CLASS IV.B SD AL AZHAR 2
🇮🇩 Mengidentifikasi
Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila dan Meneladani Nilai Kepahlawanan
Hari/Tanggal: Rabu, 02 September 2026
Nama Guru: Elfida, S.Pd.
Fase/Kelas: B / IV B
Mata Pelajaran: IPAS / Pendidikan Pancasila
Materi: Mengidentifikasi Karakter Positif Tokoh
Perumus Pancasila serta Meneladani Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan
Sehari-hari
🌸 Assalamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas IV B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap
belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam
belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca
doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari
ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Pada pembelajaran IPAS hari ini, kita akan belajar tentang karakter
positif tokoh-tokoh perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Drs. Mohammad
Hatta, dan Mr. Muhammad Yamin. Kita juga akan belajar meneladani nilai-nilai
kepahlawanan mereka untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di
rumah maupun di sekolah.
Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti
langkah-langkah diskusi dengan teliti, berani bertanya, dan bersikap jujur
serta percaya diri. 🌟
Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah IV B!
Jadilah anak yang teliti, jujur, cermat, dan bertanggung
jawab dalam setiap tugas. 📐✏️
📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter para perumus
Pancasila, menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat, serta meneladani
nilai-nilai kepahlawanan para pendiri bangsa dalam proses perumusan Pancasila
untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati gambar tokoh
pahlawan, berdiskusi, dan berlatih mandiri, peserta didik mampu:
- Menjelaskan
peran tokoh-tokoh perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta,
Mr. Muhammad Yamin, dll.).
- Mengidentifikasi
karakter positif dan nilai kepahlawanan para perumus Pancasila.
- Menganalisis
bentuk peneladanan nilai kepahlawanan dalam proses perumusan Pancasila.
- Menerapkan
nilai-nilai kepahlawanan (seperti toleransi, kerja keras, cinta tanah air,
dan musyawarah) dalam kehidupan sehari-hari.
- Menunjukkan
sikap jujur, bertanggung jawab, dan toleran dalam berinteraksi di kelas.
✅ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
- Mengenal
tokoh-tokoh utama perumus dasar negara Indonesia.
- Menguraikan
karakter positif tokoh (cinta tanah air, jiwa besar, tenggang rasa,
keberanian, dan pantang menyerah).
- Mengidentifikasi
musyawarah mufakat sebagai teladan utama perumusan Pancasila.
- Menyebutkan
contoh nyata penerapannya di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
- Mengerjakan
latihan soal analisis karakter tokoh secara tertib dan mandiri.
📚 MATERI POKOK
📖 Mengenal Tokoh-Tokoh
Perumus Pancasila
🌟 Karakter Positif Tokoh
Perumus Pancasila (Toleransi, Cinta Tanah Air, Musyawarah, Jiwa Besar)
🤝 Peristiwa Musyawarah
Perumusan Dasar Negara
🏡 Penerapan Nilai-Nilai
Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari
🧩 MODEL / METODE
PEMBELAJARAN
Penjelasan interaktif, pengamatan gambar tokoh, diskusi
kelompok, simulasi musyawarah kecil, dan penugasan mandiri.
📝 MEDIA PEMBELAJARAN /
ALAT PERAGA
Foto/Gambar Tokoh Perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Moh.
Hatta, Mr. Soepomo, Mr. Moh. Yamin), Teks Piagam Jakarta, Papan Tulis, LKPD,
dan Buku Pendamping IPAS/Pancasila.
💭 APERSEPSI
Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita
masuk ke pelajaran IPAS.
Guru menunjukkan gambar Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta
sedang berdiskusi di depan kelas.
Kemudian guru bertanya:
💭 "Anak-anak,
tahukah kalian siapa pahlawan yang ada di gambar ini?"
💭 "Pernahkah
kalian berbeda pendapat dengan teman saat memilih permainan atau ketua
kelompok?"
💭 "Bagaimana cara
para pahlawan kita dahulu menyatukan pendapat yang berbeda-beda dari seluruh
Indonesia untuk merumuskan dasar negara kita, Pancasila?"
Guru menjelaskan bahwa Pancasila dirumuskan oleh para
pahlawan yang memiliki karakter luar biasa seperti toleransi, mengutamakan
kepentingan bersama, dan berjiwa besar.
🌙 Penguatan Keimanan
dan Ketakwaan
Allah Swt. memerintahkan kita untuk bermusyawarah dan saling
menghargai antarsesama sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an. Para perumus
Pancasila telah meneladankan akhlak mulia dengan saling menghormati perbedaan
demi persatuan bangsa. Meneladani sifat-sifat mulia mereka seperti jujur, adil,
dan suka bermusyawarah merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama yang
bernilai ibadah. Yuk, kita belajar dengan teliti, jujur, dan penuh semangat! ✨
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Tokoh Perumus Pancasila
Dalam proses perumusan dasar negara Indonesia, terdapat
tokoh-tokoh pemikir bangsa yang menyampaikan gagasan serta bermusyawarah, di
antaranya:
- Ir.
Soekarno: Mengusulkan lima dasar negara yang diberi nama Pancasila
pada tanggal 1 Juni 1945.
- Drs.
Mohammad Hatta: Tokoh yang sangat cermat, jujur, dan mengutamakan
persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi/golongan.
- Mr.
Muhammad Yamin & Mr. Soepomo: Menyampaikan pemikiran tentang dasar
negara yang berlandaskan kebangsaan dan kekeluargaan.
2. Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila
Para perumus Pancasila memiliki nilai-nilai kepahlawanan
yang patut kita teladani, antara lain:
- Cinta
Tanah Air dan Patriotisme: Memiliki semangat tinggi untuk memerdekakan
dan memajukan bangsa Indonesia.
- Mengutamakan
Kepentingan Bangsa (Jiwa Besar): Para tokoh mau mengubah kalimat pada
sila pertama Piagam Jakarta demi menjaga persatuan dari Sabang sampai
Merauke.
- Toleransi
dan Menghargai Perbedaan: Menghormati pendapat orang lain meskipun
memiliki latar belakang agama dan suku yang berbeda.
- Musyawarah
untuk Mufakat: Menyelesaikan setiap perbedaan pendapat melalui diskusi
yang damai dan kepala dingin.
1. Penerapan Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari
Lingkungan
Penerapan Nilai Kepahlawanan Perumus
Pancasila
Sekolah
• Menghargai pendapat teman saat diskusi
kelompok.• Menerima hasil pemilihan ketua kelas dengan lapang dada.• Berteman
tanpa membeda-bedakan suku atau agama.
Rumah
• Bermusyawarah menentukan tempat berlibur
keluarga.• Membantu orang tua dan menghormati kakak/adik.
Masyarakat
• Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti dan
gotong royong.• Menjaga kerukunan antar tetangga.
📝 LATIHAN HARIAN
A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!
- Nama
dasar negara Indonesia yang diusulkan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 1
Juni 1945 adalah ....
- Sikap
mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dinamakan
sikap ....
- Musyawarah
yang dilakukan oleh perumus Pancasila bertujuan untuk mencapai ....
- Sikap
menghargai dan menghormati perbedaan pendapat antar sesama disebut ....
- Menerima
hasil keputusan bersama dalam diskusi dengan senang hati merupakan
cerminan dari sikap berjiwa ....
B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan runtut!
- Sebutkan
3 karakter positif yang dimiliki oleh para tokoh perumus Pancasila!
- Bagaimana
cara kamu sebagai seorang siswa kelas IV SD meneladani sikap persatuan dan
kesatuan para perumus Pancasila di dalam kelas?
🔑 KUNCI JAWABAN
A. Isian
- Pancasila
- Cinta
tanah air / Patriotisme
- Mufakat
/ Kesepakatan bersama
- Toleransi
/ Tenggang rasa
- Besar
/ Lapang dada
B. Uraian
- Tiga
karakter positif tokoh perumus Pancasila:
- Cinta
tanah air dan bangsa.
- Toleransi
dan menghargai perbedaan pendapat.
- Berjiwa
besar dan mengutamakan kepentingan umum.
- Cara
meneladani sikap persatuan di dalam kelas:
- Berteman
dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau status sosial.
- Menjaga
kerukunan dan tidak bertengkar dengan teman.
- Bermusyawarah
secara damai jika terjadi selisih paham di kelas.
🌈 KESIMPULAN
Hari ini kita telah belajar tentang mengidentifikasi
karakter positif tokoh perumus Pancasila dan meneladani nilai kepahlawanan:
- Tokoh
perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Soepomo, dan
Mr. Moh. Yamin memiliki keteladanan yang sangat luar biasa.
- Karakter
utama yang patut diteladani: Cinta tanah air, toleransi, berjiwa
besar, mengutamakan kepentingan bersama, dan utamakan musyawarah mufakat.
- Penerapan
sehari-hari: Kita dapat menerapkannya dengan cara menghargai perbedaan
pendapat, tidak memaksakan kehendak, dan menjaga persatuan di sekolah
maupun di rumah.
💭 REFLEKSI
Setelah belajar hari ini, mari kita tanyakan kepada diri
sendiri:

4 Comments:
Assalamualaikum bu elfida saya syaqilla 4b sudah membaca blogger, terima kasih
Assalamu'alaikum clara 4b sudah melihat dan membacanya terimakasih bu Elfida🙏
assalamualaikum bu Rakha sudah membaca blogger bu guru, terima kasih
Posting Komentar