Selasa, 18 Agustus 2026

IPAS, P PANCASILA,SENI RUPA

By elfida fida - Agustus 18, 2026

 CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2

 

IDENTITAS DIRI:

        HARI/TANGGAL                  : RABU/ 19 AGUSTUS 2026

A.         NAMA                            : ELFIDA, S.Pd

           FASE/ KELAS                    : B/ IV.B

B.         MAPEL                          : IPAS

C.        

Tabik Pun 🙏 

Goog morning mylovely students. How are you.

Hopely you are healthy and happiness

Welcome to our class 4B. Let's study together and success together.

Apersepsi:

Guru mengulas pembelajaran sebelumnya tentang gaya dorong dan gaya tarik.

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT kepada peserta didik: (Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME)

Ayat Al-Qur'an: Surah Al-Hajj ayat 65

Allah menahan benda-benda langit agar tidak jatuh ke bumi, kecuali dengan izin-Nya.

Kaitan dengan materi: Ayat ini berkaitan dengan gaya gravitasi, yaitu gaya tarik bumi yang menjaga segala sesuatu tetap berada di tempatnya dan tidak melayang. Allah SWT mengatur keseimbangan alam semesta melalui berbagai gaya yang tidak dapat kita lihat namun dapat kita rasakan pengaruhnya.

CAPAIAN PEMBELAJARAN IPAS:

Pemahaman IPAS

Menjelaskan bentuk dan fungsi pancaindra; menganalisis siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menyimpulkan proses perubahan wujud zat; menjelaskan sumber dan bentuk energi, serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari; membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital; mengklasifikasikan ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat, ragam budaya serta upaya untuk melestarikannya; menganalisis sejarah masyarakat di lingkungan tempat tinggal; menjelaskan nilai mata uang dan fungsinya, serta cara mengelola keuangan secara bijak


TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat mengenal pengertian gaya  dan jenis gaya dengan baik.

MATERI POKOK                     : Mengenal Jenis-jenis Gaya:Gaya Otot,Gaya Gesek, Gaya Magnet, Gaya Gravitasi
 
MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Discovery Learning

MEDIA PEMBELAJARAN            : LCD, Video,Benda di Sekitar

MATERI AJAR

Gaya dibagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan perlu atau tidaknya sentuhan fisik:

    Gaya Sentuh: Gaya yang bekerja saat terjadi sentuhan/kontak fisik langsung antara dua benda (Gaya Otot dan Gaya Gesek).

    Gaya Tak Sentuh: Gaya yang dapat bekerja tanpa harus menyentuh objek secara langsung (Gaya Magnet dan Gaya Gravitasi).

1. Gaya Otot (Gaya Sentuh)

Pengertian: Gaya yang dihasilkan oleh kontraksi otot tubuh manusia atau hewan.

Sifat: Memerlukan dorongan atau tarikan langsung menggunakan kekuatan tubuh.


2. Gaya Gesek (Gaya Sentuh)

Pengertian: Gaya yang timbul akibat gesekan antara dua permukaan benda yang saling bersentuhan.

Sifat: Arah gaya gesek selalu berlawanan dengan arah gerak benda. Semakin kasar permukaan benda, semakin besar gaya geseknya.


  • Manfaat & Pengaruhnya:

    • Menghentikan benda: Digunakan pada sistem rem kendaraan.

    • Mencegah terpeleset: Sol sepatu yang bergerigi menciptakan gaya gesek dengan lantai agar kita tidak licin saat berjalan.

3. Gaya Magnet (Gaya Tak Sentuh)

Pengertian: Gaya tarik atau gaya tolak yang dihasilkan oleh magnet terhadap benda-benda yang bersifat magnetis (terbuat dari besi, baja, atau nikel).

Sifat: Dapat menarik benda magnetis dari jarak tertentu tanpa harus menempel terlebih dahulu.


  • Manfaat dalam kehidupan:

    • Menempelkan hiasan pada pintu kulkas.

    • Menunjukkan arah mata angin pada jarum kompas.

    • Mengangkat benda besi tua berukuran besar di tempat penampungan logam.

4. Gaya Gravitasi (Gaya Tak Sentuh)

Pengertian: Gaya tarik alami bumi yang menarik semua benda di sekitar permukaan bumi menuju ke pusat bumi.

Sifat: Menyebabkan semua benda yang dilempar ke atas pasti akan jatuh kembali ke bawah.


Manfaat dalam kehidupan:

  • Menjaga manusia, kendaraan, dan benda-benda tetap memijak di bumi (tidak melayang-layang di udara).

  • Menjaga atmosfer dan air laut tetap berada di permukaan bumi.

Latihan Soal & Pembahasan

Soal 1

Saat kamu menghentikan sepeda yang sedang melaju cepat dengan cara menarik tuas rem, jenis gaya apa saja yang bekerja?

  • Jawaban:

    1. Gaya Otot: Tangan kita menggunakan otot untuk menarik tuas rem.

    2. Gaya Gesek: Karet rem bergesekan dengan velg roda, serta ban sepeda bergesekan dengan aspal sehingga sepeda berhenti.

Soal 2

Mengapa benda yang berada di luar angkasa (seperti astronot) bisa melayang-layang, sedangkan di bumi kita bisa berdiri tegak?

  • Jawaban: Karena di luar angkasa tidak ada gaya gravitasi (atau gravitasinya sangat kecil), sedangkan di bumi terdapat gaya gravitasi yang kuat yang menarik tubuh kita menuju ke pusat bumi.

KESIMPULAN:
Berdasarkan sentuhan fisiknya, 4 jenis gaya ini dibagi menjadi 2 kelompok:
Gaya Sentuh (Memerlukan kontak fisik langsung):
1. Gaya Otot: Berasal dari otot tubuh manusia/hewan (Contoh: Mendorong meja, menendang bola).
2. Gaya Gesek: Timbul akibat 2 permukaan benda saling bergesekan (Contoh: Mengerem sepeda, telapak sepatu pada lantai).
Gaya Tak Sentuh (Bekerja tanpa perlu sentuhan langsung):
3. Gaya Magnet: Tarikan atau tolakan dari magnet pada benda bermaterial besi/baja (Contoh: Hiasan pintu kulkas, jarum kompas).
4. Gaya Gravitasi: Tarikan alami bumi yang menarik benda menuju pusat bumi (Contoh: Buah jatuh dari pohon, manusia bisa memijak tanah).

CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI RUPA

Mengalami (Experiencing)

Mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain pada karya seni di sekitar.


MATERI POKOK                      : Unsur Seni Rupa dan Prinsip Desain (Perbaikan dan Remedial)

MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Penugasan

MEDIA PEMBELAJARAN            : Soal-soal

MATERI AJAR

Pengertian Unsur-Unsur Rupa

Unsur-unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni rupa. Seperti huruf yang membentuk kata, unsur-unsur rupa membentuk gambar atau karya seni sehingga menjadi indah dan bermakna.


Macam-Macam Unsur Rupa

1. Titik

Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana.

Titik dapat dibuat menggunakan pensil, spidol, kuas, atau alat lainnya.

Contoh

  • Titik hujan
  • Titik pada motif batik
  • Bintang-bintang di langit

Fungsi titik:

  • Membentuk garis.
  • Memberikan tekstur.
  • Menjadi pusat perhatian pada gambar.

2. Garis

Garis adalah kumpulan titik yang saling berhubungan.

Jenis-jenis garis

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis zigzag
  • Garis bergelombang
  • Garis putus-putus

Fungsi garis:

  • Membatasi bentuk.
  • Menunjukkan arah.
  • Memberi kesan gerak.

3. Bentuk (Shape)

Bentuk adalah hasil pertemuan beberapa garis.

Contoh bentuk

  • Lingkaran
  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga
  • Oval

Bentuk dapat dibedakan menjadi:

  • Bentuk geometris, seperti lingkaran dan persegi.
  • Bentuk organik, seperti daun, awan, bunga, atau hewan.

4. Bidang

Bidang merupakan bentuk yang memiliki panjang dan lebar.

Contohnya:

  • Permukaan meja
  • Kertas gambar
  • Layang-layang
  • Daun

Bidang dapat berupa:

  • Bidang geometris
  • Bidang tidak beraturan

5. Warna

Warna membuat karya menjadi lebih menarik.

Jenis warna

Warna Primer

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

Warna Sekunder

Campuran dua warna primer.

Contoh:

  • Merah + Kuning = Jingga
  • Kuning + Biru = Hijau
  • Merah + Biru = Ungu

Warna Tersier

Campuran warna primer dan sekunder.


6. Tekstur

Tekstur adalah keadaan permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau diraba.

Contoh tekstur

  • Kasar (batu, kulit pohon)
  • Halus (kaca, kain sutra)
  • Licin
  • Berbulu

Tekstur membuat karya terlihat lebih nyata.


7. Ruang

Ruang adalah kesan luas atau kedalaman pada sebuah karya.

Contoh:

  • Gambar jalan yang tampak jauh.
  • Gambar gunung di belakang rumah.

Pada karya dua dimensi, ruang hanya berupa kesan.

Pada karya tiga dimensi, ruang benar-benar memiliki panjang, lebar, dan tinggi.


Contoh Unsur Rupa dalam Kehidupan Sehari-hari

BendaUnsur Rupa yang Terlihat
BungaWarna, garis, bentuk
BolaBentuk, warna
RumahGaris, bidang, bentuk
PohonGaris, tekstur, warna
PelangiWarna

Langkah-Langkah Mengamati Unsur Rupa

  1. Amati sebuah gambar.
  2. Perhatikan garis yang digunakan.
  3. Amati bentuk-bentuknya.
  4. Sebutkan warna yang terlihat.
  5. Perhatikan teksturnya.
  6. Tentukan unsur rupa yang paling menonjol.

A. Apa itu Prinsip Desain?

Prinsip desain adalah aturan atau pedoman yang digunakan agar sebuah karya seni atau benda tampak menarik, rapi, dan nyaman dilihat. Prinsip desain membantu seseorang menyusun bentuk, warna, garis, dan ruang sehingga menghasilkan karya yang indah dan memiliki fungsi yang baik.

Prinsip desain tidak hanya terdapat pada lukisan atau kerajinan, tetapi juga dapat ditemukan pada berbagai benda di sekitar, seperti tas, buku, pakaian, meja, kursi, kemasan makanan, dan taman.

B. Jenis-Jenis Prinsip Desain

1. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan adalah susunan bagian-bagian suatu benda sehingga terlihat serasi dan tidak berat sebelah.

Contoh:

  • Dua pot bunga diletakkan di kanan dan kiri pintu.
  • Gambar kupu-kupu memiliki sayap kanan dan kiri yang seimbang.

2. Kesatuan (Unity)

Kesatuan berarti semua bagian dalam suatu karya saling mendukung sehingga terlihat sebagai satu kesatuan.

Contoh:

  • Warna dan bentuk pada kemasan makanan saling cocok.
  • Seragam sekolah memiliki warna dan model yang sama.

3. Irama (Rhythm)

Irama adalah pengulangan bentuk, warna, atau garis yang teratur sehingga menciptakan kesan bergerak.

Contoh:

  • Motif batik.
  • Pagar dengan bentuk yang berulang.

4. Penekanan (Emphasis)

Penekanan adalah bagian yang dibuat lebih menonjol sehingga menjadi pusat perhatian.

Contoh:

  • Judul buku dicetak lebih besar daripada isi.
  • Logo pada kemasan dibuat lebih mencolok.

C. Mengenal Prinsip Desain melalui Pengamatan

Amatilah benda-benda di sekitar kelas atau rumah.

Contoh benda:

  • Tas sekolah
  • Tempat pensil
  • Buku tulis
  • Botol minum
  • Kursi
  • Lemari

Perhatikan:

  • Apa warna yang digunakan?
  • Apakah bentuknya seimbang?
  • Bagian mana yang paling menarik perhatian?
  • Apakah seluruh bagian tampak serasi?
Berikut video pembelajaran dan silahkan ananda simak dengan baik:



KESIMPULAN:

1. Analogi Dasar

Unsur Seni Rupa adalah "bahan bangunan" (elemen fisik visual), sedangkan Prinsip Desain adalah "cara merancang/arsitekrurnya" (aturan menyusun bahan agar menjadi karya yang indah).

2. Peta Unsur Seni Rupa (8 Elemen)

  1. Titik: Unsur paling dasar dan terkecil.

  2. Garis: Goresan atau batas pembentuk (lurus, lengkung, zig-zag).

  3. Bidang: Bentuk 2D yang memiliki panjang dan lebar.

  4. Bentuk (Bangun): Bentuk 3D yang memiliki volume/kedalaman.

  5. Ruang: Kesan kedalaman (nyata pada 3D, semu/ilusi pada 2D).

  6. Warna: Memberikan karakter dan suasana (primer, sekunder, tersier).

  7. Tekstur: Nilai raba permukaan benda (kasar, halus, nyata, semu).

  8. Gelap Terang: Pencahayaan yang memberi kesan volume 3D dan kedalaman.

3. Peta Prinsip Desain (6 Kaidah Utama)

  1. Keseimbangan (Balance): Bobot visual karya (simetris, asimetris, radial).

  2. Kesatuan (Unity): Keterpaduan antar unsur sehingga menjadi satu karya yang utuh.

  3. Irama (Rhythm): Pengulangan unsur secara teratur yang memberi kesan gerak.

  4. Penekanan (Emphasis): Pusat perhatian utama (focal point) dalam karya.

  5. Proporsi (Proportion): Perbandingan ukuran antar bagian agar terlihat ideal.

  6. Keselarasan (Harmony): Perpaduan unsur yang serasi dan enak dipandang.

 Latihan Soal:

  1. Dinda menggambar sebuah pohon. Bagian batang pohon digambar menggunakan garis tebal lurus ke atas, sedangkan bagian daunnya menggunakan garis melengkung yang saling terhubung. Penggunaan jenis garis melengkung pada daun memberikan kesan ....

    • A. kaku dan tegas

    • B. lembut dan luwes

    • C. cepat dan berbahaya

    • D. patah-patah dan keras

  2. Budi memiliki tiga buah cat lukis dengan warna merah, kuning, dan biru. Ketiga warna tersebut dalam unsur seni rupa termasuk ke dalam kelompok warna ....

    • A. sekunder

    • B. netral

    • C. primer

    • D. tersier

  3. Saat kamu memegang batang pohon jati yang asli, permukaannya terasa kasar. Namun, ketika kamu menggambar batang pohon tersebut di atas kertas gambar yang halus, gambar tersebut hanya terlihat kasar tetapi tetap terasa halus saat diraba. Hal ini menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki ....

    • A. tekstur nyata

    • B. tekstur semu

    • C. warna primer

    • D. garis simetris

  4. Garis-garis yang digambar saling bertemu di kedua ujungnya dan membatasi suatu area akan membentuk unsur seni rupa yang disebut ....

    • A. titik

    • B. ruang

    • C. bidang

    • D. gelap terang

  5. Bayu membuat gambar dua buah vas bunga di atas kertas. Vas bunga sebelah kiri memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang sama persis dengan vas bunga di sebelah kanan. Prinsip desain yang diterapkan oleh Bayu adalah ....

    • A. keseimbangan asimetris

    • B. keseimbangan simetris

    • C. irama bebas

    • D. penekanan warna

  6. Di tengah lukisan pemandangan sawah yang didominasi warna hijau dan kuning, Siti melukis sebuah gubuk kecil berwarna merah menyala. Gubuk merah tersebut langsung menarik perhatian orang yang melihat lukisan. Prinsip desain yang diterapkan Siti adalah ....

    • A. penekanan (focal point)

    • B. proporsi

    • C. keselarasan

    • D. keseimbangan radial

  7. Gambar cangkir di atas meja terasa seperti memiliki isi dan kedalaman (3 dimensi) karena seniman memberikan arsiran tebal di satu sisi dan membiarkan sisi lainnya lebih terang. Unsur seni rupa yang dimanfaatkan dalam gambar ini adalah ....

    • A. garis dan tekstur

    • B. titik dan bentuk

    • C. gelap terang dan ruang semu

    • D. warna primer dan sekunder

  8. Jika kamu mencampurkan warna kuning dan warna biru dengan jumlah yang sama pada palet lukis, maka kamu akan menghasilkan warna sekunder yaitu ....

    • A. oranye

    • B. ungu

    • C. hijau

    • D. cokelat

  9. Seorang siswa menggambar tubuh manusia. Ia membuat ukuran kepala jauh lebih besar daripada ukuran badannya, sehingga gambarnya terlihat tidak seimbang dan aneh. Prinsip desain yang tidak diperhatikan oleh siswa tersebut adalah ....

    • A. irama

    • B. proporsi

    • C. penekanan

    • D. kesatuan

  10. Ketika seluruh unsur seni rupa seperti garis, bentuk, dan warna disusun secara serasi sehingga tidak ada bagian yang terasa mengganggu atau "asing", maka karya seni tersebut memenuhi prinsip ....

    • A. kesatuan (unity)

    • B. irama (rhythm)

    • C. keseimbangan asimetris

    • D. tekstur nyata

KUNCI JAWABAN:
1. B
2.C
3. B
4.C
5.B
6.A
7.C
8.C
9.B
10.A

CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PAANCASILA

Pancasila

Mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari; mengenal karakter para perumus Pancasila; menunjukkan sikap bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di lingkungan sekitar.

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter positif tokoh perumus Pancasila dengan baik.


MATERI POKOK                      : Karakter Para Perumus Pancasila

MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Discovery Learning

MEDIA PEMBELAJARAN            : LCD,Video, Gambar/Poto

MATERI AJAR

Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia berlangsung dalam sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan disempurnakan oleh Panitia Sembilan. Tokoh-tokoh seperti Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, serta KH. Wahid Hasjim memberikan kontribusi besar dalam perumusan ini.

Meskipun memiliki latar belakang agama, budaya, dan pandangan politik yang berbeda, mereka mampu bersatu karena memiliki karakter-karakter positif berikut:

1. Cinta Tanah Air dan Patriotisme

Para tokoh perumus Pancasila menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatan jiwa demi tercapainya kemerdekaan Indonesia.

2. Mengutamakan Persatuan dan Kesatuan

Para tokoh sangat menyadari bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya. Karakter ini sangat terlihat ketika para tokoh pendiri bangsa menyepakati perubahan kalimat pada Piagam Jakarta demi menjaga keutuhan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

3. Musyawarah dan Toleransi (Menghargai Perbedaan)

Dalam sidang-sidang BPUPKI maupun PPKI, setiap tokoh menyampaikan pendapatnya secara terbuka. Mereka mendengarkan pandangan orang lain dengan tenang, tidak memaksakan kehendak, dan menghargai setiap perbedaan pendapat.

4. Kerja Keras dan Pantang Menyerah

Merumuskan dasar negara di tengah situasi penjajahan membutuhkan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa. Para tokoh bekerja keras, belajar, dan berdiskusi tanpa kenal lelah demi melahirkan Pancasila.

5. Berjiwa Besar dan Rendah Hati

Para perumus Pancasila memiliki sifat sportif dan berjiwa besar. Ketika ide atau gagasan pribadi tidak terpilih menjadi rumusan akhir, mereka tetap menerima keputusan bersama dengan lapang dada dan mendukungnya secara penuh.

📌 Kesimpulan Materi

Kesimpulan:

Lahirnya Pancasila bukan hanya hasil dari kejeniusan pemikiran, tetapi juga buah dari karakter positif para perumus Pancasila. Karakter utama seperti cinta tanah air, mengutamakan persatuan, toleransi dalam bermusyawarah, kerja keras, dan berjiwa besar merupakan pondasi utama terwujudnya Indonesia yang merdeka dan bersatu.

Sebagai generasi penerus, kita dapat meneladani karakter-karakter ini melalui tindakan nyata di sekolah maupun di rumah, seperti menghargai pendapat teman, tidak membeda-bedakan suku/agama, rajin belajar, serta menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.

 Latihan Soal Isian Singkat (10 Soal)

Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat dan singkat!

  1. Badan yang bertugas menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia dan menjadi tempat awal perumusan Pancasila adalah ....

  2. Tiga tokoh utama yang menyampaikan gagasan dasar negara dalam sidang pertama BPUPKI adalah Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan ....

  3. Sikap menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan dinamakan ....

  4. Perubahan kalimat pada sila pertama Piagam Jakarta dilakukan oleh para tokoh bangsa demi menjaga ....

  5. Mengaku kalah dengan lapang dada dan tidak memaksakan kehendak saat pendapat tidak diterima menunjukkan sikap berjiwa ....

  6. Tokoh perumus Pancasila yang dikenal sangat gemar membaca buku, jujur, dan bersahaja serta menjadi Wakil Presiden Indonesia pertama adalah ....

  7. Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan agama, suku, maupun pendapat antar sesama disebut ....

  8. Cara pengambilan keputusan bersama yang dicontohkan oleh para perumus Pancasila melalui pembicaraan bersama untuk mencapai kesepakatan disebut ....

  9. Menjaga kebersihan kelas bersama tanpa membeda-bedakan teman merupakan salah satu contoh penerapan karakter perumus Pancasila di lingkungan ....

  10. Sifat tidak mudah putus asa dan bersungguh-sungguh dalam menghadapi kesulitan yang ditunjukkan oleh para pendiri bangsa adalah karakter kerja keras dan ....

🔑 Kunci Jawaban & Pembahasan

  1. BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)

    Pembahasan: BPUPKI adalah lembaga yang dibentuk untuk mempersiapkan dasar negara dan rancangan UUD.

  2. Ir. Soekarno

    Pembahasan: Tiga pembicara utama dasar negara adalah Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

  3. Cinta tanah air / Patriotisme

    Pembahasan: Sikap mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi adalah bentuk nyata cinta tanah air.

  4. Persatuan dan kesatuan bangsa (NKRI)

    Pembahasan: Perubahan dilakukan agar tidak ada kelompok atau wilayah di Indonesia yang merasa dianalogikan secara berbeda.

  5. Besar

    Pembahasan: Berjiwa besar berarti mau menerima keputusan bersama walaupun berbeda dengan keinginan pribadi.

  6. Drs. Mohammad Hatta (Bung Hatta)

    Pembahasan: Bung Hatta dikenal sebagai sosok yang sangat disiplin, gemar membaca, jujur, dan sederhana.

  7. Toleransi

    Pembahasan: Toleransi adalah tenggang rasa dan penghargaan terhadap perbedaan.

  8. Musyawarah (Musyawarah untuk mufakat)

    Pembahasan: Musyawarah merupakan tradisi berdemokrasi bangsa Indonesia dalam meng ambil keputusan bersama.

  9. Sekolah

    Pembahasan: Melaksanakan piket/kerja bakti kelas bersama teman adalah wujud pengamalan di sekolah.

  10. Pantang menyerah

    Pembahasan: Karakter pantang menyerah membuat para pahlawan tidak berhenti berjuang meski menghadapi rintangan berat.

 

12 Comments:

Clara 4b mengatakan...

Assalamu'alaikum clara 4b sudah melihat dan membacanya terimakasih bu elfida

Clara 4b mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nafisha Rizky Salsabila mengatakan...

Assalamualaikum bu nafisha 4b sudah membaca dan melihat, terimakasih bu Elfida

Rachel Kirana Elmaryam mengatakan...

asslammualaikum bu elfida kirana 4b sudah melihat dan mau membacanya terima kasih ilmunya bu elfida .

Sulthan mengatakan...

Assalamualaikum Bu Sulthan sudah membaca blogger Bu, terimakasih 🙏

Rifat mengatakan...

Assalamualaikum bu elfida saya syaqilla 4b sudah membaca blogger, terima kasih

Syarif Rizqi Rahman, terimakasih Bu atas materinya🙏 mengatakan...

Assalamualaikum Bu Syarif sudah membaca blogger, Terimakasih

Ranvi mengatakan...

Assalamu'alaikum Ranvi hadir Bu 🙏

Rakha mengatakan...

assalamualaikum bu, Rakha sudah membaca blogger bu guru, terima kasih

Ria mengatakan...

Assalamualaikum bu. Erin hadir. Terima kasih

Esti Herawati mengatakan...

Assalamu'alaikum
Nama:Jihan
Kelas:4B
Hadir
Terima kasih

efrildasari mengatakan...

Assalamualaikum baik Bu guru ini Kinan, terima kasih

Posting Komentar

BAHASA INDONESIA

  CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2   IDENTITAS DIRI:         HARI/TANGGAL                  : KAMIS/ 20 AGUSTUS 2026 A.          NAMA               ...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea