Senin, 03 Agustus 2026

MATEMATIKA, IPAS, SENI RUPA

By elfida fida - Agustus 03, 2026 0 Comments

 GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SELASA 04 AGUSTUS TANGGAL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menentukan dan menggunakan nilai tempat dengan baik.

MATERI AJAR: MEMAHAMI DAN MENGURAIKAN NILAI TEMPAT

MODEL PEMBELAJARAN : DISCOVERY LEARNING

A. Pengertian Nilai Tempat

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam suatu bilangan.

Contoh:

Bilangan 2.345



Keterangan:

  • Angka 2 berada pada tempat ribuan, nilainya 2.000.
  • Angka 3 berada pada tempat ratusan, nilainya 300.
  • Angka 4 berada pada tempat puluhan, nilainya 40.
  • Angka 5 berada pada tempat satuan, nilainya 5.

Sehingga:

2.345 = 2.000 + 300 + 40 + 5


B. Nilai Tempat pada Uang

Uang juga dapat dipelajari menggunakan nilai tempat.

Contoh 1

Rp4.250

AngkaNilai TempatNilainya
4RibuanRp4.000
2RatusanRp200
5PuluhanRp50
0SatuanRp0

Penguraian:

Rp4.250 = Rp4.000 + Rp200 + Rp50


Contoh 2

Rp7.840

  • 7 pada tempat ribuan = Rp7.000
  • 8 pada tempat ratusan = Rp800
  • 4 pada tempat puluhan = Rp40
  • 0 pada tempat satuan = Rp0

Penguraian:

Rp7.840 = Rp7.000 + Rp800 + Rp40


Contoh 3

Rp9.365

Penguraian:

Rp9.365 = Rp9.000 + Rp300 + Rp60 + Rp5


C. Cara Menguraikan Nilai Tempat

Langkah-langkah:

  1. Perhatikan angka pada setiap posisi.
  2. Tentukan nilai tempatnya (ribuan, ratusan, puluhan, satuan).
  3. Tuliskan nilai masing-masing angka.
  4. Jumlahkan seluruh hasil penguraian.

Contoh:

Rp5.421

= Rp5.000 + Rp400 + Rp20 + Rp1


D. Contoh Soal

Soal 1

Uraikan nilai tempat dari Rp6.735.

Jawaban:

  • 6 = Rp6.000
  • 7 = Rp700
  • 3 = Rp30
  • 5 = Rp5

Jadi:

Rp6.735 = Rp6.000 + Rp700 + Rp30 + Rp5


Soal 2

Nilai angka 8 pada bilangan Rp8.240 adalah ....

Jawaban:

Karena angka 8 berada pada tempat ribuan, nilainya adalah Rp8.000.


Soal 3

Tuliskan bentuk uraian dari Rp3.518.

Jawaban:

Rp3.518 = Rp3.000 + Rp500 + Rp10 + Rp8


E. Latihan

  1. Uraikan nilai tempat dari Rp4.632.
  2. Uraikan nilai tempat dari Rp9.157.
  3. Berapa nilai angka 5 pada bilangan Rp5.248?
  4. Berapa nilai angka 3 pada bilangan Rp7.364?
  5. Tuliskan bentuk uraian dari Rp2.980.

F. Kunci Jawaban

  1. Rp4.632 = Rp4.000 + Rp600 + Rp30 + Rp2
  2. Rp9.157 = Rp9.000 + Rp100 + Rp50 + Rp7
  3. Rp5.000
  4. Rp300
  5. Rp2.980 = Rp2.000 + Rp900 + Rp80

G. Kesimpulan

  • Nilai tempat menunjukkan nilai suatu angka berdasarkan posisinya dalam bilangan.
  • Pada uang, nilai tempat terdiri atas ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan.
  • Bilangan dapat diuraikan menjadi penjumlahan sesuai nilai tempatnya sehingga lebih mudah dipahami.

MAPEL IPAS

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu memberikan contoh penerapan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI AJAR: PENERAPAN ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASIC LEARNING

D. Penerapan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Di Rumah

  • Menyalakan lampu menggunakan energi listrik.
  • Memasak menggunakan kompor gas.
  • Menonton televisi.
  • Menyalakan kipas angin.
  • Mengisi daya telepon genggam.

2. Di Sekolah

  • Menggunakan proyektor saat belajar.
  • Menyalakan lampu kelas.
  • Menggunakan komputer.
  • Membunyikan bel sekolah.

3. Di Lingkungan

  • Lampu lalu lintas menggunakan energi listrik.
  • Kendaraan menggunakan energi dari bahan bakar.
  • Panel surya mengubah energi matahari menjadi energi listrik.
  • Kincir angin memanfaatkan energi angin untuk menghasilkan listrik.

E. Pentingnya Menghemat Energi

Energi perlu digunakan secara bijaksana agar tidak cepat habis dan lingkungan tetap terjaga.

Contoh cara menghemat energi:

  • Mematikan lampu saat tidak digunakan.
  • Mencabut charger setelah selesai digunakan.
  • Menggunakan air secukupnya.
  • Memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari.
  • Berjalan kaki atau bersepeda jika jarak dekat.
  • Menggunakan peralatan listrik secara efisien.

F. Contoh Soal

Soal 1

Apa yang dimaksud dengan energi?

Jawaban:
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau menyebabkan terjadinya perubahan.


Soal 2

Sebutkan lima bentuk energi!

Jawaban:

  1. Energi panas
  2. Energi cahaya
  3. Energi listrik
  4. Energi gerak
  5. Energi bunyi

Soal 3

Apa perubahan energi yang terjadi pada kipas angin?

Jawaban:
Energi listrik menjadi energi gerak.


Soal 4

Mengapa kita harus menghemat energi?

Jawaban:
Agar sumber energi tidak cepat habis, mengurangi pemborosan, menghemat biaya, dan membantu menjaga kelestarian lingkungan.


G. Latihan

  1. Sebutkan tiga contoh penggunaan energi listrik di rumah.
  2. Apa sumber energi terbesar bagi bumi?
  3. Jelaskan perubahan energi yang terjadi pada kompor gas.
  4. Tuliskan empat cara menghemat energi.
  5. Mengapa energi sangat penting bagi kehidupan manusia?

MAPEL SENI RUPA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu Mengidentifikasi unsur keseimbangan dan irama pada berbagai karya seni rupa.

MATERI AJAR: Keseimbangan dan Irama dalam Karya Seni Rupa

MODEL PEMBELAJARAN : PROBLEM BASIC LEARNING

A. Pengertian Keseimbangan

Keseimbangan adalah susunan unsur-unsur seni rupa sehingga karya terlihat serasi, tidak berat sebelah, dan nyaman dipandang.

Keseimbangan membantu membuat sebuah gambar tampak rapi dan menarik.

Jenis-Jenis Keseimbangan

1. Keseimbangan Simetris

Keseimbangan simetris terjadi apabila sisi kanan dan kiri memiliki bentuk, ukuran, atau susunan yang hampir sama.

Contoh:

  • Kupu-kupu
  • Wajah manusia
  • Bangunan yang memiliki bentuk sama di kedua sisinya

2. Keseimbangan Asimetris

Keseimbangan asimetris terjadi apabila kedua sisi berbeda bentuk atau ukuran, tetapi tetap terlihat seimbang.

Contoh:

  • Lukisan pemandangan
  • Taman bunga
  • Poster

B. Pengertian Irama

Irama dalam seni rupa adalah pengulangan unsur-unsur seni secara teratur sehingga menghasilkan kesan gerak dan keteraturan.

Irama membuat karya menjadi lebih hidup, menarik, dan tidak membosankan.


C. Bentuk Irama

1. Irama Berulang

Pengulangan bentuk yang sama secara terus-menerus.

Contoh:

  • Motif garis
  • Pola batik
  • Deretan bunga

2. Irama Bergantian

Pengulangan dua atau lebih bentuk secara bergantian.

Contoh:

  • Lingkaran – segitiga – lingkaran – segitiga
  • Warna merah – kuning – merah – kuning

3. Irama Bertingkat

Pengulangan dengan perubahan ukuran, warna, atau bentuk secara bertahap.

Contoh:

  • Lingkaran kecil → sedang → besar
  • Warna muda → sedang → tua

D. Contoh Penerapan Keseimbangan dan Irama

Dalam kehidupan sehari-hari, keseimbangan dan irama dapat ditemukan pada berbagai karya seni.

Karya SeniKeseimbanganIrama
BatikSusunan motif seimbangPengulangan motif
AnyamanPola rapiPengulangan garis
PosterPenempatan gambar dan tulisan seimbangPengulangan warna atau bentuk
LukisanObjek tersusun seimbangPengulangan bentuk, warna, atau garis

E. Langkah Membuat Karya Seni

Tema

"Hiasan Bunga"

Alat dan Bahan

  • Kertas gambar
  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris
  • Krayon atau pensil warna

Langkah-langkah

  1. Tentukan tema gambar.
  2. Buat sketsa sederhana.
  3. Susun gambar agar seimbang.
  4. Tambahkan motif yang berulang sehingga muncul irama.
  5. Warnai gambar dengan rapi.
  6. Periksa kembali hasil karya.

F. Contoh Soal

Soal 1

Apa yang dimaksud dengan keseimbangan dalam seni rupa?

Jawaban:
Keseimbangan adalah susunan unsur-unsur seni rupa sehingga karya terlihat serasi, tidak berat sebelah, dan nyaman dipandang.


Soal 2

Apa yang dimaksud dengan irama dalam seni rupa?

Jawaban:
Irama adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa secara teratur sehingga menghasilkan kesan gerak dan keteraturan.


Soal 3

Sebutkan dua jenis keseimbangan!

Jawaban:

  1. Keseimbangan simetris.
  2. Keseimbangan asimetris.

Soal 4

Mengapa irama penting dalam sebuah karya seni?

Jawaban:
Karena irama membuat karya terlihat lebih hidup, menarik, teratur, dan tidak membosankan.


Soal 5

Sebutkan contoh karya seni yang memiliki irama!

Jawaban:

  • Batik
  • Anyaman
  • Poster
  • Lukisan
  • Motif hias

G. Latihan

  1. Jelaskan pengertian keseimbangan!
  2. Jelaskan pengertian irama!
  3. Sebutkan dua jenis keseimbangan!
  4. Berikan tiga contoh irama dalam kehidupan sehari-hari!
  5. Buatlah gambar hias yang menunjukkan keseimbangan dan irama.

MEDIA PEMBELAJARAN:

- LCD

- GAMBAR-GAMBAR

- MAKANAN DAN MINUMAN

- UANG MAINAN

REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN HARI INI:

 Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dimana hari ini anak-anak pelajaran tentang masih menentukan nilai tempat tapi menggunakan jumlah uang dengan cara belanja kemudian dijumlahkan Berapa jumlahnya belanjaannya selanjutnya menentukan nilai tempatnya dan alhamdulillahnya anak-anak hampir semuanya memahami materi yang diajarkan hari ini selanjutnya tentang pelajaran seni rupa dan IPAS hari ini belajar tentang penerapan energi dengan mengerjakan latihan Sebelum saya sudah dipraktekkan Bagaimana cara menggunakan energi dan perubahan energi.

Berikut dokumentasi kegiatan pembelajaran hari ini:







Minggu, 02 Agustus 2026

MATEMATIKA, P PANCASILA, B INDONESIA

By elfida fida - Agustus 02, 2026 0 Comments

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN 03 AGUSTUS TANGGAL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menentukan dan menggunakan nilai tempat dengan baik.

MATERI AJAR: MEMAHAMI DAN MENGURAIKAN NILAI TEMPAT

MODEL PEMBELAJARAN : DISCOVERY LEARNING

Pengertian Nilai Tempat

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam sebuah bilangan.

Contohnya pada bilangan 4.582

Urutan Nilai Tempat
Nilai TempatNilai
Puluhan Ribu10.000
Ribuan1.000
Ratusan100
Puluhan10
Satuan1

Menguraikan Bilangan

Menguraikan bilangan berarti memisahkan bilangan sesuai nilai tempatnya.

Contoh 1

Bilangan 3.764

= 3.000 + 700 + 60 + 4


Contoh 2

Bilangan 12.508

= 10.000 + 2.000 + 500 + 0 + 8


Contoh 3

Bilangan 25.431

= 20.000 + 5.000 + 400 + 30 + 1


Langkah Menguraikan Bilangan

  1. Perhatikan setiap angka.
  2. Tentukan posisi angka (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, atau puluhan ribu).
  3. Tuliskan nilai setiap angka.
  4. Jumlahkan dalam bentuk penjumlahan.

Contoh Soal

Soal 1

Bilangan 7.245

Tentukan nilai tempat setiap angka!

Jawaban

  • 7 = ribuan = 7.000
  • 2 = ratusan = 200
  • 4 = puluhan = 40
  • 5 = satuan = 5

Soal 2

Uraikan bilangan 9.381

Jawaban

9.381 = 9.000 + 300 + 80 + 1

Soal 3

Bilangan 15.602

Jawaban

15.602 = 10.000 + 5.000 + 600 + 0 + 2

Latihan

Kerjakan soal berikut!

  1. Tentukan nilai tempat setiap angka pada bilangan 6.482.
  2. Uraikan bilangan 8.903.
  3. Uraikan bilangan 17.415.
  4. Angka berapakah yang menempati nilai puluhan pada bilangan 9.561?
  5. Tuliskan bentuk uraian dari 21.340

MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

TUJUAN PEMBELAJARAN : 

1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian ide pokok dengan benar.

2. Peserta didik mampu mengidentifikasi tokoh, tempatn dan peristiwa, dan peristiwa dalam teks narasi.

3. Peserta didik mampu menemukan informasi penting dari cerita yang dibacakan guru.

MATERI AJAR: MEMAHAMI IDE POKOK DARI TEKS NARASI

MODEL PEMBELAJARAN: DISOVERY LEARNING

Pengertian Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama atau inti pembahasan dalam sebuah paragraf. Ide pokok menjadi dasar pengembangan kalimat-kalimat lainnya yang disebut kalimat penjelas.

Ciri-ciri Ide Pokok

  • Berisi inti pembahasan paragraf.
  • Dapat terletak di awal, tengah, atau akhir paragraf.
  • Didukung oleh kalimat-kalimat penjelas.
  • Jika ide pokok dipahami, isi paragraf akan lebih mudah dimengerti.

Pengertian Teks Narasi

Teks narasi adalah teks yang menceritakan suatu peristiwa atau pengalaman secara runtut sehingga pembaca dapat mengikuti jalannya cerita.

Ciri-ciri Teks Narasi

  • Memiliki tokoh.
  • Memiliki latar (tempat dan waktu).
  • Memiliki urutan peristiwa.
  • Mengandung konflik atau masalah.
  • Memiliki penyelesaian cerita.

Cara Menentukan Ide Pokok

  1. Bacalah paragraf dengan saksama.
  2. Temukan kalimat yang berisi inti pembahasan.
  3. Perhatikan kalimat-kalimat penjelas yang mendukungnya.
  4. Rumuskan ide pokok menggunakan kalimat singkat.

Contoh Teks Narasi

Paragraf 1

Pada hari Minggu pagi, Rina dan keluarganya pergi ke kebun binatang. Mereka berangkat sejak pukul tujuh agar tidak terlambat. Perjalanan berlangsung lancar sehingga mereka tiba tepat waktu.

Ide Pokok:

Rina dan keluarganya pergi ke kebun binatang pada hari Minggu pagi.


Paragraf 2

Sesampainya di kebun binatang, Rina melihat berbagai macam hewan. Ia sangat senang melihat gajah, jerapah, dan harimau. Ayah juga menjelaskan makanan dan kebiasaan hidup beberapa hewan tersebut.

Ide Pokok:

Rina melihat berbagai macam hewan di kebun binatang.


Paragraf 3

Sebelum pulang, keluarga Rina beristirahat sambil menikmati bekal yang telah dibawa dari rumah. Mereka merasa senang karena memperoleh pengalaman yang menyenangkan.

Ide Pokok:

Keluarga Rina menikmati waktu bersama sebelum pulang.


Contoh Analisis

ParagrafIde Pokok
1Rina dan keluarga pergi ke kebun binatang.
2Rina melihat berbagai macam hewan.
3Keluarga Rina menikmati waktu bersama sebelum pulang.

Latihan

Bacalah teks berikut!

Paragraf 1

Setiap hari Andi bangun pukul lima pagi. Ia membantu ibu menyiram tanaman sebelum bersiap ke sekolah. Setelah itu, Andi mandi dan sarapan bersama keluarganya.

Pertanyaan:
Apa ide pokok paragraf tersebut?


Paragraf 2

Di sekolah, Andi mengikuti pelajaran dengan penuh semangat. Ia selalu memperhatikan penjelasan guru dan aktif bertanya jika belum memahami materi.

Pertanyaan:
Apa ide pokok paragraf tersebut?

MATA PELAJARAN= PENDIDIKAN PANCASILA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Peserta didik dapat menjelaskan kronologi sejarah perumusan Pancasila  (sidang BPUPKI hingga penetapan PPKI) secara runtut.

MATERI AJAR: SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA DAN USULAN LIMA DASAR NEGARA (BERMAIN PERAN)

METODE PEMBELAJARAN: DISCOVERY LEARNING

A. Latar Belakang Perumusan Pancasila

Sebelum Indonesia merdeka, dibentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Salah satu tugas badan ini adalah merumuskan dasar negara Indonesia.

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada 29 Mei–1 Juni 1945. Dalam sidang tersebut, beberapa tokoh menyampaikan gagasannya mengenai dasar negara.


B. Tokoh-Tokoh Perumus Dasar Negara

Tokoh yang menyampaikan usulan dasar negara antara lain:

  1. Mohammad Yamin (29 Mei 1945)
  2. Prof. Dr. Soepomo (31 Mei 1945)
  3. Ir. Soekarno (1 Juni 1945)

Ketiga tokoh tersebut memberikan gagasan yang menjadi dasar lahirnya Pancasila.

C. Usulan Lima Dasar Negara

1. Usulan Mohammad Yamin

Mohammad Yamin mengusulkan lima dasar negara, yaitu:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Makna: Indonesia harus menjadi bangsa yang bersatu, menjunjung kemanusiaan, beriman kepada Tuhan, mengutamakan musyawarah, dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.


2. Usulan Prof. Dr. Soepomo

Soepomo mengusulkan lima dasar negara, yaitu:

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat

Makna: Negara dibangun atas semangat persatuan, gotong royong, musyawarah, dan keadilan bagi seluruh rakyat.


3. Usulan Ir. Soekarno

Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan lima dasar negara, yaitu:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Ir. Soekarno memberi nama lima dasar tersebut Pancasila.


D. Lahirnya Pancasila

Setelah melalui musyawarah dan berbagai pembahasan, akhirnya disepakati rumusan Pancasila yang kemudian menjadi dasar negara Republik Indonesia.

Nilai yang dapat diteladani dari para tokoh adalah:

  • Menghargai pendapat orang lain.
  • Bermusyawarah untuk mencapai mufakat.
  • Mengutamakan persatuan.
  • Mencintai tanah air.
  • Bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

Kegiatan Pembelajaran (Bermain Peran)

Persiapan

Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok.

Pembagian Peran

  • Narator
  • Ketua Sidang BPUPKI
  • Mohammad Yamin
  • Prof. Dr. Soepomo
  • Ir. Soekarno
  • Peserta sidang

Skenario Bermain Peran

Narator

"Pada tahun 1945, BPUPKI mengadakan sidang untuk membahas dasar negara Indonesia. Beberapa tokoh menyampaikan usulan mereka."


Ketua Sidang

"Sidang BPUPKI dimulai. Kami persilakan Bapak Mohammad Yamin menyampaikan usulannya."


Mohammad Yamin

"Saya mengusulkan lima dasar negara, yaitu:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat."

Ketua Sidang

"Terima kasih. Selanjutnya kami persilakan Prof. Dr. Soepomo."


Soepomo

"Saya mengusulkan dasar negara sebagai berikut:

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat."

Ketua Sidang

"Terima kasih. Selanjutnya kami persilakan Ir. Soekarno."


Ir. Soekarno

"Saya mengusulkan lima dasar negara, yaitu:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa.

Kelima dasar tersebut saya beri nama Pancasila."


Ketua Sidang

"Terima kasih kepada seluruh tokoh atas usulannya. Semoga melalui musyawarah kita dapat memperoleh dasar negara terbaik bagi Indonesia."


Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa tujuan sidang BPUPKI?
  2. Siapa saja tokoh yang mengusulkan dasar negara?
  3. Siapakah yang pertama kali memperkenalkan nama "Pancasila"?
  4. Sebutkan lima dasar negara menurut Ir. Soekarno!
  5. Sikap apa yang dapat kita teladani dari para tokoh perumus Pancasila?

MEDIA PEMBELAJARAN:

- LCD

- TEKS BACAAN

- BERMAIN PERAN 

- MAKANAN DAN MINUMAN

- UANG MAINAN

REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN HARI INI:

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar di mana hari ini anak-anak belajar tentang nilai tempat perumusan Pancasila dan ide pokok dalam hal ini pacaran matematika tentang nilai tempat ada dua siswa yang masih kurang memahami materi yang diajarkan dalam hal ini guru menjelaskan kembali kepada kedua murid ini dan memberikan tugas tambahan dikerjakan di rumah selanjutnya dalam materi perumusan Pancasila anak-anak hari ini bermanfaat tentang tokoh-tokoh perumusan Pancasila di kelas kemudian menentukan ide pokok dalam teks bacaan.

Berikut dokumentasi kegiatan pembelajaran hari ini:










                                

MATEMATIKA, P PANCASILA, B INDONESIA

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 09 AGUSTUS 2026   Selamat pagi,,,,Tabik pun Assalamualaik...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea