Pages

Pages - Menu

Senin, 20 April 2026

MATEMATIKA, SENI RUPA

  GURU KELAS IV. B : ELFIDA, S.Pd

MATERI AJAR KELAS IV. B UNTUK HARI SELASA TANGGAL 21 APRIL 2026



 


Selamat pagi,,,,Tabik pun

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha IV.B apa kabar hari ini?Alhamdulillah semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.aamiin ya Robbal allamin. Jangan lupa sebelum belajar dengarkan tausiah dan rangkum isinya kemudian tadarus dan shalat dhuha. 

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.

MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN

1. Pengertian Pola Pengubinan

Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.

Contoh sederhana:

  • Lantai rumah yang dipasang keramik
  • Susunan batu bata pada dinding

2. Ciri-ciri Pola Pengubinan

  • Menutupi seluruh bidang
  • Tidak ada bagian yang kosong
  • Tidak saling bertumpuk
  • Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)

3. Jenis-jenis Pola Pengubinan

A. Pengubinan Beraturan

Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Persegi (kotak)
  • Segitiga sama sisi
  • Segi enam beraturan

📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.


B. Pengubinan Setengah Beraturan

Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Kombinasi segitiga dan persegi
  • Kombinasi segi enam dan segitiga

C. Pengubinan Tidak Beraturan

Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.

Contoh:

  • Bentuk bebas seperti puzzle
  • Pola seni (batik, mosaik)

4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin

Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga (semua jenis)
  • Segi enam beraturan

Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:

  • Lingkaran
  • Segi lima beraturan

5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Lantai keramik
  • Dinding bata
  • Motif batik
  • Sarang lebah (berbentuk segi enam)

6. Aktivitas Pembelajaran

A. Praktik Menggambar

  1. Gambar persegi di buku
  2. Ulangi hingga menutupi satu halaman
  3. Warnai dengan pola berbeda

B. Eksperimen

Coba gunakan:

  • Segitiga
  • Lingkaran
    Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah

C. Proyek Kreatif

Buat pola pengubinan dari:

  • Kertas warna
  • Gunting dan tempel di buku

7. Soal Latihan

Pilihan Ganda

  1. Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan adalah:
    a. Lingkaran
    b. Segitiga
    c. Oval
    d. Elips
  2. Pola pengubinan tidak boleh memiliki:
    a. Warna
    b. Celah
    c. Pola
    d. Bentuk

Uraian

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pola pengubinan!
  2. Sebutkan 3 contoh pengubinan dalam kehidupan sehari-hari!
  3. Mengapa lingkaran tidak bisa digunakan untuk pengubinan?
MATA PELAJARAN SENI RUPA
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Murid dapat mengidentifikasi hubungan wayang dengan seni rupa dan tradisi.

MATERI AJAR: MEMBUAT KARYA SENI PUPPET SHADAW

A. Pengertian Puppet Shadow

Puppet shadow atau wayang bayangan adalah seni pertunjukan yang menggunakan boneka pipih (biasanya dari kertas atau kulit) yang digerakkan di depan sumber cahaya sehingga menghasilkan bayangan di layar.


B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar seni bayangan
  • Mendesain karakter puppet shadow sederhana
  • Membuat dan memainkan puppet shadow
  • Mengembangkan kreativitas dan kemampuan bercerita

C. Alat dan Bahan

  • Kertas karton / kertas tebal
  • Pensil & penghapus
  • Gunting / cutter (gunakan dengan hati-hati)
  • Lem atau selotip
  • Tusuk sate / stik es krim
  • Spidol / cat (opsional untuk dekorasi)
  • Senter / lampu
  • Kain putih / layar (bisa dari kertas atau kain tipis)

D. Langkah-Langkah Pembuatan

1. Menentukan Tema

Pilih tema cerita, misalnya:

  • Dongeng (Malin Kundang, Timun Mas)
  • Cerita hewan
  • Cerita sehari-hari

2. Mendesain Karakter

  • Gambar karakter di atas kertas karton
  • Buat bentuk yang jelas dan mudah dikenali
  • Tambahkan detail seperti mata, tangan, atau aksesoris

3. Memotong Bentuk

  • Gunting sesuai pola
  • Untuk detail kecil, bisa dilubangi agar bayangan lebih menarik

4. Menempel Pegangan

  • Tempelkan tusuk sate atau stik es krim di bagian belakang sebagai pegangan
  • Pastikan kuat agar mudah digerakkan

5. Menyiapkan Layar

  • Gunakan kain putih atau kertas sebagai layar
  • Letakkan sumber cahaya di belakang puppet
  • Atur jarak agar bayangan terlihat jelas

6. Memainkan Puppet Shadow

  • Gerakkan boneka di antara cahaya dan layar
  • Tambahkan dialog atau narasi
  • Bisa dimainkan secara individu atau kelompok

E. Tips Agar Hasil Lebih Menarik

  • Gunakan berbagai ukuran karakter untuk efek kedalaman
  • Gerakkan puppet secara perlahan agar terlihat nyata
  • Tambahkan musik atau suara latar
  • Gunakan lebih dari satu karakter untuk cerita yang hidup

MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Murid mampu menampilkan sikap kerja sama dalam berbagai bentuk keberagaman suku bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan.

MATERI AJAR: MEMAHAMI ARTI, TUJUAN DAN MANFAAT GOTONG ROYONG

A. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama dengan saling membantu tanpa mengharapkan imbalan.

Gotong royong merupakan salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang mencerminkan kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas.


B. Tujuan Gotong Royong

Tujuan dilakukannya gotong royong antara lain:

  1. Meringankan pekerjaan agar lebih cepat selesai
  2. Mempererat hubungan antarindividu dalam masyarakat
  3. Menciptakan rasa kebersamaan dan persatuan
  4. Menumbuhkan sikap tolong-menolong
  5. Menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman

C. Manfaat Gotong Royong

Gotong royong memiliki banyak manfaat, di antaranya:

1. Manfaat Sosial

  • Meningkatkan rasa persaudaraan
  • Mengurangi konflik antarwarga
  • Membangun kepercayaan satu sama lain

2. Manfaat Ekonomi

  • Menghemat biaya karena dilakukan bersama
  • Pekerjaan selesai lebih cepat

3. Manfaat Lingkungan

  • Lingkungan menjadi bersih dan sehat
  • Mencegah kerusakan lingkungan

4. Manfaat Pendidikan Karakter

  • Melatih sikap disiplin
  • Menumbuhkan tanggung jawab
  • Mengajarkan kerja sama dan kepedulian

D. Contoh Kegiatan Gotong Royong

  • Membersihkan lingkungan sekolah
  • Kerja bakti di kampung
  • Membantu teman yang kesulitan
  • Menolong korban bencana
  • Kegiatan sosial bersama

E. Nilai-Nilai dalam Gotong Royong

Nilai-nilai yang terkandung dalam gotong royong:

  • Kebersamaan
  • Tanggung jawab
  • Kepedulian
  • Kerja sama
  • Solidaritas

Nilai ini sejalan dengan semangat persatuan dalam Pancasila, terutama sila ke-3: Persatuan Indonesia.


F. Cara Menerapkan Gotong Royong di Sekolah

  • Ikut serta dalam piket kelas
  • Membantu teman yang mengalami kesulitan belajar
  • Berpartisipasi dalam kegiatan sekolah
  • Menjaga kebersihan bersama

MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN:

- Buku MAPEL MATEMATIKA, PENDIDIKAN PANCASILA, SENI RUPA KELAS IV

- LCD

- VIDEO PEMBELAJARAN

- GAMBAR-GAMBAR

- KOTAK SUSU, KOTAK PENSIL

*METODE PEMBELAJARAN:

- Ceramah, tanya jawab, PBL

R  REFLEKSI/KESIMPULAN:

1 komentar: