GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd
MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SENIN 27 JULI TANGGAL 2026
Selamat pagi,,,,Tabik pun
Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu
- Membaca dan menuliskan
bilangan cacah sampai 10.000
- Menentukan nilai
tempat (ribuan, ratusan, puluhan, satuan)
MATERI AJAR:
- Membaca dan menuliskan
bilangan cacah sampai 10.000
- Menentukan nilai
tempat (ribuan, ratusan, puluhan, satuan)
A. Pengertian Bilangan Cacah
Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 kemudian bertambah satu demi satu tanpa batas.
Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 9.998, 9.999, 10.000.
B. Membaca Bilangan Cacah
Perhatikan contoh berikut.
| Lambang Bilangan | Cara Membaca |
|---|---|
| 145 | seratus empat puluh lima |
| 980 | sembilan ratus delapan puluh |
| 1.256 | seribu dua ratus lima puluh enam |
| 3.409 | tiga ribu empat ratus sembilan |
| 5.680 | lima ribu enam ratus delapan puluh |
| 7.031 | tujuh ribu tiga puluh satu |
| 8.999 | delapan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan |
| 10.000 | sepuluh ribu |
Perhatikan!
- Gunakan kata seribu, bukan satu ribu.
- Bilangan 1.000 dibaca seribu.
- Bilangan 100 dibaca seratus.
C. Menuliskan Bilangan
Contoh:
- Dua ribu tiga ratus lima belas → 2.315
- Empat ribu tujuh puluh dua → 4.072
- Delapan ribu enam ratus sembilan puluh satu → 8.691
- Sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan → 9.999
- Sepuluh ribu → 10.000
D. Langkah Membaca Bilangan
Contoh bilangan 6.428
- Angka ribuan = 6 → enam ribu
- Angka ratusan = 4 → empat ratus
- Angka puluhan = 2 → dua puluh
- Angka satuan = 8 → delapan
Jadi dibaca:
Enam ribu empat ratus dua puluh delapan
E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Jumlah buku di perpustakaan adalah 4.265 buku.
- Jumlah penduduk suatu desa sebanyak 8.520 orang.
- Sekolah memiliki 1.450 siswa.
Contoh Soal 1
Tuliskan cara membaca bilangan berikut.
3.285
Jawaban:
Tiga ribu dua ratus delapan puluh lima.
Contoh 2
Tuliskan lambang bilangan berikut.
Lima ribu tujuh ratus empat belas
Jawaban:
5.714
A. Pengertian Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan adalah menyusun beberapa bilangan berdasarkan besar nilainya.
Ada dua cara mengurutkan bilangan, yaitu:
- Urutan naik (ascending): dari bilangan terkecil ke terbesar.
- Urutan turun (descending): dari bilangan terbesar ke terkecil.
B. Cara Mengurutkan Bilangan
Saat mengurutkan bilangan, bandingkan nilai tempatnya secara berurutan:
- Ribuan
- Ratusan
- Puluhan
- Satuan
Jika angka pada ribuan sama, bandingkan angka ratusan. Jika ratusan sama, bandingkan puluhan, lalu satuan.
C. Contoh Mengurutkan Bilangan
Contoh 1
Urutkan dari yang terkecil ke terbesar.
3.245, 2.980, 4.120, 3.120
Penyelesaian:
- Bilangan ribuan terkecil adalah 2.980.
- Selanjutnya 3.120.
- Kemudian 3.245.
- Terakhir 4.120.
Jawaban:
2.980, 3.120, 3.245, 4.120
Contoh 2
Urutkan dari yang terbesar ke terkecil.
6.245, 5.980, 6.780, 4.950
Penyelesaian:
- Bilangan terbesar adalah 6.780.
- Kemudian 6.245.
- Selanjutnya 5.980.
- Terakhir 4.950.
Jawaban:
6.780, 6.245, 5.980, 4.950
D. Contoh Lain
Urutkan dari yang terkecil.
8.520, 8.205, 8.052, 8.502
Perhatikan angka ratusannya.
Jawaban:
8.052, 8.205, 8.502, 8.520
Urutkan dari yang terbesar.
9.100, 9.010, 9.001, 9.110
Jawaban:
9.110, 9.100, 9.010, 9.001
E. Langkah Mengurutkan Bilangan
- Perhatikan angka pada ribuan.
- Jika sama, lihat angka ratusan.
- Jika masih sama, lihat angka puluhan.
- Terakhir, lihat angka satuan.
- Susun sesuai perintah soal.
F. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh 1
Jumlah buku di empat kelas:
- Kelas IV A = 3.250 buku
- Kelas IV B = 2.980 buku
- Kelas IV C = 3.410 buku
- Kelas IV D = 3.100 buku
Urutan dari yang terkecil:
2.980, 3.100, 3.250, 3.410
Contoh 2
Jumlah penonton pertandingan:
- 4.580 orang
- 5.020 orang
- 3.950 orang
- 4.800 orang
Urutan dari terbesar:
5.020, 4.800, 4.580, 3.950
MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik mampu menjelaskan perumusan pancasila dengan bauk.
MATERI AJAR : PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
Gagasan Perumusan Dasar Negara
Selaku ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), dr.Radjiman Wedyodiningrat dari mulai sidang mengajukan suatu masalah sebagai agenda utamanya. Masalah tersebut merupakan hal penting dan mendasar dalam suatu negara yang baru terbentuk. Dalam sidang BPUPK tersebut, proses perumusan dasar negara Indonesia dimulai. Pada pembicaraan rumusan calon dasar negara majulah beberapa orang pembicara dalam sidang tersebut, diantaranya Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno untuk memaparkan gagasannya. Gagasan tersebut kemudian dimusyawarahkan dan disepakati hingga akhirnya bernama Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia merdeka. Gagasan dari ketiga tokoh tersebut dijabarkan dalam uraian berikut ini.
a) Mr. Muhammad Yamin
Pada pelaksanaan sidang pertama BPUPK tanggal 29 Mei 1945, peristiwa ini menjadi tonggak sejarah karena pada saat itu yang mendapat kesempatan pertama berbicara adalah Mr. Muhammad Yamin untuk menyampaikan mengenai buah pikirannya tentang dasar negara. Pidatonya berisi lima asas dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu:
(1) Peri Kebangsaan.
(2) Peri Kemanusiaan.
(3) Peri Ketuhanan.
(4) Peri Kerakyatan.
(5) Kesejahteraan Rakyat.
b) Prof. Dr. Mr. Soepomo
Selanjutnya tampil Prof. Dr. Mr. Soepomo berpidato di hadapan sidang BPUPK pada tanggal 31 Mei 1945. Dalam pidatonya beliau menyampaikan usulan tentang dasar negara Indonesia merdeka yang terdiri dari lima gagasan:
(1) Persatuan
(2) Kekeluargaan
(3) Keseimbangan lahir batin
(4) Musyawarah
(5) Keadilan rakyat
c) Ir. Soekarno (1 Juni 1945)
Di hadapan sidang BPUPK, Ir. Soekarno menyampaikan pandangan dan pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945. Usulan secara lisan berupa lima asas yang diajukan dalam pidatonya sebagai bentuk
dasar negara Indonesia. Adapun rumusan dasar negara tersebut adalah sebagai berikut:
(1) Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia.
(2) Internasionalisme atau Perikemanusiaan.
(3) Mufakat atau Demokrasi.
(4) Kesejahteraan sosial.
(5) Ketuhanan yang berkebudayaan.
Ir. Soekarno mengatakan bahwa saran dari salah seorang ahli bahasa, lima asas di atas diusulkan agar diberi nama “Pancasila”. Istilah “Pancasila” sebagai dasar negara tersebut diterima oleh sidang secara penuh. Selanjutnya, beliau mengungkapkan usulan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas lagi menjadi Tri Sila yang rumusannya:
(1) Sosio Nasionalisme, yaitu Nasionalisme dan Internasionalisme.
(2) Sosio Demokrasi, yaitu Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat.
(3) Ketuhanan Yang Maha Esa.
Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. Sebelum menjadi seperti sekarang, Pancasila dirumuskan melalui beberapa tahap penting oleh para tokoh pendiri bangsa. Proses perumusan ini terjadi pada masa sidang-sidang penting menjelang kemerdekaan Indonesia, seperti sidang BPUPKI dan PPKI.
Beberapa tokoh penting yang terlibat dalam perumusan Pancasila antara lain:
Ir. Soekarno
Moh. Yamin
Dr. Soepomo
Akhirnya, pada tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi disahkan sebagai dasar negara Indonesia dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
MAPEL BAHASA INDONESA
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu
menggunakan petunjuk arah ketika berada di lingkungan sekolah maupun lingkungan
masyarakat sehingga dapat membantu orang lain menemukan suatu tempat secara
benar.
Pengertian Petunjuk Arah
Petunjuk arah adalah informasi yang membantu seseorang menemukan lokasi atau tujuan tertentu. Petunjuk arah dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis. Agar mudah dipahami, petunjuk arah harus menggunakan kalimat yang jelas, singkat, dan runtut.
Contoh kata-kata yang sering digunakan dalam petunjuk arah:
- lurus
- belok kiri
- belok kanan
- di depan
- di samping
- di seberang
- dekat
- jauh
Manfaat Petunjuk Arah
Petunjuk arah memiliki banyak manfaat, antara lain:
1. Membantu Menemukan Lokasi
Dengan petunjuk arah, seseorang dapat mencapai tempat tujuan tanpa tersesat.
Contoh:
"Aula sekolah berada di sebelah kanan perpustakaan."
2. Menghemat Waktu
Petunjuk arah yang jelas membuat perjalanan menjadi lebih cepat karena tidak perlu bertanya berkali-kali.
3. Menghindari Kesalahan Jalan
Petunjuk arah membantu seseorang memilih jalan yang benar.
4. Memudahkan Orang Lain
Kita dapat membantu teman atau tamu menemukan tempat yang mereka cari.
5. Melatih Kemampuan Berkomunikasi
Memberikan petunjuk arah membuat kita belajar berbicara dengan jelas, sopan, dan runtut.
Contoh Petunjuk Arah
Menuju Perpustakaan Sekolah
- Keluar dari ruang kelas.
- Berjalan lurus menuju halaman sekolah.
- Belok kiri di depan ruang guru.
- Perpustakaan berada di sebelah kanan.
Ciri-Ciri Petunjuk Arah yang Baik
- Menggunakan bahasa yang jelas.
- Disusun secara berurutan.
- Menggunakan kata penunjuk arah yang tepat.
- Mudah dipahami oleh orang lain.
Contoh Percakapan
Beni: "Di mana letak UKS?"
Siti: "Dari kelas, berjalanlah lurus sampai ruang guru. Setelah itu belok kanan. UKS berada di sebelah kiri kantin."
Ringkasan
- Petunjuk arah membantu seseorang menemukan tempat tujuan.
- Petunjuk arah harus jelas, singkat, dan berurutan.
- Manfaat petunjuk arah antara lain memudahkan mencari lokasi, menghemat waktu, menghindari tersesat, membantu orang lain, dan melatih kemampuan berkomunikasi.
Latihan
A. Pilihan Ganda
- Petunjuk arah berguna untuk ....
a. bermain
b. mencari jalan menuju suatu tempat
c. menghitung
d. menggambar - Kalimat yang termasuk petunjuk arah adalah ....
a. Belajar dengan rajin.
b. Belok kanan di depan kantor.
c. Membaca buku setiap hari.
d. Bermain bola bersama teman. - Salah satu manfaat petunjuk arah adalah ....
a. membuat perjalanan lebih lama
b. membuat bingung
c. membantu menemukan lokasi
d. menghilangkan rambu jalan - Kata yang menunjukkan arah adalah ....
a. cepat
b. tinggi
c. kiri
d. besar - Petunjuk arah sebaiknya disampaikan secara ....
a. acak
b. jelas dan runtut
c. panjang dan berbelit
d. sulit dipahami
B. Uraian
- Apa yang dimaksud dengan petunjuk arah?
- Sebutkan tiga manfaat petunjuk arah!
- Mengapa petunjuk arah harus disampaikan secara jelas?
- Tuliskan contoh petunjuk arah menuju kantin sekolah!
- Ceritakan pengalamanmu ketika menggunakan petunjuk arah.
- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA, PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV
- LCD
- VIDEO PEMBELAJARAN
- GAMBAR-GAMBAR
- KARTU ANGKA
*METODE PEMBELAJARAN:
- Ceramah, tanya jawab, Discocery Learning, PBL
R REFLEKSI/KESIMPULAN:

0 Comments:
Posting Komentar