Selasa, 05 Agustus 2025

IPAS, SENI RUPA

By elfida fida - Agustus 05, 2025 5 Comments

 GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS VI. A UNTUK HARI RABU TANGGAL 06 AGUSTUS 2025



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.  

E   ELEMEN: PEMAHAMAN IPAS

     TUJUAN PEMBELAJARAN: 

       Mengidentifikasi bentuk dan fungsi pancaindra manusia serta cara menjaga kesehatannya.

A   ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:

      Murid menjelaskan fungsi dari masing-masing pancaindra.

     MATERI AJAR IPAS FUNGSI PANCAINDRA

1. Indra Penglihatan (Mata)

  • Fungsi: Untuk melihat.

  • Bagian penting mata:

    • Kornea: Lapisan bening di bagian luar mata.

    • Lensa: Memfokuskan cahaya.

    • Retina: Menangkap bayangan benda.

  • Contoh penggunaan: Melihat warna bunga, membaca buku.

🩺 Cara menjaga:

  • Tidak membaca sambil tiduran.

  • Tidak melihat layar terlalu lama.

  • Makan makanan bergizi (wortel, sayuran hijau).


👂 2. Indra Pendengaran (Telinga)

  • Fungsi: Untuk mendengar suara.

  • Bagian penting telinga:

    • Daun telinga: Menangkap gelombang suara.

    • Gendang telinga: Menerima getaran suara.

    • Koklea: Mengubah getaran menjadi sinyal ke otak.

  • Contoh penggunaan: Mendengar suara guru, musik.

🩺 Cara menjaga:

  • Tidak memasukkan benda ke telinga.

  • Hindari suara terlalu keras.

  • Bersihkan telinga dengan benar.


👃 3. Indra Penciuman (Hidung)

  • Fungsi: Untuk mencium bau.

  • Bagian penting:

    • Rongga hidung: Tempat masuknya udara dan bau.

    • Saraf pencium: Mengirimkan sinyal bau ke otak.

  • Contoh penggunaan: Mencium bau makanan, parfum.

🩺 Cara menjaga:

  • Menjaga kebersihan hidung.

  • Menghindari polusi.

  • Tidak mengorek hidung dengan tangan kotor.


👅 4. Indra Pengecap (Lidah)

  • Fungsi: Untuk mengecap rasa.

  • Lidah bisa merasakan:

    • Manis

    • Asin

    • Asam

    • Pahit

  • Contoh penggunaan: Merasakan rasa buah, makanan.

🩺 Cara menjaga:

  • Menyikat gigi dan lidah secara rutin.

  • Tidak makan makanan terlalu panas.


🤲 5. Indra Peraba (Kulit)

  • Fungsi: Untuk merasakan sentuhan, panas, dingin, kasar, halus, sakit.

  • Bagian penting: Ujung saraf peraba yang tersebar di seluruh kulit.

  • Contoh penggunaan: Merasakan suhu air, menyentuh benda kasar/halus.

🩺 Cara menjaga:

  • Menjaga kebersihan kulit.

  • Menggunakan pelindung saat panas atau dingin.


Rangkuman

  • Manusia memiliki lima pancaindra: mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

  • Setiap indera memiliki fungsi yang berbeda.

  • Kita harus menjaga kesehatan alat indera agar dapat berfungsi dengan baik.

     TUJUAN PEMBELAJARAN

 ELEMEN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN:

SENI RUPA: MENGALAMI

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Mengidentifikasi berbagai unsur rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang) yang ada di lingkungan sekitar.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik mengamati dan mengenal unsur rupa seperti titik, garis, bidang, dan bentuk melalui benda atau objek di lingkungan sekitar

M  MATERI AJAR: MENGGAMBAR SKETSA PAKAIAN KASUAL

Pengertian Sketsa

  • Sketsa adalah gambar awal atau rancangan dasar sebelum dibuat gambar yang lebih detail.

  • Sketsa bisa berupa garis-garis sederhana untuk membentuk suatu objek.


👕 Apa Itu Pakaian Kasual?

  • Pakaian kasual adalah pakaian yang biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari, seperti di rumah, pergi ke taman, atau bermain dengan teman.

  • Contoh: kaus oblong, celana pendek, celana jeans, rok santai, hoodie, sepatu kets.


✏️ Langkah-langkah Menggambar Sketsa Pakaian Kasual

1. Gambar Tubuh Manusia Secara Sederhana (Model)

  • Gambar badan dengan bentuk seperti manekin (manusia tongkat).

  • Cukup buat bentuk dasar: kepala, badan, tangan, kaki.

2. Tambahkan Bentuk Pakaian

  • Gambar kaus, celana, rok, jaket, atau pakaian santai lainnya di atas tubuh model tadi.

  • Tambahkan aksesoris seperti topi atau tas jika diinginkan.

3. Perjelas Garis Sketsa

  • Gunakan pensil lebih tebal atau spidol untuk menegaskan garis pakaian.

4. Beri Warna

  • Warnai pakaian dengan warna yang sesuai dan kreatif.

  • Gunakan crayon, pensil warna, atau spidol warna.


🧥 Contoh Pakaian Kasual yang Bisa Digambar:

JenisContoh Sketsa
Atasan               Kaus oblong, kemeja santai
Bawahan               Celana pendek, rok, celana panjang
Aksesoris                 Topi, tas selempang, sepatu

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL IPAS, SENI RUPA KELAS IV

- LCD

- GAMBAR

- VIDEO

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, PBL

 REFLEKSI/KESIMPULAN:
 Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan hampir semua murid memahami materi yang diajarkan yaitu materi fungsi panca Indra dan menyusahin pakaian casual.

Senin, 04 Agustus 2025

MATEMATIKA, P PANCASILA, SENI RUPA

By elfida fida - Agustus 04, 2025 4 Comments

 GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV.B UNTUK HARI SELASA TANGGAL 05 AGUSTUS 2025



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

MAPEL MATEMMATIKA

ELEMEN: BILANGAN

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid mampu membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan dengan tepat.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:

 Murid dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 10.000 dengan tepat.

Membandingkan Bilangan Cacah

Untuk membandingkan dua bilangan cacah, kita bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Hitung Banyaknya Angka

  • Bilangan dengan lebih banyak angka pasti lebih besar.

    • Contoh: 1.234 (4 angka) vs 987 (3 angka)

      • Maka, 1.234 lebih besar dari 987 ()

Langkah 2: Bandingkan Angka dari Nilai Tempat Terbesar (jika jumlah angka sama)

  • Jika kedua bilangan memiliki jumlah angka yang sama, mulailah membandingkan angka dari posisi nilai tempat terbesar (paling kiri).

  • Terus bandingkan hingga menemukan angka yang berbeda.

    • Contoh 1: Bandingkan 3.456 dan 3.289

      1. Kedua bilangan memiliki 4 angka.

      2. Bandingkan angka ribuan: 3 (pada 3.456) dan 3 (pada 3.289). Keduanya sama.

      3. Bandingkan angka ratusan: 4 (pada 3.456) dan 2 (pada 3.289). Angka 4 lebih besar dari 2.

      4. Jadi, 3.456 lebih besar dari 3.289 ().

    • Contoh 2: Bandingkan 7.123 dan 7.150

      1. Kedua bilangan memiliki 4 angka.

      2. Bandingkan angka ribuan: 7 dan 7. Sama.

      3. Bandingkan angka ratusan: 1 dan 1. Sama.

      4. Bandingkan angka puluhan: 2 dan 5. Angka 2 lebih kecil dari 5.

      5. Jadi, 7.123 lebih kecil dari 7.150 ().

Simbol Perbandingan:

  • > (lebih besar dari)

  • < (lebih kecil dari)

  • = (sama dengan)

Latihan Membandingkan: Isilah titik-titik dengan simbol <>, atau =

  1. 5.678 ... 5.679

  2. 9.001 ... 8.999

  3. 2.345 ... 2.345

  4. 1.000 ... 999


IV. Mengurutkan Bilangan Cacah

Mengurutkan bilangan berarti menata bilangan dari yang terkecil ke terbesar (naik) atau dari yang terbesar ke terkecil (turun).

Langkah-langkah Mengurutkan:

  1. Perhatikan instruksi: Apakah diminta mengurutkan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya?

  2. Bandingkan setiap bilangan menggunakan prinsip perbandingan yang sudah dipelajari. Mulai dengan mencari bilangan terkecil/terbesar terlebih dahulu.

Contoh 1: Urutkan dari Terkecil ke Terbesar Bilangan: 4.567, 4.321, 4.789, 4.012

  1. Semua bilangan memiliki 4 angka.

  2. Bandingkan angka ribuan: Semuanya 4.

  3. Bandingkan angka ratusan:

    • 4.567  5

    • 4.321  3

    • 4.789  7

    • 4.012  0

  4. Angka ratusan terkecil adalah 0 (pada 4.012), diikuti 3 (pada 4.321), 5 (pada 4.567), dan 7 (pada 4.789).

  5. Jadi, urutan dari terkecil ke terbesar adalah: 4.012, 4.321, 4.567, 4.789

Contoh 2: Urutkan dari Terbesar ke Terkecil Bilangan: 1.987, 2.000, 1.500, 2.100

  1. Semua bilangan memiliki 4 angka.

  2. Bandingkan angka ribuan:

    • 1.987  1

    • 2.000  2

    • 1.500  1

    • 2.100  2

  3. Angka ribuan terbesar adalah 2 (pada 2.000 dan 2.100).

  4. Bandingkan 2.000 dan 2.100: angka ratusan 0 dan 1. Angka 1 lebih besar. Jadi 2.100 lebih besar dari 2.000.

  5. Sekarang bandingkan 1.987 dan 1.500. Angka ratusan 9 dan 5. Angka 9 lebih besar. Jadi 1.987 lebih besar dari 1.500.

  6. Urutan dari terbesar ke terkecil: 2.100, 2.000, 1.987, 1.500


MAPEL P PANCASILA
ELEMEN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pendidikan Pancasila
Murid mampu memahami dan menjelaskan makna sila-sila Pancasila serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik. Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

 TUJUAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik dapat memahami makna dan nilai-nilai Pancasila serta proses perumusannya

sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi Negara. 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) :
Murid memiliki akhlak mulia dengan didasari keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang MaHA Esa.

MA  MATERI AJA: MAKNA DAN PERUMUSAN NILAI-NILAI PANCASILA
        Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Pancasila terdiri dari dua kata, yaitu "Panca" yang artinya lima dan "Sila" yang artinya dasar atau asas. Jadi, Pancasila berarti lima dasar yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia.

Pancasila pertama kali dirumuskan oleh para pendiri bangsa kita. Mereka bermusyawarah dan berpikir keras agar bangsa Indonesia memiliki pedoman yang kuat. Hasilnya adalah lima dasar yang sangat hebat!


Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Lambang: Bintang emas.

  • Makna: Kita semua percaya kepada Tuhan. Setiap orang boleh beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. Kita juga harus saling menghormati teman yang berbeda agama.

  • Contoh Penerapan:

    1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar.

    2. Menghormati teman yang sedang beribadah, misalnya tidak berisik saat ada teman yang sedang sholat.

    3. Tidak mengejek teman yang memiliki agama berbeda.


Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  • Lambang: Rantai emas.

  • Makna: Kita harus bersikap baik, adil, dan saling menolong sesama manusia. Kita tidak boleh semena-mena atau jahat kepada orang lain.

  • Contoh Penerapan:

    1. Membantu teman yang terjatuh dari sepeda.

    2. Berbagi makanan dengan teman.

    3. Tidak membeda-bedakan teman, entah dari mana asalnya atau bagaimana penampilannya.


Sila ke-3: Persatuan Indonesia

  • Lambang: Pohon beringin.

  • Makna: Kita harus bersatu, rukun, dan tidak mudah bertengkar. Indonesia memiliki banyak suku, budaya, dan bahasa, tetapi kita semua adalah satu bangsa.

  • Contoh Penerapan:

    1. Bekerja sama membersihkan kelas.

    2. Bermain dengan teman tanpa membedakan suku atau daerah.

    3. Mengikuti upacara bendera dengan tertib.


Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  • Lambang: Kepala banteng.

  • Makna: Setiap masalah harus diselesaikan dengan musyawarah atau berdiskusi. Kita harus mendengarkan pendapat teman dan mengambil keputusan bersama.

  • Contoh Penerapan:

    1. Saat memilih ketua kelas, kita bermusyawarah dan mengambil suara terbanyak.

    2. Berdiskusi dalam kelompok untuk mengerjakan tugas sekolah.

    3. Menghargai pendapat teman meskipun berbeda dengan pendapat kita.


Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Lambang: Padi dan kapas.

  • Makna: Semua orang harus diperlakukan sama dan adil. Tidak ada yang boleh diperlakukan istimewa. Semua harus mendapatkan hak dan kewajiban yang sama.

  • Contoh Penerapan:

    1. Membagi tugas piket dengan adil.

    2. Mendapatkan kesempatan yang sama untuk berbicara di depan kelas.

    3. Tidak curang saat bermain agar semua teman merasa adil.


Kesimpulan

Pancasila adalah lima dasar yang hebat untuk negara kita. Setiap sila memiliki makna yang dalam dan mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang baik, rukun, dan adil. Dengan mengamalkan Pancasila, kita akan menjadi warga negara yang lebih baik dan Indonesia akan semakin maju!

         TUJUAN PEMBELAJARAN

 ELEMEN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN:

SENI RUPA: MENGALAMI

TUJUAN PEMBELAJARAN:
M   Menjelaskan prinsip-prinsip dewsain (kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, penekanan, 
     keselarasan) berdasarkan pengamatan objek nyata di sekitar mereka

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
M Murid mengidentifikasi prinsip kesatuan dan keseimbangan dalam benda-benda nyata di sekitarnya.

M  MATERI AJAR: PENERAPAN UNSUR DAN PRINSIP DALAM KARYA SENI VUSUAL
    Setiap gambar yang keren itu dibuat dari "bahan-bahan" dan "aturan-aturan" khusus yaitu:
  • Unsur Seni Rupa adalah bahan-bahan atau bagian paling dasar dari sebuah gambar. Mereka seperti balok-balok mainan yang kita susun.

  • Prinsip Seni Rupa adalah aturan atau cara kita menyusun balok-balok itu agar menjadi sesuatu yang bagus dan rapi.

Unsur-Unsur Seni Rupa (Bahan-Bahan Dasar) UNSUR WARNA

Ini adalah bahan-bahan yang bisa kamu gunakan untuk membuat gambar.

  1. Titik: Unsur paling kecil. Kamu bisa menyusun titik-titik untuk membuat gambar.

    • Contoh: Titik-titik pada bulu ayam, atau bintik-bintik pada kulit harimau.

  2. Garis: Garis adalah kumpulan titik yang berbaris. Garis bisa lurus, lengkung, zigzag, tebal, atau tipis. Garis juga bisa menunjukkan gerakan, seperti garis bergelombang pada ombak.

    • Contoh: Garis lurus untuk menggambar jalan, garis lengkung untuk menggambar awan, atau garis putus-putus untuk batas.

  3. Bentuk dan Bidang: Bentuk tercipta jika beberapa garis bertemu dan menutup. Ada bentuk geometris (seperti lingkaran, segitiga, kotak) dan bentuk bebas (seperti bentuk daun atau awan). Bidang adalah bentuk yang memiliki dua sisi (lebar dan panjang), seperti selembar kertas.

    • Contoh: Bentuk lingkaran untuk matahari, bentuk segitiga untuk atap rumah, atau bentuk bebas untuk gambar buah.

  4. Warna: Warna membuat gambar kita menjadi lebih hidup dan menarik. Ada warna dasar (primer) yaitu merah, kuning, dan biru. Jika kita mencampur warna-warna ini, kita bisa mendapat warna baru (sekunder) seperti hijau, jingga, dan ungu.

    • Contoh: Mewarnai langit dengan warna biru, rumput dengan hijau, dan matahari dengan kuning.

  5. Tekstur: Tekstur adalah bagaimana suatu benda terasa saat kita sentuh. Ada tekstur halus (seperti kapas) dan tekstur kasar (seperti kulit pohon). Dalam gambar, kita bisa membuat tekstur ini terlihat nyata.

    • Contoh: Membuat arsiran kasar pada gambar batu agar terlihat keras, atau mewarnai dengan gradasi lembut pada gambar bulu agar terlihat halus.


Prinsip-Prinsip Seni Rupa (Aturan-Aturan)

Ini adalah cara kita menggunakan unsur-unsur di atas agar gambar kita menjadi bagus.

  1. Keseimbangan (Balance): Prinsip ini membuat gambar kita tidak terasa berat di satu sisi. Gambar harus terlihat stabil dan seimbang, seperti timbangan yang tidak miring.

    • Contoh: Jika kamu menggambar satu gunung besar di kiri, kamu bisa menyeimbangkannya dengan menggambar dua pohon kecil di sisi kanan.

  2. Irama (Rhythm): Irama tercipta dari pengulangan unsur, seperti garis atau bentuk. Pengulangan ini membuat mata kita seperti "menari" atau bergerak dari satu bagian ke bagian lain.

    • Contoh: Menggambar pola ombak yang berulang di pantai, atau susunan awan yang mirip satu sama lain.

  3. Kesatuan (Unity): Artinya semua bagian dalam gambar kita (garis, bentuk, warna) harus terlihat "menyatu" dan cocok satu sama lain. Tidak ada bagian yang terlihat aneh atau terpisah sendiri.

    • Contoh: Semua objek dalam gambar pemandangan harus terlihat seperti berada di tempat yang sama, bukan gambar bunga yang ditempel di tengah gambar luar angkasa.

  4. Penekanan (Emphasis): Penekanan adalah cara kita membuat satu objek menjadi pusat perhatian atau "bintang" dalam gambar. Kita bisa membuatnya lebih besar, lebih terang warnanya, atau meletakkannya di tengah.

    • Contoh: Dalam gambar taman bunga, kamu bisa membuat satu bunga matahari yang sangat besar dan warnanya paling cerah agar semua orang langsung melihat bunga itu.


MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, P PANCASILA, SENI RUPA KELAS IV

- LCD

- GAMBAR

- VIDEO

- Kartu angka

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, PBL

 REFLEKSI/KESIMPULAN:

 Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik yaitu materi pancasila matematika dan seni rupa dalam pembelajaran matematika yaitu dan mengurutkan dan membandingkan bilangan cacah hari ini anak-anak diberi latihan lebih mendalam lagi ya karena telah memahami materi yang diajarkan kemudian seni rupa anak-anak praktek tentang hasil warna dengan menggunakan jahe Alhamdulillah pelajaran hari ini sangat banyak naga dan hasilnya adalah para murid memahami dengan baik.
Berikut dokumentasi kegiatan pengajaran hari ini:













Minggu, 03 Agustus 2025

MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA

By elfida fida - Agustus 03, 2025 5 Comments

GURU KELAS VI.A : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV.B UNTUK HARI SENIN TANGGAL 04 AGUSTUS 2025



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha.

MAPEL MATEMMATIKA

ELEMEN: BILANGAN

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid mampu membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan dengan tepat.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:

 Murid dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 10.000 dengan tepat.

Membandingkan Bilangan Cacah

Untuk membandingkan dua bilangan cacah, kita bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Hitung Banyaknya Angka

  • Bilangan dengan lebih banyak angka pasti lebih besar.

    • Contoh: 1.234 (4 angka) vs 987 (3 angka)

      • Maka, 1.234 lebih besar dari 987 ()

Langkah 2: Bandingkan Angka dari Nilai Tempat Terbesar (jika jumlah angka sama)

  • Jika kedua bilangan memiliki jumlah angka yang sama, mulailah membandingkan angka dari posisi nilai tempat terbesar (paling kiri).

  • Terus bandingkan hingga menemukan angka yang berbeda.

    • Contoh 1: Bandingkan 3.456 dan 3.289

      1. Kedua bilangan memiliki 4 angka.

      2. Bandingkan angka ribuan: 3 (pada 3.456) dan 3 (pada 3.289). Keduanya sama.

      3. Bandingkan angka ratusan: 4 (pada 3.456) dan 2 (pada 3.289). Angka 4 lebih besar dari 2.

      4. Jadi, 3.456 lebih besar dari 3.289 ().

    • Contoh 2: Bandingkan 7.123 dan 7.150

      1. Kedua bilangan memiliki 4 angka.

      2. Bandingkan angka ribuan: 7 dan 7. Sama.

      3. Bandingkan angka ratusan: 1 dan 1. Sama.

      4. Bandingkan angka puluhan: 2 dan 5. Angka 2 lebih kecil dari 5.

      5. Jadi, 7.123 lebih kecil dari 7.150 ().

Simbol Perbandingan:

  • > (lebih besar dari)

  • < (lebih kecil dari)

  • = (sama dengan)

Latihan Membandingkan: Isilah titik-titik dengan simbol <, >, atau =

  1. 5.678 ... 5.679

  2. 9.001 ... 8.999

  3. 2.345 ... 2.345

  4. 1.000 ... 999


IV. Mengurutkan Bilangan Cacah

Mengurutkan bilangan berarti menata bilangan dari yang terkecil ke terbesar (naik) atau dari yang terbesar ke terkecil (turun).

Langkah-langkah Mengurutkan:

  1. Perhatikan instruksi: Apakah diminta mengurutkan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya?

  2. Bandingkan setiap bilangan menggunakan prinsip perbandingan yang sudah dipelajari. Mulai dengan mencari bilangan terkecil/terbesar terlebih dahulu.

Contoh 1: Urutkan dari Terkecil ke Terbesar Bilangan: 4.567, 4.321, 4.789, 4.012

  1. Semua bilangan memiliki 4 angka.

  2. Bandingkan angka ribuan: Semuanya 4.

  3. Bandingkan angka ratusan:

    • 4.567 5

    • 4.321 3

    • 4.789 7

    • 4.012 0

  4. Angka ratusan terkecil adalah 0 (pada 4.012), diikuti 3 (pada 4.321), 5 (pada 4.567), dan 7 (pada 4.789).

  5. Jadi, urutan dari terkecil ke terbesar adalah: 4.012, 4.321, 4.567, 4.789

Contoh 2: Urutkan dari Terbesar ke Terkecil Bilangan: 1.987, 2.000, 1.500, 2.100

  1. Semua bilangan memiliki 4 angka.

  2. Bandingkan angka ribuan:

    • 1.987 1

    • 2.000 2

    • 1.500 1

    • 2.100 2

  3. Angka ribuan terbesar adalah 2 (pada 2.000 dan 2.100).

  4. Bandingkan 2.000 dan 2.100: angka ratusan 0 dan 1. Angka 1 lebih besar. Jadi 2.100 lebih besar dari 2.000.

  5. Sekarang bandingkan 1.987 dan 1.500. Angka ratusan 9 dan 5. Angka 9 lebih besar. Jadi 1.987 lebih besar dari 1.500.

  6. Urutan dari terbesar ke terkecil: 2.100, 2.000, 1.987, 1.500


MAPEL BAHASA INDONESIA

ELEMEN: MENYIMAK

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Melalui kegiatan menyimak cerita yang dibacakan, peserta didik dapat menemukan, menyimpulkan informasi, serta menyampaikan kembali simpulannya dengan tepat.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid dapat mengidentifikasi ide pokok (gagasan) lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar)

MATERI AJAR : Cara Mengidentifikasi Ide Pokok

Mencari ide pokok dari sesuatu yang kita dengar memang butuh latihan. Ikuti langkah-langkah ini:

A. Ide Pokok dari Informasi Lisan (Misalnya: Guru Bercerita, Teman Berbicara)

  1. Dengarkan dengan Seksama!

    • Fokuslah pada apa yang disampaikan. Jangan terganggu.

  2. Perhatikan Kata Kunci yang Sering Diulang!

    • Jika seseorang sering menyebutkan kata "kebersihan lingkungan" atau "manfaat buah", bisa jadi itulah topiknya.

  3. Cari Kalimat Utama!

    • Biasanya, ide pokok disampaikan di awal atau akhir pembicaraan/paragraf. Kadang juga ada di tengah. Ini bisa berupa kalimat yang menjelaskan secara umum tentang apa yang akan dibahas atau yang menjadi kesimpulan.

    • Contoh: "Penting sekali bagi kita untuk menjaga kebersihan sekolah." (Ini bisa jadi kalimat utama/ide pokok yang akan dijelaskan lebih lanjut).

  4. Tanyakan pada Diri Sendiri:

    • "Tentang apa sih yang dia bicarakan?"

    • "Apa pesan utama yang ingin disampaikan?"

 MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA KELAS IV

- LCD

- GAMBAR

- VIDEO

- PPT

METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, pengamatan, diskusi, PBL

R REFLEKSI/KESIMPULAN:  

  Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini pelajaran bahasa Indonesia dan Matematika tentang ide pokok dan mengurutkan dan membandingkan bilangan untuk materi bahasa Indonesia tentang ide pokok masih ada beberapa siswa atau murid yang masih kurang memahami cara menentukan ide pokok pada paragraf. Kemudian guru menjelaskan kembali Apa itu pengertian ide pokok dan contohnya dan diberikan tugas tambahan di rumah tentang ide pokok masalah materi mengurutkan dan membandingkan bilangan saja Alhamdulilah para peserta didiham memahami materi yang diajarkan.

  Berikut dokumentasi kegiatan pembelajaran hari ini:

   












BAHASA INDONESIA

CLASS IV.B SD AL AZAHAR 2   Memahami Teks Petunjuk Rambu Lalu Lintas dan Pentingnya Menaatinya Hari/Tanggal: Senin, 07 September 2026 Nama G...

 

Elfida Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea