedangkan kata tidak baku adalah kata yang tidak sesuai dengan ejaan kaidah bahasa Indonesia. Kaidah bahasa Indonesia ini lebih dikenal sebagai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Selain itu, kamus bahasa Indonesia juga menjadi salah satu rujukan dalam penentuan baku atau tidaknya suatu kata.
Kata baku sering digunakan pada kalimat resmi ataupun percakapan resmi, misalnya pada pidato atau ketika berbicara kepada orang yang lebih dihormati. Kata tidak baku lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, misalnya dengan teman atau anggota keluarga. Kata tidak baku dapat dikenali salah satunya dari penulisannya.
Fungsi Kata Baku dan Tidak Baku
Kata baku bukan hanya ditujukan agar pembicaraan atau penulisan menjadi lebih resmi, akan tetapi terdapat fungsi lain. Fungsi kata baku dalam bahasa antara lain:
1. Pemersatu
Pemakaian kata baku penting diterapkan di seluruh wilayah Indonesia yang berupa kepulauan. Hal ini dapat membuat bahasa menjadi salah satu alat pemersatu beragam kelompok. Kekhasan dialek bahasa pada masing-masing kelompok dapat dipersatukan dengan bahasa baku sehingga menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa Indonesia.
2. Pemberi kekhasan
Penggunaan bahasa baku menjadi pembeda dari bahasa yang lain. Dengan itu penerapan kata atau bahasa baku dapat memperkuat rasa kepribadian nasional masyarakat Indoensia.
3. Pembawa Wibawa
Penggunaan kata baku dalam bahasa Indonesia dapat memperlihatkan kewibawaan masyarakat Indonesia itu sendiri. Masyarakat yang bertutur kata dengan baik dan benar akan memperoleh wibawa dan kehormatan di mata orang lain. Dan pada akhirnya dapat membuat orang lain kagum atas bahasa Indonesia.
4. Kerangka Acuan
Kaidah dalam penggunaan kata baku menjadi tolak ukur tentang benar atau tidaknya pemakaian dan penerapan bahasa seseorang.
Fungsi kata baku lebih berkaitan dengan urusan yang berkaitan dengan bangsa, sedangkan kata tidak baku mempunyai fungsi dalam area yang lebih kecil. Kata tidak baku berfungsi dalam menciptakan kenyamanan, keakraban, dan suasana santai ketika bercengkerama atau berkomunikasi dengan keluarga dan teman.
Ciri ciri Kata Baku dan Tidak Baku
Beberapa penentuan kata baku dapat dilihat dari ciri-cirinya. Ciri ciri kata baku antara lain:
  1. Kata baku tidak dapat berubah setiap saat
  2. Tidak terpengaruh bahasa daerah
  3. Bukan bahasa percakapan sehari-hari
  4. Tidak terpengaruh bahasa asing
  5. Penggunaan kata baku sesuai dengan konteks di dalam kalimat
  6. Kata baku tidak mempunyai arti yang rancu
  7. Kata baku tidak mengandung arti pleonasme (lebih dari apa yang diperlukan)
  8. Pemakaian imbuhan pada kata baku secara eksplisit
Ciri-ciri kata tidak baku antara lain:

  1. Dapat terpengaruh bahasa daerah atau bahasa asing
  2. Terpengaruh oleh perkembangan zaman
  3. Digunakan pada percakapan santai
  4. Dapat dibuat oleh siapa saja sesuai keinginannya

MATEMATIKA

CLASS IV.B SD AL AZHAR 2   ➕ Memahami Soal Cerita Matematika dan Menyelesaikan Masalah Penjumlahan sampai 1.000 Hari/Tanggal:  Jumat, 28 Agu...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea